Jumat, 20 Juli 2018 | 06.13 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Senggol Anjing, Pedagang Telur Diuber Warga Sampai ke Kantor Polisi, Pulaknya Diteriaki Maling!

Senggol Anjing, Pedagang Telur Diuber Warga Sampai ke Kantor Polisi, Pulaknya Diteriaki Maling!

Rabu, 11 Juli 2018 - 23:33 WIB

IMG-59498

Ratusan warga berkerumun di Mapolsek Namorambe. (Den/metro24jam.com)

NAMORAMBE, metro24jam.com – Dua pria, Asun (25) warga Titi Papan, Marelan, bersama kernetnya Dani (25), warga Stabat, Langkat, nyaris jadi korban amukan massa, di Desa Kuala, Kecamatan Sibolangit, Rabu (11/7/2018) dinihari.

Persoalannya? Asun yang saa itu mengemudi pickup Mitshubishi L-300, BK 9304 EG warna hitam, menyenggol seekor anjing milik warga.

Informasi yang dihimpun di Polsek Namorambe, Rabu (11/7/2018), sekira jam 1.30 Wib, kedua pria itu baru saja usai berjualan telur di Berastagi, Kabupaten Karo. Setelah dagangannya habis, keduanya beranjak pulang menuju peternakan ayam di Desa Talun Kenas, Kecamatan STM Hilir.

Tiba di Desa Kuala, Sebolangit, mobil yang di kemudikan Asun tiba-tiba menyenggol anjing yang sedang tidur di tengah jalan. Tak ayal, hewan itu pun terkaing-kaing sambil berlari kesakitan.

Namun, setelah melihat anjing itu masih bisa berlari, Asun menganggap hewan itu tidak terluka dan lanjut mengemudi.

Tapi rupanya persoalan tak sesederhana itu. Seorang warga yang mendengar suara lolongan anjing, langsung keluar dari rumahnya dan berteriak maling.

Warga sekitar yang mendengar teriakan itu pun langsung berhamburan keluar dan mengejar mobil yang dikemudikan Asun.

Sementara itu, melihat mereka dikejar warga, Asun pun menginjak pedal gasnya dalam-dalam melesat ke arah Namo Rambe. Akibat gugup dan ketakutan, Asun sempat menyenggol seorang pengendara kreta. Meski begitu, Asun tetap tak mau berhenti dan langsung menuju Mapolsek Namorambe untuk mencari perlindungan.

“Saya dikejar ratusan warga sambil teriak maling, padahal saya hanya lewat saja. Kami baru siap jualan telur ayam di Berastagi dan anjing itu bukan saya tabrak, tapi cuma tersenggol,” beber Asun saat di Polsek Namorambe.

“Karena takut dimasa warga, jadi saya ngebut ajalah,” timpalnya.

Sementara DG (48), seorang warga Desa Rimo Mungkur, Kecamatan Namorambe mengatakan, begitu mendapat kabar ada maling di desa sebelah, puluhan warga di desanya langsung berhamburan ke jalan utama.

Melihat pickup L-300 melintas dengan kecepatan tinggi, mreka pun langsung mengejarnya. Saat itulah, mobil menyenggol kreta seorang warga yang hendak pulang ke rumahnya.

M Ginting (27), disebut sebagai warga Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Namorambe yang disenggol oleh mobil pickup tersebut.

Asun di Mapolsek Namorambe. (Den/metro24jam.com)

“Anak saya hendak pulang dari Namorambe ke rumah. Pas di tikungan Desa Namo Pakam, kreta anak saya disenggolnya. Terpaksa malam itu anak saya dilarikan ke Rumah Sakit Delitua. Lecet-lecetlah semua badannya, mulai dari kening. Telinganya pun berdarah,” beber orangtua korban.

Terpisah, Kapolsek Namorambe AKP Zaunuddin Lubis saat dikonfirmasi Rabu siang membenarkan kejadian tersebut.

“Kalau mengenai laka, kita belum mengetahuinya. Hanya saja pengendara L-300 menyenggol anjing dan diteriaki maling,” sebutnya. (bar)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
BRI Gelar Evaluasi dan Monitoring Penyaluran BPNT Bersama Agen Brilink
Metro 24 Jam - Jumat, 20 Juli 2018 - 03:21 WIB

BRI Gelar Evaluasi dan Monitoring Penyaluran BPNT Bersama Agen Brilink

BRI Cabang Kisaran mengajak agen Brilink-nya yang tersebar di tiga kabupaten, masing-masing Asahan, Tanjungbalai dan Batubara untuk duduk bersama dalam ...
Tanding Futsal, Tim Pemenang Katanya Dipukuli Belasan Orang, Nyaris Diamuk Orang Sekampung
Metro 24 Jam - Jumat, 20 Juli 2018 - 03:11 WIB

Tanding Futsal, Tim Pemenang Katanya Dipukuli Belasan Orang, Nyaris Diamuk Orang Sekampung

Suasana di Kenanga Futsal, Jalan Bunga Kenanga, Kelurahan Padang Bulan Selayang II, Kecamatan Medan Selayang, mendadak riuh. Dua tim yang ...
Banting Stir Jadi Pengecer Sabu, Nelayan Terciduk di Rumahnya
Metro 24 Jam - Jumat, 20 Juli 2018 - 02:25 WIB

Banting Stir Jadi Pengecer Sabu, Nelayan Terciduk di Rumahnya

Penghasilan sebagai nelayan mulai seret. Kadang melaut, terkadang tidak. Alhasil Sukma Pauji Hasibuan alias Pauji (21) jadi gelap mata. Tergiur ...
“Abang Sangat Menyayangi Kalian Berdua Sampai Mati”: Lelaki Itu Pun Gantung Diri
Metro 24 Jam - Jumat, 20 Juli 2018 - 02:04 WIB

“Abang Sangat Menyayangi Kalian Berdua Sampai Mati”: Lelaki Itu Pun Gantung Diri

Seorang pria bernama Dedi Siswanto (31) ditemukan tewas dalam kondisi tergantung dengan seutas tali nilon, di kediamannya, Komplek Jakarta, Dusun ...
Ditabrak KA di Lintasan Tanpa Palang, Istri Sekarat, Suami Tewas di Tempat
Metro 24 Jam - Kamis, 19 Juli 2018 - 21:23 WIB

Ditabrak KA di Lintasan Tanpa Palang, Istri Sekarat, Suami Tewas di Tempat

Malang tak dapat ditolak. Itulah yang terjadi pada pasangan suami istri yang sehari-harinya berjualan ikan asin ini. Keduanya tertabrak kereta ...
Air Tirtadeli Mati Lagi, Warga Meminta Bupati Copot Direkturnya
Metro 24 Jam - Kamis, 19 Juli 2018 - 20:28 WIB

Air Tirtadeli Mati Lagi, Warga Meminta Bupati Copot Direkturnya

Air PDAM Tirtadeli Deliserdang kembali 'mandek'. Sebelumnya pada bulan Juni 2018 lalu, yang bertepatan dengan Ramadhan, air dari pipa PDAM ...