Sabtu, 22 September 2018 | 18.36 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>5 Tahun, Kasus Pembuhunan Sekeluarga Tak Terungkap, Gogon Mengadu ke Kapoldasu

5 Tahun, Kasus Pembuhunan Sekeluarga Tak Terungkap, Gogon Mengadu ke Kapoldasu

Kamis, 13 September 2018 - 19:48 WIB

IMG-61621

Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto saat menerima Syaiful alias Gogon di Lapangan Merdeka Medan. (ist/metro24jam.com)

DELISERDANG, metro24jam.com – Kasus pembunuhan satu keluarga di Desa Suka Mulia Hilir, Kecamatan Namorambe, Deliserdang, yang sudah memasuki 1 periode (5 tahun), hingga kini belum terungkap.

Pihak keluarga, melalui Syaiful alias Gogon, akhirnya mengadu kepada Kapolda Sumut, Irjen Pol Drs Agus Andrianto.

Gogon nekat menemui Irjen Agus Andrianto usai acara silaturahmi dan syukuran bersama bilal mayit, penggali kubur dan nazir masjid Selasa, (11/9/2018).

Saat dihubungi lewat selular, Kamis (13/9/2018), Gogon mengaku berani mengadukan kasus pembunuhan ini karena melihat kalau sosok Agus Andrianto sangat mengayomi masyarakat dan dekat sama masyarakat.

Ia sangat berharap agar kasus pembunuhan keluarganya pada 13 Mei 2013 silam, bisa menjadi perhatian Irjen Agus Andrianto.

“Kemarin saya baru dari Polda. Saya disuruh datang sama Bapak Kapolda sendiri. Waktu saya temui di Lapangan Merdeka itu, saya disuruhnya untuk datang ke kantor, makanya saya datang,” beber Gogon kepada metro24jam.com.

“Saya sempat bilang sama bapak itu, agar kasus pembunuhan keluarga kakak saya itu dapat diungkap. Ya responnya cukup baik saat itu, karena memang waktunya mepet saat itu, cuma sebentar saja ceritanya dan dia langsung arahkan saya ke kantornya,” lanjutnya.

“Tapi itulah, kemarin hanya jumpa sama ajudannya saja, karena beliau ada acara di Batubara rupanya. Walaupun tidak jumpa, tapi saya diarahkan ke Propam dan keterangan saya itu dicatat sama Propam,” jelas Gogon.

Gogon menambahkan, bahwa saat ini dia masih merasa kecewa dengan kinerja dari Polsek Namorambe dan Polres Deliserdang.

Ia heran, kenapa pengungkapan kasus ini bisa begitu lama. Padahal kasus pembuhunan satu keluarga di Medan dengan tersangka Andi Lala, bisa cepat terungkap saat ditangani Poldasu.

“Ini sudah 5 tahun. Capek saya datang ke Lubukpakam ke Polres Deliserdang. Bolak-balik Namorambe-Pakam, tapi gak ada perkembangan sampai sekarang.

“Padahal, kasus pembunuhan satu keluarga yang pelakunya Andi Lala bisa cepat terungkap ditangani Poldasu. Ini, sampai sekarang sudah beberapa ganti Kapolres [Deliserdang] belum ada titik terang. Saya berharap, pak Kapoldasu dan jajarannya bisa secepatnya menangkap pelaku pembunuhan satu keluarga saya itu,” tandas Gogon.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Deliserdang, AKP Ruzi Gusman, ketika diminta tanggapannya terkait sikap Gogon yang mengadu ke Kapolda tidak mau mempersoalkannya.

Gogon merupakan anggota keluarga korban pembunuhan yang terjadi di Desa Suka Mulia Hilir, Kecamatan Namorambe, Deliserdang, 5 tahun lalu, yang menewaskan pasangan suami istri, Patar Ginting dan Sakini serta seorang anak perempuan mereka, Aisah Amini.

Menurut Ruzi, mengadu adalah hak dari keluarga korban, karena hingga kini pihaknya juga masih terus melakukan proses penyelidikan.

Ia berpesan, jika keluarga korban merasa ada bukti atau petunjuk baru yang diperkirakan bisa membuat kasus ini menjadi terang, mohon menginformasikannya lagi kepada pihaknya, sehingga polisi bisa menangkap pelakunya.

“Silahkan saja ngadu tidak apa-apa. Untuk saksi atas nama PG sudah dilayangkan surat panggilan ke alamat di Bali, tapi tidak pernah datang, dan surat panggilan di kembalikan PT Pos, karena alamat tidak ditemukan dan penerima tidak dikenal di sekitar daerah tersebut,” ungkap Ruzi.

Lanjutnya, upaya maksimal sudah dilakukan untuk mengumpulkan bukti dan saksi untuk mengungkap kasus ini dan menangkap pelakunya. Namun, hingga kini belum ada petunjuk.

“Makanya, kalau ada petunjuk baru dari keluarganya, tolong dikabari ke kami. Setiap kasus pembunuhan pasti ditangani serius sama kita, makanya banyak kasus pembunuhan juga terungkap siap pelakunya,” kata Ruzi.

Dikatakannya, hingga saat ini pihaknya belum menemukan petunjuk baru. Semua petunjuk yang diberikan keluarga korban dan masyarakat sudah dicek, namun belum bisa mengerucut kepada siapa tersangkanya dan apa motifnya. (fan)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Sering Ngaku Polisi, Pria Ini Ditangkap Polisi Betulan di Rumahnya
Metro 24 Jam - Sabtu, 22 September 2018 - 15:20 WIB

Sering Ngaku Polisi, Pria Ini Ditangkap Polisi Betulan di Rumahnya

Personel Polsek Patumbak mengamankan seorang oknum polisi gadungan dari kediamannya, Perumahan Lembayung Asri No 52, Jalan Pertahanan, Gang Lembayun, ...
Posting Ujaran Kebencian Agama Melalui Facebook, Remaja 16 Tahun Diamankan Polisi
Metro 24 Jam - Sabtu, 22 September 2018 - 14:59 WIB

Posting Ujaran Kebencian Agama Melalui Facebook, Remaja 16 Tahun Diamankan Polisi

Personel Polres Siantar mengamankan seorang pelajar inisial AH (16), karena diduga melakukan ujaran kebencian terhadap agama Kristendengan kalimat yang tak ...
5 Bulan Lalu Lolos Saat Disergap Satpam Kebon, Pria Ini Tertangkap Saat akan Kembali Curi Sawit
Metro 24 Jam - Sabtu, 22 September 2018 - 03:01 WIB

5 Bulan Lalu Lolos Saat Disergap Satpam Kebon, Pria Ini Tertangkap Saat akan Kembali Curi Sawit

Sabar Prianto alias Anto (34), warga Dusun 1, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Sergai, ditangkap personel Polsek Teluk Mengkudu, Kamis ...
Biat Pukat Tarik Mini Dibakar, 4 ABK  Melepuh
Metro 24 Jam - Sabtu, 22 September 2018 - 02:45 WIB

Biat Pukat Tarik Mini Dibakar, 4 ABK Melepuh

Satu unit boat pukat tarik mini yang sedang mencari ikan di perairan sekitar wilayah Desa Mesjid Lama, Kecamatan Talawi, Batubara, ...
Kegigihan Wak Keteng, Jaga Kos-kosan Nyambi Pengerajin Pot Bunga di Siantar
BISNIS - Sabtu, 22 September 2018 - 01:06 WIB

Kegigihan Wak Keteng, Jaga Kos-kosan Nyambi Pengerajin Pot Bunga di Siantar

Pria yang akrab disapa Wak Keteng ini, kesehariannya hanya sebagai penjaga kos-kosan Pondok Joy, di Jalan Panyabungan, Kelurahan Timbang Galung, ...
UMSU Dorong Anggota PFI Medan Kuliah S2
Metro 24 Jam - Jumat, 21 September 2018 - 21:24 WIB

UMSU Dorong Anggota PFI Medan Kuliah S2

Program Studi Magister Ilmu Komunikasi UMSU yang sudah terakreditasi B memberikan keringanan potongan uang kuliah sebanyak 50 persen kepada para ...