Minggu, 6 Desember 2020 | 00.00 WIB
MGID BANNER
Metro24Jam>News>Uang ‘Pelicin’ Rp150 Juta Raib, Keponakan Tak Juga Lulus Jadi Polwan, Pria Ini Lapor Polisi

Uang ‘Pelicin’ Rp150 Juta Raib, Keponakan Tak Juga Lulus Jadi Polwan, Pria Ini Lapor Polisi

Sabtu, 23 Juni 2018 - 08:40 WIB

IMG-58864

Ngadiman di Mapolsek Percut Sei Tuan. (Arif/metro24jam.com)

Reklam Flip
Loading...

PERCUT, metro24jam.com – Ngadiman (40), warga Jalan Kongsi 6, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan itu, benar-benar panas hati. Pasalnya, keponakannya Silvi (19) ternyata tak lulus menjadi polisi wanita. Padahal, tak tanggung-tanggung, dia sudah memberikan uang pelicin sebesar Rp150 juta melalui calo, agar keponakannya itu lulus.

Ditemani adik iparnya Rudi, Ngadiman akhirnya mengadukan Fd (40) sang tetangga, yang sebelumnya mengaku bisa membantu kelulusan keponakannya.

Saat ditemui di Mapolsek Percut Sei Tuan, Jum’at (22/6/2018) sekira jam 19.00 Wib, Rudi mengatakan, peristiwa itu terjadi sekira 3 bulan lalu. Saat itu, keponakannya Silvi yang baru lulus SMA memang berniat menjadi polisi.

Ketika itu, Fd yang merupakan tetangga Ngadiman, datang menawarkan diri untuk membantu kelulusan Silvi, dengan mengaku mempunyai ‘orang dalam’ di lingkungan Sekolah Kepolisian Negara (SPN), di Jalan Bhayangkara, Kecamatan Medan Tembung.

Namun, untuk itu dibutuhkan biaya agar lolos tes kualifikasi. Fd menjamin Silvi akan jebol menjadi Polwan jika Ngadiman bersedia memberikan uang sejumlah Rp150 juta sebagai persyaratan utama.

“Masih tetangga bang Ngadiman juga, sekitar 10 pintu aja jaraknya rumah mereka,” ujar Rudi

Dia juga menjelaskan, pada waktu itu, uang tersebut diserahkan langsung kepada Fadli dan istrinya, dengan disaksikan oleh istri Ngadiman di kediaman abang iparnya itu. Namun saat penyerahan uang itu, keluarga Silvi percaya begitu saja, tanpa tanda bukti apa pun.

“Kakak ipar ku tahu persis bang ceritanya. Istri ku juga tahu uang itu dikasi. Di hadapan aku juga uang itu dikasi,” beber Rudi.

Tiga bulan telah berlalu, tunggu tinggal tunggu, kabar kelulusan Silvi tidak juga mereka terima.

Yakin bahwa keponakannya itu tidak berhasil menjadi Polwan sesuai hasil daftar kelulusan seleksi yang dikeluarkan dari pihak panitia SPN, Ngadiman baru sadar bahwa uangnya telah raib digelapkan Fd.

Mengingat hasil yang diperoleh tidak sesuai yang dijanjikan, Ngadiman pun menagih janji Fd. Namun, jawaban yang diterima Ngadiman benar-benar bikin panas hati. Fd malah mengaku tidak tahu menahu dengan uang yang telah diberikan tersebut, karena menurut dia, uang itu sudah diserahkan kepada yang mengurus kelulusan tersebut.

“Enteng kali dia jawabnya, katanya ngak mau tahu gitu aja. Makanya ini abang ipar ku melapor,” jelasnya.

Hingga Jumat (22/6/2018) malam sekira jam 22.00 Wib, Ngadiman dan Fadli masih dimintai keterangan oleh petugas di ruang penyidik Mapolsek Percut Sei Tuan. (rif)

KOMENTAR ANDA
MGID Smart Widget
Berita Lainnya
Kasat Lantas Polres Simalungun Ajak Wartawan Edukasi Masyarakat Keselamatan Berlalulintas

Kasat Lantas Polres Simalungun Ajak Wartawan Edukasi Masyarakat Keselamatan Berlalulintas

Menempati jabatan baru sebagai Kasat Lantas Polres Simalungun, AKP Hendrik F Aritonang SIK, mengajak wartawan mensosialisasikan edukasi keselamatan berlalulintas kepada ...
Air Sungai Kuala Namu Meluap, Puluhan Rumah di Lubukpakam Mulai Terendam Banjir

Air Sungai Kuala Namu Meluap, Puluhan Rumah di Lubukpakam Mulai Terendam Banjir

Debit air Sungai Kuala Namu Kecamatan Lubukpakam terus meningkat sejak Jum'at (4/12/2020) malam hingga Sabtu (5/12/2020). Bahkan saat ini, air ...
Banjir di Aceh Utara Meluas ke Sejumlah Kecamatan, Begini Kondisi Teranyar

Banjir di Aceh Utara Meluas ke Sejumlah Kecamatan, Begini Kondisi Teranyar

Banjir yang melanda sejumlah desa di Kemukiman Lhoksukon Teungoh Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara terus meluas hingga Sabtu (05/12/2020) sore. ...
Hanyut Saat Mandi di Aliran Sungai Bejangkar Ujung Padang, Bocah 8 Tahun Ditemukan Tewas

Hanyut Saat Mandi di Aliran Sungai Bejangkar Ujung Padang, Bocah 8 Tahun Ditemukan Tewas

Seorang bocah perempuan ditemukan tak bernyawa di aliran Sungai Bejangkar, Huta II Nagori Riah Naposo, Kecamatan Ujung Padang, Simalungun, Jum'at ...
Krueng Peuto Meluap, Banjir Rendam Sejumlah Desa di Kemukiman Lhoksukon Teungoh

Krueng Peuto Meluap, Banjir Rendam Sejumlah Desa di Kemukiman Lhoksukon Teungoh

Sejumlah desa di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Peutoe di Kemukiman Lhoksukon Teungoh (LT), Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara ...
Dua Pemuda Curi Sapi Kepergok Warga di Bandar Huluan, 1 Tertangkap, 1 Lagi Kabur

Dua Pemuda Curi Sapi Kepergok Warga di Bandar Huluan, 1 Tertangkap, 1 Lagi Kabur

Seorang remaja nyaris dimassa warga setelah tertangkap basah mencuri sapi di Simpang Tiga, Nagori Bandar Tongah, Kecamatan Bandar Huluan, Simalungun, ...
Reklam Sticky Ads
Reklam Inread
MGID

Loading…


Awie
Jawa Elektrik
ReklamStore Scroll