Sabtu, 22 September 2018 | 17.38 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Dituduh Mencuri, Ibu Tua Diarak Keliling Kampung Hanya Berpakaian Dalam, Anak Gadisnya Ditinju, Rumah dan Warung Dihancurkan

Dituduh Mencuri, Ibu Tua Diarak Keliling Kampung Hanya Berpakaian Dalam, Anak Gadisnya Ditinju, Rumah dan Warung Dihancurkan

Kamis, 13 September 2018 - 13:09 WIB

IMG-61607

Kondisi warung dan rumah korban. Inzet: Siliayana Angelita Manurung. (Facebook/angelita.cmaoenyuquiqu)

MEDAN, metro24jam.com – Seorang wanita bernama Siliyana Angelita Manurung menuturkan kisah penganiayaan yang dialaminya yang terjadi Selasa (11/9/2018) kemarin. Peristiwa itu berujung penghancuran rumah dan warung usaha keluarga milik ibunya di kawasan Menteng 7, Jermal 15, Keramat Indah.

Dalam postingan pada akun Facebooknya, Siliyana Angelita Manurung, disertai video yang diunggah pada Rabu (12/9/2018), jam 10.18 Wib, dia menuliskan:

“Hari ini saya sebagai warga indonesia menanyakan dimana kedilan itu.. saya hanya anak dari keluarga tidak mampu yg di aniaya..
kemana masyarakat indonesia yang cinta kedamaian..
lihat si pemilik mobil putih yg menganggarkan harta dan premanisme nya menganiaya seorang anak gadis yg hanya ingin membela seorg ibu nya ..
bagaimana mereka yg memakan uang rakyat ??
lalu apa bedanya kami yg justru melakukan sebuah kekeliruan kecil yg di besar2kan kami,dan menambah fitnah.
saya harap buat saudara2 smua yg melihat postingan saya , meluangkan waktu untuk menshare kisah seorang anak yg ingin menyelamatkan ibu nya,”
tulisnya dalam postingan tersebut.

Seperti dituturkan Siliyana dalam videonya, peristiwa itu berawal ketika ibunya didatangi dua orang anak–salah satunya bernama Basir–yang berniat menjualkan sepatu, yang pada akhirnya diketahui merupakan barang curian.

“Awalnya ibu saya menolak. Tapi anak itu memaksa dengan alasan mau membeli nasi karena belum makan,” tutur Siliyana dalam video tersebut.

Akhirnya, menurut Siliyana, ibundanya pun membeli sepatu itu karena kasihan.

Namun keesokan harinya, saat Siliyana masih tidur, tiba-tiba dia dibanguni oleh para tetangganya, yang mengakatakan bahwa ibunya sudah diarak oleh warga setempat karena dituduh menjadi penadah barang curian.

Mendengar itu, Siliyana pun bergegas menuju lokasi yang disebutkan. Tiba di lokasi, menurut Siliyana, dia pun kaget bukan kepalang, karena melihat ibunya sudah diikat mirip hewan dengan hanya mengenakan pakaian dalam.

“Dikalungkan karton, dikalungkan sepatu yang dia beli,” tutur Siliyana berurai air mata.

Melihat itu, Siliayana pun langsung berlari ke arah ibunya untuk menolong sang ibu.

Postingan Siliyana di akun Facebook-nya. (Facebook/angelita.cmaoenyuquiqu)

Namun, masih menurut Siliyana, ketika dia ingin melepas kalung karton dan sepatu dari leher ibunya itu, seorang pria yang disebut sebagai tokoh masyarakat yang cukup dikenal tiba-tiba meninju gadis itu.

Pria tersebut, menurut Siliyana kemudian bertanya, “Siapa kau?”

Pertanyaan itu dijawab Siliyana, “Aku anaknya! Bapak hanya seorang manusia biasa. Bapak bukan Tuhan yang berhak menghakimi!”

Jawaban itu kemudian dibalas dengan dua lagi tinju yang bersarang di bibir Siliyana. Akibatnya, bibir gadis itu pun pecah dan bengkak.

Setelah itu, masih menurut Siliyana, dia masih mencoba mendekati ibunya. Tapi kemudian dia ditahan oleh beberapa warga. Selanjutnya, warga mengarak ibunda Siliyana dalam keadaan hanya mengenakan pakaian dalam tersebut ke seluruh kampung.

“Mereka memberi kami 2 pilihan. Kami pergi dari kampung ini atau usaha kedai tuak mamak saya dihancurkan,” sebut Siliyana.

Di akhir videonya, Siliyana berharap agar pihak berwenang bisa bertindak adil terhadap keluarganya dan para pelaku. Siliayana juga mengaku sudah membuat laporan ke Mapolrestabes Medan dan melakukan visum.

Terpisah, Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yuda Prawira, ketika dikonfirmasi mengaku sudah menerima laporan korban. “Benar, semalam buat LP-nya. Saat ini sedang kita tindaklanjuti,” jawab AKBP Putu. (asp)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Sering Ngaku Polisi, Pria Ini Ditangkap Polisi Betulan di Rumahnya
Metro 24 Jam - Sabtu, 22 September 2018 - 15:20 WIB

Sering Ngaku Polisi, Pria Ini Ditangkap Polisi Betulan di Rumahnya

Personel Polsek Patumbak mengamankan seorang oknum polisi gadungan dari kediamannya, Perumahan Lembayung Asri No 52, Jalan Pertahanan, Gang Lembayun, ...
Posting Ujaran Kebencian Agama Melalui Facebook, Remaja 16 Tahun Diamankan Polisi
Metro 24 Jam - Sabtu, 22 September 2018 - 14:59 WIB

Posting Ujaran Kebencian Agama Melalui Facebook, Remaja 16 Tahun Diamankan Polisi

Personel Polres Siantar mengamankan seorang pelajar inisial AH (16), karena diduga melakukan ujaran kebencian terhadap agama Kristendengan kalimat yang tak ...
5 Bulan Lalu Lolos Saat Disergap Satpam Kebon, Pria Ini Tertangkap Saat akan Kembali Curi Sawit
Metro 24 Jam - Sabtu, 22 September 2018 - 03:01 WIB

5 Bulan Lalu Lolos Saat Disergap Satpam Kebon, Pria Ini Tertangkap Saat akan Kembali Curi Sawit

Sabar Prianto alias Anto (34), warga Dusun 1, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Sergai, ditangkap personel Polsek Teluk Mengkudu, Kamis ...
Biat Pukat Tarik Mini Dibakar, 4 ABK  Melepuh
Metro 24 Jam - Sabtu, 22 September 2018 - 02:45 WIB

Biat Pukat Tarik Mini Dibakar, 4 ABK Melepuh

Satu unit boat pukat tarik mini yang sedang mencari ikan di perairan sekitar wilayah Desa Mesjid Lama, Kecamatan Talawi, Batubara, ...
Kegigihan Wak Keteng, Jaga Kos-kosan Nyambi Pengerajin Pot Bunga di Siantar
BISNIS - Sabtu, 22 September 2018 - 01:06 WIB

Kegigihan Wak Keteng, Jaga Kos-kosan Nyambi Pengerajin Pot Bunga di Siantar

Pria yang akrab disapa Wak Keteng ini, kesehariannya hanya sebagai penjaga kos-kosan Pondok Joy, di Jalan Panyabungan, Kelurahan Timbang Galung, ...
UMSU Dorong Anggota PFI Medan Kuliah S2
Metro 24 Jam - Jumat, 21 September 2018 - 21:24 WIB

UMSU Dorong Anggota PFI Medan Kuliah S2

Program Studi Magister Ilmu Komunikasi UMSU yang sudah terakreditasi B memberikan keringanan potongan uang kuliah sebanyak 50 persen kepada para ...