Rabu, 27 Mei 2020 | 03.01 WIB
Metro24Jam>News>Dua Proyek PD PAUS Mangkrak, 18 Miliar Melayang

Dua Proyek PD PAUS Mangkrak, 18 Miliar Melayang

Jumat, 18 Mei 2018 - 17:46 WIB

IMG-57571

Rapat Pansus DPRD Siantar soal LKPJ 2017 bersama PD PAUS.

Loading...

SIANTAR, metro24jam.com – Dua proyek besar yang sempat dibangun Perusahaan Daerah Pembangunan dan Aneka Usaha (PD PAUS) Kota Siantar, mangkrak. Akibatnya dana sebesar Rp18 miliar melayang, akibat tak selesainya pembangunan kedua proyek tersebut.

Terungkap dalam rapat Pansus LKPj DPRD Kota Siantar, Kamis (17/5), dihadiri Direktur Utama (Dirut) PD PAUS, Herowhin Sinaga. Herowhin mengakui mangkraknya kedua proyek tersebut.

Herowhin menjelaskan, kedua proyek itu adalah pembangunan Siantar City Mall yang dikerjakan PT Abadi Indoglobal dan pembangunan Sub Terminal Agribisnis (STA) di eks Terminal Sukadame yang dibangun PT Laksana Romauli.

Kedua proyek sudah dilaksanakan sejak tahun 2016 lalu. Namun, hingga saat ini belum selesai. Herowhin menyebutkan, kedua investor memilih untuk tak melanjutkan proyek karena Pemko Siantar belum menyerahkan status pengalihan lahan dari Hak Pakai menjadi Hak Guna Bangunan (HGB).

Menurut Herowhin, meski belum mengantongi status tanah, investor sudah mengeluarkan dana pembangunan. Tetapi, karena sampai Desember 2017 Pemko Siantar belum juga menyerahkan status pengalihan, lahan proyek dihentikan.

“Investor memilih lebih baik rugi sedikit dari pada rugi besar,” katanya sembari mamaparkan bahwa PT Abadi Indoglobal telah mulai melakukan pembangunan Siantar City Mall di Jalan Melanthon Siregar.

Untuk memulai pembangunan itu, PT Abadi Indoglobal sudah mengucurkan dana Rp4 miliar. Sebelumnya, perusahan itu juga telah membanguan Rumah Potong Hewan (RPH) sebagai pengganti lahan tempat Siantar City Mall senilai Rp4,5 miliar. PT Abadi Indoglobal pun telah mengganti dana yang ditarik pedagang yang sempat diterima PD PAUS untuk pembangunan kios di lokasi Ciantar City Mall.

Sementara, PT Laksana Romauli pun memberhentikan proyek pembangunan STA di eks Terminal Sukadame meski sudah sempat membangun 100 kios dari 128 kios yang direncanakan. Untuk pembangunan kios itu, PT Laksana Romauli mengucurkan dana Rp3,5 miliar.

Herowhin melanjutkan, per Desember 2017 lalu, Walikota Siantar memang sudah mengalihkan status tanah di kedua proyek. Namun, karena pengalihan status menjadi HGB, maka urusannya sampai ke tingkat BPN Pusat lalu turun ke BPN Sumut. “Jadi memakan waktu lama,” ucapnya.

Belakangan, kata Herowhin bahwa para investor meminta adendum masa kontrak pengelolaan kedua bangunan dari yang sebelumnya 30 tahun menjadi 32 tahun mengingat masa pengurusan administrasi proyek, seperti HGB, begitu lama. Ternyata, permintaan investor belum juga dibahas Pemko Siantar.

“Hal ini membuat investor semakin khawatir dengan komitmen Pemko Siantar atas keberlangsungan pembangunan kedua proyek,” ungkapnya.

Meski begitu, tambah Herowhin, saat pertemuan dengan Walikota Siantar, investor masih menyatakan komitmen ingin membangun kedua proyek dengan harapan adendum yang diminta dipenuhi. Dan akibat mangkraknya kedua proyek itu, maka pihaknya kehilangan Rp18 miliar sebagai bagi hasil pengelolaan kedua bangunan jika selesai.

Menanggapi hal itu, anggota DPRD Siantar, Daniel M Silalahi menyayangkan komitmen Pemko Siantar yang belum juga melakukan adendum kontrak pengelolaan bangunan.

Daniel berharap, Pemko Siantar melalui dewan pengawas segera bersinergi dengan Direksi PD PAUS untuk menuntaskan pembangunan proyek Siantar City Mall dan STA Eks Terminal Sukadame.

Sementara, , Junaedi Sitanggang selaku Dewan Pengawas PD PAUS menyatakan bahwa pihaknya tidak membahas adendum dengan alasan kehati-hatian. “Kita tidak mau adendum itu hanya untuk menguntungkan investor saja,” tegasnya. (fer)

KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Lainnya
Damkar Tak Datang, 4 Rumah Dilaporkan Ludes di Sibangun Mariah, 2 Terpaksa Dirusak

Damkar Tak Datang, 4 Rumah Dilaporkan Ludes di Sibangun Mariah, 2 Terpaksa Dirusak

Warga Huta Situri-turi, Nagori Sibangun Mariah, Kecamatan Silimahuta Simalungun, dihebohkan ketika api melahap satu unit rumah, Selasa (26/5/2020) sekira pukul ...
Dilapor Warga ke Kapolda, Wanita Pengusaha Resto Star di Bilah Hulu Diciduk Bersama 2 Pria

Dilapor Warga ke Kapolda, Wanita Pengusaha Resto Star di Bilah Hulu Diciduk Bersama 2 Pria

Satuan Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu mengamankan 3 terduga penyalahguna narkoba dari Resto Star Jalan Ampera, Dusun Perhubungan, Kelurahan Pondok Batu, ...
Jabat Kapolres Toba, AKBP Akala Fikta Jaya Pimpin Apel Pertama

Jabat Kapolres Toba, AKBP Akala Fikta Jaya Pimpin Apel Pertama

AKBP Akala Fikta Jaya SIK memimpin apel perdana sejak ditugaskan menjabat Kapolres Toba (Tobasa), Selasa (26/5/2020) sekira pukul 07.30 Wib. ...
Bupati Deliserdang Sidak ASN, Prihatin Lihat Kantor Sat Pol-PP, Semangati Damkar

Bupati Deliserdang Sidak ASN, Prihatin Lihat Kantor Sat Pol-PP, Semangati Damkar

Bupati Ashari Tambunan didampingi Wakil Bupati M Ali Yusuf Siregar serta Sekdakab Darwin Zein melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Sekretariat ...
Bertengkar dengan Istri di Hari Raya, Pria Muda Gantung Diri di Pohon Karet, Untung Ditolong!

Bertengkar dengan Istri di Hari Raya, Pria Muda Gantung Diri di Pohon Karet, Untung Ditolong!

Pertengkaran sepasang suami istri berusia belasan tahun membuat geger warga Dusun III, Desa Sialang, Kecamatan Bangun Purba, Deliserdang, Minggu (24/5/2020) ...
570 Napi Beragama Islam di Lapas Lubukpakam Dapat Remisi Khusus Idul Fitri

570 Napi Beragama Islam di Lapas Lubukpakam Dapat Remisi Khusus Idul Fitri

Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Lubukpakam Kantor Wilayah Kemenkumham Sumatera Utara memberi remisi khusus Hari Raya Idul Fitri tahun 2020 kepada ...
Loading...
Irwa Zaini
Dandim

Loading…