Senin, 20 Mei 2019 | 07.19 WIB
Metro24Jam>News>Siantar 24 Jam>Tukang Es Krim Perkosa Sepupu di Kebun Sawit

Tukang Es Krim Perkosa Sepupu di Kebun Sawit

Jumat, 18 Mei 2018 - 17:33 WIB

IMG-57568

Ilustrasi

SIMALUNGUN, metro24jam.com – Pedagang es krim keliling berstatus bapak satu anak berinisial MY (22), perkosa sepupunya sendiri, yang masih kelas IX. Sebut saja namanya Bunga (15), warga Nagori Moho, Kecamatan Jawamaraja Bahjambi, Kabupaten Simalungun.

Aksi bejat tersebut berlangsung di areal perkebunan kelapa sawit PTPN 4 Bahjambi, Selasa (15/5) sekira jam 20.30 WIB. Kasus ini pun sudah dilaporkan ke Polsek Tanah Jawa, Rabu (16/5) pagi. Dan keesokan harinya, Kamis (17/5) pagi, didampingi petugas PPA Polsekta Tanah Jawa, korban menjalani visum di RSUD dr Djasamen Saragih Kota Siantar.

Informasi diperoleh dari keluarga korban, awalnya pelaku mengelabui dengan cara menjemput korban yang saat itu berada di salah satu rumah saudaranya, menyebut korban dipanggil orangtuanya.

Kemudian pelaku dengan kretanya membonceng korban untuk diantar. Namun, dalam perjalanan, pelaku membelokkan kreta ke areal perkebunan sawit PTPN 4 persisnya dekat lapangan golf.

Di tengah areal perkebunan kelapa sawit yang sudah gelap itulah, pelaku melampiaskan nafsu bejatnya. Meski sempat berontak, namun korban tak berdaya dengan kuatnya dekapan tangan tukang es krim keliling itu pada tubuhnya.

Setelah puas melampiaskan nafsunya, pelaku mengantarkan korban ke rumah neneknya tak jauh dari rumah korban, sebelum kemudian pulang ke rumah. Sementara pelaku pun pergi begitu saja.

Setiba di rumah, awalnya tak ada kecurigaan pihak keluarga. Tetapi, karena korban hanya diam, membuat keluarga curiga. Ibu dan ayah korban akhirnya bertanya apa gerangan yang terjadi. Korban bercerita tentang apa yang dia alami.

Menurut keterangan NH (42), ibu tiri korban atau istri dari DS (52) yang tiada lain ayah korban, aksi bejat tersebut dilakukan di bawah ancaman agar korban tak memberitahu kepada siapapun.

“Korban diancam kalau mengadu. Bahkan, sempat dipukul. Ibu kandung korban sudah meninggal,” ujar NH.

Kata NH, pasca kejadian, Rabu (16/5) sekitar jam 08.00 WIB, pihaknya bersama kkorban mendatangi Polsek Tanah Jawa guna membuat pengaduan. Polisi juga sudah membawa korban untuk divisum di rumah sakit.

NH mengakui, kondisi korban belum stabil sepenuhnya. Saat di awal menjalani perawatan medis, korban tiba-tiba berteriak histeris dan menolak untuk diberi makan.

“Namun sekarang dia sudah mulai stabil walaupun masih suka termenung dan masih sulit diajak bicara,” kata NH.

Suprayogi sebagai Pangulu Nagori Moho, menyebut, pasca kejadian korban yang merupakan warganya itu sudah didampingi Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A). Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan unit PPA Polsekta Tanah Jawa.

Suprayogi membenarkan aksi bejat pelaku kepada korban berlangsung Selasa (15/5) sekira jam 20.30 WIB. Dan saat perbincangan tentang pemerkosaan itu kian santer, pelaku menyerahkan diri ke kantor pangulu sembari minta perlindungan.

Guna menghindari hal-hal yang tak diinginkan, Pangulu bersama Bhabinkamtibmas membawa pelaku ke Mako Polsekta Tanah Jawa, melalui jalur Siantar.

“Kita melarikan pelaku untuk menjaga hal-hal yang tak diinginkan,” ucap Suprayogi.

Sayangnya, sampai saat ini Polsekta Tanah Jawa belum berhasil dikonfirmasi bagaimana penanganan kasus tersebut. Kapolsekta Kompol M Silaen belum berhasil dimintai keterangan. (age)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Dipergoki Saat Mencuri, Pria Ini Ancam Bunuh Pemilik Rumah, Pas Tertangkap Langsung Loyo
Metro 24 Jam - Senin, 20 Mei 2019 - 00:24 WIB

Dipergoki Saat Mencuri, Pria Ini Ancam Bunuh Pemilik Rumah, Pas Tertangkap Langsung Loyo

Tak seperti lazimnya para 'tamu tak diundang' Bayu Andira (23), warga Pondok Gerompol, Perumnas Simalingkar, memang cukup nekat. Ketika dipergoki ...
Curi Laptop Gagal, Warga Patumbak Ini Babak-belur, Lebaran di Penjara Lagi
Metro 24 Jam - Minggu, 19 Mei 2019 - 21:55 WIB

Curi Laptop Gagal, Warga Patumbak Ini Babak-belur, Lebaran di Penjara Lagi

Alih-alih menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan, pria berusia 32 tahun ini malah coba mencuri. Alhasil, pria bernama Ari ...
Lagi Renovasi Untuk Jadi Kantor, Seisi Bangunan Rumah Permanen Ludes Dilahap Api
Metro 24 Jam - Minggu, 19 Mei 2019 - 21:31 WIB

Lagi Renovasi Untuk Jadi Kantor, Seisi Bangunan Rumah Permanen Ludes Dilahap Api

Satu unit bangunan rumah permanen di Jalan Sei Berantas Ujung, Kelurahan Babura, Medan Sunggal, ludes dilahap Si Jago Merah, Minggu ...
KPU Deliserdang Tuntaskan Pleno Rekapitulasi Dapil 3 Sumut, Ini Hasilnya
Metro 24 Jam - Minggu, 19 Mei 2019 - 21:00 WIB

KPU Deliserdang Tuntaskan Pleno Rekapitulasi Dapil 3 Sumut, Ini Hasilnya

Komisi Pemilihan Umum Deliserdang menyelesaikan rapat pleno rekapitulasi terbuka dari seluruh Dapil untuk DPRD Sumut, setelah menuntaskan penghitungan suara dari ...
Rekapitulasi Dapil 6 Deliserdang Tuntas, Ini Nama-nama Caleg Peraih Suara Terbanyak
Metro 24 Jam - Minggu, 19 Mei 2019 - 17:36 WIB

Rekapitulasi Dapil 6 Deliserdang Tuntas, Ini Nama-nama Caleg Peraih Suara Terbanyak

Rekapitulasi tingkat PPK Percut Sei Tuan, selesai dilaksanakan di aula Kantor KPU Deliserdang, Minggu (19/5/2019). Pengitungan suara Percut Sei Tuan ...
7 Pasangan Terjaring Razia Pekat di Kisaran, Ada yang Sibuk Pakai Baju, Ada Bawa Balita, Alamak!
Metro 24 Jam - Minggu, 19 Mei 2019 - 13:20 WIB

7 Pasangan Terjaring Razia Pekat di Kisaran, Ada yang Sibuk Pakai Baju, Ada Bawa Balita, Alamak!

Tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP Kabupaten Asahan, Dinas Sosial serta TNI dan Polri menggelar razia Pekat Masyarakat di ...
Loading...