Sabtu, 22 September 2018 | 18.30 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Bawa Sekilo Sabu, 3 Nelayan Tanjungbalai Dituntut Seumur Hidup, Hakim Tak Setuju

Bawa Sekilo Sabu, 3 Nelayan Tanjungbalai Dituntut Seumur Hidup, Hakim Tak Setuju

Kamis, 11 Januari 2018 - 19:51 WIB

IMG-49682

Ketiga terdakwa di persidangan. (Reza/metro24jam.com)

PN MEDAN, metro24jam.com – Majelis hakim yang diketuai oleh Sri Wahyuni Batubara tak sependapat dengan tuntutan seumur hidup yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Randi Tambunan yang terhadap tiga nelayan asal Tanjungbalai dalam kasus kepemilikan 1 kilogram sabu dan 21 ribu butir pil ekstasi.

Menurut majelis hakim, tuntutan tersebut terlalu berat. Alhasil, ketiganya, yakni Syamsul Bahri (45) selaku nahkoda kapal, Joniwan Sianipar (40) selaku mekanik kapal dan Abdul Rasyd Sinaga (60) selaku anak buah kapal lolos dari hukuman seumur hidup penjara.

Terdakwa Syamsul divonis selama 20 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider 3 bulan kurungan. “Sedangkan terdakwa Joniwan Sianipar dan Abdul Rasyd Sinaga dijatuhkan hukuman masing-masing selama 15 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsidair 3 bulan kurungan,” tandas hakim Sri Wahyuni di Ruang Cakra I Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (11/1/2018) sore.

Majelis hakim berpendapat, ketiga terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah telah melanggar Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Ketiga terdakwa terbukti bersalah ikut serta menjadi perantara dalam peredaran 1000 gram sabu dan 21 ribu butir ekstasi. Menanggapi putusan itu, baik para terdakwa maupun JPU menyatakan pikir-pikir. “Pikir-pikir majelis,” kata JPU Randi.

Dalam pembelaannya, ketiga terdakwa mengaku telah dijebak oleh Rafib Afandi Ginting alias Pandi. “Awalnya ceritanya begini. Dia ngajak mengangkut kayu dari Tanjungbalai menuju Malaysia. Pulangnya katanya bawa drum kosong. Rupanya dia bawa narkoba, kami tak tau,” pungkas ketiga terdakwa.

Diketahui, ketiga terdakwa diamankan disebuah pelabuhan tikus di Kota Tanjungbalai pada Minggu tanggal 16 April 2017 lalu. Mereka diamankan oleh petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumut.

Ketiganya diamankan saat kapal nelayan tradisional itu menyandaā€ˇr di pelabuhan tersebut. Namun, dari penangkapan tersebut, seorang bernama Rafib Afandi Ginting alias Pandi melawan petugas dan terpaksa dilakukan tindakan tegas yang mengakibatkan dirinya tewas ditempat. (rez)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Sering Ngaku Polisi, Pria Ini Ditangkap Polisi Betulan di Rumahnya
Metro 24 Jam - Sabtu, 22 September 2018 - 15:20 WIB

Sering Ngaku Polisi, Pria Ini Ditangkap Polisi Betulan di Rumahnya

Personel Polsek Patumbak mengamankan seorang oknum polisi gadungan dari kediamannya, Perumahan Lembayung Asri No 52, Jalan Pertahanan, Gang Lembayun, ...
Posting Ujaran Kebencian Agama Melalui Facebook, Remaja 16 Tahun Diamankan Polisi
Metro 24 Jam - Sabtu, 22 September 2018 - 14:59 WIB

Posting Ujaran Kebencian Agama Melalui Facebook, Remaja 16 Tahun Diamankan Polisi

Personel Polres Siantar mengamankan seorang pelajar inisial AH (16), karena diduga melakukan ujaran kebencian terhadap agama Kristendengan kalimat yang tak ...
5 Bulan Lalu Lolos Saat Disergap Satpam Kebon, Pria Ini Tertangkap Saat akan Kembali Curi Sawit
Metro 24 Jam - Sabtu, 22 September 2018 - 03:01 WIB

5 Bulan Lalu Lolos Saat Disergap Satpam Kebon, Pria Ini Tertangkap Saat akan Kembali Curi Sawit

Sabar Prianto alias Anto (34), warga Dusun 1, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Sergai, ditangkap personel Polsek Teluk Mengkudu, Kamis ...
Biat Pukat Tarik Mini Dibakar, 4 ABK  Melepuh
Metro 24 Jam - Sabtu, 22 September 2018 - 02:45 WIB

Biat Pukat Tarik Mini Dibakar, 4 ABK Melepuh

Satu unit boat pukat tarik mini yang sedang mencari ikan di perairan sekitar wilayah Desa Mesjid Lama, Kecamatan Talawi, Batubara, ...
Kegigihan Wak Keteng, Jaga Kos-kosan Nyambi Pengerajin Pot Bunga di Siantar
BISNIS - Sabtu, 22 September 2018 - 01:06 WIB

Kegigihan Wak Keteng, Jaga Kos-kosan Nyambi Pengerajin Pot Bunga di Siantar

Pria yang akrab disapa Wak Keteng ini, kesehariannya hanya sebagai penjaga kos-kosan Pondok Joy, di Jalan Panyabungan, Kelurahan Timbang Galung, ...
UMSU Dorong Anggota PFI Medan Kuliah S2
Metro 24 Jam - Jumat, 21 September 2018 - 21:24 WIB

UMSU Dorong Anggota PFI Medan Kuliah S2

Program Studi Magister Ilmu Komunikasi UMSU yang sudah terakreditasi B memberikan keringanan potongan uang kuliah sebanyak 50 persen kepada para ...