Senin, 18 Februari 2019 | 22.59 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Dikibusi Warga, Wak Anto Terciduk Pakai Sabu, Dia ‘Nyanyi’, Terduga Bandar pun ‘Nyangkut’

Dikibusi Warga, Wak Anto Terciduk Pakai Sabu, Dia ‘Nyanyi’, Terduga Bandar pun ‘Nyangkut’

Jumat, 14 September 2018 - 14:04 WIB

IMG-61638

Hariyanto Lubis alias Wak Anto memperlihatkan barang bukti. (ist/metro24jam.com)

PERBAUNGAN, metro24jam.com – Meski sudah berusia senja, Hariyanto Lubis alias Wak Anto, masih gemar menghisap sabu. Parahnya, dia juga dituding sering mempengaruhi anak-anak muda di kampungnya untuk mengikuti jejaknya. Alhasil, warga yang resah dengan sepak terjang pria 50 tahun itu pun melaporkannya ke polisi.

Personel Polsek Perbaungan kemudian berhasil meringkus warga Gang Bersama, Linkungan II, Kelurahan Tualang itu, Kamis (13/9/2018) malam kemarin.

Berdasarkan keterangan Wak Anto, polisi kemudian menangkap Andre Sandi alias Andre (36), warga Lingkungan Tempel, Kelurahan Simpang III Pekan, Perbaungan.

Kapolres Sergai AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu, melalui Kapolsek Perbaungan AKP Gandhi SH, membenarkan penangkapan tersebut.

“Kita menerima informasi dari informan, Kamis (13/9/2018) sekira pukul 19.30 Wib, bahwa ada warga di Gang bersama Lingkungan II, Kelurahan Tualang, Perbaung├án, sering menggunakan narkoba jenis sabu,” kata Kapolsek Perbaungan AKP Gandhi SH

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Opsnal dipimpin Kanit Reskrim Ipda M Tambunan SH, melakukan penyelidikan di seputaran lokasi dimaksud.

“Hasil penyelidikan, ternyata memang benar tersangka adalah pemakai narkoba. Tersangka sudah sangat meresahkan warga sekitar karena kerap kali mengajak penduduk setempat untuk memakai sabu-sabu di belakang rumahnya,” lanjut AKP Gandhi.

Selanjutnya, polisi bergerak menuju kediaman Herianto dan langsung melakukan penggrebekan.

“Saat itu tersangka sedang menggunakan narkoba jenis sabu-sabu di belakang rumah,” lanjutnya.

Dari penggerebekan itu, polisi menemukan 1 plastik klip putih transparan berisi sabu serta alat-alat hisap, seperti kaca pirex, karet merah, mancis yang sudah dimodifikasi, jarum, dan lain-lain.

Ketika diinterogasi, Wak Anto tak bisa mengelak lagi dan mengakui bahwa barang haram tersebut adalah miliknya yang dibeli dari Linkungan Tempel, Kelurahan Simpang III Pekan, Perbaungan.

“Setelah dilakukan interogasi terhadap tersangka di mana barang haram yang lain, dia mengaku hanya yang disita oleh petugas saja, karena sudah habis dipakai beberapa hari ini,” beber AKP Gandhi.

Kepada polisi, Hariyanto mengaku tidak mengetahui nama orang yang menjual sabu tersebut dan namun dia ingat persis ciri-cirinya, yaitu berbadan kurus tinggi, rambut agak panjang dan keriting. Setiap kali membeli sabu tersebut, Herianto selalu bertemu dengan sang bandar di Linkungan Tempel, Kelurahan Simpang III Pekan, Perbaungan.

Berdasarkan keterangan Herianto, polisi kemudian melakukan pengembangan untuk meringkus sang bandar. Tiba di Linkungan Tempel, petugas kemudian melihat ada 3 orang sedang duduk dan sebagian berdiri.

Melihat petugas datang, tiga orang tersebut–salah satunya diduga adalah pengedar yang dimaksud Wak Anto–dengan cepat melarikan diri ke arah gang rumah penduduk.

“Sempat terjadi kejar-kejaran dan kita akhirnya berhasil menangkap 1 orang,” jelas AKP Gandhi.

Namun, setelah diinterogasi, pria yang diketahui bernama Andre itu mengaku sebagai warga setempat dan sedang menunggu temannya di sana.

Petugas yang tidak begitu saja percaya dengan omongannya kemudian mengkonfrontir terhadap Wak Anto. Namun, dia mengaku tidak mengenal Andre, karena saat berbelanja sabu, dia biasanya hanya bertemu sendirian dengan penjual dimaksud.

“Karena sudah ramai disaksikan masyarakat setempat, kedua pelaku kemudian kita bawa ke Mapolsek Perbaungan untuk penyidikan dan penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya.

Dari pengungkapan itu, polisi menyita barang bukti berupa 1 plastik klip putih transparan sedang berisi sabu, pipet warna putih bentuk sekop, 3 plastik klip transparan kosong, mancis warna hijau yang sudah dimodifikasi lengkap dengan jarum, 1 karet sedot warna merah dan kotak rokok. (mad)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Dua Ahli Waris Gampong di Aceh Utara Terima Santunan Klaim BPJS
Metro 24 Jam - Senin, 18 Februari 2019 - 22:10 WIB

Dua Ahli Waris Gampong di Aceh Utara Terima Santunan Klaim BPJS

Bupati Aceh Utara, H Muhammad Thaib (Cek Mad) secara simbolis menyerahkan klaim Santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris dua orang ...
Bupati Aceh Utara Resmikan Pabrik CPO Milik Investor Sumut
Metro 24 Jam - Senin, 18 Februari 2019 - 21:56 WIB

Bupati Aceh Utara Resmikan Pabrik CPO Milik Investor Sumut

Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang memproduksi minyak Crude Palm Oil (CPO) dengan kapasitas 30 ton per jam, diresmikan Bupati Aceh ...
Personel BNN Amankan Seorang Oknum TNI di Sergai, BB Ribuan Butir Ekstasi
Metro 24 Jam - Senin, 18 Februari 2019 - 21:48 WIB

Personel BNN Amankan Seorang Oknum TNI di Sergai, BB Ribuan Butir Ekstasi

Tim gabungan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) RI dan Polisi Militer dilaporkan berhasil menangkap seorang oknum anggota TNI berinisial SM ...
Polres Simalungun Ringkus 17 Penjudi
Metro 24 Jam - Senin, 18 Februari 2019 - 20:15 WIB

Polres Simalungun Ringkus 17 Penjudi

Jajaran Polres Simalungun berhasil meringkus 17 penjudi berbagai jenis permainan dari sejumlah lokasi berbeda, Kamis (15/2/2019). Informasi yang dihimpun metro24jam.com, ...
Dua Pengedar Sabu Masing-masing Diganjar 12 Tahun Penjara
Metro 24 Jam - Senin, 18 Februari 2019 - 20:03 WIB

Dua Pengedar Sabu Masing-masing Diganjar 12 Tahun Penjara

Majelis hakim yang diketuai Erintuah Damanik menjatuhkan vonis masing-masing 12 tahun penjara terhadap 2 pengedar 98,77 gram sabu-sabu pada persidangan ...
17 Tahun Lumpuh dan Ditinggal Suami, Suriani Berharap Bantuan Pemerintah
Metro 24 Jam - Senin, 18 Februari 2019 - 19:44 WIB

17 Tahun Lumpuh dan Ditinggal Suami, Suriani Berharap Bantuan Pemerintah

Kisah hidup wanita bernama Suriani ini memang cukup membuat hati terenyuh. Wanita berusia 40 tahun, warga dusun 1 A Desa ...
bupati serdang bedagai
Loading...