Rabu, 21 November 2018 | 04.18 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Dikibusi Warga, Wak Anto Terciduk Pakai Sabu, Dia ‘Nyanyi’, Terduga Bandar pun ‘Nyangkut’

Dikibusi Warga, Wak Anto Terciduk Pakai Sabu, Dia ‘Nyanyi’, Terduga Bandar pun ‘Nyangkut’

Jumat, 14 September 2018 - 14:04 WIB

IMG-61638

Hariyanto Lubis alias Wak Anto memperlihatkan barang bukti. (ist/metro24jam.com)

PERBAUNGAN, metro24jam.com – Meski sudah berusia senja, Hariyanto Lubis alias Wak Anto, masih gemar menghisap sabu. Parahnya, dia juga dituding sering mempengaruhi anak-anak muda di kampungnya untuk mengikuti jejaknya. Alhasil, warga yang resah dengan sepak terjang pria 50 tahun itu pun melaporkannya ke polisi.

Personel Polsek Perbaungan kemudian berhasil meringkus warga Gang Bersama, Linkungan II, Kelurahan Tualang itu, Kamis (13/9/2018) malam kemarin.

Berdasarkan keterangan Wak Anto, polisi kemudian menangkap Andre Sandi alias Andre (36), warga Lingkungan Tempel, Kelurahan Simpang III Pekan, Perbaungan.

Kapolres Sergai AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu, melalui Kapolsek Perbaungan AKP Gandhi SH, membenarkan penangkapan tersebut.

“Kita menerima informasi dari informan, Kamis (13/9/2018) sekira pukul 19.30 Wib, bahwa ada warga di Gang bersama Lingkungan II, Kelurahan Tualang, Perbaung├án, sering menggunakan narkoba jenis sabu,” kata Kapolsek Perbaungan AKP Gandhi SH

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Opsnal dipimpin Kanit Reskrim Ipda M Tambunan SH, melakukan penyelidikan di seputaran lokasi dimaksud.

“Hasil penyelidikan, ternyata memang benar tersangka adalah pemakai narkoba. Tersangka sudah sangat meresahkan warga sekitar karena kerap kali mengajak penduduk setempat untuk memakai sabu-sabu di belakang rumahnya,” lanjut AKP Gandhi.

Selanjutnya, polisi bergerak menuju kediaman Herianto dan langsung melakukan penggrebekan.

“Saat itu tersangka sedang menggunakan narkoba jenis sabu-sabu di belakang rumah,” lanjutnya.

Dari penggerebekan itu, polisi menemukan 1 plastik klip putih transparan berisi sabu serta alat-alat hisap, seperti kaca pirex, karet merah, mancis yang sudah dimodifikasi, jarum, dan lain-lain.

Ketika diinterogasi, Wak Anto tak bisa mengelak lagi dan mengakui bahwa barang haram tersebut adalah miliknya yang dibeli dari Linkungan Tempel, Kelurahan Simpang III Pekan, Perbaungan.

“Setelah dilakukan interogasi terhadap tersangka di mana barang haram yang lain, dia mengaku hanya yang disita oleh petugas saja, karena sudah habis dipakai beberapa hari ini,” beber AKP Gandhi.

Kepada polisi, Hariyanto mengaku tidak mengetahui nama orang yang menjual sabu tersebut dan namun dia ingat persis ciri-cirinya, yaitu berbadan kurus tinggi, rambut agak panjang dan keriting. Setiap kali membeli sabu tersebut, Herianto selalu bertemu dengan sang bandar di Linkungan Tempel, Kelurahan Simpang III Pekan, Perbaungan.

Berdasarkan keterangan Herianto, polisi kemudian melakukan pengembangan untuk meringkus sang bandar. Tiba di Linkungan Tempel, petugas kemudian melihat ada 3 orang sedang duduk dan sebagian berdiri.

Melihat petugas datang, tiga orang tersebut–salah satunya diduga adalah pengedar yang dimaksud Wak Anto–dengan cepat melarikan diri ke arah gang rumah penduduk.

“Sempat terjadi kejar-kejaran dan kita akhirnya berhasil menangkap 1 orang,” jelas AKP Gandhi.

Namun, setelah diinterogasi, pria yang diketahui bernama Andre itu mengaku sebagai warga setempat dan sedang menunggu temannya di sana.

Petugas yang tidak begitu saja percaya dengan omongannya kemudian mengkonfrontir terhadap Wak Anto. Namun, dia mengaku tidak mengenal Andre, karena saat berbelanja sabu, dia biasanya hanya bertemu sendirian dengan penjual dimaksud.

“Karena sudah ramai disaksikan masyarakat setempat, kedua pelaku kemudian kita bawa ke Mapolsek Perbaungan untuk penyidikan dan penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya.

Dari pengungkapan itu, polisi menyita barang bukti berupa 1 plastik klip putih transparan sedang berisi sabu, pipet warna putih bentuk sekop, 3 plastik klip transparan kosong, mancis warna hijau yang sudah dimodifikasi lengkap dengan jarum, 1 karet sedot warna merah dan kotak rokok. (mad)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Bawa 4 Kg Ganja Tujuan Pekanbaru, Pelajar Aceh Ditangkap di Kwala Begumit
Metro 24 Jam - Selasa, 20 November 2018 - 22:54 WIB

Bawa 4 Kg Ganja Tujuan Pekanbaru, Pelajar Aceh Ditangkap di Kwala Begumit

Seorang pelajar asal Aceh ditangkap personel Polres Langkat yang menggelar razia di Jalan Lintas Sumatera, Pos Lantas Sei Karang, Desa ...
Bangunan Kosong Dekat Mapolsek Percut Sei Tuan Kembali Digerebek, Polisi Temukan Sabu dan Bong
Metro 24 Jam - Selasa, 20 November 2018 - 21:29 WIB

Bangunan Kosong Dekat Mapolsek Percut Sei Tuan Kembali Digerebek, Polisi Temukan Sabu dan Bong

Personel Percut Sei Tuan menggerebek sebuah gedung bekas sekolah lantaran terindikasi menjadi lapak pengguna dan transaksi narkoba di Jalan Letda ...
Sering Beroperasi Hingga Larut Malam, Warnet L-NET Disegel Polisi, 13 Pemain Diamankan
Metro 24 Jam - Selasa, 20 November 2018 - 15:43 WIB

Sering Beroperasi Hingga Larut Malam, Warnet L-NET Disegel Polisi, 13 Pemain Diamankan

Kepolisian Sektor (Polsek) Percut Sei Tuan menutup salah satu warung internet (warnet) di Perumnas Mandala, Jalan Garuda Raya, Kelurahan Kenangan, ...
Tujuan Tangerang, Kurir Asal Aceh Diciduk Bersama 1 Kg Sabu-sabu
Metro 24 Jam - Selasa, 20 November 2018 - 15:31 WIB

Tujuan Tangerang, Kurir Asal Aceh Diciduk Bersama 1 Kg Sabu-sabu

Personel Satuan Narkoba Polres Langkat, menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu, bernilai miliaran rupiah. Kapolres Langkat AKBP Doddy Hermawan melalui Kasubbag ...
Polsek Padang Hilir Sosialisasi Pileg dan Pilpres
Metro 24 Jam - Selasa, 20 November 2018 - 10:38 WIB

Polsek Padang Hilir Sosialisasi Pileg dan Pilpres

Jelang Pemilu 2019, Polsek Padang Hilir melakukan Sosialisasi Pileg dan Pilpres yang bertujuan menciptakan suasana damai, aman, tertib dan sejuk ...
Wartawan Dibunuh di Klapanunggal Bogor, FPII Desak Polisi Usut Pelaku dan Motifnya
Metro 24 Jam - Selasa, 20 November 2018 - 10:37 WIB

Wartawan Dibunuh di Klapanunggal Bogor, FPII Desak Polisi Usut Pelaku dan Motifnya

Dunia jurnalistik kembali berduka dengan ditemukannya sosok jenazah yang dimasukkan ke dalam drum plastik di Klapanunggal, Bogor, Minggu pagi (18/11/2018). ...
bupati serdang bedagai
Loading...