Sabtu, 22 September 2018 | 17.39 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Pembunuh Bocah 7 Tahun Ditangkap Polisi, Tergiur Memperkosa Lantaran Sering Intip Mandi

Pembunuh Bocah 7 Tahun Ditangkap Polisi, Tergiur Memperkosa Lantaran Sering Intip Mandi

Jumat, 8 Juni 2018 - 20:03 WIB

IMG-58477

Rosalinda saat ditemukan. Inzet: Salomo Barus. (ist/metro24jam.com)

KOTARIH, metro24jam.com – Polisi berhasil mengungkap kematian dan motif pembunuhan Rosalinda Br Barus–bocah perempuan berusia 7 tahun, di Desa Pama, Kecamatan Silinda, Serdang Bedagai, Jum’at (8/6/2018) sore.

Informasi yang diperoleh, Jumat (8/6/2018) malam, bocah tersebut tewas saat diperkosa tetangganya sendiri, Salomo Barus (53). Terduga pelaku yang merupakan duda 3 anak itu diringkus polisi di kediamannya, lebih kurang empat jam setelah temuan jasad sang bocah.

BACA JUGA:
Sebelum Ditemukan Tewas, Bocah SD Itu Mendadak Menghilang Seharian

“Rumah tersangka dan korban hanya berjarak sekitar setengah meter,” kata Kapolres Sergai, AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu melalui Kapolsek Kotarih, AKP Hendrik Surbakti, Jumat (8/6/2018) malam.

Salomo Barus ditangkap personel gabungan dari Unit Jahtanras Sat Reskrim Polres Sergai dan Polsek Kotarih.

Sebelumnya, jasad siswa kelas 1 SD itu ditemukan dalam kondisi ditutupi daun pisang, di dasar jurang yang berjarak lebih kurang 300 meter dari kediamannya, Jum’at (8/6/2018) sekira jam 7.30 Wib.

Pada leher bocah perempuan itu terdapat luka memar diduga bekas cekikan dan ada kerusakan pada kemaluannya.

Berdasarkan hasil penyelidikan dan olah TKP, polisi akhirnya berhasil mengidentifikasi Salomo Barus sebagai terduga pelaku pemerkosaan dan pembunuhan itu. Namun, saat akan ditangkap, pria itu sempat melakukan perlawanan, sehingga polisi terpaksa melakukan tindakan tegas.

“Kita mengambil tindakan tegas terukur, karena tersangka berusaha melarikan diri pada saat mencari barang bukti yang digunakan saat melakukan kejahatan terhadap korban,” sebut AKP Hendrik.

Kepada polisi, Salomo mengaku tega membunuh bocah tersebut karena melawan saat akan disetubuhinya, Kamis (8/6/2018) sekitar pukul 17.00 Wib. Perbuatan keji itu dilakukannya di belakang Gereja GKPS di Dusun 1 Desa Pama.

Salomo yang sudah emosi akhirnya mencekik bocah tersebut karena terus melawan. Namun, ketika menyadari bahwa bocah SD itu sudah tak bernyawa, Salomo kemudian menyeretnya ke jurang atau perladangan. Di situ dia kemudian menutupi jasad sang bocah dengan daun pisang lalu meninggalkannya.

Sering Diintip Mandi

Pemerkosaan itu ternyata bukan kali pertama dilakukan Salomo. Pada Kamis (10/5/2018), menjadi kali pertama dia melakukan melampiaskan nafsu bejatnya pada bocah itu. Peristiwa itu juga dilakukan di lokasi yang sama, di belakang Gereja GKPS di Dusun 1, Desa Pama.

Pengakuan Salomo kepada polisi, kondisinya yang sudah lama menduda membuat dia tergiur melihat bocah tetangganya itu. Syahwatnya kian memuncak, setelah berulangkali dia mengintip sang bocah mandi.

Untuk melancarkan niat bejatnya, Salomo membujuk bocah tersebut dengan memberikan uang Rp10.000 sehingga siswa kelas 1 SD itu bersedia diajaknya jalan-jalan.

“Aku kasi dia Rp 10.000 kemudian aku bawa ke belakang gereja. Di sana aku perkosa dia,” bilangnya pada penyidik. Kapolres Sergai, AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu melalui Kapolsek Kotarih, AKP Hendrik Subakti, mengamini penangkapan dan pengakuan Salomo.

“SB ditangkap personel dari Sat Reskrim Polres Sergai dan Polsek Kotarih dari rumahnya. Pelaku mengakui perbuatannya,” beber AKP Hendrik. (mad)

BACA JUGA:
Geger! Jasad Bocah 7 Tahun, Ditemukan Tewas Tertutup Daun Pisang di Dasar Jurang


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Sering Ngaku Polisi, Pria Ini Ditangkap Polisi Betulan di Rumahnya
Metro 24 Jam - Sabtu, 22 September 2018 - 15:20 WIB

Sering Ngaku Polisi, Pria Ini Ditangkap Polisi Betulan di Rumahnya

Personel Polsek Patumbak mengamankan seorang oknum polisi gadungan dari kediamannya, Perumahan Lembayung Asri No 52, Jalan Pertahanan, Gang Lembayun, ...
Posting Ujaran Kebencian Agama Melalui Facebook, Remaja 16 Tahun Diamankan Polisi
Metro 24 Jam - Sabtu, 22 September 2018 - 14:59 WIB

Posting Ujaran Kebencian Agama Melalui Facebook, Remaja 16 Tahun Diamankan Polisi

Personel Polres Siantar mengamankan seorang pelajar inisial AH (16), karena diduga melakukan ujaran kebencian terhadap agama Kristendengan kalimat yang tak ...
5 Bulan Lalu Lolos Saat Disergap Satpam Kebon, Pria Ini Tertangkap Saat akan Kembali Curi Sawit
Metro 24 Jam - Sabtu, 22 September 2018 - 03:01 WIB

5 Bulan Lalu Lolos Saat Disergap Satpam Kebon, Pria Ini Tertangkap Saat akan Kembali Curi Sawit

Sabar Prianto alias Anto (34), warga Dusun 1, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Sergai, ditangkap personel Polsek Teluk Mengkudu, Kamis ...
Biat Pukat Tarik Mini Dibakar, 4 ABK  Melepuh
Metro 24 Jam - Sabtu, 22 September 2018 - 02:45 WIB

Biat Pukat Tarik Mini Dibakar, 4 ABK Melepuh

Satu unit boat pukat tarik mini yang sedang mencari ikan di perairan sekitar wilayah Desa Mesjid Lama, Kecamatan Talawi, Batubara, ...
Kegigihan Wak Keteng, Jaga Kos-kosan Nyambi Pengerajin Pot Bunga di Siantar
BISNIS - Sabtu, 22 September 2018 - 01:06 WIB

Kegigihan Wak Keteng, Jaga Kos-kosan Nyambi Pengerajin Pot Bunga di Siantar

Pria yang akrab disapa Wak Keteng ini, kesehariannya hanya sebagai penjaga kos-kosan Pondok Joy, di Jalan Panyabungan, Kelurahan Timbang Galung, ...
UMSU Dorong Anggota PFI Medan Kuliah S2
Metro 24 Jam - Jumat, 21 September 2018 - 21:24 WIB

UMSU Dorong Anggota PFI Medan Kuliah S2

Program Studi Magister Ilmu Komunikasi UMSU yang sudah terakreditasi B memberikan keringanan potongan uang kuliah sebanyak 50 persen kepada para ...