Jumat, 20 Juli 2018 | 06.09 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Geger! 4 Hari Dinyatakan Dokter Meninggal Dunia, Pawang Ular Diyakini Keluarga Mati Suri (Tabib Masih Coba ‘Menyembuhkan’)

Geger! 4 Hari Dinyatakan Dokter Meninggal Dunia, Pawang Ular Diyakini Keluarga Mati Suri (Tabib Masih Coba ‘Menyembuhkan’)

Kamis, 12 Juli 2018 - 02:34 WIB

IMG-59510

Kerabat dekat mendoakan kesembuhan Rizky Ahmad. (ist)

PALANGKARAYA, metro24jam.com – Kota Palangkaraya khususnya dan Kalimatan Tengah secara umum digegerkan dengan kabar kematian Rizky Ahmad alias Dewa. Pemuda itu dinyatakan meninggal dunia oleh tim dokter RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya, Senin (9/7/2018) sekitar pukul 09.30 WIB kemarin.

Informasi yang dihimpun, pemuda 19 tahun itu meninggal dunia akibat dipatok ular peliharaannya. Pihak keluarga kemudian membawa jasadnya itu pulang ke rumah, namun hingga kini belum memakamkannya.

Mereka menduga, Rizky hanya mati suri dan berharap pemuda itu bisa sadar kembali.

Pecinta ular tersebut dinyatakan dokter meninggal dunia setelah berjuang melawan racun dalam tubuhnya akibat dipatok King Cobra peliharaannya, Minggu (8/7/2018) pagi.

“Pukul 08.30 WIB tadi, pasien menghembuskan nafas terakhir,” kata Humas RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya, Theodorus Sapta Admaja.

Menurut Theodorus, pihak rumah sakit sudah memberikan penanganan maksimal terhadap Rizky. Namun, racun King Cobra dinyatakan sudah sampai ke susunan saraf pusat.

Bulu Roma Merinding

Jasad Rizky kemudian dibawa ke kamar jenazah dan selanjutnya dibawa oleh keluarga ke rumah duka di Jalan Tjilik Riwut Km 7, Palangkaraya.

Tiba di kediamannya, jasad Rizky Ahmad kemudian dibaringkan di halaman rumah dengan didampingi ayah, ibu serta kerabat dekatnya.

Seorang tabib telah dipanggil untuk ‘menghidupkan’ atau menyadarkan Rizky kembali dari mati surinya.

Senin (9/7/2018) kemarin, setelah ‘diobati’ oleh sang tabib, bulu roma di tangan dan kaki Rizky disebut telah berdiri (merinding).

Tabib kemudian meminta 19 kerabat dekat pemuda itu untuk sama-sama mendoakan kesembuhan Rizky Ahmad.

“Klo digigit ular ini biasanya sampai 7 hari 7 malam baru dia akan sadar,” sebut sang tabib.

Dikawal Polisi

Kabar penyembuhan Rizky Ahmad yang dinyatakan dokter telah meninggal dunia akibat dipatok King Cobra pun tersebar ke seluruh pelosok Kalimantan.

Suasana di kediaman orangtua Rizky Ahmad (ist)

Ratusan warga Palangkaraya, berdatangan ke Jalan Danau Rangas Kelurahan Bukittunggal Kecamatan Jekanraya, untuk menyaksikan ritual penyembuhan pemuda itu.

Hal itu membuat pihak kepolisian dari Polsek Pahandut dan Polres Palangkaraya, terpaksa turun untuk melakukan pengamanan saat pelaksanaan ritual ‘penyembuhan’ Rizky Ahmad, Senin (9/7/2018) malam

Pihak keluarga, meyakini Rizky masih belum mati dan mengaku akan terus berupaya melakukan pengobatan untuk penyembuhannya.

“Kami masih yakin bahwa Rizki masih hidup, mungkin dia hanya koma saja, sehingga meminta bantuan kepada pawang ular dari Banten, kebetulan yang bersangkutan ada di Palangkaraya, untuk membantu kami,” ujar Suwardi Luyen, ayahanda dari Rizky Ahmad, Senin (9/7/2018) malam.

Kapolsek Pahandut Palangkaraya, AKP Ronny Wijaya, mengamini bahwa pihaknya datang hanya untuk mengamankan sekitar rumah Rizky Ahmad yang sedang melakukan ritual. (*/asp)

Beredar Foto Penampakan

Foto penampakan yang viral di media sosial. (Facebook)

Selama kabar ritual pengobatan terhadap Rizky Ahmad dilakukan, media sosial sempat dihebohkan satu foto yang memperlihatkan sosok seorang pemuda.

Meski tidak banyak warganet yang meyakini, namun beberapa menyebutkan, sosok itu sangat mirip dengan Rizky Ahmad.

Siapa Rizky Ahmad?

Hampir setiap hari, Rizky Ahmad alias Dewa bisa ditemukan bersama ular. Namun nahas, pemuda itu akhirnya tumbang oleh ular peliharaanya sendiri.

Rizky Ahmad saat beraksi dengan ular peliharaannya. (ist)

Rizky memelihara ular emas King Cobra yang ditemukannya terjebak jaring saat terjadi banjir beberapa waktu lalu.

Namun, tak seorang pun menduga, Rizky yang sudah didapuk sebagai pawang ular itu ternyata tidak tahan dengan bisa ular. (*/asp)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
BRI Gelar Evaluasi dan Monitoring Penyaluran BPNT Bersama Agen Brilink
Metro 24 Jam - Jumat, 20 Juli 2018 - 03:21 WIB

BRI Gelar Evaluasi dan Monitoring Penyaluran BPNT Bersama Agen Brilink

BRI Cabang Kisaran mengajak agen Brilink-nya yang tersebar di tiga kabupaten, masing-masing Asahan, Tanjungbalai dan Batubara untuk duduk bersama dalam ...
Tanding Futsal, Tim Pemenang Katanya Dipukuli Belasan Orang, Nyaris Diamuk Orang Sekampung
Metro 24 Jam - Jumat, 20 Juli 2018 - 03:11 WIB

Tanding Futsal, Tim Pemenang Katanya Dipukuli Belasan Orang, Nyaris Diamuk Orang Sekampung

Suasana di Kenanga Futsal, Jalan Bunga Kenanga, Kelurahan Padang Bulan Selayang II, Kecamatan Medan Selayang, mendadak riuh. Dua tim yang ...
Banting Stir Jadi Pengecer Sabu, Nelayan Terciduk di Rumahnya
Metro 24 Jam - Jumat, 20 Juli 2018 - 02:25 WIB

Banting Stir Jadi Pengecer Sabu, Nelayan Terciduk di Rumahnya

Penghasilan sebagai nelayan mulai seret. Kadang melaut, terkadang tidak. Alhasil Sukma Pauji Hasibuan alias Pauji (21) jadi gelap mata. Tergiur ...
“Abang Sangat Menyayangi Kalian Berdua Sampai Mati”: Lelaki Itu Pun Gantung Diri
Metro 24 Jam - Jumat, 20 Juli 2018 - 02:04 WIB

“Abang Sangat Menyayangi Kalian Berdua Sampai Mati”: Lelaki Itu Pun Gantung Diri

Seorang pria bernama Dedi Siswanto (31) ditemukan tewas dalam kondisi tergantung dengan seutas tali nilon, di kediamannya, Komplek Jakarta, Dusun ...
Ditabrak KA di Lintasan Tanpa Palang, Istri Sekarat, Suami Tewas di Tempat
Metro 24 Jam - Kamis, 19 Juli 2018 - 21:23 WIB

Ditabrak KA di Lintasan Tanpa Palang, Istri Sekarat, Suami Tewas di Tempat

Malang tak dapat ditolak. Itulah yang terjadi pada pasangan suami istri yang sehari-harinya berjualan ikan asin ini. Keduanya tertabrak kereta ...
Air Tirtadeli Mati Lagi, Warga Meminta Bupati Copot Direkturnya
Metro 24 Jam - Kamis, 19 Juli 2018 - 20:28 WIB

Air Tirtadeli Mati Lagi, Warga Meminta Bupati Copot Direkturnya

Air PDAM Tirtadeli Deliserdang kembali 'mandek'. Sebelumnya pada bulan Juni 2018 lalu, yang bertepatan dengan Ramadhan, air dari pipa PDAM ...