Sabtu, 22 September 2018 | 18.52 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Rupiah Melemah, HMI UIN-SU Unjukrasa di Kantor BI Sumatera Utara

Rupiah Melemah, HMI UIN-SU Unjukrasa di Kantor BI Sumatera Utara

Kamis, 13 September 2018 - 20:52 WIB

IMG-61623

Para pengunjukrasa di depan Gedung Bank Indonesia perwakilan Sumatera Utara. (Nst/metro24jam.com)

MEDAN, metro24jam.com – Seratusan mahasiswa dari HMI UIN-SU turun ke jalan, terkait melemahnya nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing seperti dollar Amerika.

Mereka berkumpul di pintu gerbang masuk Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Jalan Balai Kota, Medan Barat, Kamis (13/9/2018) sekira jam 13.30 Wib.

Para pengunjukrasa datang dengan membawa keranda mayat sebagai simbol perekonomian Indonesia telah mati. Mereka menganggap Presiden Republik Indonesia, Ir Joko Widodo, telah gagal dalam memakmurkan rakyat.

Hal itu diutarakan mahasiswa, lantaran beberapa bulan belakangan ini, nilai tukar rupiah terhadap dollar terus menurun hingga mencapai 15 ribu rupiah.

Dengan menggunakan pengeras suara dan spanduk berisikan penolakan, para mahasiswa juga meminta Direktur BI mundur dari jabatannya.

Sebelum aspirasinya tersampaikan, ratusan mahasiswa terus menyanyikan yel-yel lagu orasi di depan umum sembari menunggu balasan jawaban dari perwakilan pihak BI.

Beberapa saat menyampaikan aspirasinya, beberapa orang perwakilan BI Provsu, termasuk Andiwiana S, menemui para pengunjukrasa dan ikut duduk di depan pelataran pintu gerbang BI bersama mahasiswa.

Kepada para pendemo, Andiwiana S berjanji akan menyampaikan keluhan para pendemo kepada PJK Kepala BI Regional Sumatera Utara, Suhaedi yang saat ini sedang menerima kunjungan para pejabat Pemprovsu dalam hal Deseminasi Kebijakan Moneter dan Pengembangan Pariwisata Danau Toba.

“Tidak impor beras, buy back indosat, dan masih banyak lagi. Yang ada hanya omong kosong. Belum lagi masalah ketimpangan melebar, kesejahteraan, KKN, penegakan HAM dan kebebasan berpendapat yang semuanya masih jauh dari arah tujuan,” ungkap mahasiswa dalam orasinya.

Setelah menyampaikan aspirasinya, sekitar 300-an mahasiswa HMI UIN-SU itupun beranjak menuju kantor DPRD Sumut dan berjanji akan mengerahkan massa yang lebih besar dalam 7 hari ke depan, jika aspirasinya tak ditanggapi.

“Hari ini kami mempertanyakan kenapa rupiah anjlok melemah. Untuk itu, kami menuntut Joko Widodo dilengserkan. Karena dia dianggap tak mampu mensejahterakan rakyat secara global,” ucap Muhammad Najib, Ketua HMI UIN-SU.

Amatan di lokasi, ratusan polisi dari Sat Sabhara Polrestabes Medan, Unit Intel dan lainnya bersiaga sejak kedatangan para pendemo hingga meninggalkan lokasi.

Kabag Ops Polrestabes Medan, AKBP I Gede Nakti, saat dikonfirmasi di lokasi mengatakan, pihaknya terus melakukan pengawasan dan pengamanan terhadap para pendemo guna mempersiapkan dan mengantisipasi tindakan arlnarkis serta hal-hal yang tak diinginkan.

Dalam pengamanan itu, sebanyak 300 personel kepolisian dan beberapa kendaraan seperti Water Cankn, taktis, mobil Binmas dan lainnya.

Petugas kepolisian berdialog dengan pengunjukrasa. (Nst/metro24jam.com)

“Dalam pengamanan ini, kita masih melakukan pemantauan dan pengamanan. Sebenarnya, izin mereka tidak dikeluarkan karena mereka pemberitahuannya tadi malam,” katanya.

Jadi, sambung Nakti, apabila pihaknya sudah melakukan upaya pendekatan dan kerjasama yang baik, namun belum diterima mahasiswa serta melakukan perusakan atau sebagainya, polisi akan bertindak lebih tegas.

“Karena ini (BI) adalah objek vital dan itu diatur dalam UU tahun 1998, supaya melakukan aksi demo 500 meter dari objek dan tidak di depan gerbang seperti ini. Tapi, kita lakukan dulu pakai prosedur yang baik,” pungkas I Gede Nakti. (asn)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Sering Ngaku Polisi, Pria Ini Ditangkap Polisi Betulan di Rumahnya
Metro 24 Jam - Sabtu, 22 September 2018 - 15:20 WIB

Sering Ngaku Polisi, Pria Ini Ditangkap Polisi Betulan di Rumahnya

Personel Polsek Patumbak mengamankan seorang oknum polisi gadungan dari kediamannya, Perumahan Lembayung Asri No 52, Jalan Pertahanan, Gang Lembayun, ...
Posting Ujaran Kebencian Agama Melalui Facebook, Remaja 16 Tahun Diamankan Polisi
Metro 24 Jam - Sabtu, 22 September 2018 - 14:59 WIB

Posting Ujaran Kebencian Agama Melalui Facebook, Remaja 16 Tahun Diamankan Polisi

Personel Polres Siantar mengamankan seorang pelajar inisial AH (16), karena diduga melakukan ujaran kebencian terhadap agama Kristendengan kalimat yang tak ...
5 Bulan Lalu Lolos Saat Disergap Satpam Kebon, Pria Ini Tertangkap Saat akan Kembali Curi Sawit
Metro 24 Jam - Sabtu, 22 September 2018 - 03:01 WIB

5 Bulan Lalu Lolos Saat Disergap Satpam Kebon, Pria Ini Tertangkap Saat akan Kembali Curi Sawit

Sabar Prianto alias Anto (34), warga Dusun 1, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Sergai, ditangkap personel Polsek Teluk Mengkudu, Kamis ...
Biat Pukat Tarik Mini Dibakar, 4 ABK  Melepuh
Metro 24 Jam - Sabtu, 22 September 2018 - 02:45 WIB

Biat Pukat Tarik Mini Dibakar, 4 ABK Melepuh

Satu unit boat pukat tarik mini yang sedang mencari ikan di perairan sekitar wilayah Desa Mesjid Lama, Kecamatan Talawi, Batubara, ...
Kegigihan Wak Keteng, Jaga Kos-kosan Nyambi Pengerajin Pot Bunga di Siantar
BISNIS - Sabtu, 22 September 2018 - 01:06 WIB

Kegigihan Wak Keteng, Jaga Kos-kosan Nyambi Pengerajin Pot Bunga di Siantar

Pria yang akrab disapa Wak Keteng ini, kesehariannya hanya sebagai penjaga kos-kosan Pondok Joy, di Jalan Panyabungan, Kelurahan Timbang Galung, ...
UMSU Dorong Anggota PFI Medan Kuliah S2
Metro 24 Jam - Jumat, 21 September 2018 - 21:24 WIB

UMSU Dorong Anggota PFI Medan Kuliah S2

Program Studi Magister Ilmu Komunikasi UMSU yang sudah terakreditasi B memberikan keringanan potongan uang kuliah sebanyak 50 persen kepada para ...