Sabtu, 22 September 2018 | 17.38 WIB
Metro24Jam>News>Siantar 24 Jam>Masuk Kampung, King Cobra Sepanjang 3,2 Meter Dibunuh Warga

Masuk Kampung, King Cobra Sepanjang 3,2 Meter Dibunuh Warga

Minggu, 7 Januari 2018 - 21:17 WIB

IMG-49314

Warga memperlihatkan King Cobra yang sudah mati. (ist/metro24jam.com)

SIMALUNGUN, metro24jam.com – Seekora ular King Cobra berukuran 3,2 meter tiba-tiba muncul di Huta 2, Nagori (Desa) Moho, Kecamatan Jawa Maraja Bahjambi, Kabupaten Simalungun. Alhasil, warga setempat pun sempat geger dan ketakutan. . Informasi yang dihimpun, Minggu (7/1), King Cobra berwarna hitam kecoklat-coklatan itu akhirnya dibunuh masyarakat di sekitar areal perkebunan kelapa sawit PTPN 4 Bahjambi, Sabtu (6/1/2018) sekira jam 10.00 Wib.

Suprayogi, Pangulu Nagori Moho, mengatakan, kemunculan ular tersebut pertama kali diketahui seorang warga bernama Ipal Silalahi.

Dikatakan, bahwa ular itu sudah sering menampakkan diri dalam seminggu terakhir dan bersarang di antara dedaunan kering. Bahkan, di sarang King Cobra itu ditemukan sebanyak 43 butir telur yang akhirnya terpaksa ditanam agar tidak menetas.

ā€œSemula, warga kita yang pertama kali melihat itu mengira bahwa ular itu adalah teringgiling. Saat hendak diperhatikan lebih dekat, ternyata ular yang badannya cukup besar. Bahkan saat itu, kepalanya mendongak ke atas,ā€ kata Pangulu.

Karena ketakutan, Ipal langsung berlari ke perkampungan dan memberitahukannya kepada masyarakat.

Temuan itu pun spontan membuat warga di sana berbondong-bondong menuju sarang ular sembari membawa berbagai peralatan, seperti bambu dan galah panjang maupun parang.

Untuk menangkap ular berbisa itu, warga akhirnya menyusun strategi. Sekira sepuluh orang yang punya nyali besar berupaya mendekati sarang ular sembari memegang peralatan untuk mengusir Raja Kobra itu ke dalam sebuah karung dengan peralatan di tangan masing-masing.

Namun, saat akan dipancing masuk ke dalam karung yang dibawa warga, King Cobra tiba-tiba bangkit melawan dan berusaha menyerang dengan mengembangkan ‘sayap’ di kepalanya.

Untuk menjaga hal-hal yang tidak diingini, dan ular tidak melarikan diri, warga pun langsung melempari dan memukul ular itu. Ketika sudah tampak lemas dan tidak bergerak lagi, warga baru berani menangkap.

“Karena melawan ular itu terpaksa dibunuh. Takutnya dia lari sehinga bisa membahayakan warga. Apalagi, warga sudah sempat resah karena pernah melihat ular itu,” kata seorang warga.

Ular tersebut diduga berasal dari hutan di sekitar Kecamatan Jawa Maraja Bahjambi, yang menurut warga, bahwa kawasan hutan itu memang terdapat banyak ular.

Hanya saja, warga mengatakan baru pertama kali itu ditemukan dekat pemukiman. Sehingga warga menjadi resah. (ag)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Sering Ngaku Polisi, Pria Ini Ditangkap Polisi Betulan di Rumahnya
Metro 24 Jam - Sabtu, 22 September 2018 - 15:20 WIB

Sering Ngaku Polisi, Pria Ini Ditangkap Polisi Betulan di Rumahnya

Personel Polsek Patumbak mengamankan seorang oknum polisi gadungan dari kediamannya, Perumahan Lembayung Asri No 52, Jalan Pertahanan, Gang Lembayun, ...
Posting Ujaran Kebencian Agama Melalui Facebook, Remaja 16 Tahun Diamankan Polisi
Metro 24 Jam - Sabtu, 22 September 2018 - 14:59 WIB

Posting Ujaran Kebencian Agama Melalui Facebook, Remaja 16 Tahun Diamankan Polisi

Personel Polres Siantar mengamankan seorang pelajar inisial AH (16), karena diduga melakukan ujaran kebencian terhadap agama Kristendengan kalimat yang tak ...
5 Bulan Lalu Lolos Saat Disergap Satpam Kebon, Pria Ini Tertangkap Saat akan Kembali Curi Sawit
Metro 24 Jam - Sabtu, 22 September 2018 - 03:01 WIB

5 Bulan Lalu Lolos Saat Disergap Satpam Kebon, Pria Ini Tertangkap Saat akan Kembali Curi Sawit

Sabar Prianto alias Anto (34), warga Dusun 1, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Sergai, ditangkap personel Polsek Teluk Mengkudu, Kamis ...
Biat Pukat Tarik Mini Dibakar, 4 ABK  Melepuh
Metro 24 Jam - Sabtu, 22 September 2018 - 02:45 WIB

Biat Pukat Tarik Mini Dibakar, 4 ABK Melepuh

Satu unit boat pukat tarik mini yang sedang mencari ikan di perairan sekitar wilayah Desa Mesjid Lama, Kecamatan Talawi, Batubara, ...
Kegigihan Wak Keteng, Jaga Kos-kosan Nyambi Pengerajin Pot Bunga di Siantar
BISNIS - Sabtu, 22 September 2018 - 01:06 WIB

Kegigihan Wak Keteng, Jaga Kos-kosan Nyambi Pengerajin Pot Bunga di Siantar

Pria yang akrab disapa Wak Keteng ini, kesehariannya hanya sebagai penjaga kos-kosan Pondok Joy, di Jalan Panyabungan, Kelurahan Timbang Galung, ...
UMSU Dorong Anggota PFI Medan Kuliah S2
Metro 24 Jam - Jumat, 21 September 2018 - 21:24 WIB

UMSU Dorong Anggota PFI Medan Kuliah S2

Program Studi Magister Ilmu Komunikasi UMSU yang sudah terakreditasi B memberikan keringanan potongan uang kuliah sebanyak 50 persen kepada para ...