Rabu, 17 Juli 2019 | 13.17 WIB
Metro24Jam>News>Tukang Es Krim Perkosa Sepupu di Kebun Sawit

Tukang Es Krim Perkosa Sepupu di Kebun Sawit

Jumat, 18 Mei 2018 - 17:33 WIB

IMG-57568

Ilustrasi

SIMALUNGUN, metro24jam.com – Pedagang es krim keliling berstatus bapak satu anak berinisial MY (22), perkosa sepupunya sendiri, yang masih kelas IX. Sebut saja namanya Bunga (15), warga Nagori Moho, Kecamatan Jawamaraja Bahjambi, Kabupaten Simalungun.

Aksi bejat tersebut berlangsung di areal perkebunan kelapa sawit PTPN 4 Bahjambi, Selasa (15/5) sekira jam 20.30 WIB. Kasus ini pun sudah dilaporkan ke Polsek Tanah Jawa, Rabu (16/5) pagi. Dan keesokan harinya, Kamis (17/5) pagi, didampingi petugas PPA Polsekta Tanah Jawa, korban menjalani visum di RSUD dr Djasamen Saragih Kota Siantar.

Informasi diperoleh dari keluarga korban, awalnya pelaku mengelabui dengan cara menjemput korban yang saat itu berada di salah satu rumah saudaranya, menyebut korban dipanggil orangtuanya.

Kemudian pelaku dengan kretanya membonceng korban untuk diantar. Namun, dalam perjalanan, pelaku membelokkan kreta ke areal perkebunan sawit PTPN 4 persisnya dekat lapangan golf.

Di tengah areal perkebunan kelapa sawit yang sudah gelap itulah, pelaku melampiaskan nafsu bejatnya. Meski sempat berontak, namun korban tak berdaya dengan kuatnya dekapan tangan tukang es krim keliling itu pada tubuhnya.

Setelah puas melampiaskan nafsunya, pelaku mengantarkan korban ke rumah neneknya tak jauh dari rumah korban, sebelum kemudian pulang ke rumah. Sementara pelaku pun pergi begitu saja.

Setiba di rumah, awalnya tak ada kecurigaan pihak keluarga. Tetapi, karena korban hanya diam, membuat keluarga curiga. Ibu dan ayah korban akhirnya bertanya apa gerangan yang terjadi. Korban bercerita tentang apa yang dia alami.

Menurut keterangan NH (42), ibu tiri korban atau istri dari DS (52) yang tiada lain ayah korban, aksi bejat tersebut dilakukan di bawah ancaman agar korban tak memberitahu kepada siapapun.

“Korban diancam kalau mengadu. Bahkan, sempat dipukul. Ibu kandung korban sudah meninggal,” ujar NH.

Kata NH, pasca kejadian, Rabu (16/5) sekitar jam 08.00 WIB, pihaknya bersama kkorban mendatangi Polsek Tanah Jawa guna membuat pengaduan. Polisi juga sudah membawa korban untuk divisum di rumah sakit.

NH mengakui, kondisi korban belum stabil sepenuhnya. Saat di awal menjalani perawatan medis, korban tiba-tiba berteriak histeris dan menolak untuk diberi makan.

“Namun sekarang dia sudah mulai stabil walaupun masih suka termenung dan masih sulit diajak bicara,” kata NH.

Suprayogi sebagai Pangulu Nagori Moho, menyebut, pasca kejadian korban yang merupakan warganya itu sudah didampingi Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A). Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan unit PPA Polsekta Tanah Jawa.

Suprayogi membenarkan aksi bejat pelaku kepada korban berlangsung Selasa (15/5) sekira jam 20.30 WIB. Dan saat perbincangan tentang pemerkosaan itu kian santer, pelaku menyerahkan diri ke kantor pangulu sembari minta perlindungan.

Guna menghindari hal-hal yang tak diinginkan, Pangulu bersama Bhabinkamtibmas membawa pelaku ke Mako Polsekta Tanah Jawa, melalui jalur Siantar.

“Kita melarikan pelaku untuk menjaga hal-hal yang tak diinginkan,” ucap Suprayogi.

Sayangnya, sampai saat ini Polsekta Tanah Jawa belum berhasil dikonfirmasi bagaimana penanganan kasus tersebut. Kapolsekta Kompol M Silaen belum berhasil dimintai keterangan. (age)


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
Lantik Kasek Dan Pengawas Sekolah, Ini Pesan Wabup Sergai
Metro 24 Jam - Rabu, 17 Juli 2019 - 11:37 WIB

Lantik Kasek Dan Pengawas Sekolah, Ini Pesan Wabup Sergai

Wakil Bupati Serdang Bedagai H Darma Wijaya melantik Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN), tenaga pendidik dan Pengawas Sekolah dijajaran Dinas ...
Sore Ini, 190 Jemaah Haji Sergai Dilepas Ke Tanah Suci
Metro 24 Jam - Rabu, 17 Juli 2019 - 11:00 WIB

Sore Ini, 190 Jemaah Haji Sergai Dilepas Ke Tanah Suci

Jemaah haji asal Kabupaten Serdang Bedagai yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 7 Embarkasi Medan bergabung dengan Tebing Tinggi dan ...
Rumah Mendadak Terbakar, Janda Sebatang Kara Nyaris Terpanggang Hidup-hidup
Metro 24 Jam - Rabu, 17 Juli 2019 - 06:30 WIB

Rumah Mendadak Terbakar, Janda Sebatang Kara Nyaris Terpanggang Hidup-hidup

Suyem (58), janda yang tinggal sebatang kara di Dusun 1, Desa Mekar Baru, Kecamatan Datuk Tanah Datar, Batubara, nyaris terpanggang ...
Lepas Jamaah Calhaj Palas ke Asrama Haji Medan, Bupati TSO: Semoga Menjadi Haji Mabrur
Metro 24 Jam - Rabu, 17 Juli 2019 - 06:25 WIB

Lepas Jamaah Calhaj Palas ke Asrama Haji Medan, Bupati TSO: Semoga Menjadi Haji Mabrur

Bupati H Ali Sutan Harahap (TSO) melepas keberangkatan sebanyak 418 jamaah calon haji Kabupaten Padang Lawas (Palas) dari halaman Masjid ...
Siap-siap Isap Ganja di Pinggir Jalan, 2 Pemuda Ini Diciduk Polisi
Metro 24 Jam - Rabu, 17 Juli 2019 - 06:06 WIB

Siap-siap Isap Ganja di Pinggir Jalan, 2 Pemuda Ini Diciduk Polisi

Niat Dedi Arsandi (25) dan Hendi Permana (22) hendak santai mengisap ganja di pinggir Jalan Mangga, Kelurahan Tanjungbalai Kota II, ...
Curi HP dan Laptop Milik Tetangga, Pria Ini Ditangkap Polisi di Rumahnya
Metro 24 Jam - Rabu, 17 Juli 2019 - 05:49 WIB

Curi HP dan Laptop Milik Tetangga, Pria Ini Ditangkap Polisi di Rumahnya

Novri Ardiansyah, warga Jalan Pukat Banting 4, Kecamatan Medan Tembung, ditangkap polisi dari kediamannya, Sabtu (13/7/2019) dinihari sekira pukul 2.00 ...
Loading...

Loading…