Kamis, 20 September 2018 | 13.22 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Perampokan BTPN Tembung, Ada Kelalaian SOP Karyawan? Ini Penjelasan OJK Sumbagut

Perampokan BTPN Tembung, Ada Kelalaian SOP Karyawan? Ini Penjelasan OJK Sumbagut

Selasa, 10 Juli 2018 - 19:27 WIB

IMG-59435

Seseorang sempat berkomunikasi dengan Satpam bank sebelum perampokan. (Arvin/metro24jam.com)

MEDAN, metro24jam.com – Aksi perampokan bersenpi yang melenyapkan dana pensiun berjumlah Rp148 juta di kantor BTPN cabang Tembung, disebut-sebut ada kelalaian Standard Operational Procedur (SOP) yang dilakukan karyawan bank BTPN.

Banyak kalangan mempertanyakan tingkat pengamanan yang begitu rendah di bank tersebut. Pasalnya, saat terjadi perampokan, di dalam gedung bank BTPN cabang Tembung berlantai III tersebut hanya terdapat 2 orang karyawan.

Di lokasi bank juga diketahu tidak ada pengamanan ganda, seperti polisi dan pengaman ahli (satpam bersenjata) yang dipersiapkan.

Terkait hal itu, Yovvi Sukandar selaku Humas OJK KR5 Sumbagut mengatakan, akan di dalam oleh timnya. “Masih sedang didalami oleh tim,” kata Yovvi, kepada wartawan, Selasa (10/7/2018) sore.

Mengenai tidak adanya pengaman dari kepolisian, Yovvi menjelaskan bahwa penggunaan jasa keamanan dalam (Kamdal) sepenuhnya merupakan kewenangan manajemen bank dalam menilai kecakapan kualitasnya dan dengan berbagai pertimbangan manajemen yang telah dievaluasi sejak awal.

“OJK tidak mengharuskan bank untuk memilih dan juga tidak merekomendasikan provider jasa keamanan tertentu dalam rangka pengamanan internal bank. Namun demikian, hal tersebut tidak menggugurkan kewajiban bank untuk tetap melakukan upaya mitigasi seluruh risiko keamanan yang patut diindentifikasi sejak awal,” akunya.

Dijelaskannya, penggunaan tenaga keamanan dalam (Kamdal) merupakan salah satu upaya dalam rangka mitigasi ‘risk event’ yang bersumber dari potensi gangguan keamanan.

“Dalam hal diperlukan, bank dapat saja memilih provider jasa Kamdal yang dinilai bank dapat memenuhi tuntutan kebutuhan keamanan bisnis operasionalnya,” sebutnya.

Karyawan Sempat Layani 3 Nasabah

Terkait perampokan yang terjadi di kantor Bank BTPN cabang Tembung, Jalan Medan Batang Kuis, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan, Selasa (10/7/2018) pagi, OJK mengaku menerima laporan aksi itu terjadi sekitar jam 08.40 Wib.

Sebelum kejadian itu, menurut Humas OJK KRS5 Sumbagut, kegiatan atau pelayanan perbankan telah dilaksanakan terhadap 3 nasabah. Namun demikian, saat dugaan perampokan terjadi tidak terdapat nasabah di dalam gedung bank.

“Setelah melayani 3 nasabah, di dalam gedung nasabah sudah keluar/pergi. Saat kejadian, terdapat 1 petugas keamanan internal bank, dan tidak terdapat korban jiwa ataupun luka,” ungkapnya.

Hingga sore ini, sambung Yovvi, pihak bank masih menginvetarisasi nominal kerugian yg dialami.

Ditanya mengenai kebenaran pihak bank sudah mengasuransikan kerugian terkait peristiwa tersebut, dibenarkan Humas OJK.

“Seluruh nominal terduga kerugian akibat dugaan perampokan dimaksud telah masuk dalam lingkup penjaminan asuransi kas bank. Sehingga mitigasi risiko operasional yang bersumber dari risk event dugaan perampokan dimaksud telah dimitigasi,” tegasnya.

Untuk itu, sambungnya, OJK KR5 Sumbagut bersama dengan pihak bank masih berkoordinasi terkait penanganan risk event yang sedang dialami kantor bank tersebut serta tetap menghormati proses penyelidikan yang sedang dilaksanakan oleh pihak kepolisian. (vin)

BACA JUGA:
Perampokan BTPN Tembung: Ini Penjelasan Polrestabes Medan, Pelayanan Dihentikan Sementara


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
BNN RI Amankan 31 Kg Sabu, Barang Bukti Dibawa ke Mako Brimob Tanjungbalai-Asahan
Metro 24 Jam - Kamis, 20 September 2018 - 12:57 WIB

BNN RI Amankan 31 Kg Sabu, Barang Bukti Dibawa ke Mako Brimob Tanjungbalai-Asahan

Personel Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia, telah mengamankan sabu-sabu dari kediaman seorang pria berinisial AD, warga Jalan Al-Watoniah, Kelurahan ...
BNN RI Grebek Rumah di Tanjungbalai, 31 Kg Sabu-sabu Diamankan
Metro 24 Jam - Kamis, 20 September 2018 - 12:38 WIB
BREAKING NEWS

BNN RI Grebek Rumah di Tanjungbalai, 31 Kg Sabu-sabu Diamankan

Personel Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia, dikabarkan telah mengamankan sabu-sabu dari kediaman seorang pria berinisial AD, warga Jalan Al-Watoniah, ...
Finalis Indonesian Idol Asal Medan Jadi Maling Spesialis Pecah Kaca, Katanya Untuk Biaya Pesantren Anak
Metro 24 Jam - Kamis, 20 September 2018 - 12:08 WIB

Finalis Indonesian Idol Asal Medan Jadi Maling Spesialis Pecah Kaca, Katanya Untuk Biaya Pesantren Anak

Tak tahan hidup miskin, Dede Richo Ramalinggam alias Dede Idol, finalis ajang pencarian bakat Indonesian Idol 2008 akhirnya nekat alih ...
Istri Bunuh Suami Gara-gara Kurang Jatah Belanja, Terungkap Setelah Ambil Sepeda Motor Titipan di  BSM, Polisi Buru TTM-nya
Metro 24 Jam - Kamis, 20 September 2018 - 11:35 WIB

Istri Bunuh Suami Gara-gara Kurang Jatah Belanja, Terungkap Setelah Ambil Sepeda Motor Titipan di BSM, Polisi Buru TTM-nya

Personel Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Medan bersama Unit Reskrim PolsGadaek Pancurbatu akhirnya meringkus Chory Kumulia Dewi alias Dewi (25), warga ...
Bupati H Ashari Tambunan Tepung Tawari Jamaah Haji Deliserdang
Metro 24 Jam - Kamis, 20 September 2018 - 10:28 WIB

Bupati H Ashari Tambunan Tepung Tawari Jamaah Haji Deliserdang

Bupati H Ashari Tambunan didampingi unsur FKPD, para asisten, pimpinan OPD, unsur MUI, FKUB dan para camat, menepungtawari seluruh jamaah ...
Kapolres Sergai Dialog Dengan Komjen
Metro 24 Jam - Kamis, 20 September 2018 - 10:22 WIB

Kapolres Sergai Dialog Dengan Komjen

Kapolres Serdang Bedagai (Sergai) AKBP H Juliarman Eka Putra Pasaribu menyempatkan diri berdialog dengan Komjen Ali Sahbana dihalaman kantor Sat ...