Kamis, 20 September 2018 | 14.16 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Warga Ramunia Mengadu kepada Sihar: “Kami Sudah Lama Diintimidasi”

Warga Ramunia Mengadu kepada Sihar: “Kami Sudah Lama Diintimidasi”

Selasa, 17 April 2018 - 15:11 WIB

IMG-56114

Sihar Sitorus mendengarkan keluhan warga korban sengketa tanah Ramunia, Kecamatan Pantai Labu, Deliserdang, Senin (16/4/18). (ist/metro24jam.com)

PANTAI LABU, metro24jam.com – Warga Desa Ramunia, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deliserdang menyampaikan penderitaan yang mereka rasakan akibat sengketa lahan yang terjadi selama ini kepada Sihar Sitorus dengan harapan mereka bisa dibantu.

Warga menjelaskan, sejak beberapa tahun terakhir mereka tidak henti-henti diintimidasi sejumlah oknum. Mereka mengaku sejak sengketa lahan itu, intimidasi terus terjadi yang membuat mereka semakin tertekan.

“Kami sangat tertindas, kami tidak tahu harus berbuat apa-apa. Sebab kami hanya korban dari perampasan. Tanah itu milik kami dan sekarang dipagari dan kami tidak bisa keluar, kami harus memanjat,” beber Samsiah (50), seorang ibu berhijab kepada kepada Sihar.

Samsiah mengatakan, bahwa mereka menolak perampasan tanah itu. Sejak tiga tahun terakhir, listrik di rumah mereka sudah diputus akibat melawan. Yang lebih menyakitkan lagi, lahan mereka juga ditembok sehingga mereka merasa benar-benar terpenjara.

“Kami bolak-balik diintimidasi dan kami tidak tahu mau mengadu pada siapa. Kami berharap bapak memperhatikan nasib kami,” jelasnya.

Senada dengan itu, Iran (60), warga Dusun Ramunia, Desa Ramunia, Kecamatan Pantai Labu lainnya juga mengatakan hal sama.

Secara singkat Iran menceritakan bahwa tanah itu adalah milik mereka. Dulu tanah itu dikuasai Belanda. Sejak Indonesia merdeka, mereka menguasai lahan itu.

Melalui proses yang cukup panjang, pada tahun 1956 Menteri Agraria pada masa itu memberikan mereka kartu kepemilikan. Namun belakangan, banyak konflik yang terjadi dan ada oknum yang mengambil alih tanah tersebut.

“Oknum dari petugas negara mengambil lahan itu, bahkan kami diintimidasi terus menerus. Kami tidak merampas tanah, tetapi kami mempertahankan tanah kami,” katanya.

Open Manurung, seorang warga lainnya bahkan sempat terlihat dibentak-bentak dalam salah satu pemberitaan media TV nasional, karena demo mempertahankan tanah tersebut.

Open mengatakan, bahwa dia sangat tertekan atas tindakan tersebut. Alasannya pada waktu itu Medan harus bersih, karena Presiden ingin berkunjung. Waktu itu mereka tidak tahu harus mengadu kemana lagi.

“Bahkan gubernur pada masa itu justru mengolok-olok kami dan mengatakan kami merampas tanah,” katanya.

Setelah menerima curhatan mereka, Sihar Sitorus mengatakan bahwa banyak persoalan tanah di Sumut yang tidak selesai. Karena itu wakil Djarot Saiful Hidayat tersebut mengatakan bahwa pasangan mereka akan memprioritaskan penuntasan masalah tanah yang ada di Sumut.

Karena hal tersebut mengakibatkan banyak korban. Yang pasti menurut calon yang diusung PDI Perjuangan dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini, masyarakat harus sama-sama berjuang dalam menuntaskan persoalan yang ada saat ini.

“Ini bukan hanya di Deliserdang, kita akan bergerak cepat menuntaskan persoalan yang terjadi saat ini apabila sudah terpilih nanti,” katanya. (*/san)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Jalan Dusun Barisan Panjang Butuh Perhatian Pemkab Sergai
Metro 24 Jam - Kamis, 20 September 2018 - 13:32 WIB

Jalan Dusun Barisan Panjang Butuh Perhatian Pemkab Sergai

Kondisi infrastruktur jalan di Dusun Barisan Panjang, Desa Gelam Sei Serimah, Kecamatan Bandar Khalifa, Serdang Bedagai saat ini rusak parah. ...
Tahanan Polsek Patumbak yang Kabur Ditangkap di Parapat, Mau Lari Lagi, Dorr…!
Metro 24 Jam - Kamis, 20 September 2018 - 13:25 WIB

Tahanan Polsek Patumbak yang Kabur Ditangkap di Parapat, Mau Lari Lagi, Dorr…!

Setelah hampir sebulan, polisi akhirnya meringkus kembali satu di antara 4 tahanan yang kabur dari sel Mapolsek Patumbak pada 23 ...
BNN RI Amankan 31 Kg Sabu, Barang Bukti Dibawa ke Mako Brimob Tanjungbalai-Asahan
Metro 24 Jam - Kamis, 20 September 2018 - 12:57 WIB

BNN RI Amankan 31 Kg Sabu, Barang Bukti Dibawa ke Mako Brimob Tanjungbalai-Asahan

Personel Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia, telah mengamankan sabu-sabu dari kediaman seorang pria berinisial AD, warga Jalan Al-Watoniah, Kelurahan ...
BNN RI Grebek Rumah di Tanjungbalai, 31 Kg Sabu-sabu Diamankan
Metro 24 Jam - Kamis, 20 September 2018 - 12:38 WIB
BREAKING NEWS

BNN RI Grebek Rumah di Tanjungbalai, 31 Kg Sabu-sabu Diamankan

Personel Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia, dikabarkan telah mengamankan sabu-sabu dari kediaman seorang pria berinisial AD, warga Jalan Al-Watoniah, ...
Finalis Indonesian Idol Asal Medan Jadi Maling Spesialis Pecah Kaca, Katanya Untuk Biaya Pesantren Anak
Metro 24 Jam - Kamis, 20 September 2018 - 12:08 WIB

Finalis Indonesian Idol Asal Medan Jadi Maling Spesialis Pecah Kaca, Katanya Untuk Biaya Pesantren Anak

Tak tahan hidup miskin, Dede Richo Ramalinggam alias Dede Idol, finalis ajang pencarian bakat Indonesian Idol 2008 akhirnya nekat alih ...
Istri Bunuh Suami Gara-gara Kurang Jatah Belanja, Terungkap Setelah Ambil Sepeda Motor Titipan di  BSM, Polisi Buru TTM-nya
Metro 24 Jam - Kamis, 20 September 2018 - 11:35 WIB

Istri Bunuh Suami Gara-gara Kurang Jatah Belanja, Terungkap Setelah Ambil Sepeda Motor Titipan di BSM, Polisi Buru TTM-nya

Personel Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Medan bersama Unit Reskrim PolsGadaek Pancurbatu akhirnya meringkus Chory Kumulia Dewi alias Dewi (25), warga ...