Senin, 20 Mei 2019 | 07.37 WIB
Metro24Jam>News>Siantar 24 Jam>Dua Proyek PD PAUS Mangkrak, 18 Miliar Melayang

Dua Proyek PD PAUS Mangkrak, 18 Miliar Melayang

Jumat, 18 Mei 2018 - 17:46 WIB

IMG-57571

Rapat Pansus DPRD Siantar soal LKPJ 2017 bersama PD PAUS.

SIANTAR, metro24jam.com – Dua proyek besar yang sempat dibangun Perusahaan Daerah Pembangunan dan Aneka Usaha (PD PAUS) Kota Siantar, mangkrak. Akibatnya dana sebesar Rp18 miliar melayang, akibat tak selesainya pembangunan kedua proyek tersebut.

Terungkap dalam rapat Pansus LKPj DPRD Kota Siantar, Kamis (17/5), dihadiri Direktur Utama (Dirut) PD PAUS, Herowhin Sinaga. Herowhin mengakui mangkraknya kedua proyek tersebut.

Herowhin menjelaskan, kedua proyek itu adalah pembangunan Siantar City Mall yang dikerjakan PT Abadi Indoglobal dan pembangunan Sub Terminal Agribisnis (STA) di eks Terminal Sukadame yang dibangun PT Laksana Romauli.

Kedua proyek sudah dilaksanakan sejak tahun 2016 lalu. Namun, hingga saat ini belum selesai. Herowhin menyebutkan, kedua investor memilih untuk tak melanjutkan proyek karena Pemko Siantar belum menyerahkan status pengalihan lahan dari Hak Pakai menjadi Hak Guna Bangunan (HGB).

Menurut Herowhin, meski belum mengantongi status tanah, investor sudah mengeluarkan dana pembangunan. Tetapi, karena sampai Desember 2017 Pemko Siantar belum juga menyerahkan status pengalihan, lahan proyek dihentikan.

“Investor memilih lebih baik rugi sedikit dari pada rugi besar,” katanya sembari mamaparkan bahwa PT Abadi Indoglobal telah mulai melakukan pembangunan Siantar City Mall di Jalan Melanthon Siregar.

Untuk memulai pembangunan itu, PT Abadi Indoglobal sudah mengucurkan dana Rp4 miliar. Sebelumnya, perusahan itu juga telah membanguan Rumah Potong Hewan (RPH) sebagai pengganti lahan tempat Siantar City Mall senilai Rp4,5 miliar. PT Abadi Indoglobal pun telah mengganti dana yang ditarik pedagang yang sempat diterima PD PAUS untuk pembangunan kios di lokasi Ciantar City Mall.

Sementara, PT Laksana Romauli pun memberhentikan proyek pembangunan STA di eks Terminal Sukadame meski sudah sempat membangun 100 kios dari 128 kios yang direncanakan. Untuk pembangunan kios itu, PT Laksana Romauli mengucurkan dana Rp3,5 miliar.

Herowhin melanjutkan, per Desember 2017 lalu, Walikota Siantar memang sudah mengalihkan status tanah di kedua proyek. Namun, karena pengalihan status menjadi HGB, maka urusannya sampai ke tingkat BPN Pusat lalu turun ke BPN Sumut. “Jadi memakan waktu lama,” ucapnya.

Belakangan, kata Herowhin bahwa para investor meminta adendum masa kontrak pengelolaan kedua bangunan dari yang sebelumnya 30 tahun menjadi 32 tahun mengingat masa pengurusan administrasi proyek, seperti HGB, begitu lama. Ternyata, permintaan investor belum juga dibahas Pemko Siantar.

“Hal ini membuat investor semakin khawatir dengan komitmen Pemko Siantar atas keberlangsungan pembangunan kedua proyek,” ungkapnya.

Meski begitu, tambah Herowhin, saat pertemuan dengan Walikota Siantar, investor masih menyatakan komitmen ingin membangun kedua proyek dengan harapan adendum yang diminta dipenuhi. Dan akibat mangkraknya kedua proyek itu, maka pihaknya kehilangan Rp18 miliar sebagai bagi hasil pengelolaan kedua bangunan jika selesai.

Menanggapi hal itu, anggota DPRD Siantar, Daniel M Silalahi menyayangkan komitmen Pemko Siantar yang belum juga melakukan adendum kontrak pengelolaan bangunan.

Daniel berharap, Pemko Siantar melalui dewan pengawas segera bersinergi dengan Direksi PD PAUS untuk menuntaskan pembangunan proyek Siantar City Mall dan STA Eks Terminal Sukadame.

Sementara, , Junaedi Sitanggang selaku Dewan Pengawas PD PAUS menyatakan bahwa pihaknya tidak membahas adendum dengan alasan kehati-hatian. “Kita tidak mau adendum itu hanya untuk menguntungkan investor saja,” tegasnya. (fer)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Dipergoki Saat Mencuri, Pria Ini Ancam Bunuh Pemilik Rumah, Pas Tertangkap Langsung Loyo
Metro 24 Jam - Senin, 20 Mei 2019 - 00:24 WIB

Dipergoki Saat Mencuri, Pria Ini Ancam Bunuh Pemilik Rumah, Pas Tertangkap Langsung Loyo

Tak seperti lazimnya para 'tamu tak diundang' Bayu Andira (23), warga Pondok Gerompol, Perumnas Simalingkar, memang cukup nekat. Ketika dipergoki ...
Curi Laptop Gagal, Warga Patumbak Ini Babak-belur, Lebaran di Penjara Lagi
Metro 24 Jam - Minggu, 19 Mei 2019 - 21:55 WIB

Curi Laptop Gagal, Warga Patumbak Ini Babak-belur, Lebaran di Penjara Lagi

Alih-alih menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan, pria berusia 32 tahun ini malah coba mencuri. Alhasil, pria bernama Ari ...
Lagi Renovasi Untuk Jadi Kantor, Seisi Bangunan Rumah Permanen Ludes Dilahap Api
Metro 24 Jam - Minggu, 19 Mei 2019 - 21:31 WIB

Lagi Renovasi Untuk Jadi Kantor, Seisi Bangunan Rumah Permanen Ludes Dilahap Api

Satu unit bangunan rumah permanen di Jalan Sei Berantas Ujung, Kelurahan Babura, Medan Sunggal, ludes dilahap Si Jago Merah, Minggu ...
KPU Deliserdang Tuntaskan Pleno Rekapitulasi Dapil 3 Sumut, Ini Hasilnya
Metro 24 Jam - Minggu, 19 Mei 2019 - 21:00 WIB

KPU Deliserdang Tuntaskan Pleno Rekapitulasi Dapil 3 Sumut, Ini Hasilnya

Komisi Pemilihan Umum Deliserdang menyelesaikan rapat pleno rekapitulasi terbuka dari seluruh Dapil untuk DPRD Sumut, setelah menuntaskan penghitungan suara dari ...
Rekapitulasi Dapil 6 Deliserdang Tuntas, Ini Nama-nama Caleg Peraih Suara Terbanyak
Metro 24 Jam - Minggu, 19 Mei 2019 - 17:36 WIB

Rekapitulasi Dapil 6 Deliserdang Tuntas, Ini Nama-nama Caleg Peraih Suara Terbanyak

Rekapitulasi tingkat PPK Percut Sei Tuan, selesai dilaksanakan di aula Kantor KPU Deliserdang, Minggu (19/5/2019). Pengitungan suara Percut Sei Tuan ...
7 Pasangan Terjaring Razia Pekat di Kisaran, Ada yang Sibuk Pakai Baju, Ada Bawa Balita, Alamak!
Metro 24 Jam - Minggu, 19 Mei 2019 - 13:20 WIB

7 Pasangan Terjaring Razia Pekat di Kisaran, Ada yang Sibuk Pakai Baju, Ada Bawa Balita, Alamak!

Tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP Kabupaten Asahan, Dinas Sosial serta TNI dan Polri menggelar razia Pekat Masyarakat di ...
Loading...