Selasa, 19 Februari 2019 | 00.22 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Rupiah Melemah, HMI UIN-SU Unjukrasa di Kantor BI Sumatera Utara

Rupiah Melemah, HMI UIN-SU Unjukrasa di Kantor BI Sumatera Utara

Kamis, 13 September 2018 - 20:52 WIB

IMG-61623

Para pengunjukrasa di depan Gedung Bank Indonesia perwakilan Sumatera Utara. (Nst/metro24jam.com)

MEDAN, metro24jam.com – Seratusan mahasiswa dari HMI UIN-SU turun ke jalan, terkait melemahnya nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing seperti dollar Amerika.

Mereka berkumpul di pintu gerbang masuk Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Jalan Balai Kota, Medan Barat, Kamis (13/9/2018) sekira jam 13.30 Wib.

Para pengunjukrasa datang dengan membawa keranda mayat sebagai simbol perekonomian Indonesia telah mati. Mereka menganggap Presiden Republik Indonesia, Ir Joko Widodo, telah gagal dalam memakmurkan rakyat.

Hal itu diutarakan mahasiswa, lantaran beberapa bulan belakangan ini, nilai tukar rupiah terhadap dollar terus menurun hingga mencapai 15 ribu rupiah.

Dengan menggunakan pengeras suara dan spanduk berisikan penolakan, para mahasiswa juga meminta Direktur BI mundur dari jabatannya.

Sebelum aspirasinya tersampaikan, ratusan mahasiswa terus menyanyikan yel-yel lagu orasi di depan umum sembari menunggu balasan jawaban dari perwakilan pihak BI.

Beberapa saat menyampaikan aspirasinya, beberapa orang perwakilan BI Provsu, termasuk Andiwiana S, menemui para pengunjukrasa dan ikut duduk di depan pelataran pintu gerbang BI bersama mahasiswa.

Kepada para pendemo, Andiwiana S berjanji akan menyampaikan keluhan para pendemo kepada PJK Kepala BI Regional Sumatera Utara, Suhaedi yang saat ini sedang menerima kunjungan para pejabat Pemprovsu dalam hal Deseminasi Kebijakan Moneter dan Pengembangan Pariwisata Danau Toba.

“Tidak impor beras, buy back indosat, dan masih banyak lagi. Yang ada hanya omong kosong. Belum lagi masalah ketimpangan melebar, kesejahteraan, KKN, penegakan HAM dan kebebasan berpendapat yang semuanya masih jauh dari arah tujuan,” ungkap mahasiswa dalam orasinya.

Setelah menyampaikan aspirasinya, sekitar 300-an mahasiswa HMI UIN-SU itupun beranjak menuju kantor DPRD Sumut dan berjanji akan mengerahkan massa yang lebih besar dalam 7 hari ke depan, jika aspirasinya tak ditanggapi.

“Hari ini kami mempertanyakan kenapa rupiah anjlok melemah. Untuk itu, kami menuntut Joko Widodo dilengserkan. Karena dia dianggap tak mampu mensejahterakan rakyat secara global,” ucap Muhammad Najib, Ketua HMI UIN-SU.

Amatan di lokasi, ratusan polisi dari Sat Sabhara Polrestabes Medan, Unit Intel dan lainnya bersiaga sejak kedatangan para pendemo hingga meninggalkan lokasi.

Kabag Ops Polrestabes Medan, AKBP I Gede Nakti, saat dikonfirmasi di lokasi mengatakan, pihaknya terus melakukan pengawasan dan pengamanan terhadap para pendemo guna mempersiapkan dan mengantisipasi tindakan arlnarkis serta hal-hal yang tak diinginkan.

Dalam pengamanan itu, sebanyak 300 personel kepolisian dan beberapa kendaraan seperti Water Cankn, taktis, mobil Binmas dan lainnya.

Petugas kepolisian berdialog dengan pengunjukrasa. (Nst/metro24jam.com)

“Dalam pengamanan ini, kita masih melakukan pemantauan dan pengamanan. Sebenarnya, izin mereka tidak dikeluarkan karena mereka pemberitahuannya tadi malam,” katanya.

Jadi, sambung Nakti, apabila pihaknya sudah melakukan upaya pendekatan dan kerjasama yang baik, namun belum diterima mahasiswa serta melakukan perusakan atau sebagainya, polisi akan bertindak lebih tegas.

“Karena ini (BI) adalah objek vital dan itu diatur dalam UU tahun 1998, supaya melakukan aksi demo 500 meter dari objek dan tidak di depan gerbang seperti ini. Tapi, kita lakukan dulu pakai prosedur yang baik,” pungkas I Gede Nakti. (asn)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Disergap Polisi, Pria Ini Lari ke Kebun Ubi, Sangkutlah!
Metro 24 Jam - Senin, 18 Februari 2019 - 23:19 WIB

Disergap Polisi, Pria Ini Lari ke Kebun Ubi, Sangkutlah!

Kaget disergap polisi, Aneka Ria Safari alias Ucok Dollong coba melarikan diri ke kebun ubi tak jauh dari kediamannya di ...
Kasi PMD Akui Warga Desa Bantan Pertanyakan Masalah ADD, Tapi…
Metro 24 Jam - Senin, 18 Februari 2019 - 23:14 WIB

Kasi PMD Akui Warga Desa Bantan Pertanyakan Masalah ADD, Tapi…

Aparatur Desa Bantan, Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara, meminta pihak kecamatan setempat dapat memberikan solusi atas permasalahan Anggaran Dana ...
Nekat Curi Ikan Gurami Pak Babinsa, Residivis Curanmor Kembali Masuk Sel
Metro 24 Jam - Senin, 18 Februari 2019 - 23:02 WIB

Nekat Curi Ikan Gurami Pak Babinsa, Residivis Curanmor Kembali Masuk Sel

Ada-ada saja ulah remaja satu ini. Seakan tak bosan hidup di penjara. Belum lama bebas dari hukuman setelah tertangkap mencuri ...
Dua Ahli Waris Gampong di Aceh Utara Terima Santunan Klaim BPJS
Metro 24 Jam - Senin, 18 Februari 2019 - 22:10 WIB

Dua Ahli Waris Gampong di Aceh Utara Terima Santunan Klaim BPJS

Bupati Aceh Utara, H Muhammad Thaib (Cek Mad) secara simbolis menyerahkan klaim Santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris dua orang ...
Bupati Aceh Utara Resmikan Pabrik CPO Milik Investor Sumut
Metro 24 Jam - Senin, 18 Februari 2019 - 21:56 WIB

Bupati Aceh Utara Resmikan Pabrik CPO Milik Investor Sumut

Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang memproduksi minyak Crude Palm Oil (CPO) dengan kapasitas 30 ton per jam, diresmikan Bupati Aceh ...
Personel BNN Amankan Seorang Oknum TNI di Sergai, BB Ribuan Butir Ekstasi
Metro 24 Jam - Senin, 18 Februari 2019 - 21:48 WIB

Personel BNN Amankan Seorang Oknum TNI di Sergai, BB Ribuan Butir Ekstasi

Tim gabungan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) RI dan Polisi Militer dilaporkan berhasil menangkap seorang oknum anggota TNI berinisial SM ...
bupati serdang bedagai
Loading...