Kamis, 20 September 2018 | 04.15 WIB
Metro24Jam>News>Siantar 24 Jam>Walikota Abaikan Rekomendasi KASN dan DPRD, Pelantikan Pejabat Pemko Siantar Diprotes

Walikota Abaikan Rekomendasi KASN dan DPRD, Pelantikan Pejabat Pemko Siantar Diprotes

Sabtu, 21 April 2018 - 02:18 WIB

IMG-56326

Pengurus Kompasn yang protes saat pelantikan. (ist/metro24jam.com)

SIANTAR, metro24jam.com – Pemerintahan Kota (Pemko) Siantar melantik pejabat Eselon III dan IV di ruang data Balai Kota, Jalan Merdeka. Komite Pemerhati Aparatur Sipil Negara (Kompasn) melakukan aksi protes di ruangan pelantikan, Jumat (20/4/2018) siang.

Protes dilakukan, karena Kompasn menilai Walikota Siantar, Hefriansyah, tak peduli dengan rekomendasi Komisi ASN yang meminta 13 pejabat Pemko Siantar yang dinonjobkan akibat penerapan PP 18 tahun 2017 tentang organisasi perangkat daerah.

Tiga perwakilan Kompasn hadir saat pelantikan akan dimulai dengan cara merebut mikrofon di dalam ruangan, disaksikan seluruh pejabat teras Pemko Siantar.

Hendrik Sihombing, selaku Ketua Kompasn, didampingi Risbon Sinaga, mengatakan, pihaknya sengaja menyela proses pelantikan terhadap pejabat Eselon III dan IV, karena tak mempedulikan rekomendasi Komisi ASN dan DPRD Siantar yang meminta 13 pejabat non job diprioritaskan, jika ada kekosongan jabatan, seperti karena pejabatnya meninggal dunia, mengundurkan diri, terkena kasus pidana dan lainnya.

Rekomendasi KASN kepada Walikota Siantar pada 15 November 2017 dan rekomendasi DPRD ke Walikota Siantar 16 Maret 2018.

“Kesempatan itu kami meminta kepada Walikota agar menunda pelantikan karena telah melanggar sejumlah aturan seperti mengabaikan rekomendasi KASN dan DPRD Siantar untuk memprioritaskan kami. Tapi 13 orang kami, tak satupun yang diangkat dalam pelantikan,” terang Hendrik.

Usai menyampaikan pernyataan di hadapan pejabat teras Pemko Siantar tersebut, Hendrik dan Risbon ke luar dari ruangan pelantikan. Namun, permintaan menunda pelantikan tak digubris dan tetap dilanjutkan oleh Wakil Walikota Togar Sitorus didampingi Sekda Budi Utari Siregar.

Sebanyak 80 orang pejabat dilantik, beberapa di antaranya ASN dari luar Kota Siantar.

Risbon Sinaga kepada Siantar24Jam mengatakan, mereka akan tetap mengadukan Walikota Siantar yang tak mempedulikan rekomendasi KASN dan DPRD.

“DPRD dan KASN di sini kan tak dianggap sama sekali. Kami akan tetap adukan ini ke KASN,” kata pria yang pernah menjabat Sekretaris Badan Penelitian dan Pengembangan di Pemko Siantar itu.

Seperti diketahui, beberapa ASN yang tak dilantik akibat penerapan PP 18 tahun 2017, selain Risbon dan Hendrik, ada juga pejabat Eselon II di antaranya Drg Rumondang Sinaga, Jan Piter Sitorus dan Robert Pangaribuan.

Kemudian, melalui Kompasn, mereka membuat pengaduan ke KASN dan mendapat respons yang kemudian memberikan rekomendasi ke Walikota Siantar agar mengembalikan para ASN tersebut ke jabatan semula. Rekomendasi itu dibuat KASN pada 23 September 2017 lalu.

Rekomendasi KASN ini akhirnya tak dilaksanakan Pemko Siantar. Karena, hingga saat ini Walikota Siantar tidak mengembalikan jabatan mereka, bahkan melantik puluhan pejabat Eselon III dan IV pada Jumat (20/4/2018) sore.

Hingga Jumat (20/4/2018) sore, Sekda Budi Utari Siregar yang coba dikonfirmasi terkait pengabaian rekomendasi KASN dan DPRD itu, belum bisa dihubungi, nomor ponsel beliau terus dalam keadaan sibuk. (tig)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Katanya Cuma Dikasih Jatah Belanja Rp200.000 Tiap Bulan, Bersama TTM Wanita Ini Bunuh Suami
Metro 24 Jam - Rabu, 19 September 2018 - 20:12 WIB

Katanya Cuma Dikasih Jatah Belanja Rp200.000 Tiap Bulan, Bersama TTM Wanita Ini Bunuh Suami

Polisi akhirnya mengungkap kasus pembunuhan jasad yang ditemukan di perladangan Dusun I, Desa Sibolangit, Kecamatan Sibolangit, Deliserdang, Jumat (14/9/2018) lalu. ...
Kepergok Gerayangi Rumah Warga, Pemuda Ini Ancam Penghuninya Pakai Obeng, Bonyoklah!
Metro 24 Jam - Rabu, 19 September 2018 - 19:16 WIB

Kepergok Gerayangi Rumah Warga, Pemuda Ini Ancam Penghuninya Pakai Obeng, Bonyoklah!

Pria satu ini bisa dibilang memang kurang kerjaan. Saat kepergok mencuri di rumah warga, dia malah mengancam sang pemilik. Akibatnya, ...
Distop Polisi Buang Bungkusan Kecil, Pria Ini Terciduk!
Metro 24 Jam - Rabu, 19 September 2018 - 16:55 WIB

Distop Polisi Buang Bungkusan Kecil, Pria Ini Terciduk!

Satuan Narkoba Polres Siantar menangkap seorang pengendara sepeda motor saat melintas di Jalan Langkat, Kelurahan Martoba, Kecamatan Siantar Utara, Minggu ...
Polres Siantar Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata 2018
Metro 24 Jam - Rabu, 19 September 2018 - 16:41 WIB

Polres Siantar Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata 2018

Polres Pematangsiantar apel gelar pasukan operasi mantap Brata 2018 yang dilaksanakan di Lapangan H Adam Malik, Rabu (19/09/2018) sekira jam ...
Jual Sabu Pakai Catatan, Pengecer Asal Sei Apung Diciduk di Kos-Kosan
Metro 24 Jam - Rabu, 19 September 2018 - 16:29 WIB

Jual Sabu Pakai Catatan, Pengecer Asal Sei Apung Diciduk di Kos-Kosan

Adriansyah mungkin ingin menjalankan bisnis secara profesional. Semua transaksinya ditulis dalam sebuah block notes alias buku catatan. Sayang, bisnis sabu ...
Bupati dan Pimpinan DPRD Pakpak Bharat Tandatangani Nota Kesepkatan KUA PPAS P-APBD 2018
Metro 24 Jam - Rabu, 19 September 2018 - 16:05 WIB

Bupati dan Pimpinan DPRD Pakpak Bharat Tandatangani Nota Kesepkatan KUA PPAS P-APBD 2018

Bupati Dr Remigo Yolando Berutu MFin MBA, bersama unsur pimpinan DPRD, yaitu Ketua Sonni P Berutu STh, Wakil Ketua Edison ...