Sabtu, 22 September 2018 | 17.40 WIB
Metro24Jam>News>Siantar 24 Jam>Lawan Sekda Simalungun, Rospita Ogah Minta Maaf

Lawan Sekda Simalungun, Rospita Ogah Minta Maaf

Rabu, 14 Maret 2018 - 07:24 WIB

IMG-54114

Rospita-Sitorus (Ga/metro24jam.com)

SIMALUNGUN, metro24jam.com – Perseteruan sengit antara Wakil Ketua DPRD Simalungun, Rospita Sitorus dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Simalungun, Gidion Purba, kian meruncing. Politisi PDI Perjuangan itu mendapatkan somasi (peringatan) dari Sekda Pemkab Simalungun, Gidion Purba.

“Iya, ada somasi dari Sekda Pemkab Simalungun,” ucap Rospita Sitorus ketika ditemui di Kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) partai berlambang banteng moncong putih tersebut di Komplek Griya Jalan Asahan KM 3, Nagori Siantar Estate, Kecamatan Siantar, Simalungun, Selasa (13/3/2018) sekira jam 10.42 wib.

Somasi dari Sekda yang berpotensi ke ranah hukum merupakan buntut dari pemberitaan di Siantar 24 Jam terbitan, Senin (5/3) mengenai, ‘Gidion Purba Langgar Aturan PNS Simalungun Kena Warning’.

“Saya sebagai wakil ketua DPRD Simalungun, berhak menjalankan tugas pengawasan. Meski di luar Pemkab Simalungun. Tak sepantasnya di KPU provinsi. Karena, tidak dibenarkan dan statusnya sebagai Sekda melekat,” papar Rospita.

Selain itu, katanya, dia selaku Wakil Ketua DPRD Simalungun, juga berhak melakukan pengawasan terhadap Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) karena sesuai dengan tugas pokok fungsi (tupoksi).

“Saya berhak bicara. Sedangkan, inang parengge-rengge punya untuk bicara. Apalagi saya mewarning sesuai dengan tupoksi dan sebagai koordinator pemerintahan. Saya diminta menanggapi. Masak tidak menanggapi. Jika diminta, saya harus menyuarakan,” jelasnya.

Tanggapan tersebut disampaikan bertujuan agar semua PNS netral. Namun, justru dianggap pencemaran nama baik. “Tujuannya hanya supaya semua PNS netral. Tapi, dianggap pencemaran nama baik,” ujarnya.

Diketahui, somasi dari Sekda No: 180/60/1.1.4/2018 tanggal 12 Maret 2018 itu, berisikan dua point. Pertama, menghentikan segala perbuatan yang merugikan nama baik Sekda Pemkab Simalungun.

Kedua, membuat permohonan maaf kepada Sekda Pemkab Simalungun atas pemberitaan di harian Siantar 24 Jam dalam jangka waktu selambat-lambatnya 7 hari kalender sejak somasi diterima.

Apabila tidak melaksanakan tuntutan sesuai dengan yang diuraikan, akan menempuh dan mempergunakan semua jalur hukum yang diperlukan sesuai peraturan dan perundang-undangan berlaku. Termasuk, dan tidak terbatas pada hukum pidana maupun hukum perdata menindaklanjuti permasalahan yang ada.

Selain itu, dalam somasi yang dikuasakan kepada Kabag Hukum Pemkab Simalungun, Franky Purba. Pernyataan yang menyebutkan tindakan Gidion Purba berada di KPU Sumut saat pendaftaran calon Gubernur dan wakil Gubernur Sumatera Utara sebagai sikap yang menular dari bosnya (Bupati) kerap menilai segala sesuatu hanya dari aspek uang.

“Saya tidak akan minta maaf. Tapi, akan balas surat Sekda melalui kuasa hukum saya. Karena, saya tidak ada menyampaikan pernyataan seperti yang dijelaskan pada somasi,” tandas Rospita.

Kabag Hukum Pemkab Simalungun, Franky Purba ketika dikonfirmasi via selular, membenarkan adanya somasi tersebut. “Somasi itu sesuai dengan yang ada di koran. Etikanya, kan somasi terlebih dahulu sebelum perkara diperkarakan,” ujarnya.

Franky menyarankan mengenai klarifikasi, agar konfirmasi kepada Kepala Dinas (Kadis) Komunikasi Informasi (Kominfo), Akmal Siregar. “Secara hukumnya kan kami. Tapi, klarifikasi melalui kominfo. Itu disomasi, kan bukan harus langsung dilapor. Melainkan, diberi kesempatan untuk klarifikasi. Tiga kali disomasi, barulah melapor,” paparnya.

Sementara, Kadis Kominfo Simalungun, Akmal Siregar dikonfirmasi via selular, tak ada jawaban. Pesan singkat dilayangkan tak ada balasan. (ga)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Sering Ngaku Polisi, Pria Ini Ditangkap Polisi Betulan di Rumahnya
Metro 24 Jam - Sabtu, 22 September 2018 - 15:20 WIB

Sering Ngaku Polisi, Pria Ini Ditangkap Polisi Betulan di Rumahnya

Personel Polsek Patumbak mengamankan seorang oknum polisi gadungan dari kediamannya, Perumahan Lembayung Asri No 52, Jalan Pertahanan, Gang Lembayun, ...
Posting Ujaran Kebencian Agama Melalui Facebook, Remaja 16 Tahun Diamankan Polisi
Metro 24 Jam - Sabtu, 22 September 2018 - 14:59 WIB

Posting Ujaran Kebencian Agama Melalui Facebook, Remaja 16 Tahun Diamankan Polisi

Personel Polres Siantar mengamankan seorang pelajar inisial AH (16), karena diduga melakukan ujaran kebencian terhadap agama Kristendengan kalimat yang tak ...
5 Bulan Lalu Lolos Saat Disergap Satpam Kebon, Pria Ini Tertangkap Saat akan Kembali Curi Sawit
Metro 24 Jam - Sabtu, 22 September 2018 - 03:01 WIB

5 Bulan Lalu Lolos Saat Disergap Satpam Kebon, Pria Ini Tertangkap Saat akan Kembali Curi Sawit

Sabar Prianto alias Anto (34), warga Dusun 1, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Sergai, ditangkap personel Polsek Teluk Mengkudu, Kamis ...
Biat Pukat Tarik Mini Dibakar, 4 ABK  Melepuh
Metro 24 Jam - Sabtu, 22 September 2018 - 02:45 WIB

Biat Pukat Tarik Mini Dibakar, 4 ABK Melepuh

Satu unit boat pukat tarik mini yang sedang mencari ikan di perairan sekitar wilayah Desa Mesjid Lama, Kecamatan Talawi, Batubara, ...
Kegigihan Wak Keteng, Jaga Kos-kosan Nyambi Pengerajin Pot Bunga di Siantar
BISNIS - Sabtu, 22 September 2018 - 01:06 WIB

Kegigihan Wak Keteng, Jaga Kos-kosan Nyambi Pengerajin Pot Bunga di Siantar

Pria yang akrab disapa Wak Keteng ini, kesehariannya hanya sebagai penjaga kos-kosan Pondok Joy, di Jalan Panyabungan, Kelurahan Timbang Galung, ...
UMSU Dorong Anggota PFI Medan Kuliah S2
Metro 24 Jam - Jumat, 21 September 2018 - 21:24 WIB

UMSU Dorong Anggota PFI Medan Kuliah S2

Program Studi Magister Ilmu Komunikasi UMSU yang sudah terakreditasi B memberikan keringanan potongan uang kuliah sebanyak 50 persen kepada para ...