Rabu, 21 November 2018 | 04.17 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Dituduh Mencuri, Ibu Tua Diarak Keliling Kampung Hanya Berpakaian Dalam, Anak Gadisnya Ditinju, Rumah dan Warung Dihancurkan

Dituduh Mencuri, Ibu Tua Diarak Keliling Kampung Hanya Berpakaian Dalam, Anak Gadisnya Ditinju, Rumah dan Warung Dihancurkan

Kamis, 13 September 2018 - 13:09 WIB

IMG-61607

Kondisi warung dan rumah korban. Inzet: Siliayana Angelita Manurung. (Facebook/angelita.cmaoenyuquiqu)

MEDAN, metro24jam.com – Seorang wanita bernama Siliyana Angelita Manurung menuturkan kisah penganiayaan yang dialaminya yang terjadi Selasa (11/9/2018) kemarin. Peristiwa itu berujung penghancuran rumah dan warung usaha keluarga milik ibunya di kawasan Menteng 7, Jermal 15, Keramat Indah.

Dalam postingan pada akun Facebooknya, Siliyana Angelita Manurung, disertai video yang diunggah pada Rabu (12/9/2018), jam 10.18 Wib, dia menuliskan:

“Hari ini saya sebagai warga indonesia menanyakan dimana kedilan itu.. saya hanya anak dari keluarga tidak mampu yg di aniaya..
kemana masyarakat indonesia yang cinta kedamaian..
lihat si pemilik mobil putih yg menganggarkan harta dan premanisme nya menganiaya seorang anak gadis yg hanya ingin membela seorg ibu nya ..
bagaimana mereka yg memakan uang rakyat ??
lalu apa bedanya kami yg justru melakukan sebuah kekeliruan kecil yg di besar2kan kami,dan menambah fitnah.
saya harap buat saudara2 smua yg melihat postingan saya , meluangkan waktu untuk menshare kisah seorang anak yg ingin menyelamatkan ibu nya,”
tulisnya dalam postingan tersebut.

Seperti dituturkan Siliyana dalam videonya, peristiwa itu berawal ketika ibunya didatangi dua orang anak–salah satunya bernama Basir–yang berniat menjualkan sepatu, yang pada akhirnya diketahui merupakan barang curian.

“Awalnya ibu saya menolak. Tapi anak itu memaksa dengan alasan mau membeli nasi karena belum makan,” tutur Siliyana dalam video tersebut.

Akhirnya, menurut Siliyana, ibundanya pun membeli sepatu itu karena kasihan.

Namun keesokan harinya, saat Siliyana masih tidur, tiba-tiba dia dibanguni oleh para tetangganya, yang mengakatakan bahwa ibunya sudah diarak oleh warga setempat karena dituduh menjadi penadah barang curian.

Mendengar itu, Siliyana pun bergegas menuju lokasi yang disebutkan. Tiba di lokasi, menurut Siliyana, dia pun kaget bukan kepalang, karena melihat ibunya sudah diikat mirip hewan dengan hanya mengenakan pakaian dalam.

“Dikalungkan karton, dikalungkan sepatu yang dia beli,” tutur Siliyana berurai air mata.

Melihat itu, Siliayana pun langsung berlari ke arah ibunya untuk menolong sang ibu.

Postingan Siliyana di akun Facebook-nya. (Facebook/angelita.cmaoenyuquiqu)

Namun, masih menurut Siliyana, ketika dia ingin melepas kalung karton dan sepatu dari leher ibunya itu, seorang pria yang disebut sebagai tokoh masyarakat yang cukup dikenal tiba-tiba meninju gadis itu.

Pria tersebut, menurut Siliyana kemudian bertanya, “Siapa kau?”

Pertanyaan itu dijawab Siliyana, “Aku anaknya! Bapak hanya seorang manusia biasa. Bapak bukan Tuhan yang berhak menghakimi!”

Jawaban itu kemudian dibalas dengan dua lagi tinju yang bersarang di bibir Siliyana. Akibatnya, bibir gadis itu pun pecah dan bengkak.

Setelah itu, masih menurut Siliyana, dia masih mencoba mendekati ibunya. Tapi kemudian dia ditahan oleh beberapa warga. Selanjutnya, warga mengarak ibunda Siliyana dalam keadaan hanya mengenakan pakaian dalam tersebut ke seluruh kampung.

“Mereka memberi kami 2 pilihan. Kami pergi dari kampung ini atau usaha kedai tuak mamak saya dihancurkan,” sebut Siliyana.

Di akhir videonya, Siliyana berharap agar pihak berwenang bisa bertindak adil terhadap keluarganya dan para pelaku. Siliayana juga mengaku sudah membuat laporan ke Mapolrestabes Medan dan melakukan visum.

Terpisah, Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yuda Prawira, ketika dikonfirmasi mengaku sudah menerima laporan korban. “Benar, semalam buat LP-nya. Saat ini sedang kita tindaklanjuti,” jawab AKBP Putu. (asp)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Bawa 4 Kg Ganja Tujuan Pekanbaru, Pelajar Aceh Ditangkap di Kwala Begumit
Metro 24 Jam - Selasa, 20 November 2018 - 22:54 WIB

Bawa 4 Kg Ganja Tujuan Pekanbaru, Pelajar Aceh Ditangkap di Kwala Begumit

Seorang pelajar asal Aceh ditangkap personel Polres Langkat yang menggelar razia di Jalan Lintas Sumatera, Pos Lantas Sei Karang, Desa ...
Bangunan Kosong Dekat Mapolsek Percut Sei Tuan Kembali Digerebek, Polisi Temukan Sabu dan Bong
Metro 24 Jam - Selasa, 20 November 2018 - 21:29 WIB

Bangunan Kosong Dekat Mapolsek Percut Sei Tuan Kembali Digerebek, Polisi Temukan Sabu dan Bong

Personel Percut Sei Tuan menggerebek sebuah gedung bekas sekolah lantaran terindikasi menjadi lapak pengguna dan transaksi narkoba di Jalan Letda ...
Sering Beroperasi Hingga Larut Malam, Warnet L-NET Disegel Polisi, 13 Pemain Diamankan
Metro 24 Jam - Selasa, 20 November 2018 - 15:43 WIB

Sering Beroperasi Hingga Larut Malam, Warnet L-NET Disegel Polisi, 13 Pemain Diamankan

Kepolisian Sektor (Polsek) Percut Sei Tuan menutup salah satu warung internet (warnet) di Perumnas Mandala, Jalan Garuda Raya, Kelurahan Kenangan, ...
Tujuan Tangerang, Kurir Asal Aceh Diciduk Bersama 1 Kg Sabu-sabu
Metro 24 Jam - Selasa, 20 November 2018 - 15:31 WIB

Tujuan Tangerang, Kurir Asal Aceh Diciduk Bersama 1 Kg Sabu-sabu

Personel Satuan Narkoba Polres Langkat, menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu, bernilai miliaran rupiah. Kapolres Langkat AKBP Doddy Hermawan melalui Kasubbag ...
Polsek Padang Hilir Sosialisasi Pileg dan Pilpres
Metro 24 Jam - Selasa, 20 November 2018 - 10:38 WIB

Polsek Padang Hilir Sosialisasi Pileg dan Pilpres

Jelang Pemilu 2019, Polsek Padang Hilir melakukan Sosialisasi Pileg dan Pilpres yang bertujuan menciptakan suasana damai, aman, tertib dan sejuk ...
Wartawan Dibunuh di Klapanunggal Bogor, FPII Desak Polisi Usut Pelaku dan Motifnya
Metro 24 Jam - Selasa, 20 November 2018 - 10:37 WIB

Wartawan Dibunuh di Klapanunggal Bogor, FPII Desak Polisi Usut Pelaku dan Motifnya

Dunia jurnalistik kembali berduka dengan ditemukannya sosok jenazah yang dimasukkan ke dalam drum plastik di Klapanunggal, Bogor, Minggu pagi (18/11/2018). ...
bupati serdang bedagai
Loading...