Selasa, 19 Juni 2018 | 23.13 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Penyakit Kambuh, Supir Taksi Medan-Kutacane Meninggal Dunia di Dalam Mobil

Penyakit Kambuh, Supir Taksi Medan-Kutacane Meninggal Dunia di Dalam Mobil

Senin, 11 Juni 2018 - 20:14 WIB

IMG-58579

Rahimun saat dievakuasi dari dalam mobil. (ist/metro24jam.com)

MEDAN BARU, metro24jam.com – Rahimun Munthe (51), warga Desa Kutacane Lama, Kecamatan Babussalam, Aceh Tenggara, ditemukan tewas di dalam mobil Toyota Innova BK 1806 AJ miliknya, di Komplek Citra Garden, Jalan Jamin Ginting,  Medan Baru, Senin (11/6/2018) sekitar jam 03.30 Wib.

Keterangan yang diperoleh, kematian Rahimun diduga akibat penyakit yang dideritanya.

Pria yang berprofesi sebagai sopir taksi jurusan Medan-Kutacane tersebut datang ke lokasi dengan mengendarai mobil Toyota Inova BK 1806 AJ, Senin (11/6/2018) dinihari.

Tiba di sana, Rahimun sempat mengeluhkan sakit pada Fadli (30), sekuriti Bank BNI di Komplek Citra Garden. Pria itu juga sempat meminta tolong pada Fadli untuk mengantarkannya ke rumah sakit.

Namun karena sedang piket, Fadli pun tak bisa memenuhi permintaan Rahimun. Pun begitu, Fadli berinisiatif dan hendak memanggil blue bird untuk membawa Rahimun ke rumah sakit.

Tapi Rahimun malah menolak untuk diantar taksi. Lelaki paruh baya itu meminta agar Fadli memanggil rekannya, Teger.

“Saat itu korban minta tolong antar ke rumah sakit. Tapi sekuritinya tak bisa, lalu korban minta tolong hubungi temannya dan memberikan HP nya kepada sekuriti,” beber Kasi Humas Polsek Medan Baru, Aipda Ayatullah kepada wartawan, Senin (11/6/2018).

Saat sedang mencari kontak Teger di HP Rahimun, Rahimun pun kembali masuk ke dalam mobil. Tak berselang lama, Teger pun mendatangi lokasi. Karena mengenal mobil rekannya itu, Teger pun langsung menghampiri mobil yang terparkir persis di pekarangan Bank BNI.

Namun saat dibangunkan, Rahimun tak kunjung bergerak. Teger yang panik pun kembali memanggil Fadli dan diteruskan ke kepala lingkungan.

“Saat rekan korban datang, dia langsung membangunkan korban. Tapi tidak bangun-bangun. Sekuriti kemudian langsung menghubungi Kepling,” tutur Ayatullah.

Petugas yang mendapat informasi itu pun langsung turun ke lokasi beserta tim INAFIS Polrestabes Medan. Usai melakukan olah TKP, petugas pun memboyong jasad Rahimun ke Rumah Sakit Bhayangkara guna kepentingan penyidikan.

Namun, keluarga Rahimun yang mendapat kabar tersebut langsung mendatangi rumah sakit. Pihak keluarga mengaku kalau Rahimun mengidap penyakit asam lambung dan tensi tinggi dan meminta agar jasad Rahimun tidak diotopsi.

“Ada asam lambungnya ini. Tensinya pun sering kali tinggi. Mungkin gara-gara itunya itu,” jelas Seniwati Munthe (41), adik kandung Rahimun ditemui di rumah sakit Bhayangkara.

Masih kata Seniwati, usai menyelesaikan administrasi, pihak keluarga akan membawa jasad Rahimun ke kediamannya di Kutacane.

“Nggak usahlah diotopsi, udah ikhlasnya kami. Ini mau kami bawalah ke kampung di Kutacane,” tukasnya.

Sementara itu, pantauan wartawan di lokasi penemuan Rahimun tampak sepi. Tak ada aktifitas berarti di lokasi. Namun salah seorang sekuriti Bank BNI yang berada di lokasi mengaku tak tahu menahu terkait insiden tersebut.

“Tadi pagi itu bang, yang piket kawan. Kalau aku nggak tau apa-apa. Cuma dengar-dengar dari warga aja,” ucapnya. (put)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Daftar Terbaru,  147 Penumpang KM Sinar Bangun Belum Ditemukan
Metro 24 Jam - Selasa, 19 Juni 2018 - 18:18 WIB

Daftar Terbaru, 147 Penumpang KM Sinar Bangun Belum Ditemukan

Berdasarkan daftar terbaru yang dirilis Posko Bencana Danau Toba, hingga Selasa (19/6/2018), ada 147 penumpang yang dinyatakan hilang dalam musibah ...
KM Sinar Bangun Tenggelam, 94 Korban Belum Ditemukan, Ini Daftarnya
Metro 24 Jam - Selasa, 19 Juni 2018 - 16:41 WIB

KM Sinar Bangun Tenggelam, 94 Korban Belum Ditemukan, Ini Daftarnya

Tim penyelamat gabungan terus melakukan pencarian terhadap para korban yang dinyatakan hilang dalam peristiwa tenggelamnya KM Sinar Bangun, hingga Selasa ...
PDPM Protes Keras Logo Muhammadiyah Dicatut Relawan Ashari-Yusuf
Metro 24 Jam - Selasa, 19 Juni 2018 - 15:54 WIB

PDPM Protes Keras Logo Muhammadiyah Dicatut Relawan Ashari-Yusuf

Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Deliserdang menyayangkan logo Muhammadiyah dicatut untuk mendukung calon Bupati Deliserdang, Ashari Tambunan - Yusuf ...
Pihak Ini Paling Bertanggungjawab Atas Tragedi KM Sinar Bangun
Metro 24 Jam - Selasa, 19 Juni 2018 - 13:21 WIB

Pihak Ini Paling Bertanggungjawab Atas Tragedi KM Sinar Bangun

Tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Sinar Bangun di perairan Danau Toba sangat disesalkan Sekretaris Komisi D DPRD Sumatera Utara (Sumut), ...
Djoss Diyakini Unggul di Deliserdang
Metro 24 Jam - Selasa, 19 Juni 2018 - 11:53 WIB

Djoss Diyakini Unggul di Deliserdang

Pasangan Djarot Sihar Sitorus diyakini unggul di Deliserdang. Bahkan ditarget 75 persen suara di Deliserdang akan jatuh pada pasangan yang ...
Video: Detik-detik Tenggelamnya KM Sinar Bangun
Metro 24 Jam - Selasa, 19 Juni 2018 - 11:47 WIB

Video: Detik-detik Tenggelamnya KM Sinar Bangun

Awan gelap mengiringi jerit tangis penumpang Kapal Motor Sinar Bangun saat tenggelam di perairan Danau Toba, Senin (18/6/2018) sekira jam ...