Kamis, 20 September 2018 | 13.39 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Mayat Dipendam Dalam Got, Toke Kedai Sampah Dibunuh Atas Suruhan Istri, Dibayar Rp2 Juta

Mayat Dipendam Dalam Got, Toke Kedai Sampah Dibunuh Atas Suruhan Istri, Dibayar Rp2 Juta

Minggu, 15 April 2018 - 07:07 WIB

IMG-55974

Rosmalinda Saragih. (ist/metro24jam.com)

BINJAI, metro24jam.com – Misteri temuan mayat di Jalan Teratai, Lingkungan 7, Kelurahan Pahlawan, Binjai Utara, Sabtu (24/3/2018) lalu akhirnya berhasil diungkap polisi. Ironisnya, pembunuhan itu ternyata atas suruhan istrinya sendiri dan mirisnya lagi, nyawa sang suami hanya dihargai Rp2 juta.

Sebelum ditemukan membusuk di dalam parit di depan rumahnya, Jasiaman Purba alias Oppung (53) dinyatakan sudah 3 hari menghilang.

Informasi yang dihimpun, Sabtu (14/4/2018), polisi berhasil meringkus pelakunya, Hardi Sihaloho (42), Jumat (13/4/2018), warga Jalan Suka Damai, Kelurahan Suka Ramai, Binjai Barat.

Pria yang sehari-hari bekerja sebagai sopir angkot itu ditangkap saat minum tuak di lapo tuak milik Tampubolon di Pasar 9, Binjai Barat, Jumat (13/4/2018) pukul 20.30 wib.

Namun, ketika akan digelandang ke Mapolres Binjai, Hardi berusaha melarikan diri, sehingga, terpaksa dilakukan tindakan tegas dengan menembak kakinya.

Hasil interogasi di kantor polisi, Hardi mengakui bahwa dia memang membunuh Jasiaman Purba.

Dikatakannya, dia menghabisi nyawa Jasiaman dengan cara memukuli kepala pria bertato Naga itu menggunakan batu koral. Setelah tewas, Hardi kemudian membuang mayat Oppung ke dalam selokan yang sudah dicor semen, persis di depan rumahnya.

Ironisnya, pembunuhan Jasiaman itu bukan karena Hardi memiliki masalah dengan pria itu. Pembunuhan itu dilakukan Hardi karena disuruh oleh Rosmalinda br Saragih, yang tak lain adalah istri Jasiaman Purba sendiri.

Mendengar pengakuan itu, polisi kemudian bergegas ke kediaman Jasiaman, untuk mencari Rosmalinda. Namun, sesampai di sana, polisi tidak menemukan Rosmalinda, karena rumah itu ternyata sudah tidak ditinggali lagi pasca temuan mayat Jasiaman tersebut.

Setelah melakukan penyelidikan beberapa waktu, Rosmalinda akhirnya diketahui berada di rumah anaknya, Bilmar Purba, di Jalan Masjid, Dusun 2, Desa Helvetia, Kecamatan Sunggal, Deli Serdang. Tak membuang waktu, petugas pun langsung meluncur ke alamat dimaksud.

Kedatangan polisi ke rumah Bilmar tak ayal membuat pihak keluarga bertanya-tanya.

Pihak keluarga Bilmar semakin kaget setelah mendengar penjelasan polisi yang mengatakan kedatangan mereka hendak menangkap Rosmalinda, karena menjadi otak pelaku pembunuhan Jasiaman. Bismar tak menyangka bahwa kematian ayahnya tersebut ternuata direncanakan oleh ibunya sendiri.

Kapolres Binjai AKBP Donald P Simanjuntak melalui Kasat Reskrim AKP Hendro Sutarno mengatakan, ketika diinterogasi polisi, Rosmalinda akhirnya mengakui perbuatannya. Dia telah membayar Hardi Sihaloho untuk menghilangkan nyawa suaminya itu.

Dijelaskan Hendro, sebelum membunuh suami Jasiaman, Rosmalinda menghubungi Hardi dan ditawarkan untuk membunuh suaminya.

“Rosmalinda membayar Hardi untuk membunuh suaminya seharga Rp2 juta,” sebut AKP Hendro.

Hardi Sihaloho usai mendapat perawatan. (ist/metro24jam.com)

Lebih lanjut dijelaskan mantan Kasat Reskrim Polres Madina itu, pembunuhan dilakukan dengan cara memukuli kepala Jasiaman menggunakan batu koral.

“Setelah tewas, pelaku membuang mayat Jasiaman ke dalam parit, persis di depan rumahnya. Setelah itu, pelaku melarikan diri,” katanya.

Pengungkapan itu tak lepas dari hasil penyelidikan yang dilakukan Unit Pidum Sat Reskrim Polres Binjai. Setelah ditelusuri, pihak kepolisian mengetahui bahwa ada panggilan telepon yang dilakukan Rosmalinda dengan Hardi.

“Dari situ awalnya kita melakukan penyelidikan. Kemudian memeriksa para saksi, keluarga dan para tetangga,” beber perwira yang pernah menjadi anggota Densus 88 tersebut.

Meski begitu Hingga Sabtu (14/2018) kemarin, belum diketahui dengan jelas motif pembunuhan tersebut. Kedua pelaku masih diperiksa secara intensif.

Dari pengungkapan itu dikatakan, polisi kembali mengamankan beberapa barang bukti berupa, batu koral berlumuran darah dan sarung belati, pakaian yang diberi Rosmalinda kepada Hardi, pakaian korban dan handphone, yang digunakan pelaku.

“Kedua pelaku dijerat Pasal 340 subs 338 KUHPidana dengan ancaman hukuman seumur hidup atau hukuman mati,” pungkas AKP Hendro. (*/asp)

BACA JUGA:
Toke Kedai Sampah Dibunuh, Mayatnya Dipendam Dalam Got


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Jalan Dusun Barisan Panjang Butuh Perhatian Pemkab Sergai
Metro 24 Jam - Kamis, 20 September 2018 - 13:32 WIB

Jalan Dusun Barisan Panjang Butuh Perhatian Pemkab Sergai

Kondisi infrastruktur jalan di Dusun Barisan Panjang, Desa Gelam Sei Serimah, Kecamatan Bandar Khalifa, Serdang Bedagai saat ini rusak parah. ...
Tahanan Polsek Patumbak yang Kabur Ditangkap di Parapat, Mau Lari Lagi, Dorr…!
Metro 24 Jam - Kamis, 20 September 2018 - 13:25 WIB

Tahanan Polsek Patumbak yang Kabur Ditangkap di Parapat, Mau Lari Lagi, Dorr…!

Setelah hampir sebulan, polisi akhirnya meringkus kembali satu di antara 4 tahanan yang kabur dari sel Mapolsek Patumbak pada 23 ...
BNN RI Amankan 31 Kg Sabu, Barang Bukti Dibawa ke Mako Brimob Tanjungbalai-Asahan
Metro 24 Jam - Kamis, 20 September 2018 - 12:57 WIB

BNN RI Amankan 31 Kg Sabu, Barang Bukti Dibawa ke Mako Brimob Tanjungbalai-Asahan

Personel Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia, telah mengamankan sabu-sabu dari kediaman seorang pria berinisial AD, warga Jalan Al-Watoniah, Kelurahan ...
BNN RI Grebek Rumah di Tanjungbalai, 31 Kg Sabu-sabu Diamankan
Metro 24 Jam - Kamis, 20 September 2018 - 12:38 WIB
BREAKING NEWS

BNN RI Grebek Rumah di Tanjungbalai, 31 Kg Sabu-sabu Diamankan

Personel Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia, dikabarkan telah mengamankan sabu-sabu dari kediaman seorang pria berinisial AD, warga Jalan Al-Watoniah, ...
Finalis Indonesian Idol Asal Medan Jadi Maling Spesialis Pecah Kaca, Katanya Untuk Biaya Pesantren Anak
Metro 24 Jam - Kamis, 20 September 2018 - 12:08 WIB

Finalis Indonesian Idol Asal Medan Jadi Maling Spesialis Pecah Kaca, Katanya Untuk Biaya Pesantren Anak

Tak tahan hidup miskin, Dede Richo Ramalinggam alias Dede Idol, finalis ajang pencarian bakat Indonesian Idol 2008 akhirnya nekat alih ...
Istri Bunuh Suami Gara-gara Kurang Jatah Belanja, Terungkap Setelah Ambil Sepeda Motor Titipan di  BSM, Polisi Buru TTM-nya
Metro 24 Jam - Kamis, 20 September 2018 - 11:35 WIB

Istri Bunuh Suami Gara-gara Kurang Jatah Belanja, Terungkap Setelah Ambil Sepeda Motor Titipan di BSM, Polisi Buru TTM-nya

Personel Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Medan bersama Unit Reskrim PolsGadaek Pancurbatu akhirnya meringkus Chory Kumulia Dewi alias Dewi (25), warga ...