Sabtu, 22 September 2018 | 17.38 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Dikibusi Warga, Wak Anto Terciduk Pakai Sabu, Dia ‘Nyanyi’, Terduga Bandar pun ‘Nyangkut’

Dikibusi Warga, Wak Anto Terciduk Pakai Sabu, Dia ‘Nyanyi’, Terduga Bandar pun ‘Nyangkut’

Jumat, 14 September 2018 - 14:04 WIB

IMG-61638

Hariyanto Lubis alias Wak Anto memperlihatkan barang bukti. (ist/metro24jam.com)

PERBAUNGAN, metro24jam.com – Meski sudah berusia senja, Hariyanto Lubis alias Wak Anto, masih gemar menghisap sabu. Parahnya, dia juga dituding sering mempengaruhi anak-anak muda di kampungnya untuk mengikuti jejaknya. Alhasil, warga yang resah dengan sepak terjang pria 50 tahun itu pun melaporkannya ke polisi.

Personel Polsek Perbaungan kemudian berhasil meringkus warga Gang Bersama, Linkungan II, Kelurahan Tualang itu, Kamis (13/9/2018) malam kemarin.

Berdasarkan keterangan Wak Anto, polisi kemudian menangkap Andre Sandi alias Andre (36), warga Lingkungan Tempel, Kelurahan Simpang III Pekan, Perbaungan.

Kapolres Sergai AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu, melalui Kapolsek Perbaungan AKP Gandhi SH, membenarkan penangkapan tersebut.

“Kita menerima informasi dari informan, Kamis (13/9/2018) sekira pukul 19.30 Wib, bahwa ada warga di Gang bersama Lingkungan II, Kelurahan Tualang, Perbaung├án, sering menggunakan narkoba jenis sabu,” kata Kapolsek Perbaungan AKP Gandhi SH

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Opsnal dipimpin Kanit Reskrim Ipda M Tambunan SH, melakukan penyelidikan di seputaran lokasi dimaksud.

“Hasil penyelidikan, ternyata memang benar tersangka adalah pemakai narkoba. Tersangka sudah sangat meresahkan warga sekitar karena kerap kali mengajak penduduk setempat untuk memakai sabu-sabu di belakang rumahnya,” lanjut AKP Gandhi.

Selanjutnya, polisi bergerak menuju kediaman Herianto dan langsung melakukan penggrebekan.

“Saat itu tersangka sedang menggunakan narkoba jenis sabu-sabu di belakang rumah,” lanjutnya.

Dari penggerebekan itu, polisi menemukan 1 plastik klip putih transparan berisi sabu serta alat-alat hisap, seperti kaca pirex, karet merah, mancis yang sudah dimodifikasi, jarum, dan lain-lain.

Ketika diinterogasi, Wak Anto tak bisa mengelak lagi dan mengakui bahwa barang haram tersebut adalah miliknya yang dibeli dari Linkungan Tempel, Kelurahan Simpang III Pekan, Perbaungan.

“Setelah dilakukan interogasi terhadap tersangka di mana barang haram yang lain, dia mengaku hanya yang disita oleh petugas saja, karena sudah habis dipakai beberapa hari ini,” beber AKP Gandhi.

Kepada polisi, Hariyanto mengaku tidak mengetahui nama orang yang menjual sabu tersebut dan namun dia ingat persis ciri-cirinya, yaitu berbadan kurus tinggi, rambut agak panjang dan keriting. Setiap kali membeli sabu tersebut, Herianto selalu bertemu dengan sang bandar di Linkungan Tempel, Kelurahan Simpang III Pekan, Perbaungan.

Berdasarkan keterangan Herianto, polisi kemudian melakukan pengembangan untuk meringkus sang bandar. Tiba di Linkungan Tempel, petugas kemudian melihat ada 3 orang sedang duduk dan sebagian berdiri.

Melihat petugas datang, tiga orang tersebut–salah satunya diduga adalah pengedar yang dimaksud Wak Anto–dengan cepat melarikan diri ke arah gang rumah penduduk.

“Sempat terjadi kejar-kejaran dan kita akhirnya berhasil menangkap 1 orang,” jelas AKP Gandhi.

Namun, setelah diinterogasi, pria yang diketahui bernama Andre itu mengaku sebagai warga setempat dan sedang menunggu temannya di sana.

Petugas yang tidak begitu saja percaya dengan omongannya kemudian mengkonfrontir terhadap Wak Anto. Namun, dia mengaku tidak mengenal Andre, karena saat berbelanja sabu, dia biasanya hanya bertemu sendirian dengan penjual dimaksud.

“Karena sudah ramai disaksikan masyarakat setempat, kedua pelaku kemudian kita bawa ke Mapolsek Perbaungan untuk penyidikan dan penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya.

Dari pengungkapan itu, polisi menyita barang bukti berupa 1 plastik klip putih transparan sedang berisi sabu, pipet warna putih bentuk sekop, 3 plastik klip transparan kosong, mancis warna hijau yang sudah dimodifikasi lengkap dengan jarum, 1 karet sedot warna merah dan kotak rokok. (mad)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Sering Ngaku Polisi, Pria Ini Ditangkap Polisi Betulan di Rumahnya
Metro 24 Jam - Sabtu, 22 September 2018 - 15:20 WIB

Sering Ngaku Polisi, Pria Ini Ditangkap Polisi Betulan di Rumahnya

Personel Polsek Patumbak mengamankan seorang oknum polisi gadungan dari kediamannya, Perumahan Lembayung Asri No 52, Jalan Pertahanan, Gang Lembayun, ...
Posting Ujaran Kebencian Agama Melalui Facebook, Remaja 16 Tahun Diamankan Polisi
Metro 24 Jam - Sabtu, 22 September 2018 - 14:59 WIB

Posting Ujaran Kebencian Agama Melalui Facebook, Remaja 16 Tahun Diamankan Polisi

Personel Polres Siantar mengamankan seorang pelajar inisial AH (16), karena diduga melakukan ujaran kebencian terhadap agama Kristendengan kalimat yang tak ...
5 Bulan Lalu Lolos Saat Disergap Satpam Kebon, Pria Ini Tertangkap Saat akan Kembali Curi Sawit
Metro 24 Jam - Sabtu, 22 September 2018 - 03:01 WIB

5 Bulan Lalu Lolos Saat Disergap Satpam Kebon, Pria Ini Tertangkap Saat akan Kembali Curi Sawit

Sabar Prianto alias Anto (34), warga Dusun 1, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Sergai, ditangkap personel Polsek Teluk Mengkudu, Kamis ...
Biat Pukat Tarik Mini Dibakar, 4 ABK  Melepuh
Metro 24 Jam - Sabtu, 22 September 2018 - 02:45 WIB

Biat Pukat Tarik Mini Dibakar, 4 ABK Melepuh

Satu unit boat pukat tarik mini yang sedang mencari ikan di perairan sekitar wilayah Desa Mesjid Lama, Kecamatan Talawi, Batubara, ...
Kegigihan Wak Keteng, Jaga Kos-kosan Nyambi Pengerajin Pot Bunga di Siantar
BISNIS - Sabtu, 22 September 2018 - 01:06 WIB

Kegigihan Wak Keteng, Jaga Kos-kosan Nyambi Pengerajin Pot Bunga di Siantar

Pria yang akrab disapa Wak Keteng ini, kesehariannya hanya sebagai penjaga kos-kosan Pondok Joy, di Jalan Panyabungan, Kelurahan Timbang Galung, ...
UMSU Dorong Anggota PFI Medan Kuliah S2
Metro 24 Jam - Jumat, 21 September 2018 - 21:24 WIB

UMSU Dorong Anggota PFI Medan Kuliah S2

Program Studi Magister Ilmu Komunikasi UMSU yang sudah terakreditasi B memberikan keringanan potongan uang kuliah sebanyak 50 persen kepada para ...