Kamis, 16 Agustus 2018 | 11.39 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Hasil Visum Belum Keluar, Ayah ‘Monster’ Masih Bebas

Hasil Visum Belum Keluar, Ayah ‘Monster’ Masih Bebas

Kamis, 12 Oktober 2017 - 10:54 WIB

IMG-41751

Korban cabul ayah kandung saat melapor ke Polres Siantar. (file/metro24jam.com)

SIANTAR, metro24jam.com – Ayah ‘monster’ yang telah dilaporkan menjadikan putri kandungnya–sebut saja namanya Melati (11)–menjadi budak seks, ternyata belum juga ditahan. Alasannya, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Satuan Reskrim Polres Siantar, masih menunggu hasil resmi visum dari rumah sakit.

Pernyataan itu disampaikan Kanit UPPA, Ipda Herlina Damanik, di ruang kerjanya, Rabu (11/10) sekira jam 15.00 Wib. Menurutnya, pengaduan terkait dugaan korban pencabulan anak di bawah umur dialami Melati yang pada saat itu didampingi pihak sekolah dan dinas sosial masih melaporkan sesuai keterangan yang didapat dari keterangan korban.

“Pengaduan dugaan korban pencabulan anak di bawah umur baru kita terima secara resmi setelah pihak sekolah dan dinas sosial melaporkan kembali kemarin, Selasa (10/10). Penyidik sendiri langsung memeriksa saksi (pihak sekolah dan dinas sosial hari itu juga). Makanya laporan resmi sudah di terima penyidik PPA,” katanya.

Mengenai adanya dugaan tindak perbuatan pencabulan sebagaimana keterangan dari pihak sekolah dan dinas sosial yang pada saat mendampingi korban, dikatakan masih hanya sebatas keterangan saksi.

“Pihak sekolah kan mengetahui kejadian itu karena korban bercerita sama teman sekolahnya. Pihak sekolah memanggil teman korban dan menanyakan kejadian akan apa dialami si anak (Melati). Jadi masih hanya sebatas informasi yang diketahui pihak sekolah,” kata Ipda Herlina.

Dijelaskan, demi meluruskan semua itu agar tidak ada kesalahpahaman, pihaknya hingga kini masih menunggu hasil visum dari pihak rumah sakit dan tak bisa berandai-andai akan kebenaran keterangan yang didapat dari pihak sekolah maupun dinas sosial ketika mendampingi korban membuat pengaduan.

Herlina memang mengakui, terkait tindak kejahatan apalagi pencabulan anak di bawah umur, siapa saja bisa mendampingi dan melaporkannya ke polisi. Namun disamping itu, guna mengetahui kebenarannya, penyidik kepolisian tentu membutuhkan hasil visum dari rumah sakit.

“Hasil visum itu yang kita minta dan kita tunggu. Dan dari situlah nanti penyidik bisa memintai keterangan dari keluarga korban, baik itu neneknya dan ayah kandungnya,” ucapnya.

Untuk itu, hingga saat ini, pihaknya dikatakan masih menunggu hasil visum dari rumah sakit dan belum bisa menyimpulkan apakah ada tindak pencabulan atau tidak. Karena, menurut dia penyidik sendiri sebenarnya tidak ingin aksi kejahatan seperti ini terjadi, apalagi dialami anak di bawah umur. Tapi, untuk proses selanjutnya membutuhkan alat bukti yakni hasil visum tersebut jadi tak bisa hanya berkata-kata dan hasil keterangan saksi saja.

“Sekali lagi saya luruskan kita tunggu hasil visum dari pihak rumah sakit dan acuan kita proses penyelidikan selanjutnya terhadap pemanggilan terhadap pihak keluarga korban sendiri dan dalam waktu dekat ini ayah dan nenek korban akan dipanggil,” pungkasnya. (Jo)

BACA JUGA:
Setubuhi Putri Kandung, ‘Ayah Monster’ Masih Berkeliaran
Masih SD Sudah Jadi Budak Seks, Diungkap Pihak Sekolah, ‘Ayah Badau’ Ditangkap


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Lagi Heboh! Ada Pohon Randu ‘Kencing’ di Rembang
Metro 24 Jam - Kamis, 16 Agustus 2018 - 07:52 WIB

Lagi Heboh! Ada Pohon Randu ‘Kencing’ di Rembang

Warga Desa Jolotundo, Kecamatan Lasem, Rembang, sejak Selasa (14/8/2018) kemarin dihebohkan fenomena unik. Sebatang pohon randu tiba-tiba bisa menyemburkan air, ...
2 Tahun Berdiri, PT Todo Raka Prawira Semakin Mendapat Kepercayaan Mitra Usaha
BISNIS - Kamis, 16 Agustus 2018 - 07:14 WIB

2 Tahun Berdiri, PT Todo Raka Prawira Semakin Mendapat Kepercayaan Mitra Usaha

PT Todo Raka Prawira, perusahaan yang bergerak di bidang Eksternal Leasing Mitra Jasa, merayakan HUT ke-2 di Cafe OH 5 ...
Tak ke Laut Utang ‘Mandosak’, Jual Sabu Saufi ke Balik ‘Jarojak’
Metro 24 Jam - Rabu, 15 Agustus 2018 - 22:36 WIB

Tak ke Laut Utang ‘Mandosak’, Jual Sabu Saufi ke Balik ‘Jarojak’

Tak ke laut utang mandosak (mendesak). Demikian sepenggal pepatah di daerah pesisir Asahan. Seperti bunyinya, berdalih mencari tambahan, Muhammad Saufi ...
Meninggal Dunia Usai Latihan, Siska Susanti ‘Menunaikan Tugas Pengabdian Sampai Nafas Terakhir’
Metro 24 Jam - Rabu, 15 Agustus 2018 - 22:19 WIB

Meninggal Dunia Usai Latihan, Siska Susanti ‘Menunaikan Tugas Pengabdian Sampai Nafas Terakhir’

Kepergiaan Siska Susanti (18), siswi kelas XII Madrasah Aliyah (MA) Al-Wasliyah, Kecamatan Perbaungan, Serdang Bedagai, menyisakan duka mendalam bagi keluarga ...
Kasihan…! Pengemudi Betor Ini Tewas Gara-gara Kesetrum Busi
Metro 24 Jam - Rabu, 15 Agustus 2018 - 22:11 WIB

Kasihan…! Pengemudi Betor Ini Tewas Gara-gara Kesetrum Busi

Kasihan...! Pria ini meregang nyawa saat memperbaiki becak bermotor miliknya di Jalan Datuk Kabu Pasar III, Desa Tembung, Percut Sei ...
Terkait OTT ASN Inspektorat dan Kades, Inspektur Batubara Diperiksa Selama 3 Jam
Metro 24 Jam - Rabu, 15 Agustus 2018 - 22:00 WIB

Terkait OTT ASN Inspektorat dan Kades, Inspektur Batubara Diperiksa Selama 3 Jam

Dua orang pejabat Inspektorat diperiksa polisi, menyusul 3 oknum ASN yang terjaring OTT bebearpa waktu lalu. Salah satunya adalah Inspektur ...