Rabu, 21 November 2018 | 05.14 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>5 Tahun, Kasus Pembuhunan Sekeluarga Tak Terungkap, Gogon Mengadu ke Kapoldasu

5 Tahun, Kasus Pembuhunan Sekeluarga Tak Terungkap, Gogon Mengadu ke Kapoldasu

Kamis, 13 September 2018 - 19:48 WIB

IMG-61621

Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto saat menerima Syaiful alias Gogon di Lapangan Merdeka Medan. (ist/metro24jam.com)

DELISERDANG, metro24jam.com – Kasus pembunuhan satu keluarga di Desa Suka Mulia Hilir, Kecamatan Namorambe, Deliserdang, yang sudah memasuki 1 periode (5 tahun), hingga kini belum terungkap.

Pihak keluarga, melalui Syaiful alias Gogon, akhirnya mengadu kepada Kapolda Sumut, Irjen Pol Drs Agus Andrianto.

Gogon nekat menemui Irjen Agus Andrianto usai acara silaturahmi dan syukuran bersama bilal mayit, penggali kubur dan nazir masjid Selasa, (11/9/2018).

Saat dihubungi lewat selular, Kamis (13/9/2018), Gogon mengaku berani mengadukan kasus pembunuhan ini karena melihat kalau sosok Agus Andrianto sangat mengayomi masyarakat dan dekat sama masyarakat.

Ia sangat berharap agar kasus pembunuhan keluarganya pada 13 Mei 2013 silam, bisa menjadi perhatian Irjen Agus Andrianto.

“Kemarin saya baru dari Polda. Saya disuruh datang sama Bapak Kapolda sendiri. Waktu saya temui di Lapangan Merdeka itu, saya disuruhnya untuk datang ke kantor, makanya saya datang,” beber Gogon kepada metro24jam.com.

“Saya sempat bilang sama bapak itu, agar kasus pembunuhan keluarga kakak saya itu dapat diungkap. Ya responnya cukup baik saat itu, karena memang waktunya mepet saat itu, cuma sebentar saja ceritanya dan dia langsung arahkan saya ke kantornya,” lanjutnya.

“Tapi itulah, kemarin hanya jumpa sama ajudannya saja, karena beliau ada acara di Batubara rupanya. Walaupun tidak jumpa, tapi saya diarahkan ke Propam dan keterangan saya itu dicatat sama Propam,” jelas Gogon.

Gogon menambahkan, bahwa saat ini dia masih merasa kecewa dengan kinerja dari Polsek Namorambe dan Polres Deliserdang.

Ia heran, kenapa pengungkapan kasus ini bisa begitu lama. Padahal kasus pembuhunan satu keluarga di Medan dengan tersangka Andi Lala, bisa cepat terungkap saat ditangani Poldasu.

“Ini sudah 5 tahun. Capek saya datang ke Lubukpakam ke Polres Deliserdang. Bolak-balik Namorambe-Pakam, tapi gak ada perkembangan sampai sekarang.

“Padahal, kasus pembunuhan satu keluarga yang pelakunya Andi Lala bisa cepat terungkap ditangani Poldasu. Ini, sampai sekarang sudah beberapa ganti Kapolres [Deliserdang] belum ada titik terang. Saya berharap, pak Kapoldasu dan jajarannya bisa secepatnya menangkap pelaku pembunuhan satu keluarga saya itu,” tandas Gogon.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Deliserdang, AKP Ruzi Gusman, ketika diminta tanggapannya terkait sikap Gogon yang mengadu ke Kapolda tidak mau mempersoalkannya.

Gogon merupakan anggota keluarga korban pembunuhan yang terjadi di Desa Suka Mulia Hilir, Kecamatan Namorambe, Deliserdang, 5 tahun lalu, yang menewaskan pasangan suami istri, Patar Ginting dan Sakini serta seorang anak perempuan mereka, Aisah Amini.

Menurut Ruzi, mengadu adalah hak dari keluarga korban, karena hingga kini pihaknya juga masih terus melakukan proses penyelidikan.

Ia berpesan, jika keluarga korban merasa ada bukti atau petunjuk baru yang diperkirakan bisa membuat kasus ini menjadi terang, mohon menginformasikannya lagi kepada pihaknya, sehingga polisi bisa menangkap pelakunya.

“Silahkan saja ngadu tidak apa-apa. Untuk saksi atas nama PG sudah dilayangkan surat panggilan ke alamat di Bali, tapi tidak pernah datang, dan surat panggilan di kembalikan PT Pos, karena alamat tidak ditemukan dan penerima tidak dikenal di sekitar daerah tersebut,” ungkap Ruzi.

Lanjutnya, upaya maksimal sudah dilakukan untuk mengumpulkan bukti dan saksi untuk mengungkap kasus ini dan menangkap pelakunya. Namun, hingga kini belum ada petunjuk.

“Makanya, kalau ada petunjuk baru dari keluarganya, tolong dikabari ke kami. Setiap kasus pembunuhan pasti ditangani serius sama kita, makanya banyak kasus pembunuhan juga terungkap siap pelakunya,” kata Ruzi.

Dikatakannya, hingga saat ini pihaknya belum menemukan petunjuk baru. Semua petunjuk yang diberikan keluarga korban dan masyarakat sudah dicek, namun belum bisa mengerucut kepada siapa tersangkanya dan apa motifnya. (fan)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Bawa 4 Kg Ganja Tujuan Pekanbaru, Pelajar Aceh Ditangkap di Kwala Begumit
Metro 24 Jam - Selasa, 20 November 2018 - 22:54 WIB

Bawa 4 Kg Ganja Tujuan Pekanbaru, Pelajar Aceh Ditangkap di Kwala Begumit

Seorang pelajar asal Aceh ditangkap personel Polres Langkat yang menggelar razia di Jalan Lintas Sumatera, Pos Lantas Sei Karang, Desa ...
Bangunan Kosong Dekat Mapolsek Percut Sei Tuan Kembali Digerebek, Polisi Temukan Sabu dan Bong
Metro 24 Jam - Selasa, 20 November 2018 - 21:29 WIB

Bangunan Kosong Dekat Mapolsek Percut Sei Tuan Kembali Digerebek, Polisi Temukan Sabu dan Bong

Personel Percut Sei Tuan menggerebek sebuah gedung bekas sekolah lantaran terindikasi menjadi lapak pengguna dan transaksi narkoba di Jalan Letda ...
Sering Beroperasi Hingga Larut Malam, Warnet L-NET Disegel Polisi, 13 Pemain Diamankan
Metro 24 Jam - Selasa, 20 November 2018 - 15:43 WIB

Sering Beroperasi Hingga Larut Malam, Warnet L-NET Disegel Polisi, 13 Pemain Diamankan

Kepolisian Sektor (Polsek) Percut Sei Tuan menutup salah satu warung internet (warnet) di Perumnas Mandala, Jalan Garuda Raya, Kelurahan Kenangan, ...
Tujuan Tangerang, Kurir Asal Aceh Diciduk Bersama 1 Kg Sabu-sabu
Metro 24 Jam - Selasa, 20 November 2018 - 15:31 WIB

Tujuan Tangerang, Kurir Asal Aceh Diciduk Bersama 1 Kg Sabu-sabu

Personel Satuan Narkoba Polres Langkat, menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu, bernilai miliaran rupiah. Kapolres Langkat AKBP Doddy Hermawan melalui Kasubbag ...
Polsek Padang Hilir Sosialisasi Pileg dan Pilpres
Metro 24 Jam - Selasa, 20 November 2018 - 10:38 WIB

Polsek Padang Hilir Sosialisasi Pileg dan Pilpres

Jelang Pemilu 2019, Polsek Padang Hilir melakukan Sosialisasi Pileg dan Pilpres yang bertujuan menciptakan suasana damai, aman, tertib dan sejuk ...
Wartawan Dibunuh di Klapanunggal Bogor, FPII Desak Polisi Usut Pelaku dan Motifnya
Metro 24 Jam - Selasa, 20 November 2018 - 10:37 WIB

Wartawan Dibunuh di Klapanunggal Bogor, FPII Desak Polisi Usut Pelaku dan Motifnya

Dunia jurnalistik kembali berduka dengan ditemukannya sosok jenazah yang dimasukkan ke dalam drum plastik di Klapanunggal, Bogor, Minggu pagi (18/11/2018). ...
bupati serdang bedagai
Loading...