Jumat, 29 Oktober 2021 | 00.21 WIB
Regal Springs
Banner Advertnative
Metro24Jam>News>Dua Proyek PD PAUS Mangkrak, 18 Miliar Melayang

Dua Proyek PD PAUS Mangkrak, 18 Miliar Melayang

Jumat, 18 Mei 2018 - 17:46 WIB

IMG-57571

Rapat Pansus DPRD Siantar soal LKPJ 2017 bersama PD PAUS.

AdvertNative 160×600

SIANTAR, metro24jam.com – Dua proyek besar yang sempat dibangun Perusahaan Daerah Pembangunan dan Aneka Usaha (PD PAUS) Kota Siantar, mangkrak. Akibatnya dana sebesar Rp18 miliar melayang, akibat tak selesainya pembangunan kedua proyek tersebut.

Terungkap dalam rapat Pansus LKPj DPRD Kota Siantar, Kamis (17/5), dihadiri Direktur Utama (Dirut) PD PAUS, Herowhin Sinaga. Herowhin mengakui mangkraknya kedua proyek tersebut.

Herowhin menjelaskan, kedua proyek itu adalah pembangunan Siantar City Mall yang dikerjakan PT Abadi Indoglobal dan pembangunan Sub Terminal Agribisnis (STA) di eks Terminal Sukadame yang dibangun PT Laksana Romauli.

Kedua proyek sudah dilaksanakan sejak tahun 2016 lalu. Namun, hingga saat ini belum selesai. Herowhin menyebutkan, kedua investor memilih untuk tak melanjutkan proyek karena Pemko Siantar belum menyerahkan status pengalihan lahan dari Hak Pakai menjadi Hak Guna Bangunan (HGB).

Menurut Herowhin, meski belum mengantongi status tanah, investor sudah mengeluarkan dana pembangunan. Tetapi, karena sampai Desember 2017 Pemko Siantar belum juga menyerahkan status pengalihan, lahan proyek dihentikan.

“Investor memilih lebih baik rugi sedikit dari pada rugi besar,” katanya sembari mamaparkan bahwa PT Abadi Indoglobal telah mulai melakukan pembangunan Siantar City Mall di Jalan Melanthon Siregar.

Untuk memulai pembangunan itu, PT Abadi Indoglobal sudah mengucurkan dana Rp4 miliar. Sebelumnya, perusahan itu juga telah membanguan Rumah Potong Hewan (RPH) sebagai pengganti lahan tempat Siantar City Mall senilai Rp4,5 miliar. PT Abadi Indoglobal pun telah mengganti dana yang ditarik pedagang yang sempat diterima PD PAUS untuk pembangunan kios di lokasi Ciantar City Mall.

Sementara, PT Laksana Romauli pun memberhentikan proyek pembangunan STA di eks Terminal Sukadame meski sudah sempat membangun 100 kios dari 128 kios yang direncanakan. Untuk pembangunan kios itu, PT Laksana Romauli mengucurkan dana Rp3,5 miliar.

Herowhin melanjutkan, per Desember 2017 lalu, Walikota Siantar memang sudah mengalihkan status tanah di kedua proyek. Namun, karena pengalihan status menjadi HGB, maka urusannya sampai ke tingkat BPN Pusat lalu turun ke BPN Sumut. “Jadi memakan waktu lama,” ucapnya.

Belakangan, kata Herowhin bahwa para investor meminta adendum masa kontrak pengelolaan kedua bangunan dari yang sebelumnya 30 tahun menjadi 32 tahun mengingat masa pengurusan administrasi proyek, seperti HGB, begitu lama. Ternyata, permintaan investor belum juga dibahas Pemko Siantar.

“Hal ini membuat investor semakin khawatir dengan komitmen Pemko Siantar atas keberlangsungan pembangunan kedua proyek,” ungkapnya.

Meski begitu, tambah Herowhin, saat pertemuan dengan Walikota Siantar, investor masih menyatakan komitmen ingin membangun kedua proyek dengan harapan adendum yang diminta dipenuhi. Dan akibat mangkraknya kedua proyek itu, maka pihaknya kehilangan Rp18 miliar sebagai bagi hasil pengelolaan kedua bangunan jika selesai.

Menanggapi hal itu, anggota DPRD Siantar, Daniel M Silalahi menyayangkan komitmen Pemko Siantar yang belum juga melakukan adendum kontrak pengelolaan bangunan.

Daniel berharap, Pemko Siantar melalui dewan pengawas segera bersinergi dengan Direksi PD PAUS untuk menuntaskan pembangunan proyek Siantar City Mall dan STA Eks Terminal Sukadame.

Sementara, , Junaedi Sitanggang selaku Dewan Pengawas PD PAUS menyatakan bahwa pihaknya tidak membahas adendum dengan alasan kehati-hatian. “Kita tidak mau adendum itu hanya untuk menguntungkan investor saja,” tegasnya. (fer)

KOMENTAR ANDA
AdvertNative Bottom Desktop
MGID Smart Widget
Berita Lainnya
Rumah Sekaligus Bengkel Sepedamotor di Jalan Bakaran Batu Lubukpakam Terbakar

Rumah Sekaligus Bengkel Sepedamotor di Jalan Bakaran Batu Lubukpakam Terbakar

Rumah salah seorang warga di Jalan Bakaran Batu, Kecamatan Lubukpakam, Kabupaten Deliserdang ludes terbakar, Kamis (28/10/2021) sekira pukul 18.00 ...
Pelaku Pemerkosaan di Aceh Utara Diciduk Polisi, Korban Diancam Rekaman Mesum Akan Disebarkan

Pelaku Pemerkosaan di Aceh Utara Diciduk Polisi, Korban Diancam Rekaman Mesum Akan Disebarkan

Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Aceh Utara, meringkus 2 pelaku pemerkosaan terhadap anak di bawah umur. Kedua tersangka, masing-masing SY ...
Oknum Perangkat Nagori Bandar Siantar Disebut Bantu Urus Identitas Palsu DPO Kasus Curanmor

Oknum Perangkat Nagori Bandar Siantar Disebut Bantu Urus Identitas Palsu DPO Kasus Curanmor

Penyebab kematian seorang terduga pelaku pencurian sepedamotor yang sempat dipertanyakan, menyeret banyak pihak dan menyisakan banyak cerita bagi warga Nagori ...
Sarang Narkoba di Kelurahan Banjar dan Karo Digrebek, 3 Pengedar Sabu dan Ganja Diciduk

Sarang Narkoba di Kelurahan Banjar dan Karo Digrebek, 3 Pengedar Sabu dan Ganja Diciduk

Selama 2 hari 'mengendap' melakukan penyelidikan, personel Satuan Reserse Narkoba Polres Pematang Siantar menggerebek 'sarang narkoba' di Kelurahan (Kampung) Banjar ...
Polisi Lhokseumawe Ringkus 3 Pengedar Sabu-sabu, Lebih 2 Kilogram Disita

Polisi Lhokseumawe Ringkus 3 Pengedar Sabu-sabu, Lebih 2 Kilogram Disita

Satuan Reserse Narkoba Polres Lhokseumawe berhasil meringkus tiga pengedar sabu dari Kecamatan Muara Batu dan Samudera selama 2 pekan terakhir. ...
Tugas Khusus BPJS Kesehatan dalam Penanganan Pandemi Covid-19

Tugas Khusus BPJS Kesehatan dalam Penanganan Pandemi Covid-19

BPJS Kesehatan menggelar kegiatan Media Workshop dan Anugerah Lomba Karya Jurnalistik BPJS Kesehatan Tahun 2021. Kegiatan yang diikuti oleh perwakilan ...
MGID

Loading…


Awie
Horas Laundry
AdvertNative 320 x 200