Sabtu, 22 September 2018 | 17.47 WIB
Metro24Jam>News>Siantar 24 Jam>Senggol Angkot, Pengendara Kawasaki KLX Tewas di Tempat

Senggol Angkot, Pengendara Kawasaki KLX Tewas di Tempat

Kamis, 11 Januari 2018 - 22:32 WIB

IMG-49700

Kondisi korban di lokasi. (Jonathan/metro24jam.com)

SIANTAR, metro24jam.com – Patar Marpaung (37), warga Kelurahan Simarimbun, tewas mengenaskan setelah kreta Kawasaki KLX yang ditungganginya bersenggolan dengan Angkutan Kota (Angkot) Intra. Peristiwa maut itu berlangsung di Jalan Besar Sidamanik, Kelurahan Simarimbun, Kecamatan Siantar Marimbun, Kamis (11/1/2018).

Informasi yang dihimpun, sebelum insiden maut itu, Patar sedang dalam perjalanan dari arah Siantar menuju Kecamatan Sidamanik, Kabupaten Simalungun, menaiki Kawasaki KLX tanpa plat polisi. Sementara, Angkot Intra, BK 1232 WS, yang dikemudikan Yanto Pardede (34) melaju dari arah berlawanan.

Tepat di lokasi kejadian, saat kedua kendaraan berselisih, tiba-tiba stang kreta Kawasaki bersenggolan dengan mobil di sisi kanan. Diduga cukup kencang, kreta yang dikemudikan Patar kemudian melenceng ke sisi jalan.

Patar kemudian terlempar dari kreta dan tubuhnya terbentur keras ke aspal sebelum meluncur ke pinggir jalan. Seketika itu juga Patar tewas di lokasi kejadian.

“Korban meninggal dunia di tempat kejadian perkara. Selanjutnya warga membawa korba ke RSUD dr. Djasamen Saragih,” tambah Kanit Laka.

Kasat Lantas Polres Siantar, AKP Eridal, melalui Kanit Laka Aiptu James Situmorang menerangkan, pihaknya sudah menangani peristiwa tersebut. Setelah menerima informasi dari masyarakat, langsung melakukan olah TKP dan mengamankan seluruh barang bukti. Kemudian, Yanto Pardede, supir angkot Intra juga diamankan ke Unit Laka Sat Lantas.

Terpisah, Kepala Forensik RSUD dr Djasamen Saragih, dr Reinhard Hutahaean menjelaskan bahwa korban mengalami patah tulang pada bagian dada, dan kaki. Kemudian, ditemukan beberapa luka pada bagian tubuh lain.

“Luka lecet pada daerah tangan dan perut, luka robek pada daerah wajah dan kaki kanan serta pecah tulang tengkorak,” ujar dr Reinhard.

Dikatakan dr Reinhard, penyebab kematian korban akibat pendarahan yang banyak termasuk di rongga tengkorak.

Pengemudi mobil yang tercatat beralamat di Sidamanik, Kabupaten Simalungun selanjutnya diperiksa petugas. Setelah itu, petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi lain.

Usai dilakukan pemeriksaan, jenazah langsung di bawa keluarganya ke rumah duka sekira jam 10.30 Wib dengan ambulance RSUD dr Djasamen Saragih. (jo)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Sering Ngaku Polisi, Pria Ini Ditangkap Polisi Betulan di Rumahnya
Metro 24 Jam - Sabtu, 22 September 2018 - 15:20 WIB

Sering Ngaku Polisi, Pria Ini Ditangkap Polisi Betulan di Rumahnya

Personel Polsek Patumbak mengamankan seorang oknum polisi gadungan dari kediamannya, Perumahan Lembayung Asri No 52, Jalan Pertahanan, Gang Lembayun, ...
Posting Ujaran Kebencian Agama Melalui Facebook, Remaja 16 Tahun Diamankan Polisi
Metro 24 Jam - Sabtu, 22 September 2018 - 14:59 WIB

Posting Ujaran Kebencian Agama Melalui Facebook, Remaja 16 Tahun Diamankan Polisi

Personel Polres Siantar mengamankan seorang pelajar inisial AH (16), karena diduga melakukan ujaran kebencian terhadap agama Kristendengan kalimat yang tak ...
5 Bulan Lalu Lolos Saat Disergap Satpam Kebon, Pria Ini Tertangkap Saat akan Kembali Curi Sawit
Metro 24 Jam - Sabtu, 22 September 2018 - 03:01 WIB

5 Bulan Lalu Lolos Saat Disergap Satpam Kebon, Pria Ini Tertangkap Saat akan Kembali Curi Sawit

Sabar Prianto alias Anto (34), warga Dusun 1, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Sergai, ditangkap personel Polsek Teluk Mengkudu, Kamis ...
Biat Pukat Tarik Mini Dibakar, 4 ABK  Melepuh
Metro 24 Jam - Sabtu, 22 September 2018 - 02:45 WIB

Biat Pukat Tarik Mini Dibakar, 4 ABK Melepuh

Satu unit boat pukat tarik mini yang sedang mencari ikan di perairan sekitar wilayah Desa Mesjid Lama, Kecamatan Talawi, Batubara, ...
Kegigihan Wak Keteng, Jaga Kos-kosan Nyambi Pengerajin Pot Bunga di Siantar
BISNIS - Sabtu, 22 September 2018 - 01:06 WIB

Kegigihan Wak Keteng, Jaga Kos-kosan Nyambi Pengerajin Pot Bunga di Siantar

Pria yang akrab disapa Wak Keteng ini, kesehariannya hanya sebagai penjaga kos-kosan Pondok Joy, di Jalan Panyabungan, Kelurahan Timbang Galung, ...
UMSU Dorong Anggota PFI Medan Kuliah S2
Metro 24 Jam - Jumat, 21 September 2018 - 21:24 WIB

UMSU Dorong Anggota PFI Medan Kuliah S2

Program Studi Magister Ilmu Komunikasi UMSU yang sudah terakreditasi B memberikan keringanan potongan uang kuliah sebanyak 50 persen kepada para ...