Selasa, 19 Februari 2019 | 17.43 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>8 Bulan Kabur, Satu Lagi Begal Anggota Geng Raja Ditembak Mati, Polisi Masih Buru 1 Lainnya

8 Bulan Kabur, Satu Lagi Begal Anggota Geng Raja Ditembak Mati, Polisi Masih Buru 1 Lainnya

Rabu, 8 Agustus 2018 - 16:04 WIB

IMG-60500

Petugas saat melakukan pengepungan di lokasi. (ist/metro24jam.com)

MEDAN, metro24jam.com – Setelah delapan bulan diburon polisi usai melakukan aksi begal di berbagai wilayah di Kota Medan, tim Reskrim Polrestabes Medan akhirnya menembak mati satu lagi anggota ‘Geng Raja’ yang selama ini bersembunyi.

Sebelumnya, polisi sudah menembak mati Raja Amin Siregar alias Raja (33), warga Jalan Beringin, Pasar 7 Tembung, Gang Duku, Kecamatan Percut Sei Tuan, yang menjadi ‘bos’ geng ini, akhir Desember 2017 silam.

Rabu (8/8/2018) sekira jam 3.00 Wib, polisi kembali menembak mati seorang anggota kelompok tersebut, yaitu, Afandri Simangunsong alias Bangun (37), warga Jalan Rawa Cangkuk, Gang Arab, Kecamatan Medan Denai.

Buron yang sudah lama dicari polisi ini ditembak mati lantaran coba menyerang petugas menggunakan golok saat akan ditangkap di kawasan Jalan Perdana, Medan.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira, SIK mengatakan, terungkapnya kasus perampokan atau begal ini berawal dari adanya laporan oleh Yunita (35) pada 13 Desember 2017 lalu.

Perampokan yang terjadi tak jauh dari kediaman wanita turunan Tionghoa itu, mengakibatkan Yunita kehilangan sepeda motor dan mengalami luka-luka akibat ditabrak para pelaku.

Berdasarkan penyelidikan, polisi kemudian meringkus Raja dan Ridho yang menjadi anggota kelompok ini. Raja yang merupakan pimpinan dari geng itu ditembak mati lantaran melawan petugas pada 29 Desember 2017. Selanjutnya, setelah melakukan pengembangan.

Pada tanggal 22 Februari 2018, polisi mendapat informasi bahwa tersangka Afandri Simangunsong alias Bangun sedang berada di rumah yaitu di Jalan Rawa Cangkuk, Gang Arab.

Dengan gerak cepat, polisi melakukan penggerebekan ke rumahnya. Namun, Bangun berhasil melarikan diri dari atap rumahnya dan menyeberang ke gedung sekolah. Setelah itu, Bangun kemudian diketahui kabur ke Kota Pekanbaru.

Pada tanggal 6 Agustus 2018 kemarin, tim gabung Polrestabes Medan kembali mendapatkan informasi keberadaan tersangka Bangun yang pulang ke rumahnya. Polisi pun menuju ke lokasi dan mengepung rumah tersangka. Lagi-lagi, pria itu berhasil lolos.

Sepeda motor yang digunakan Bangun terjatuh di jalan. (ist/metro24jam.com)

Aksi pelarian Bangun akhirnya kandas pada Rabu (8/8/2018) dinihari. Polisi melihatnya sedang melintas mengendarai Honda Revo di Jalan S Parman Medan.

“Kita langsung melakukan pengejaran dan terlihat Afandri Simangunsong alias Bangun terkejut dan berusaha kabur dari pengejaran tim,” sebut AKBP Putu Yudha.

Tak mau menyia-nyiakan kesempatan, polisi kemudian mengejar Bangun yang coba melarikan diri ke arah Jalan Perdana. Mendekati jembatan, Bangun akhirnya terjatuh dari motornya.

“Sewaktu tersangka terjatuh, dia berusaha melarikan diri dan bersembunyi dalam gelap. Tim mengetahuinya dan berusaha menangkapnya,” jelas Putu.

Namun, ketika polisi menemukannya, Bangun berusaha melawan dengan mengacungkan sebilah golok.

“Kita terpaksa melakukan tembakan tegas dan terukur dengan menembak paha dan dada sebelah kirinya, dan tersangka langsung tewas di tempat,” sebut AKBP Putu.

Dari pengungkapan kelompok ini, polisi mengamankan barang bukti berupa; 1 buah helm warna merah yang digunakan Raja dalam aksi begal sepeda motor, 1 helm warna hitam yang digunakan Ridho, uang Rp180 ribu hasil penjualan motor curian Raja, uang Rp650 ribu milik tersangka Ridho, 1 unit Honda CB 150 R hitam yang digunakan Raja, 1 unit Honda Revo yang digunakan Bangun dan sebilah golok.

“Lebih dari puluhan kali melakukan aksi begal dari berbagai lokasi di wilayah hukum Polrestabes Medan. Saat ini, kita masih buruk seorang lagi komplotan dari mereka,” pungkas Putu. (asn)

BACA JUGA:
Puluhan Kali Beraksi di Medan, 3 Bos Geng Begal Ditembak Mati
3 Geng Begal Medan Terbongkar, Simak Lokasi Aksinya!


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
4 Hari Terjebak di Atap Rumah, Kucing Warga Diselamatkan Petugas Damkar Medan
Metro 24 Jam - Selasa, 19 Februari 2019 - 16:41 WIB

4 Hari Terjebak di Atap Rumah, Kucing Warga Diselamatkan Petugas Damkar Medan

Petugas Pemadam Kebakaran Medan berhasil menyelamatkan seekor kucing yang terjebak selama empat hari di atap rumah warga di Jalan Kayu ...
Curi Sepedamotor Milik Driver Ojol di Depan RM Sederhana Ringroad, 2 Anak Medan Krio KO
Metro 24 Jam - Selasa, 19 Februari 2019 - 16:26 WIB

Curi Sepedamotor Milik Driver Ojol di Depan RM Sederhana Ringroad, 2 Anak Medan Krio KO

Dua pemuda warga Dusun II, Jalan Citarum VII, Desa Medan Krio, Sunggal, Deliserdang, babak-belur dihakimi massa di depan RM Sederhana, ...
Disergap Polisi, Pria Ini Lari ke Kebun Ubi, Sangkutlah!
Metro 24 Jam - Senin, 18 Februari 2019 - 23:19 WIB

Disergap Polisi, Pria Ini Lari ke Kebun Ubi, Sangkutlah!

Kaget disergap polisi, Aneka Ria Safari alias Ucok Dollong coba melarikan diri ke kebun ubi tak jauh dari kediamannya di ...
Kasi PMD Akui Warga Desa Bantan Pertanyakan Masalah ADD, Tapi…
Metro 24 Jam - Senin, 18 Februari 2019 - 23:14 WIB

Kasi PMD Akui Warga Desa Bantan Pertanyakan Masalah ADD, Tapi…

Aparatur Desa Bantan, Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara, meminta pihak kecamatan setempat dapat memberikan solusi atas permasalahan Anggaran Dana ...
Nekat Curi Ikan Gurami Pak Babinsa, Residivis Curanmor Kembali Masuk Sel
Metro 24 Jam - Senin, 18 Februari 2019 - 23:02 WIB

Nekat Curi Ikan Gurami Pak Babinsa, Residivis Curanmor Kembali Masuk Sel

Ada-ada saja ulah remaja satu ini. Seakan tak bosan hidup di penjara. Belum lama bebas dari hukuman setelah tertangkap mencuri ...
Dua Ahli Waris Gampong di Aceh Utara Terima Santunan Klaim BPJS
Metro 24 Jam - Senin, 18 Februari 2019 - 22:10 WIB

Dua Ahli Waris Gampong di Aceh Utara Terima Santunan Klaim BPJS

Bupati Aceh Utara, H Muhammad Thaib (Cek Mad) secara simbolis menyerahkan klaim Santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris dua orang ...
bupati serdang bedagai
Loading...