Kamis, 16 Agustus 2018 | 11.36 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Keluarga Protes JPU, Terdakwa Bantah Lakukan Curanmor

Keluarga Protes JPU, Terdakwa Bantah Lakukan Curanmor

Kamis, 15 Februari 2018 - 09:00 WIB

IMG-52196

Terdakwa Fendri Marulitua Siregar dan Suparman Tanjung. (Reza/metro24jam.com)

PN MEDAN, metro24jam.com – Sidang kasus pencurian kendaraan bermotor di Pengadilan Negeri (PN) Medan ricuh, Rabu (14/2) sore. Keluarga terdakwa Fendri Marulitua Siregar dan Suparman Tanjung memperotes barang bukti yang diperlihatkan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Rina Sari Sitepu.

Merrian Cristi Putri Hutagaol, istri terdakwa Fendri mengatakan, dalam sidang pembacaan dakwaan JPU hanya memperlihatkan barang bukti celana dan helm. Namun pada sidang selanjuntnya, JPU menunjukan barang bukti berupa kunci T.

Merrian menyebut saat kedua terdakwa dijemput dari rumah pada 28 Juli 2017 lalu, polisi tidak ada menemukan kunci leter T. “Kami keberatan dengan barang bukti kunci T yang dihadirkan jaksa. Kenapa dari awal persidangan barang bukti itu tidak ditunjkkan? Saya sudah protes, tapi jaksanya tak perduli,” ucap Merrian dengan suara lantang.

Merrian menjelaskan, pada sidang kedua, majelis hakim yang diketuai Janverson Sinaga sempat mempertanyakan berkas kedua terdakwa bisa sampai pengadilan sementara barang buktinya tidak cukup. Merrian pun menduga sidang tersebut dipaksakan pihak kepolisian dan jaksa.

“Hakim sudah bilang, kalau tidak ada buktinya, pulangkan saja terdakwanya. Memang suami saya residivis, tapi suami saya tidak melakukan pencurian sepeda motor itu. Saat korban dihadiri dalam persidangan, korban tidak mengakui suami saya sebagai pelaku,” kata wanita yang berprofesi sebagai juru parkir ini.

Dalam persidangan dengan agenda pembacaan nota pembelaan (pledoi), terdakwa Fendri membantah melakukan pencurian sepeda motor. Fendri juga menyangkal barang bukti yang diperlihatkan jaksa.

Dalam kasus ini, kedua terdakwa ditembak di kedua kakinya dan dipaksa mengaku sebagai pelaku curanmor. “Saya memang seorang residivis. Tapi apa saya tidak boleh bertobat? Sekarang saya harus mengakui perbuatan yang tidak saya lakukan. Kedua kaki saya juga ditembak,” kata Fendri.

Fendri pun terancam hukuman 5 tahun penjara atas tuduhan yang ia bantah.

“Saya mohon dengan hormat kepada jaksa dan hakim untuk mempertimbangkan tuntutan ini. Saya sudah cukup menderita karena pisah dari istri dan tiga anak saya yang masih kecil. Saya ditembak, dipenjara dan dihadili atas perbuatan yang tidak saya lakukan,” ucap warga Jalan Sei Mencirim, Medan ini.

JPU Rina Sari Sitepu yang dikonfirmasi soal pengakuan terdakwa Fendri dan istrinya, enggan menjawab pertanyaan wartawan. “Nanti ya,” katanya dengan langkah tergesa-gesa meninggalkan gedung pengadilan. (rez)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Lagi Heboh! Ada Pohon Randu ‘Kencing’ di Rembang
Metro 24 Jam - Kamis, 16 Agustus 2018 - 07:52 WIB

Lagi Heboh! Ada Pohon Randu ‘Kencing’ di Rembang

Warga Desa Jolotundo, Kecamatan Lasem, Rembang, sejak Selasa (14/8/2018) kemarin dihebohkan fenomena unik. Sebatang pohon randu tiba-tiba bisa menyemburkan air, ...
2 Tahun Berdiri, PT Todo Raka Prawira Semakin Mendapat Kepercayaan Mitra Usaha
BISNIS - Kamis, 16 Agustus 2018 - 07:14 WIB

2 Tahun Berdiri, PT Todo Raka Prawira Semakin Mendapat Kepercayaan Mitra Usaha

PT Todo Raka Prawira, perusahaan yang bergerak di bidang Eksternal Leasing Mitra Jasa, merayakan HUT ke-2 di Cafe OH 5 ...
Tak ke Laut Utang ‘Mandosak’, Jual Sabu Saufi ke Balik ‘Jarojak’
Metro 24 Jam - Rabu, 15 Agustus 2018 - 22:36 WIB

Tak ke Laut Utang ‘Mandosak’, Jual Sabu Saufi ke Balik ‘Jarojak’

Tak ke laut utang mandosak (mendesak). Demikian sepenggal pepatah di daerah pesisir Asahan. Seperti bunyinya, berdalih mencari tambahan, Muhammad Saufi ...
Meninggal Dunia Usai Latihan, Siska Susanti ‘Menunaikan Tugas Pengabdian Sampai Nafas Terakhir’
Metro 24 Jam - Rabu, 15 Agustus 2018 - 22:19 WIB

Meninggal Dunia Usai Latihan, Siska Susanti ‘Menunaikan Tugas Pengabdian Sampai Nafas Terakhir’

Kepergiaan Siska Susanti (18), siswi kelas XII Madrasah Aliyah (MA) Al-Wasliyah, Kecamatan Perbaungan, Serdang Bedagai, menyisakan duka mendalam bagi keluarga ...
Kasihan…! Pengemudi Betor Ini Tewas Gara-gara Kesetrum Busi
Metro 24 Jam - Rabu, 15 Agustus 2018 - 22:11 WIB

Kasihan…! Pengemudi Betor Ini Tewas Gara-gara Kesetrum Busi

Kasihan...! Pria ini meregang nyawa saat memperbaiki becak bermotor miliknya di Jalan Datuk Kabu Pasar III, Desa Tembung, Percut Sei ...
Terkait OTT ASN Inspektorat dan Kades, Inspektur Batubara Diperiksa Selama 3 Jam
Metro 24 Jam - Rabu, 15 Agustus 2018 - 22:00 WIB

Terkait OTT ASN Inspektorat dan Kades, Inspektur Batubara Diperiksa Selama 3 Jam

Dua orang pejabat Inspektorat diperiksa polisi, menyusul 3 oknum ASN yang terjaring OTT bebearpa waktu lalu. Salah satunya adalah Inspektur ...