Jumat, 4 Desember 2020 | 05.37 WIB
MGID BANNER
Metro24Jam>News>Jaksa Belum Susun Kasasi Darma

Jaksa Belum Susun Kasasi Darma

Kamis, 28 Desember 2017 - 14:31 WIB

IMG-48604

Darma (file/metro24jam.com)

Reklam Flip
Loading...

KEJARI, metro24jam.com – Jaksa Penuntut Umum (JPU) terkesan lamban dalam menangani putusan bebas yang diterima Darma dalam kasus pembunuhan berencana terhadap pengusaha air softgun, Indra Gunawan alias Kuna. Pasalnya, JPU dari Kejari Medan itu hingga kini belum menyusun memori kasasi atas vonis bebas tersebut.

JPU Sindu Hutomo mengaku, alasan dirinya belum menyusun memori kasasi karena hingga saat ini Kejari Medan belum menerima salinan putusan bebas Darma dari Panitera Pengganti (PP) Pengadilan Negeri (PN) Medan.

“Apa dasar kami untuk kasasi, bila putusan belum diterima,” kata Sindu saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (27/12) sore. Petikan putusan yang belum diterima itu mengindikasikan bahwa JPU tidak melakukan upaya lanjutan dengan menjemput bola ke PN Medan.

“Masih ada 14 hari, setelah diputuskan. Menyatakan kasasi, setelah itu menyusun memori kasasi. Tapi, petikan belum diterima, apa mau disusun memori kasasinya,” ujar Sindu.

Namun, Sindu belum bisa memastikan kapan memori kasasi akan disampaikan ke bagian umum PN Medan. “Aku pastikan dapat salinan putusan, baru bisa dibuat memori kasasinya,” tandasnya.

Darma menghirup udara bebas dari Rutan Klas I Tanjung Gusta Medan pada Rabu (20/12) jam 18.00 wib. Selain itu, upaya hukum banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Medan dilakukan JPU terhadap terdakwa lain yakni ?Jo Hendral alias Zein, Chandra alias Ayen dan John Makrum Lubis.

Sebelumnya, majelis hakim yang diketuai oleh Wahyu Setyo Wibowo memvonis bebas Darma pada Selasa (19/12) kemarin. Berdasarkan pertimbangan majelis hakim, uang yang diberikan Siwaji Raja alias Raja Kalimas kepada Darma sebesar Rp 80 juta digunakan untuk membayar kredit mobil dan pembangunan.

Dalam kasus ini, hakim juga memvonis terdakwa Jo Hendral alias Zein selama 5 tahun penjara. Ia terbukti turut serta dalam melakukan penganiayaan yang hingga menyebabkan seseorang meninggal dunia.

Terdakwa Jo melanggar Pasal 351 ayat (3) KUHPidana. Sedangkan terdakwa Chandra alias Ayen divonis selama 3 tahun 6 bulan dan John Makrum Lubis divonis selama 2 tahun penjara. Keduanya terbukti melanggar UU Darurat Tentang Kepemilikan Senjata Api.

Putusan itu jauh lebih rendah dari tuntutan JPU. Terdakwa Darma dan Jo Hendral dituntut masing-masing selama 20 tahun penjara. Sementara terdakwa Chandra dituntut 7 tahun dan John dituntut 3 tahun.

Diketahui, kasus pembunuhan ini telah direncanakan para terdakwa dengan melakukan penembakan terhadap Kuna hingga tewas di depan tokonya, Jalan Ahmad Yani, Medan pada Rabu 18 Januari 2017. Kemudian, tim gabungan dari Polda Sumut, Polrestabes Medan meringkus seluruh terdakwa di sejumlah tempat di Medan. (rez)

KOMENTAR ANDA
MGID Smart Widget
Berita Lainnya
Pergi Mancing Sama Anak Ayan Kambuh, Pria Ini Ditemukan Tewas di Aliran Sungai Paluh Kemiri

Pergi Mancing Sama Anak Ayan Kambuh, Pria Ini Ditemukan Tewas di Aliran Sungai Paluh Kemiri

Muhammad Soleh Purba (39), warga Dusun II Desa Punden Rejo Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang ditemukan tewas mengambang di ...
3 Tahun Kabur ke Bandung Usai Gelapkan Uang Rp515 Juta, Eks Kacab BPR Eka Prasetya Diciduk

3 Tahun Kabur ke Bandung Usai Gelapkan Uang Rp515 Juta, Eks Kacab BPR Eka Prasetya Diciduk

Betty Situmorang alias Betty (41), eks Kepala Cabang (Kacab) PT BPR Eka Prasetya Lubukpakam ditangkap dari kediamannya di Kampung Simpati, RT/RW ...
Didatangi Polisi Lagi Tunggu ‘Pasien’ di Warung, Pengedar Ganja di Kahean Ini Gelagapan

Didatangi Polisi Lagi Tunggu ‘Pasien’ di Warung, Pengedar Ganja di Kahean Ini Gelagapan

Santai menunggu 'pasien' atau pembeli ganja di sebuah warung tak jauh dari kediamannya, di Jalan Merbau, Kelurahan Kahean, Siantar Utara, ...
Puluhan Warga Disabilitas & Lansia Terima Bantuan Sembako dari Karang Taruna Aceh Utara

Puluhan Warga Disabilitas & Lansia Terima Bantuan Sembako dari Karang Taruna Aceh Utara

Sebanyak 43 warga disabilitas dan lanjut usia (lansia) di beberapa wilayah Kabupaten Aceh Utara, menerima bantuan sembako, Kamis (03/12/2020) Bantuan ...
Dikenali Karena Coba Pakai ATM Curian, Maling ‘Gaptek’ Ditangkap 2 Jam Usai Beraksi Lagi

Dikenali Karena Coba Pakai ATM Curian, Maling ‘Gaptek’ Ditangkap 2 Jam Usai Beraksi Lagi

Satuan Reserse Kriminal Polres Tanjungbalai meringkus seorang pelaku pencurian, Rabu (2/11/2020) sekira pukul 06.00 Wib. Pria ini ditangkap hanya berselang ...
Disparbud Simalungun Gelar Workshop Bagi Manajer, Pengusaha Hotel dan Restoran

Disparbud Simalungun Gelar Workshop Bagi Manajer, Pengusaha Hotel dan Restoran

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Simalungun menggelar worskshop bagi pengusaha dan manajer hotel maupun pemilik restoran, bertempat di Atsari Hotel, ...
Reklam Sticky Ads
Reklam Inread
MGID

Loading…


Awie
Jawa Elektrik
ReklamStore Scroll