Sabtu, 22 September 2018 | 17.45 WIB
Metro24Jam>News>Siantar 24 Jam>Bisnis Sabu, Bripka Samsul Bahri & Abangnya Diancam 9 Tahun Penjara

Bisnis Sabu, Bripka Samsul Bahri & Abangnya Diancam 9 Tahun Penjara

Kamis, 11 Januari 2018 - 19:59 WIB

IMG-49684

Bripka Samsul Bahri dan Syarifuddin di persidangan. (Ferry/metro24jam.com)

SIMALUNGUN, metro24jam.com – Terlibat bisnis narkoba, Bripka Samsul Bahri, oknum personel Polres Siantar yang menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Simalungun, terancam hukuman sembilan tahun penjara, Kamis (11/1/2018) sekira jam 15.30 Wib.

Syarifuddin, abang kandung Samsul, juga mendapat ancaman hukuman yang sama. “Meminta majelis hakim agar menghukum Samsul Bahri dan Syarifuddin dengan pidana penjara selama sembilan tahun,” ungkap Jaksa Penuntut Umum (JPU) David Sipayung.

Dua JPU yang menangani perkara itu, David dan Christianto menyatakan, Samsul dan Syarfuddin terbukti bersalah melanggar pasal 112 Ayat 1 Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Selain ancaman kurungan badan, Samsul juga dituntut membayar denda senilai Rp800 juta, subsider 6 bulan penjara, sedangkan Syarifuddin tidak membayar denda, diganti tiga bulan penjara.

Setelah surat tuntutan dibacakan, majelis hakim yang dipimpin Lisfer Berutu sebagai hakim ketua didampingi Mince Ginting dan Novarina Manurung mempersilahkan keduanya untuk berkonsultasi dengan penasehat hukumnya.

Beberapa usai berkonsultasi, Reinhard Sinaga selaku penasehat hukum menyampaikan bahwa pihaknya akan mengajukan nota pembelaan atau pledoi.Selanjutnya, sidang ditutup dan kembali dilanjutkan pekan depan, Kamis (18/1/2018).

Bisnis peredaran narkoba yang dinakhodai Samsul terungkap di persidangan melalui dua saksi, Elisa Gultom dan Daniel Pardede yang mengaku membeli sabu dari Samsul. Keduanya juga menjadi tersangka tindak pidana penyalahgunaan narkoba karena ditangkap personel Polres Siantar pada 25 Agustus 2017 silam.

Elisa mengaku, dirinya mengenal Samsul sebulan sebelum ditangkap karena membeli sabu dari Samsul sebanyak tiga kali. Pertama, sebanyak 1 gram seharga Rp 950 ribu. Kedua membeli 5 gram seharga Rp 4,5 juta dan ketiga 5 gram seharga Rp4,1 juta.

Daniel menambahkan, setiap kali Elisa membeli sabu dari Samsul, dia hanya menemani dan menunggu di atas kreta.

Seperti diketahui, Bripka Samsul Bahri dan abangnya, Syarifuddin, ditangkap personel Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Simalungun dari rumahnya di Perumahan Graha Harmoni, Nagori Rambung Merah, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Minggu, 10 September 2017 silam.

Saat digerebek, dari kamar lantai dua rumah, ditemukan sejumlah barang bukti berupa lima plastik klip sedang berisi sabu, satu plastik klip besar berisi plastik klip kosong, satu plastik klip besar berisi cotton bud dan satu plastik klip besar berisi daun ganja kering.

Kemudian, dua mancis, satu kaca pirex, satu kompeng, dua pipet, satu sendok dari pipet, satu gunting, satu selang kecil dan dua bungkus rokok. Dari dompet, ditemukan sebungkus plastik klip sedang berisi pil ekstasi, dua plastik klip kosong, satu kaca pirex, satu sumbu kompor, dua sendok dari pipet, dua kartu ATM, SIM C dan NPWP atas nama Samsul Bahri.

Dan, dari bawah meja makan dan ruang tamu ditemukan buku kecil diduga buku hutang dan setoran hasil penjualan narkoba, satu mancis serta dua telepon genggam. (fer)

BACA JUGA:
Bripka Samsul Bahri, Oknum Polisi Penjual Sabu


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Sering Ngaku Polisi, Pria Ini Ditangkap Polisi Betulan di Rumahnya
Metro 24 Jam - Sabtu, 22 September 2018 - 15:20 WIB

Sering Ngaku Polisi, Pria Ini Ditangkap Polisi Betulan di Rumahnya

Personel Polsek Patumbak mengamankan seorang oknum polisi gadungan dari kediamannya, Perumahan Lembayung Asri No 52, Jalan Pertahanan, Gang Lembayun, ...
Posting Ujaran Kebencian Agama Melalui Facebook, Remaja 16 Tahun Diamankan Polisi
Metro 24 Jam - Sabtu, 22 September 2018 - 14:59 WIB

Posting Ujaran Kebencian Agama Melalui Facebook, Remaja 16 Tahun Diamankan Polisi

Personel Polres Siantar mengamankan seorang pelajar inisial AH (16), karena diduga melakukan ujaran kebencian terhadap agama Kristendengan kalimat yang tak ...
5 Bulan Lalu Lolos Saat Disergap Satpam Kebon, Pria Ini Tertangkap Saat akan Kembali Curi Sawit
Metro 24 Jam - Sabtu, 22 September 2018 - 03:01 WIB

5 Bulan Lalu Lolos Saat Disergap Satpam Kebon, Pria Ini Tertangkap Saat akan Kembali Curi Sawit

Sabar Prianto alias Anto (34), warga Dusun 1, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Sergai, ditangkap personel Polsek Teluk Mengkudu, Kamis ...
Biat Pukat Tarik Mini Dibakar, 4 ABK  Melepuh
Metro 24 Jam - Sabtu, 22 September 2018 - 02:45 WIB

Biat Pukat Tarik Mini Dibakar, 4 ABK Melepuh

Satu unit boat pukat tarik mini yang sedang mencari ikan di perairan sekitar wilayah Desa Mesjid Lama, Kecamatan Talawi, Batubara, ...
Kegigihan Wak Keteng, Jaga Kos-kosan Nyambi Pengerajin Pot Bunga di Siantar
BISNIS - Sabtu, 22 September 2018 - 01:06 WIB

Kegigihan Wak Keteng, Jaga Kos-kosan Nyambi Pengerajin Pot Bunga di Siantar

Pria yang akrab disapa Wak Keteng ini, kesehariannya hanya sebagai penjaga kos-kosan Pondok Joy, di Jalan Panyabungan, Kelurahan Timbang Galung, ...
UMSU Dorong Anggota PFI Medan Kuliah S2
Metro 24 Jam - Jumat, 21 September 2018 - 21:24 WIB

UMSU Dorong Anggota PFI Medan Kuliah S2

Program Studi Magister Ilmu Komunikasi UMSU yang sudah terakreditasi B memberikan keringanan potongan uang kuliah sebanyak 50 persen kepada para ...