Rabu, 21 November 2018 | 04.40 WIB
Metro24Jam>News>Global Medan>Terkendala Pembebasan Lahan, Tol Medan-Binjai Ditarget Selesai Akhir Tahun Ini

Terkendala Pembebasan Lahan, Tol Medan-Binjai Ditarget Selesai Akhir Tahun Ini

Kamis, 6 April 2017 - 03:15 WIB

IMG-23021

Sebuah mobil tengah melintas di area pembangunan jalan tol Medan-Binjai. (IST/metro24jam.com)

MARELAN, metro24jam.com – Meski masih memilik kendala, terutama masalah pembebasan lahan, namun pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) tetap memasang target pembangunan jalan tol Medan-Binjai rampung akhir tahun ini.

Target ini disampaikan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno ketika meninjau progres pembangunan jalan tol itu di Marelan, Rabu (5/4).

Saat ini, kata Rini, yang saat ini menjadi kendala adalah pembebasan lahan pada seksi 1. Dan dia mengatakan, kendala tersebut akan terselesaikan pada akhir bulan April ini.

“Untuk persoalan pembebasan lahan di seksi 1 ini memang cukup rumit, sehingga masih dalam proses dan sedang kita bicarakan. Namun, untuk seksi 2 dan seksi 3 saat ini lagi proses pembangunan dan kita targetkan sebelum lebaran sudah dapat digunakan oleh masyarakat,”

terang Rini yang saat itu bersama Menteri Agaria dan Tata Ruang (ATR), Sofyan Djalil, Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR), Mochammad Basoeki Hadimoeljono, Kepala Kejaksaan Agung (Kajagung), HM Prasetyo serta Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Erry Nuradi.

Ditambahkan Rini, kalau dalam bulan April ini pembebasan lahan untuk seksi 1 dapat diselesaikan, maka pembangunan sudah dapat dilanjutkan. Namun, kata Rini lagi, permasalahannya di lahan tersebut terdapat tiga sertifikat tanah dan lahan itu sendiri ditempati sedikitnya 360 kepala keluarga (KK).

Dia juga menyebutkan, untuk persoalan pembebasan lahan di seksi 1 tersebut, maka Kejagung, Menteri PUPR dan Menteri Agraria dan Tata Ruang juga dapat membantu menyelesaikan. Sehingga di akhir tahun, keseluruhan pembangunan jalan tol Medan-Binjai bisa dioperasionalkan.

“Makanya kita harapkan bulan April ini pembebasan lahan sudah dapat diselesaikan untuk seksi 1, dan kita targetkan di akhir 2017 keseluruhannya dapat betul-betul selesai dan dapat dioperasionalkan,” papar Rini.

Lebih jauh dikatakannya, progress (kemajuan) pembebasan lahan jalan tol untuk ruas Medan-Binjai, untuk seksi 1 Tanjungmulia- Helvetia panjang 6.071 Km dengan kebutuhan lahan 36,66 hektare (Ha), progress pengadaan lahan 24,74 ha atau 67,49 persen dan progress fisik 16,715 persen.

Untuk seksi 2, Helvetia-Sei Semayang panjang 9,051 Km dengan kebutuhan lahan 46,36 ha dengan progress pengadaan lahan 45,02 ha atau 97,11 persen dan progress fisik 88,43 persen.

Selanjutnya untuk seksi 3, Sei Semayang-Binjai dengan panjang 10.319 Km dengan kebutuhan lahan 61,04 ha dan progress pengadaan lahan 60,70 ha atau 99,48 persen dan progress pembangunan fisik 86,27 persen.

Secara keseluruhan panjang luas lahan yang harus dibebaskan 25,441 ha dengan kebutuhan lahan 144,06 ha dan luas progress pengadaan tanah 130,45 Ha atau 90,57 persen dengan progress fisik 57,02 persen. “Pembangunan ini membutuhkan dana sekitar Rp1,1 triliun,” katanya.

Sementara Kajagung, HM Prasetyo menyatakan, pihaknya siap untuk mengawal dan mendukung pelaksanaan pembangunan infrastruktur. “Kita siap untuk membackup yakni mengawal dan mengamankan pelaksanaan pembangunan,” ujar Prasetyo.

Untuk melakukan hal itu, lanjut dia, Kejagung memiliki TP4, yakni tim pengawal pengamanan pemerintah pembangunan. “Kita ada TP4 yang berada di tingkat pusat juga ada di sini,” jelas Prasetyo.

Gubsu Erry Nuradi mengatakan, peninjauan yang dilakukan tersebut merupakan tindaklanjut dari rapat terbatas yang dilakukan pada bulan Maret lalu tentang proyek strategis nasional yang ada di Sumut.

“Peninjauan ini gunanya untuk melihat kendala dan masalah pembebasan lahan oleh karena itu Menteri BUMN, Menteri Perhubungan dan lainnya langsung datang ke sini dalam rangka untuk menyaksikan langsung kendala tersebut.

Ternyata memang ada beberapa masalah pendekatan lahan dan percepatan pembangunan khususnya jalan tol yang harus ada solusinya.

Meskipun ada aturan tapi untuk memback up proses tersebut di lapangan perlu dilakukan koordinasi karena masalah tanah ini sangat dinamis,” ujar Erry.

Dalam kesempatan itu, Erry juga berharap, agar semua masyarakat di Sumut bisa mendukung proses pembebasan lahan sebab tujuanya juga adalah untuk kepentingan masyarakat dan pembangunan dapat segera diselesaikan.

“Saya harap semua masyarakat Sumut dapat mendukung. Untuk proses pembebasan lahan juga kan sudah lebih baik dari tahun sebelumnya karena sekarang sudah menggunakan tim apresial, apalagi ini untuk kepentingan bersama dan pembangunan dapat cepat diselesaikan,” paparnya. (zul/ari)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Bawa 4 Kg Ganja Tujuan Pekanbaru, Pelajar Aceh Ditangkap di Kwala Begumit
Metro 24 Jam - Selasa, 20 November 2018 - 22:54 WIB

Bawa 4 Kg Ganja Tujuan Pekanbaru, Pelajar Aceh Ditangkap di Kwala Begumit

Seorang pelajar asal Aceh ditangkap personel Polres Langkat yang menggelar razia di Jalan Lintas Sumatera, Pos Lantas Sei Karang, Desa ...
Bangunan Kosong Dekat Mapolsek Percut Sei Tuan Kembali Digerebek, Polisi Temukan Sabu dan Bong
Metro 24 Jam - Selasa, 20 November 2018 - 21:29 WIB

Bangunan Kosong Dekat Mapolsek Percut Sei Tuan Kembali Digerebek, Polisi Temukan Sabu dan Bong

Personel Percut Sei Tuan menggerebek sebuah gedung bekas sekolah lantaran terindikasi menjadi lapak pengguna dan transaksi narkoba di Jalan Letda ...
Sering Beroperasi Hingga Larut Malam, Warnet L-NET Disegel Polisi, 13 Pemain Diamankan
Metro 24 Jam - Selasa, 20 November 2018 - 15:43 WIB

Sering Beroperasi Hingga Larut Malam, Warnet L-NET Disegel Polisi, 13 Pemain Diamankan

Kepolisian Sektor (Polsek) Percut Sei Tuan menutup salah satu warung internet (warnet) di Perumnas Mandala, Jalan Garuda Raya, Kelurahan Kenangan, ...
Tujuan Tangerang, Kurir Asal Aceh Diciduk Bersama 1 Kg Sabu-sabu
Metro 24 Jam - Selasa, 20 November 2018 - 15:31 WIB

Tujuan Tangerang, Kurir Asal Aceh Diciduk Bersama 1 Kg Sabu-sabu

Personel Satuan Narkoba Polres Langkat, menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu, bernilai miliaran rupiah. Kapolres Langkat AKBP Doddy Hermawan melalui Kasubbag ...
Polsek Padang Hilir Sosialisasi Pileg dan Pilpres
Metro 24 Jam - Selasa, 20 November 2018 - 10:38 WIB

Polsek Padang Hilir Sosialisasi Pileg dan Pilpres

Jelang Pemilu 2019, Polsek Padang Hilir melakukan Sosialisasi Pileg dan Pilpres yang bertujuan menciptakan suasana damai, aman, tertib dan sejuk ...
Wartawan Dibunuh di Klapanunggal Bogor, FPII Desak Polisi Usut Pelaku dan Motifnya
Metro 24 Jam - Selasa, 20 November 2018 - 10:37 WIB

Wartawan Dibunuh di Klapanunggal Bogor, FPII Desak Polisi Usut Pelaku dan Motifnya

Dunia jurnalistik kembali berduka dengan ditemukannya sosok jenazah yang dimasukkan ke dalam drum plastik di Klapanunggal, Bogor, Minggu pagi (18/11/2018). ...
bupati serdang bedagai
Loading...