Selasa, 18 September 2018 | 20.52 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Video: Polisi Letuskan Senjata di Jalan Kasuari, Begini Penjelasan Waka Polrestabes Medan

Video: Polisi Letuskan Senjata di Jalan Kasuari, Begini Penjelasan Waka Polrestabes Medan

Jumat, 27 April 2018 - 15:33 WIB

MEDAN, metro24jam.com – Satu rekaman video memperlihatkan keributan antara seorang petugas sekuriti, dengan oknum yang ternyata adalah personel polisi undercover, viral di media sosial, Jumat (27/4/2018).

Tidak jelas awal mula peristiwa itu, namun dalam rekaman video berdurasi 2 menit 39 detik tersebut, tiba-tiba saja sudah terjadi perseteruan oknum yang memegang senjata api jenis pistol serta sebilah pedang. Di akhir rekaman, terdengar letusan senjata apinya ke udara.

Waka Polrestabes Medan, AKBP Tatan Dirsan Atmaja, membenarkan adanya insiden yang terekam video itu.

Menurut AKBP Tatan, selisih paham itu terjadi saat personel Polri dari Direktorat Narkoba Bareskrim Mabes Polri sedang menjalankan tugas pemetaan untuk menyasar bandar narkoba, Kamis (26/4/2018).

Saat itu, Ipda W, sekira pukul 15.30 Wib bersama timnya sedang melakukan pemindahan perlengkapan operasi dari satu mobil ke mobil yang lainnya. Alat tersebut yang akan digunakan untuk menjalankan operasi silent terhadap tindak kejahatan peredaran Narkoba.

Namun, ketika personel polisi itu sedang menjalankan tugas di Jalan Kasuari, persis depan Doorsmeer Sabena, mereka ditegur oleh petugas sekuriti berinisial FR, dengan mengatakan, “Hey, jangan parkir di sini!”.

Karena sedang menjalankan tugas negara dengan menggunakan alat DF (Direction Finder), petugas tersebut kemudian meminta waktu dan menjawab, “Sebentar bang, kami sedang memindahkan peralatan.”

“Mereka kan sedang mengejar TO bandar Narkoba dengan menggunakan alat tersebut, namanya tugas negara kan kerjanya harus rapi, target jangan sampai kabur,” jelas AKBP Tatan.

Namun ternyata, petugas sekuriti yang tidak mengetahui personel dari Mabes Polri sedang menjalankan tugas, kembali menegur tim Mabes dengan nada tinggi.

“Sudah jalan sana!” sergah petugas sekuriti itu.

Petugas kemudian menjawab, “Ya, sebentar lagi ya, bang”.

Namun, lanjut Tatan, petugas sekuriti secara tiba-tiba berlari masuk ke dalam posko penjagaan dengan mengambil kelewang dan mengarahkan kepada petugas Mabes.

Demi menjaga keselamatan, personel kepolisian pun coba menguasai situasi dengan mengeluarkan senjata api dan berusaha mengamankan sekuriti tersebut.

Situasi dapat dikendalikan dan petugas security menyerahkan kelewang yang dipegangnya. Tapi, tiba-tiba petugas sekuriti itu berteriak-teriak sehingga mengundang masyarakat datang ke lokasi tersebut. Akibatnya situasi menjadi ramai, di mana banyak masyarakat yang berkumpul menyaksikan kejadian tersebut.

“Pastinya, saat akan menenangkan Sdr FR dan mengamankan kelewang tersebut, petugas tidak meletuskan senjata api. Letusan senjata api dilakukan saat petugas akan pergi meninggalkan lokasi untuk menghindari kerumunan massa yang semakin banyak,” paparnya.

Dalam peristiwa tersebut, tim Mabes akhirnya mengamankan satu senjata tajam jenis kelewang, yang diduga milik FR dan diserahkan ke Sat Reskrim Polrestabes Medan.

Tatan meminta masyarakat dan semua pihak mendapatkan kejelasan dengan peristiwa yang viral di media sosial tersebut yang merupakan mis komunikasi antara petugas sekuriti dengan petugas dari mabes Polri yang sedang melaksanakan tugas di Kota Medan.

“Saya sebagai Waka minta maaf atas insiden tersebut, pastinya tim mabes sedang menjalan tugas mengejar TO Narkoba,” tutupnya. (*/asp)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Pemkab Samosir Gandeng IWO Tingkatkan Potensi Pariwisata Danau Toba dan Geopark
Metro 24 Jam - Selasa, 18 September 2018 - 20:18 WIB

Pemkab Samosir Gandeng IWO Tingkatkan Potensi Pariwisata Danau Toba dan Geopark

Pemkab Samosir berkomitmen untuk terus meningkatkan potensi pariwisata yang ada di Danau Toba menuju destinasi witasa dunia. Salah satunya dengan ...
Cabuli Bocah, Pria 69 Tahun ‘Magang’ 5,5 Tahun di Lapas, Hakim: Banyak Bertobat Lah!
Metro 24 Jam - Selasa, 18 September 2018 - 20:01 WIB

Cabuli Bocah, Pria 69 Tahun ‘Magang’ 5,5 Tahun di Lapas, Hakim: Banyak Bertobat Lah!

Kahar Tanjung, warga Jalan Patuan Anggi Gang Rame Belakang, Kelurahan Baru, Kecamatan Siantar Utara dinyatakan bersalah akibat pencabulan yang dilakukannya ...
Nyabu di Gelap-gelap ‘Dikibusi’ Warga, 2 Pemuda Ditangkap Polisi
Metro 24 Jam - Selasa, 18 September 2018 - 19:45 WIB

Nyabu di Gelap-gelap ‘Dikibusi’ Warga, 2 Pemuda Ditangkap Polisi

Dua pemuda yang memiliki hubungan keluarga diringkus personel Polsek Percut Sei Tuan, di Jalan Perhubungan, Gang Buntu, Desa Laut Dendang, ...
Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Lau Bekeri, Ada yang Kenal?
Metro 24 Jam - Selasa, 18 September 2018 - 19:07 WIB

Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Lau Bekeri, Ada yang Kenal?

Seorang pria berusia sekitar 50 tahun ditemukan meninggal dunia di Dusun I, Desa Lau Bekeri, Kecamatan Kutalimbaru, Deliserdang, Selasa (18/9/2018) ...
Bandar Togel Online Siantar Ditangkap di Warung Tuak
Metro 24 Jam - Selasa, 18 September 2018 - 17:45 WIB

Bandar Togel Online Siantar Ditangkap di Warung Tuak

Personel Unit Jahtanras Satuan Reserse Kriminal Polres Siantar meringkus seorang pria terduga bandar judi toto gelap (Togel) online di Kota ...
Kodim 0204/Deliserdang Gelar Acara Lepas Sambut Dandim
Metro 24 Jam - Selasa, 18 September 2018 - 17:33 WIB

Kodim 0204/Deliserdang Gelar Acara Lepas Sambut Dandim

Letkol (Kav) Samsul Arifin resmi menjabat Dandim 0204/Deliserdang menggantikan Letkol (Arm) Asep Hendra Budiana dalam acara lepas sambut yang digelar ...