Sabtu, 22 September 2018 | 17.38 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Sopir Grab Tewas Dibunuh, Nama Pengorder Terakhir: Den’Gegana Gegana Polda Sumut (Brimob)

Sopir Grab Tewas Dibunuh, Nama Pengorder Terakhir: Den’Gegana Gegana Polda Sumut (Brimob)

Senin, 25 September 2017 - 01:56 WIB

IMG-40579

Akun pemesan Grab Car yang dikemudikan David. (Tribun)

MEDAN KOTA, metro24jam.com – Ada fakta menarik pada perampokan dan pembunuhan sopir taksi online Grab, David Julher Simanjuntak (46), yang terjadi Minggu (24/9/2017) dinihari kemarin. Hal itu diketahui setelah terungkapnya akun pengorder taksi David dari rekan seprofesinya.

Pemesan terakhir jasa David sebelum ditemukan tewas adalah atas nama DEN’GEGANA GEGANA POLDA SUMUT (BRIMOB). “Diketahui dari sistem data,” beber seorang rekan seprofesi David di rumah duka, Jalan Kemiri II Gang Harjo, No 19, Kecamatan Medan Kota, Minggu, (24/9/2017), Minggu (24/9/2017).

Berdasarkan data yang ada dalam akun pengorder tersebutlah diketahui bahwa pemesan memnita diantar dari dari Jalan Sutomo dengan tujuan ke Jalan Wahidin, Medan Kota, jam 19.06 Wib.

Ternyata, beberapa jam kemudian, David ditemukan dalam keadaan tak bernyawa dengan tubuh penuh luka tusukan di dalam parit depan kos-kosan di Jalan Sempurna, Medan Kota Minggu (24/9/2017) sekira jam 01.00 Wib.

Namun demikian, kuat dugaan bahwa akun itu adalah identitas palsu. Bahkan, nomor ponsel 082276433696 pemesan David yang tertera dalam aplikasi yang kini sudah tersebar di media sosial para sopir Grab.

Menurut rekannya itu, David di mata pada koleganya sesama sopir Grab merupakan sosok yang baik, gemar bercanda dan tak mudah tersinggung. Ia akrab dipanggil Oppung oleh rekannya sesama pengemudi.

“Dia penggemar Metallica dan lebih sering memakai kaos hitam, putih dan biru,” kenang sang rekan.

Selain itu, David juga dikenal sebagai sopir senior di Grab.

“Dia sudah jadi sopir (Grab) sejak 2016. Seniorlah di antara kita-kita,” sambungnya lagi.

Rekan-rekannya berharap bahwa polisi bisa segera menangkap pelaku.

Kuat dugaan, David dibunuh oleh kawanan perampok di dalam mobil sebelum jenazahnya dibuang ke Jalan Sempurna, tidak jauh dari kos-kosan elit berlantai tiga di daerah itu.

Penjaga (satpam) kos-kosan, Hendro Siagian, yang pertama kali melihat jenazah David, mengaku tak mendengar adanya suara gaduh sebelum dia menemukan jasad tersebut. Dia bahkan berteriak saat melihat ada mayat di dalam parit. (*/asp)

BACA JUGA:
Sopir Grab Tewas Ditikami Begal 26 Liang, Jasadnya Dibuang ke Parit, Mobil Dilarikan
Sopir Grab Tewas Dibunuh: “Tega Kalilah Yang Merampok Mu Itu Pak! Semua Diambil, Nyawa Mu Juga Diambil!”


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Sering Ngaku Polisi, Pria Ini Ditangkap Polisi Betulan di Rumahnya
Metro 24 Jam - Sabtu, 22 September 2018 - 15:20 WIB

Sering Ngaku Polisi, Pria Ini Ditangkap Polisi Betulan di Rumahnya

Personel Polsek Patumbak mengamankan seorang oknum polisi gadungan dari kediamannya, Perumahan Lembayung Asri No 52, Jalan Pertahanan, Gang Lembayun, ...
Posting Ujaran Kebencian Agama Melalui Facebook, Remaja 16 Tahun Diamankan Polisi
Metro 24 Jam - Sabtu, 22 September 2018 - 14:59 WIB

Posting Ujaran Kebencian Agama Melalui Facebook, Remaja 16 Tahun Diamankan Polisi

Personel Polres Siantar mengamankan seorang pelajar inisial AH (16), karena diduga melakukan ujaran kebencian terhadap agama Kristendengan kalimat yang tak ...
5 Bulan Lalu Lolos Saat Disergap Satpam Kebon, Pria Ini Tertangkap Saat akan Kembali Curi Sawit
Metro 24 Jam - Sabtu, 22 September 2018 - 03:01 WIB

5 Bulan Lalu Lolos Saat Disergap Satpam Kebon, Pria Ini Tertangkap Saat akan Kembali Curi Sawit

Sabar Prianto alias Anto (34), warga Dusun 1, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Sergai, ditangkap personel Polsek Teluk Mengkudu, Kamis ...
Biat Pukat Tarik Mini Dibakar, 4 ABK  Melepuh
Metro 24 Jam - Sabtu, 22 September 2018 - 02:45 WIB

Biat Pukat Tarik Mini Dibakar, 4 ABK Melepuh

Satu unit boat pukat tarik mini yang sedang mencari ikan di perairan sekitar wilayah Desa Mesjid Lama, Kecamatan Talawi, Batubara, ...
Kegigihan Wak Keteng, Jaga Kos-kosan Nyambi Pengerajin Pot Bunga di Siantar
BISNIS - Sabtu, 22 September 2018 - 01:06 WIB

Kegigihan Wak Keteng, Jaga Kos-kosan Nyambi Pengerajin Pot Bunga di Siantar

Pria yang akrab disapa Wak Keteng ini, kesehariannya hanya sebagai penjaga kos-kosan Pondok Joy, di Jalan Panyabungan, Kelurahan Timbang Galung, ...
UMSU Dorong Anggota PFI Medan Kuliah S2
Metro 24 Jam - Jumat, 21 September 2018 - 21:24 WIB

UMSU Dorong Anggota PFI Medan Kuliah S2

Program Studi Magister Ilmu Komunikasi UMSU yang sudah terakreditasi B memberikan keringanan potongan uang kuliah sebanyak 50 persen kepada para ...