Sabtu, 22 September 2018 | 18.00 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>26 Kali Beraksi, 3 Spesialis Bongkar Toko Antar Kabupaten Diringkus, 1 Ditembak

26 Kali Beraksi, 3 Spesialis Bongkar Toko Antar Kabupaten Diringkus, 1 Ditembak

Jumat, 12 Januari 2018 - 10:00 WIB

IMG-49729

Ketiga tersangka. (ist/metro24jam.com)

TANJUNGMORAWA, metro24jam.com – Personel Polsek Tanjungmorawa berhasil meringkus 3 pelaku perampokan toko grosir, toko ponsel, toko elektronik dan warung internet (Warnet) di beberapa Kabupaten di Provinsi Sumatera Utara. Seorang di antaranya terpaksa dihadiahi timah panas petugas, karena mencoba melarikan diri.

Dari penangkapan itu, polisi berhasil mengamankan 1 unit mobil Toyota Kijang Innova, BK 1487 AS, warna hijau metalik, gunting besi, linggis, pisau dan playstation (PS 3). Demikian keterangan Kapolsek Tanjungmorawa, AKP Fredly, didampingi Kanit Reskrim, Iptu OJ Samosir, Kamis (11/01/2018).

Dijelaskan AKP Fredly, penangkapan para pelaku berawal dari laporan polisi No: LP/02/I/2018/Res DS, tanggal 4 Januari 2018, atas nama korban Sofian Ardiansyah (27), warga Jalan Amir Hamsyah Gang Mangga No. 24, Dusun IV Desa Bandar Labuhan, Tanjungmorawa.

Dalam laporannya, pegawai honor Dinas Perhubungan Deliserdang itu mengatakan bahwa usaha warnetnya dibobol maling dan dia mengalami kerugian puluhan juta rupiah.

Kemudian tim buser Polsek Tanjungmorawa langsung melakukan penyelidikan. Hasilnya, Armansyah Lubis alias Kasno (46), Karmin (44), keduanya warga Dusun V, Desa Tanjung Baru, Kecamatan Tanjungmorawa, diringkus dari kediamannya masing-masing.

Namun Karmin, ayah dari 4 anak ini terpaksa ditembak betis kanannya oleh petugas karena mencoba melarikan diri saat dilakukan pengembangan.

Saat diinterogasi, Karmin dan Kasno, kakek dari 2 orang cucu itu mengaku jika barang bukti playstation disimpan di rumah salah satu keluarga Karmin di Desa Dalu X A, Kecamatan Tanjungmorawa.

Polisi pun langsung bergerak ke sana dan mengamankan barang bukti playstation berikut mobil Toyota Kijang Innova, warna hijau metalik, BK 1487 AS, yang digunakan Kasno dan Karmin untuk beraksi.

Untuk penyelidikan lebih lanjut, petugas pun mengamankan Kasno dan Karmin serta mobil dan barang bukti playstation ke Mapolsek Tanjungmorawa.

Hasil interogasi terhadap kedua residivis spesialis toko antar Kabupaten, diakui mereka jika Asri Sirait alias Lae Rait (44), warga Jalan Sutra, Kecamatan Siantar Utara, Siantar juga pernah ikut beraksi dalam kasus bongkar-membongkar. Sirait kemudian diciduk dari kediaman abangnya di Desa Ujung Serdang, Kecamatan Tanjungmorawa.

Kepada petugas, ketiganya mengaku, bahwa sebelum aksi terakhir ini, mereka sudah 25 kali di beberapa kabupaten di Sumatera Utara, yaitu:

2011, Toko Grosir, Kabanjahe, Karo
2011, 2 kali beraksi di Warnet di Kota Binjai
2012, Warnet di Kota Binjai
2013, Toko Ponsel Laris Jaya, Jalan Irian, Kelurahan Tanjungmorawa Pekan, Deliserdang
2013, Toko Grosir di Tiga Panah, Karo
2013, Toko Grosir Kampung Pon, Sergai
2013, Warnet Jalan Sudirman, Siantar
2013, Toko Ponsel Jalan Merdeka Simpang Wahidin, Siantar
2014, Toko Grosir di Pasar Sore, Desa Tumpatan, Kecamatan Beringin, Deliserdang
2014, usaha Warnet, Jalan Medan-Lubukpakam, Desa Tanjung Baru, Tanjungmorawa
2014, Warnet di Jalan Dahlan Tanjung, Kecamatan Tanjungmorawa
2014, Warnet di Jalan Batang Kuis, Desa Sena, Kecamatan Batang Kuis
2014, Toko Grosir Pajak Deli Mas, Lubukpakam
2014, Toko Playstation, Pantai Cermin, Sergai
2014, Toko Grosir belakang pajak buah Berastagi, Karo
2014, Toko Ponsel Tebingtinggi
2014, Toko Playstation, Jalan Voli, Siantar
2014, Warnet Bali Pematang Siantar
2015, Warnet Jalan Medan-Siantar, Kecamatan Lubukpakam
2015, ruko penjual tabung gas milik Sopar Sitorus di Jalan Sekip, Lubukpakam
2015, Toko Ponsel Kecamatan Galang, Deliserdang
2015, Toko elektronik di Kecamatan Galang
2015, Toko Ponsel samping pos polisi Kecamatan Perbaungan, Sergai
2016, Toko Grosir dekat terminal Tarutung, Tapanuli Utara

Atas pengakuan itu, Kasno, Karmin dan Asri Sirait dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun. “Ketiga pelaku merupakan komplotan spesialis curas antar Kabupaten dengan sistem acak. Ketiganya dijerat pasal 363 KUHPidana,” tegas Fredly. (Walsa)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Sering Ngaku Polisi, Pria Ini Ditangkap Polisi Betulan di Rumahnya
Metro 24 Jam - Sabtu, 22 September 2018 - 15:20 WIB

Sering Ngaku Polisi, Pria Ini Ditangkap Polisi Betulan di Rumahnya

Personel Polsek Patumbak mengamankan seorang oknum polisi gadungan dari kediamannya, Perumahan Lembayung Asri No 52, Jalan Pertahanan, Gang Lembayun, ...
Posting Ujaran Kebencian Agama Melalui Facebook, Remaja 16 Tahun Diamankan Polisi
Metro 24 Jam - Sabtu, 22 September 2018 - 14:59 WIB

Posting Ujaran Kebencian Agama Melalui Facebook, Remaja 16 Tahun Diamankan Polisi

Personel Polres Siantar mengamankan seorang pelajar inisial AH (16), karena diduga melakukan ujaran kebencian terhadap agama Kristendengan kalimat yang tak ...
5 Bulan Lalu Lolos Saat Disergap Satpam Kebon, Pria Ini Tertangkap Saat akan Kembali Curi Sawit
Metro 24 Jam - Sabtu, 22 September 2018 - 03:01 WIB

5 Bulan Lalu Lolos Saat Disergap Satpam Kebon, Pria Ini Tertangkap Saat akan Kembali Curi Sawit

Sabar Prianto alias Anto (34), warga Dusun 1, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Sergai, ditangkap personel Polsek Teluk Mengkudu, Kamis ...
Biat Pukat Tarik Mini Dibakar, 4 ABK  Melepuh
Metro 24 Jam - Sabtu, 22 September 2018 - 02:45 WIB

Biat Pukat Tarik Mini Dibakar, 4 ABK Melepuh

Satu unit boat pukat tarik mini yang sedang mencari ikan di perairan sekitar wilayah Desa Mesjid Lama, Kecamatan Talawi, Batubara, ...
Kegigihan Wak Keteng, Jaga Kos-kosan Nyambi Pengerajin Pot Bunga di Siantar
BISNIS - Sabtu, 22 September 2018 - 01:06 WIB

Kegigihan Wak Keteng, Jaga Kos-kosan Nyambi Pengerajin Pot Bunga di Siantar

Pria yang akrab disapa Wak Keteng ini, kesehariannya hanya sebagai penjaga kos-kosan Pondok Joy, di Jalan Panyabungan, Kelurahan Timbang Galung, ...
UMSU Dorong Anggota PFI Medan Kuliah S2
Metro 24 Jam - Jumat, 21 September 2018 - 21:24 WIB

UMSU Dorong Anggota PFI Medan Kuliah S2

Program Studi Magister Ilmu Komunikasi UMSU yang sudah terakreditasi B memberikan keringanan potongan uang kuliah sebanyak 50 persen kepada para ...