Selasa, 19 Februari 2019 | 17.54 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Sadis!!! Suami Pergi, Penjaga Kantin SMK Merek Tewas Ditikami, Mulut Dilakban

Sadis!!! Suami Pergi, Penjaga Kantin SMK Merek Tewas Ditikami, Mulut Dilakban

Kamis, 8 Maret 2018 - 23:22 WIB

IMG-53784

Jasad Haerani saat akan dievakuasi. (ist/metro24jam.com)

MEREK, metro24jam.com – Seorang perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai penjaga kantin di SMKN Merek, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan. Jasad wanita tersebut ditemukan dalam keadaan mulut dibalut lakban, serta tubuh penuh luka tikaman, Kamis (8/3/2018) sekira jam 10.00 Wib.

Temuan jasad Haerani (30), sontak membuat geger seisi sekolah, Kamis pagi itu.

Informasi yang diterima, wanita yang juga merangkap sebagai petugas kebersihan di sekolah tersebut, diketahui tewas, setelah guru dan siswa sekolah mendatangi kantin.

Mereka curiga, karena tak seperti biasanya, kantin itu tetap tutup hingga siang hari. Selain itu, Haerani juga tak kelihatan batang hidungnya sedari pagi.

Para guru dan siswa pun sempat menggedor pintu kantin itu sembari memanggil nama Haerani dari luar. Tapi, setelah beberapa kali digedor, mereka tak kunjung mendapat jawaban dari orang yang dipanggil.

Keanehan itu pun kemudian dilaporkan kepada Kepala Sekolah (Kepsek), Eduard Ginting, yang saat itu sedang mengikuti rapat di Kabanjahe.

Menerima laporan tersebut, Kepsek pun langsung menyuruh mereka mendobrak pintu kantin. Begitu pintu terbuka setelah didobrak, para guru dan siswa akhirnya menemukan Haerani sudah tewas dengan tubuh ditutupi selimut.

Temuan itu pun sontak membuat para guru dan siswa langsung menjerit histeris. Selain mulut ditutup dengan lakban, di leher dan dada terlihat luka menganga bekas tikaman. Selanjutnya salah seorang guru menghubungi Polsek Tigapanah.

Setelah polisi tiba, jenazah korban pun langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Kabanjahe untuk dilakukan visum.

Kepala SMKN Merek, Eduard Ginting, ketika dihubungi melalui ponselnya membenarkan peristiwa yang terjadi di lingkungan sekolahnya.

Dijelaskan Kepsek, Haerani sudah lebih kurang setahun tinggal di sekolah tersebut. Saat kejadian itu, suaminya sedang berada di luar kota karena mengunjungi keluarganya.

“Kami juga tidak menyangka hal itu bisa terjadi. Padahal, setau kami dia itu sangat baik,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Tiga Panah, AKP B Manurung, melalui Kanit Reskrim, Aiptu R Situmeang SSos, yang dikonfirmasi lewat aplikasi WhatsApp, mengatakan, bahwa kasus tersebut sedang dalam penanganan polisi

“Motifnya pembunuhan belum diketahui sama sekali,” ujarnya.

Dikatakannya, dari keterangan beberapa orang saksi, terduka pelakunya sudah diketahui identitasnya, yaitu PM (16), warga Desa Pertibi Tembe, Kecamatan Merek dan R (20), warga Medan.

Dari lokasi, polisi mengamankan barang bukti berupa sebilah parang babat bergagang kayu sepanjang 80 cm yang ada bekas darah, parang sabit bergagang kayu sepanjang 45 cm juga ada bekas darah, gunting yang terdapat bercak darah, pakaian korban dan satu gulungan lakban merek Davis warna hitam. (Ana/Bay)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
4 Hari Terjebak di Atap Rumah, Kucing Warga Diselamatkan Petugas Damkar Medan
Metro 24 Jam - Selasa, 19 Februari 2019 - 16:41 WIB

4 Hari Terjebak di Atap Rumah, Kucing Warga Diselamatkan Petugas Damkar Medan

Petugas Pemadam Kebakaran Medan berhasil menyelamatkan seekor kucing yang terjebak selama empat hari di atap rumah warga di Jalan Kayu ...
Curi Sepedamotor Milik Driver Ojol di Depan RM Sederhana Ringroad, 2 Anak Medan Krio KO
Metro 24 Jam - Selasa, 19 Februari 2019 - 16:26 WIB

Curi Sepedamotor Milik Driver Ojol di Depan RM Sederhana Ringroad, 2 Anak Medan Krio KO

Dua pemuda warga Dusun II, Jalan Citarum VII, Desa Medan Krio, Sunggal, Deliserdang, babak-belur dihakimi massa di depan RM Sederhana, ...
Disergap Polisi, Pria Ini Lari ke Kebun Ubi, Sangkutlah!
Metro 24 Jam - Senin, 18 Februari 2019 - 23:19 WIB

Disergap Polisi, Pria Ini Lari ke Kebun Ubi, Sangkutlah!

Kaget disergap polisi, Aneka Ria Safari alias Ucok Dollong coba melarikan diri ke kebun ubi tak jauh dari kediamannya di ...
Kasi PMD Akui Warga Desa Bantan Pertanyakan Masalah ADD, Tapi…
Metro 24 Jam - Senin, 18 Februari 2019 - 23:14 WIB

Kasi PMD Akui Warga Desa Bantan Pertanyakan Masalah ADD, Tapi…

Aparatur Desa Bantan, Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara, meminta pihak kecamatan setempat dapat memberikan solusi atas permasalahan Anggaran Dana ...
Nekat Curi Ikan Gurami Pak Babinsa, Residivis Curanmor Kembali Masuk Sel
Metro 24 Jam - Senin, 18 Februari 2019 - 23:02 WIB

Nekat Curi Ikan Gurami Pak Babinsa, Residivis Curanmor Kembali Masuk Sel

Ada-ada saja ulah remaja satu ini. Seakan tak bosan hidup di penjara. Belum lama bebas dari hukuman setelah tertangkap mencuri ...
Dua Ahli Waris Gampong di Aceh Utara Terima Santunan Klaim BPJS
Metro 24 Jam - Senin, 18 Februari 2019 - 22:10 WIB

Dua Ahli Waris Gampong di Aceh Utara Terima Santunan Klaim BPJS

Bupati Aceh Utara, H Muhammad Thaib (Cek Mad) secara simbolis menyerahkan klaim Santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris dua orang ...
bupati serdang bedagai
Loading...