Rabu, 21 April 2021 | 09.01 WIB
Banner Advertnative
Metro24Jam>News>Warning…! Di Siantar-Simalungun, 6 Orang Tertular HIV/AIDS Setiap Bulan

Warning…! Di Siantar-Simalungun, 6 Orang Tertular HIV/AIDS Setiap Bulan

Rabu, 2 Mei 2018 - 08:58 WIB

IMG-56845

Tri Utomo. (ist/metro24jam.com)

AdvertNative 160×600

SIANTAR, metro24jam.com – Penularan HIV/AIDS di Kabupaten Simalungun dan Kota Siantar semakin sudah mencapai tahap yang sangat meresahkan. Hal itu didasarkan pada data tingkat penularan yang mencapai 5 hingga 6 orang setiap bulannya. Selain terdiri dari usia produktif, penularan paling dominan berasal dari seks bebas.

“Menurut data kita, penularan HIV/AIDS per bulan antara 5 sampai 8 orang. Tapi, itu yang terpantau saja, sedangkan yang lost control atau tidak terpantau, kita duga bisa lebih banyak,” kata Tri Utomo dari Kelompok Dukungan Sebaya (KDS), salah satu lembaga perduli HIV/AIDS, Selasa (1/5/2018) sekira jam 17.00 wib.

Dijelaskan, dari hasil penelusuran, bahkan pendampingan Tri Utomo bersama kelompoknya, ada pasangan suami istri muda yang dinyatakan positif HIV. Suaminya berusia 18 tahun, sedangkan istrinya berusia 16 tahun.

Penularan itu disebutkan terjadi karena sang suami yang memang memiliki pola hidup rentan terhadap HIV/AIDS.

“Pasangan suami istri itu berasal dari 2 kecamatan di Kabupaten Simalungun. Istrinya sudah melahirkan di RS Adam Malik. Tapi, anaknya tidak tertular karena mengikuti program Perlindungan Ibu dan Anak,” kata Tri Utomo.

Program Perlindungan Ibu dan Anak itu menurut Tri hanya ada di Rumah Sakit Adam Malik Medan dan butuh waktu sampai 3 bulan. “Ya, kita sangat bersyukur, anak yang dilahirkan tidak tertular dan kita tetap melakukan pemantauan secara intensif,” tegas Tri.

Dari data KDS paling dominan tertular HIV/AIDS dikatakan berasal dari Lelaki Suka lelaki (LSL) atau yang biasa disebut Gay. Sedangkan dari pengguna narkotika jarum suntik (Penasun) masih tetap karena tetap dilakukan pendampingan dan pertemuan secara berkala.

“Ya, kalangan LSL memang sangat mengkawatirkan dan kita sulit memantau mereka karena selalu berpindah-pindah,” kata Tri, sebelum berangkat ke Jakarta untuk mengikuti seminar tentang Perlindungan Perempuan dan Anak.

Sementara, dari data terakhir, jumlah pengidap HIV/AIDS di Kabupaten Simalungun dan Kota Siantar sampai Desember 2017 sebanyak 805 orang dan pada 2018 diperkirakan sudah mencapai 850 orang.

“Kalau estimasi pengembangannya bisa mencapai 16 ribu orang,” kata Tri Utomo yang gencar melakukan sosialisasi tentang HIV/AIDS bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun.

Lebih lanjut dijelaskan, pintu masuk virus HIV yang kemudian berkembang menjadi AIDS itu adalah Infeksi Menular Seksual (IMS). Saat melakukan hubungan seksual, akan terjadi pendarahan kecil, dan itu akan menjadi media pengembangan HIV karena salah satu di antaranya adalah Orang dengan HIV/AIDS (Odha).

Karena jumlah Odha terus bertambah, Tri Utomo mengatakan, sudah saatnya Pemko Siantar dan Kabupaten Simalungun lebih intens memperhatikannya dengan mengalokasi anggaran yang memadai.

Kemudian, DPRD Siantar juga harus memahami bahwa masalah HIV/AIDS merupakan masalah bersama. Tidak bisa hanya ditanggulangi satu pihak atau satu instansi saja. (ran)

KOMENTAR ANDA
AdvertNative Bottom Desktop
MGID Smart Widget
Berita Lainnya
Tak Terima Jenazah Harus Dimakamkan Secara Covid-19, Keluarga Duka di Siantar Pajang Poster Ini

Tak Terima Jenazah Harus Dimakamkan Secara Covid-19, Keluarga Duka di Siantar Pajang Poster Ini

Jalan Ade Irma Suryani Nasution Kelurahan Melayu Kecamatan Siantar Siantar Utara Kota Pematangsiantar, Selasa (20/4/2021) siang mendadak ramai. Seorang warga ...
Ribuan Ikan Mati Mendadak di Pantai Batubara, Diduga Keracunan Limbah

Ribuan Ikan Mati Mendadak di Pantai Batubara, Diduga Keracunan Limbah

Puluhan ribu ikan ditemukan mati terkapar di Pantai Kuala Indah, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batubara, sejak Selasa (20/4/2021). Penampakan tersebut ...
Mega Pro Kontra Vixion di Jalan Sangnaualuh, Pensiunan PNS Patah Kaki

Mega Pro Kontra Vixion di Jalan Sangnaualuh, Pensiunan PNS Patah Kaki

Seorang laki-laki lanjut usia terkapar dengan darah berceceran, setelah mengalami kecelakaan di Jalan Sangnaualuh, Kelurahan Siopat Suhu, Siantar Timur, Selasa ...
BBPSU Gelar Kegiatan Penguatan Kebahasaan Bagi Penegak Hukum di Pematang Siantar

BBPSU Gelar Kegiatan Penguatan Kebahasaan Bagi Penegak Hukum di Pematang Siantar

Balai Bahasa Provinsi Sumatra Utara (BBPSU) menggelar kegiatan Penguatan Kebahasaan Bagi Penegak Hukum di Kota Pematang Siantar selama 2 hari, ...
Anggota DPRD Sumut Minta Polda Selidiki Dalang Galian C Ilegal di Aek Nalas Siregar

Anggota DPRD Sumut Minta Polda Selidiki Dalang Galian C Ilegal di Aek Nalas Siregar

Anggota DPRD Sumatera Utara Viktor Silaen, meminta pihak Polda Sumatera Utara agar secepatnya mengungkap dalang tambang batu ilegal di ...
Mortir Temuan Warga di Hatonduhan Diledakkan, Kapolsek: 5 Kali Lebih Dahsyat dari Sebelumnya

Mortir Temuan Warga di Hatonduhan Diledakkan, Kapolsek: 5 Kali Lebih Dahsyat dari Sebelumnya

Tim Gegana Brimob Polda Sumatra Utara meledakan mortir temuan warga di Huta VIII Buntu Uluan Saribu Laksa, Nagori Tangga Batu, ...
MGID

Loading…


Awie
Jawa Elektrik
AdvertNative 320 x 200