Rabu, 21 November 2018 | 05.30 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Rupiah Melemah, HMI UIN-SU Unjukrasa di Kantor BI Sumatera Utara

Rupiah Melemah, HMI UIN-SU Unjukrasa di Kantor BI Sumatera Utara

Kamis, 13 September 2018 - 20:52 WIB

IMG-61623

Para pengunjukrasa di depan Gedung Bank Indonesia perwakilan Sumatera Utara. (Nst/metro24jam.com)

MEDAN, metro24jam.com – Seratusan mahasiswa dari HMI UIN-SU turun ke jalan, terkait melemahnya nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing seperti dollar Amerika.

Mereka berkumpul di pintu gerbang masuk Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Jalan Balai Kota, Medan Barat, Kamis (13/9/2018) sekira jam 13.30 Wib.

Para pengunjukrasa datang dengan membawa keranda mayat sebagai simbol perekonomian Indonesia telah mati. Mereka menganggap Presiden Republik Indonesia, Ir Joko Widodo, telah gagal dalam memakmurkan rakyat.

Hal itu diutarakan mahasiswa, lantaran beberapa bulan belakangan ini, nilai tukar rupiah terhadap dollar terus menurun hingga mencapai 15 ribu rupiah.

Dengan menggunakan pengeras suara dan spanduk berisikan penolakan, para mahasiswa juga meminta Direktur BI mundur dari jabatannya.

Sebelum aspirasinya tersampaikan, ratusan mahasiswa terus menyanyikan yel-yel lagu orasi di depan umum sembari menunggu balasan jawaban dari perwakilan pihak BI.

Beberapa saat menyampaikan aspirasinya, beberapa orang perwakilan BI Provsu, termasuk Andiwiana S, menemui para pengunjukrasa dan ikut duduk di depan pelataran pintu gerbang BI bersama mahasiswa.

Kepada para pendemo, Andiwiana S berjanji akan menyampaikan keluhan para pendemo kepada PJK Kepala BI Regional Sumatera Utara, Suhaedi yang saat ini sedang menerima kunjungan para pejabat Pemprovsu dalam hal Deseminasi Kebijakan Moneter dan Pengembangan Pariwisata Danau Toba.

“Tidak impor beras, buy back indosat, dan masih banyak lagi. Yang ada hanya omong kosong. Belum lagi masalah ketimpangan melebar, kesejahteraan, KKN, penegakan HAM dan kebebasan berpendapat yang semuanya masih jauh dari arah tujuan,” ungkap mahasiswa dalam orasinya.

Setelah menyampaikan aspirasinya, sekitar 300-an mahasiswa HMI UIN-SU itupun beranjak menuju kantor DPRD Sumut dan berjanji akan mengerahkan massa yang lebih besar dalam 7 hari ke depan, jika aspirasinya tak ditanggapi.

“Hari ini kami mempertanyakan kenapa rupiah anjlok melemah. Untuk itu, kami menuntut Joko Widodo dilengserkan. Karena dia dianggap tak mampu mensejahterakan rakyat secara global,” ucap Muhammad Najib, Ketua HMI UIN-SU.

Amatan di lokasi, ratusan polisi dari Sat Sabhara Polrestabes Medan, Unit Intel dan lainnya bersiaga sejak kedatangan para pendemo hingga meninggalkan lokasi.

Kabag Ops Polrestabes Medan, AKBP I Gede Nakti, saat dikonfirmasi di lokasi mengatakan, pihaknya terus melakukan pengawasan dan pengamanan terhadap para pendemo guna mempersiapkan dan mengantisipasi tindakan arlnarkis serta hal-hal yang tak diinginkan.

Dalam pengamanan itu, sebanyak 300 personel kepolisian dan beberapa kendaraan seperti Water Cankn, taktis, mobil Binmas dan lainnya.

Petugas kepolisian berdialog dengan pengunjukrasa. (Nst/metro24jam.com)

“Dalam pengamanan ini, kita masih melakukan pemantauan dan pengamanan. Sebenarnya, izin mereka tidak dikeluarkan karena mereka pemberitahuannya tadi malam,” katanya.

Jadi, sambung Nakti, apabila pihaknya sudah melakukan upaya pendekatan dan kerjasama yang baik, namun belum diterima mahasiswa serta melakukan perusakan atau sebagainya, polisi akan bertindak lebih tegas.

“Karena ini (BI) adalah objek vital dan itu diatur dalam UU tahun 1998, supaya melakukan aksi demo 500 meter dari objek dan tidak di depan gerbang seperti ini. Tapi, kita lakukan dulu pakai prosedur yang baik,” pungkas I Gede Nakti. (asn)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Bawa 4 Kg Ganja Tujuan Pekanbaru, Pelajar Aceh Ditangkap di Kwala Begumit
Metro 24 Jam - Selasa, 20 November 2018 - 22:54 WIB

Bawa 4 Kg Ganja Tujuan Pekanbaru, Pelajar Aceh Ditangkap di Kwala Begumit

Seorang pelajar asal Aceh ditangkap personel Polres Langkat yang menggelar razia di Jalan Lintas Sumatera, Pos Lantas Sei Karang, Desa ...
Bangunan Kosong Dekat Mapolsek Percut Sei Tuan Kembali Digerebek, Polisi Temukan Sabu dan Bong
Metro 24 Jam - Selasa, 20 November 2018 - 21:29 WIB

Bangunan Kosong Dekat Mapolsek Percut Sei Tuan Kembali Digerebek, Polisi Temukan Sabu dan Bong

Personel Percut Sei Tuan menggerebek sebuah gedung bekas sekolah lantaran terindikasi menjadi lapak pengguna dan transaksi narkoba di Jalan Letda ...
Sering Beroperasi Hingga Larut Malam, Warnet L-NET Disegel Polisi, 13 Pemain Diamankan
Metro 24 Jam - Selasa, 20 November 2018 - 15:43 WIB

Sering Beroperasi Hingga Larut Malam, Warnet L-NET Disegel Polisi, 13 Pemain Diamankan

Kepolisian Sektor (Polsek) Percut Sei Tuan menutup salah satu warung internet (warnet) di Perumnas Mandala, Jalan Garuda Raya, Kelurahan Kenangan, ...
Tujuan Tangerang, Kurir Asal Aceh Diciduk Bersama 1 Kg Sabu-sabu
Metro 24 Jam - Selasa, 20 November 2018 - 15:31 WIB

Tujuan Tangerang, Kurir Asal Aceh Diciduk Bersama 1 Kg Sabu-sabu

Personel Satuan Narkoba Polres Langkat, menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu, bernilai miliaran rupiah. Kapolres Langkat AKBP Doddy Hermawan melalui Kasubbag ...
Polsek Padang Hilir Sosialisasi Pileg dan Pilpres
Metro 24 Jam - Selasa, 20 November 2018 - 10:38 WIB

Polsek Padang Hilir Sosialisasi Pileg dan Pilpres

Jelang Pemilu 2019, Polsek Padang Hilir melakukan Sosialisasi Pileg dan Pilpres yang bertujuan menciptakan suasana damai, aman, tertib dan sejuk ...
Wartawan Dibunuh di Klapanunggal Bogor, FPII Desak Polisi Usut Pelaku dan Motifnya
Metro 24 Jam - Selasa, 20 November 2018 - 10:37 WIB

Wartawan Dibunuh di Klapanunggal Bogor, FPII Desak Polisi Usut Pelaku dan Motifnya

Dunia jurnalistik kembali berduka dengan ditemukannya sosok jenazah yang dimasukkan ke dalam drum plastik di Klapanunggal, Bogor, Minggu pagi (18/11/2018). ...
bupati serdang bedagai
Loading...