Kamis, 20 September 2018 | 14.02 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Masuk ke Taman Mejuah-Juah Masih Bayar, OPD Pariwisata Abaikan Keputusan Bupati?

Masuk ke Taman Mejuah-Juah Masih Bayar, OPD Pariwisata Abaikan Keputusan Bupati?

Rabu, 11 Juli 2018 - 22:43 WIB

IMG-59492

Bupati Karo Terkelin Brahmana saat berada di Taman Mejuah - Juah Brastagi. (ist/metro24jam.com)

BERASTAGI, metro24jam.com – Bupati Karo Terkelin Brahmana meninjau langsung Taman Mejuah-Juah Berastagi, sekaligus melihat fasilitas umum yang tersedia di dalam taman tersebut, Rabu (11/7/2018), sekira jam 11.30 Wib

Pada peninjauan tersebut, Bupati merasa sedih dan malu, sebab sudah lama menggulirkan terkait penggunaan Taman Menjuah-Juah dibebaskan masuk tanpa bayar alias gratis bagi pengunjung. Namun, tak kunjung ada reaksi dan aksi dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pariwisata Karo untuk menindaklanjuti program Pemkab yang digaungkan sejak lama.

“Apa ruginya kalau kita tidak tarik PAD masuk ke dalam Taman Mejuah-Juah tersebut?. Demi kepentingan masyarakat, agar masyarakat dapat menikmati fasilitas bersama keluarga, dan anak-anaknya untuk bersantai ria menikmati udara yang sejuk,” sebut Bupati Terkelin Brahmana.

“Dengan menikmati keademan di dalam taman serta pemandangannya yang diklaim sebagai salah satu destinasi objek wisata alam terbaik, yang menjadi salah satu unggulan di Karo yang didirikan oleh pemerintah. Ini alasan tujuan saya ke mari. SebabĀ , tidak selamanya pemerintah menarik dana PAD, jika tidak berpihak kepada masyarakat,” imbuhnya.

Kedatangangan Bupati didampingi Kepala Bappeda Nasib Sianturi, Kadis PU PR Paten Purba, Kadis Parawisata Mulia Barus, Kabid Lingkungan Hidup Hotman Brahmana, Djoko Sujarwanto Kabag Humas Protokoler Djoko Sujarwanto.

Dikatakan Terkelin, memang untuk mencabut Perda yang telah ada, harus ada kajian terlebih dulu agar tidak menyalahi azas hukum tata negara dan memperhatikan beberapa asas di antaranya, kepastian hukum, akuntabiltas, kecermatan dan kehati-hatian.

“Penghapusan Perda ini, segera ajukan ke BPKPAD Karo dan selalu monitor perkembangannya, Bappeda dan pihak dari Pariwisata saya tugaskan untuk ikuti itu. Saya minta bulan September 2018 sudah dapat kita ajukan ke DPRD Karo, supaya bulan Desember 2018 ini minimal masyarakat sudah tidak lagi bayar masuk ke Taman Mejuah-Juah,” tegas Terkelin.

“Saya berprinsip utamakan pelayanan umum yang menyentuh masyarakat. Jangan sebagai ASN, di pikiran kita hanya mengolah cara mendapatkan duit, lupa menyejahterakan masyarakat. Sebab hidup ini adalah kesempatan, berbuatlah dan bekerja dengan baik, ihklas dan tidak kerja ngasal,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda, Nasib Sianturi mengatakan, merujuk UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah (UU Pemda), hanya ada tiga alasan suatu Perda dapat dibatalkan baik secara komulatif maupun alternatif. Yakni, apabila Perda tersebut bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi kepentingan umum dan/atau kesusilaan.

“Nah salah satunya kepentingan umum dapat menjadikan tolak ukur seperti yang disampaikan Bupati tadi. Sebagai pintu masuk Perda nomor 5 tahun 2012 dapat dicabut, demi kepentingan masyarakat banyak,” terangnya.

Sedangkan Kadis Pariwisata Mulia Barus mengatakan, apa yang disampaikan Bupati terkait pencabutan Perda, sudah dilayangkan kepada Dinas BPKPAD Karo, agar dipelajari dan diteliti.

“Untuk seterusnya, nanti kita ajukan ke DPRD Karo agar Perda nomor 5 tahun 2012 tentang pengutipan retribusi ke Taman Mejuah-Juah, dengan argumen dan alasan yang sudah disebutkan pak Bupati dan Pak Bappeda tadi,” ucapnya. (bay)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Jalan Dusun Barisan Panjang Butuh Perhatian Pemkab Sergai
Metro 24 Jam - Kamis, 20 September 2018 - 13:32 WIB

Jalan Dusun Barisan Panjang Butuh Perhatian Pemkab Sergai

Kondisi infrastruktur jalan di Dusun Barisan Panjang, Desa Gelam Sei Serimah, Kecamatan Bandar Khalifa, Serdang Bedagai saat ini rusak parah. ...
Tahanan Polsek Patumbak yang Kabur Ditangkap di Parapat, Mau Lari Lagi, Dorr…!
Metro 24 Jam - Kamis, 20 September 2018 - 13:25 WIB

Tahanan Polsek Patumbak yang Kabur Ditangkap di Parapat, Mau Lari Lagi, Dorr…!

Setelah hampir sebulan, polisi akhirnya meringkus kembali satu di antara 4 tahanan yang kabur dari sel Mapolsek Patumbak pada 23 ...
BNN RI Amankan 31 Kg Sabu, Barang Bukti Dibawa ke Mako Brimob Tanjungbalai-Asahan
Metro 24 Jam - Kamis, 20 September 2018 - 12:57 WIB

BNN RI Amankan 31 Kg Sabu, Barang Bukti Dibawa ke Mako Brimob Tanjungbalai-Asahan

Personel Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia, telah mengamankan sabu-sabu dari kediaman seorang pria berinisial AD, warga Jalan Al-Watoniah, Kelurahan ...
BNN RI Grebek Rumah di Tanjungbalai, 31 Kg Sabu-sabu Diamankan
Metro 24 Jam - Kamis, 20 September 2018 - 12:38 WIB
BREAKING NEWS

BNN RI Grebek Rumah di Tanjungbalai, 31 Kg Sabu-sabu Diamankan

Personel Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia, dikabarkan telah mengamankan sabu-sabu dari kediaman seorang pria berinisial AD, warga Jalan Al-Watoniah, ...
Finalis Indonesian Idol Asal Medan Jadi Maling Spesialis Pecah Kaca, Katanya Untuk Biaya Pesantren Anak
Metro 24 Jam - Kamis, 20 September 2018 - 12:08 WIB

Finalis Indonesian Idol Asal Medan Jadi Maling Spesialis Pecah Kaca, Katanya Untuk Biaya Pesantren Anak

Tak tahan hidup miskin, Dede Richo Ramalinggam alias Dede Idol, finalis ajang pencarian bakat Indonesian Idol 2008 akhirnya nekat alih ...
Istri Bunuh Suami Gara-gara Kurang Jatah Belanja, Terungkap Setelah Ambil Sepeda Motor Titipan di  BSM, Polisi Buru TTM-nya
Metro 24 Jam - Kamis, 20 September 2018 - 11:35 WIB

Istri Bunuh Suami Gara-gara Kurang Jatah Belanja, Terungkap Setelah Ambil Sepeda Motor Titipan di BSM, Polisi Buru TTM-nya

Personel Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Medan bersama Unit Reskrim PolsGadaek Pancurbatu akhirnya meringkus Chory Kumulia Dewi alias Dewi (25), warga ...