Rabu, 21 April 2021 | 09.47 WIB
Banner Advertnative
Metro24Jam>News>Tikami Anak 17 Liang, Pretty Juliana Diboyong ke RSJ

Tikami Anak 17 Liang, Pretty Juliana Diboyong ke RSJ

Selasa, 17 Januari 2017 - 11:20 WIB

IMG-9622

Juliana saat diperiksa petugas. Sitepu/Metro

AdvertNative 160×600

DELITUA, metro24jam.com – Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Pretty Juliana Ningsih Hasibuan (32), dikirim ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Prof Dr M Ildrem Jalan Tali Air, Minggu (15/1) jam 22.00 wib.

Ibu satu anak ini, terpaksa berpisah dengan setelah menikaminya sebanyak 17 liang. Perbuatannya itu mengakibatkan anak semata wayangnya tewas bermandikan darah serta usus terburai hingga 1 meter.

Pretty, merupakan pelaku tunggal penikaman terhadap Muhammad Altahir, bocah yang masih berusia 2,5 tahun. “Pelaku pembunuhan terhadap anak kandungnya sudah kita bawa ke RS Jiwa untuk diperiksa. Karena pelaku diperkirakan mengidap penyakit kejiwaan,” terang Kompol Wira Prayatna, Senin (16/1).

Adapun alasan pihak kepolisian membawa ke RSJ karena pelaku selalu berkata ngawur ketika hendak dimintai keterangan di ruang penyidik.

“Pelaku ketika kita periksa tidak nyambung, kita tanya A dijawab B. Sehingga Juru Periksa kesulitan memeriksanya. Terpaksa kita bawa ke RS Jiwa,” bilangnya.

Ketika dipertanyakan kapan pelaku akan ditetapkan sebagai tersangka, pihaknya belum bisa memastikan. “Kita tidak mengetahui secara pasti kapan pelaku sembuh dari penyakit kejiwaan yang dideritanya. Kita lihat saja nanti kapan pelaku dinyatakan dokter sembuh. Bila sudah sembuh, pelaku akan kembali kita periksa. Bila memungkinkan, tersangka juga langsung ditahan,” tambahnya.

Kapolsek Delitua AKP Wira Prayatna, yang ikut melakukan olah TKP susulan, mengatakan, dalam kasus ini, pihaknya telah memeriksa saksi tambahan.

Dalam keterangan saksi, kita menetapkan ibunya sebagai tersangka. “Ya… masih ibunya yang kita jadikan tersangka dalam kasus ini,” kata kapolsek. Dari olah TKP, petugas mengamankan berapa alat bukti dan salah satunya, seperangkat pisau yang disita dari dapur.

Dilepasliarkan

Sementara itu, Sutan mengatakan, jika hasil tes kejiwaan menyatakan adiknya positif tidak waras alias gila, Sutan dengan tegas menolak kehadiran Pretty di keluarga besarnya.

Karena trauma dengan kejadian yang dialami keponakannya itu. Sebab Sutan juga memiliki anak dan takut menjadi korban. “Saya takut ada apa-apa sama anak sayalah bang,” sebut Sutan.

Tapi, ia masih mengakui Pretty adik kandungnya yang belakangan berbeda sifatnya.

Langkah itu untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan. Tapi, keluarga akan memberikan tempat tinggal walaupun harus menyewa. “Kami berikan tempat tinggal walaupu harus menyewa,” sebutnya mengakhiri. (tepu/zal)

BACA JUGA:
Anak Semata Wayang Ditikam Ibu 17 Liang, Altahir Satu Kuburan Sama Nenek, Sepupu Nyaris Jadi Korban
Anak Semata Wayang ‘Dibeteti’ Ibu Kandung Pakai Pisau Dapur; 17 Luka Tusukan, Usus Terburai 1 Meter

KOMENTAR ANDA
AdvertNative Bottom Desktop
MGID Smart Widget
Berita Lainnya
Tak Terima Jenazah Harus Dimakamkan Secara Covid-19, Keluarga Duka di Siantar Pajang Poster Ini

Tak Terima Jenazah Harus Dimakamkan Secara Covid-19, Keluarga Duka di Siantar Pajang Poster Ini

Jalan Ade Irma Suryani Nasution Kelurahan Melayu Kecamatan Siantar Siantar Utara Kota Pematangsiantar, Selasa (20/4/2021) siang mendadak ramai. Seorang warga ...
Ribuan Ikan Mati Mendadak di Pantai Batubara, Diduga Keracunan Limbah

Ribuan Ikan Mati Mendadak di Pantai Batubara, Diduga Keracunan Limbah

Puluhan ribu ikan ditemukan mati terkapar di Pantai Kuala Indah, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batubara, sejak Selasa (20/4/2021). Penampakan tersebut ...
Mega Pro Kontra Vixion di Jalan Sangnaualuh, Pensiunan PNS Patah Kaki

Mega Pro Kontra Vixion di Jalan Sangnaualuh, Pensiunan PNS Patah Kaki

Seorang laki-laki lanjut usia terkapar dengan darah berceceran, setelah mengalami kecelakaan di Jalan Sangnaualuh, Kelurahan Siopat Suhu, Siantar Timur, Selasa ...
BBPSU Gelar Kegiatan Penguatan Kebahasaan Bagi Penegak Hukum di Pematang Siantar

BBPSU Gelar Kegiatan Penguatan Kebahasaan Bagi Penegak Hukum di Pematang Siantar

Balai Bahasa Provinsi Sumatra Utara (BBPSU) menggelar kegiatan Penguatan Kebahasaan Bagi Penegak Hukum di Kota Pematang Siantar selama 2 hari, ...
Anggota DPRD Sumut Minta Polda Selidiki Dalang Galian C Ilegal di Aek Nalas Siregar

Anggota DPRD Sumut Minta Polda Selidiki Dalang Galian C Ilegal di Aek Nalas Siregar

Anggota DPRD Sumatera Utara Viktor Silaen, meminta pihak Polda Sumatera Utara agar secepatnya mengungkap dalang tambang batu ilegal di ...
Mortir Temuan Warga di Hatonduhan Diledakkan, Kapolsek: 5 Kali Lebih Dahsyat dari Sebelumnya

Mortir Temuan Warga di Hatonduhan Diledakkan, Kapolsek: 5 Kali Lebih Dahsyat dari Sebelumnya

Tim Gegana Brimob Polda Sumatra Utara meledakan mortir temuan warga di Huta VIII Buntu Uluan Saribu Laksa, Nagori Tangga Batu, ...
MGID

Loading…


Awie
Jawa Elektrik
AdvertNative 320 x 200