Kamis, 20 September 2018 | 14.35 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>14 Tender Gagal, KPK Diminta Pantau Lelang Proyek di Sergai

14 Tender Gagal, KPK Diminta Pantau Lelang Proyek di Sergai

Rabu, 16 Mei 2018 - 19:51 WIB

IMG-57518

Gedung KPK (ist)

RAMPAH, metro24jam.com – Pembatalan 14 proyek tender dengan anggaran puluhan miliar di Dinas PUPR Sergai melalui LPSE Sergai tahun 2018, mulai dipertanyakan. Pasalnya, alasan pembatalan proyek itu disebut tidak cukup logis, yaitu tidak ada perusahaan yang memenuhi persyaratan.

Hal itu disampaikan Kabag Pelayanan Pengadaan Barang/Jasa Sergai, Johan Sinaga SE, ketika dikonfirmasi, Rabu (16/5/2018) sekira jam 14.00 Wib. “Ada 14 proyek gagal tender disebabkan tidak ada memenuhi persyaratan,” katanya.

Ketika disinggung tentang puluhan perusahaan seluruhnya tidak memenuhi persyaratan sehingga proyek gagal tender. Johan Sinaga SE berkilah, dirinya tidak mengetahui jelas karena semua itu adalah wewenang Pokja.

“Kalau jumlah serta anggaran proyek dan masalah persyaratan tidak lengkap. Itu yang tau Pokja,” bilangnya.

Sementara itu, Jon Ferdi, selaku kordinator Pokja mengatakan, dalam tender pengadaan proyek melalui LPSE untuk puluhan proyek tersebut, hanya 14 proyek yang gagal.

“Yang lain sudah ditender, tinggal 14 sempat batal dan ditender ulang,” ucapnya di kantor Johan.

Meski begitu, Jon Ferdi mengaku dirinya tidak mengetahui jelas jumlah dana proyek yang hanya disebut berkisar puluhan sampai ratusan juta rupiah.

“Saya gak tau, kalau mau tahu [alasan tender batal], lihat aja di sistem,” sebutnya.

Sekedar informasi, 14 proyek di Serdang Bedagai gagal ditender dengan alasan persyaratan perusahaan yang mengikuti tender tidak lengkap, kini mulai menimbulkan pertanyaan.

“Sudah gak masuk akal lah, masak puluhan proyek berhasil ditender dari seratusan perusahaan mendaftar. Tapi 14 proyek bisa gagal dengan dalih gak pengkap,” bilang Irwansyah SH.

Menurutnya, alasan diberikan terkesan tidak masuk akal. Hal itu dilihat dari proyek gagal tender, sebagian besar pembangunan jalan, dengan pagu anggaran mencapai miliaran sampai puluhan miliar rupiah.

“Kita minta KPK selaku penegak hukum untuk dapat memantau tender proyek di Sergai agar tidak ada prasangka buruk dari masyarakat,” bilangnya. (mad)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Jalan Dusun Barisan Panjang Butuh Perhatian Pemkab Sergai
Metro 24 Jam - Kamis, 20 September 2018 - 13:32 WIB

Jalan Dusun Barisan Panjang Butuh Perhatian Pemkab Sergai

Kondisi infrastruktur jalan di Dusun Barisan Panjang, Desa Gelam Sei Serimah, Kecamatan Bandar Khalifa, Serdang Bedagai saat ini rusak parah. ...
Tahanan Polsek Patumbak yang Kabur Ditangkap di Parapat, Mau Lari Lagi, Dorr…!
Metro 24 Jam - Kamis, 20 September 2018 - 13:25 WIB

Tahanan Polsek Patumbak yang Kabur Ditangkap di Parapat, Mau Lari Lagi, Dorr…!

Setelah hampir sebulan, polisi akhirnya meringkus kembali satu di antara 4 tahanan yang kabur dari sel Mapolsek Patumbak pada 23 ...
BNN RI Amankan 31 Kg Sabu, Barang Bukti Dibawa ke Mako Brimob Tanjungbalai-Asahan
Metro 24 Jam - Kamis, 20 September 2018 - 12:57 WIB

BNN RI Amankan 31 Kg Sabu, Barang Bukti Dibawa ke Mako Brimob Tanjungbalai-Asahan

Personel Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia, telah mengamankan sabu-sabu dari kediaman seorang pria berinisial AD, warga Jalan Al-Watoniah, Kelurahan ...
BNN RI Grebek Rumah di Tanjungbalai, 31 Kg Sabu-sabu Diamankan
Metro 24 Jam - Kamis, 20 September 2018 - 12:38 WIB
BREAKING NEWS

BNN RI Grebek Rumah di Tanjungbalai, 31 Kg Sabu-sabu Diamankan

Personel Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia, dikabarkan telah mengamankan sabu-sabu dari kediaman seorang pria berinisial AD, warga Jalan Al-Watoniah, ...
Finalis Indonesian Idol Asal Medan Jadi Maling Spesialis Pecah Kaca, Katanya Untuk Biaya Pesantren Anak
Metro 24 Jam - Kamis, 20 September 2018 - 12:08 WIB

Finalis Indonesian Idol Asal Medan Jadi Maling Spesialis Pecah Kaca, Katanya Untuk Biaya Pesantren Anak

Tak tahan hidup miskin, Dede Richo Ramalinggam alias Dede Idol, finalis ajang pencarian bakat Indonesian Idol 2008 akhirnya nekat alih ...
Istri Bunuh Suami Gara-gara Kurang Jatah Belanja, Terungkap Setelah Ambil Sepeda Motor Titipan di  BSM, Polisi Buru TTM-nya
Metro 24 Jam - Kamis, 20 September 2018 - 11:35 WIB

Istri Bunuh Suami Gara-gara Kurang Jatah Belanja, Terungkap Setelah Ambil Sepeda Motor Titipan di BSM, Polisi Buru TTM-nya

Personel Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Medan bersama Unit Reskrim PolsGadaek Pancurbatu akhirnya meringkus Chory Kumulia Dewi alias Dewi (25), warga ...