Rabu, 18 Juli 2018 | 02.22 WIB
Metro24Jam>News>Siantar 24 Jam>Segera Dibentuk, Pansus Pemakzulan Hefriansyah 

Segera Dibentuk, Pansus Pemakzulan Hefriansyah 

Rabu, 16 Mei 2018 - 22:37 WIB

IMG-57521

Spanduk pemakzulan Hefriansyah di depan gedung DPRD Kota Siantar.

SIANTAR, metro24jam.com – Dalam waktu dekat, DPRD Kota Siantar membentuk panitia khusus (Pansus) terkait usulan pemakzulan Walikota Hefriansyah. Hal ini merespons desakan suku Simalungun yang sudah beberapa kali menggelar aksi unjuk rasa ke DPRD Kota Siantar.

Sekretaris Komisi I DPRD Kota Siantar, Tongam Pangaribuan kepada Siantar 24 Jam, Rabu (16/5) sore via ponsel mengakui rencana pembentukan Pansus dimaksud.

Itu menyusul hasil rapat Komisi I DPRD Kota Siantar yang digelar Rabu (16/5) di gedung dewan, Jalan Haji Adam Malik, Kota Siantar.

“Hasil rapat Komisi I DPRD Kota Siantar yang juga dihadiri tim ahli kita untuk kita mintai pendapat, memutuskan merekomendasi kepada Pimpinan DPRD segera membentuk Pansus,” katanya.

Usulan Komisi I itu, sambung Tongam, sudah diteruskan ke Pimpinan DPRD secara resmi melalui surat yang langsung dimasukkan setelah seluruh anggota Komisi I yang diketuai Hotman Kamaludin Manik menggelar rapat.

“Surat sudah langsung kita layangkan ke Pimpinan DPRD untuk pembentukan Pansus tersebut,” terangnya.

Ditanya secara detail soal nama Pansus dimaksud, apakah Pansus Pemakzulan atau Pansus Penistaan Suku, Tongam menyebut, itu nanti ditegaskan setelah Pansus bersidang.

“Yang penting Pansus dibentuk dulu, lalu akan diputuskan apakah DPRD menggunakan hak angket atau hak interpelasi guna menguak dugaan penistaan suku,” terangnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Siantar, Marulitua Hutapea dihubungi terpisah membenarkan dia sudah menerima surat usulan atau rekomendasi Komisi I untuk pembentukan Pansus.

Hanya saja dia mengingatkan, rekomendasi itu tak serta merta langsung menjadi dasar bagi DPRD membentuk Pansus. Ada mekanisme dan serangkaian langkah dilakukan pihaknya merespons surat rekomendasi Komisi I tersebut.

Marulitua menyebut, setelah surat tersebut diterima, kemudian disampaikan ke seluruh fraksi yang ada di DPRD Kota Siantar. Diundang rapat dan diberitahu tentang adanya usulan pembentukan Pansus.

“Tadi saya sudah mengundang seluruh fraksi di DPRD. Mereka saya beritahu soal usulan Komisi I membentuk Pansus,” terangnya.

Setelah itu disampaikan, seluruh fraksi bersikap. Dan jika tak ada yang setuju dengan usulan itu, maka pembentukan Pansus tak bisa dilanjutkan.

Sebaliknya, pembentukan Pansus baru bisa dilaksanakan jika ada minimal 5 orang anggota DPRD dari minimal 2 fraksi mengusulkan pembentukan Pansus. Selanjutnya Pimpinan DPRD membawa usulan itu ke rapat badan musyawarah (Bamus) untuk mengagendakan rapat paripurna pembentukan Pansus.

“Jadi harus ada minimal 5 orang anggota DPRD dari minimal 2 fraksi mengusulkan, baru bisa di-bamus-kan dan diagendakan rapat paripurna pembentukan Pansus,” terang Marulitua.

Dikatakan Marulitua, dalam rapat paripurna yang direncanakan 25 Mei 2018 mendatang, dengan catatan ada minimal 5 anggota DPRD pengusul Pansus, akan diputuskan kemudian apakah seluruh anggota DPRD setuju pembentukan Pansus.

“Dalam forum rapat paripurna kemudian ditanya seluruh dewan, apakah mereka setuju dibentuk Pansus, setelah sebelumnya meminta penjelasan ke-5 orang pengusul Pansus. Jika forum paripurna setuju, maka dibentuk lah Pansus,” terangnya, menjelaskan soal mekanisma pembentukan Pansus.

Dia lalu mengingatkan, Pansus yang dibentuk juga nanti yang menentukan apakah Walikota Hefriansyah dimakzulkan atau tidak, setelah Pansus melakukan serangkaian penyelidikan atau pemeriksaan atas tuduhan penisataan suku Simalungun yang dituduhkan selama ini oleh warga etnis Simalungun.

Kesempatan berbeda, Haji Burhanuddin Saragih, salah seorang tokoh etnis Simalungun yang ikut melakukan aksi unjuk rasa ke DPRD pada Senin (14/5) lalu, menyambut baik langkah Komisi I tersebut.

“Kita sambut baik upaya DPRD karena sudah memulai upaya sebagaimana tuntutan kita agar segera memebntuk Pansus,” terangnya.

Burhanuddin yang sering disapa Haji Batak itu menyebut, pihaknya bersama elemen Simalungun lainnya akan mendatangi DPRD. pekan depan guna mendorong pembentukan Pansus tetap berjalan sebagaimana mestinya. (tig)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Relokasi Mandiri Jalan Veteran Terbengkalai, Isu ‘Suap’ Mencuat
Metro 24 Jam - Rabu, 18 Juli 2018 - 02:11 WIB

Relokasi Mandiri Jalan Veteran Terbengkalai, Isu ‘Suap’ Mencuat

Relokasi Mandiri tahap II pembangunan 2016, di Jalan Veteran, Gang Garuda, Kabupaten Karo masih meninggalkan berbagai persoalan, termasuk isu dugaan ...
Upacara Kesadaran Nasional di Deliserdang, Bupati Ingatkan Hari Aksara Internasional
Metro 24 Jam - Rabu, 18 Juli 2018 - 02:01 WIB

Upacara Kesadaran Nasional di Deliserdang, Bupati Ingatkan Hari Aksara Internasional

Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan pimpin upacara Hari Kesadaran Nasional Pemerintah Kabupaten Deliserdang, Selasa (17/7), di Lapangan Kantor Bupati, bersamaan ...
DPC Partai Garuda Serahkan Berkas Bacaleg ke KPUD Siantar
Metro 24 Jam - Rabu, 18 Juli 2018 - 01:45 WIB

DPC Partai Garuda Serahkan Berkas Bacaleg ke KPUD Siantar

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Garuda Pematangsiantar hadir di Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Pematangsiantar, untuk menyerahkan berkas pengajuan ...
Sambut HBA-58 dan HUT IAD-18, Kejari Deliserdang Bagikan 1.000 Nasi Bungkus
Metro 24 Jam - Rabu, 18 Juli 2018 - 01:36 WIB

Sambut HBA-58 dan HUT IAD-18, Kejari Deliserdang Bagikan 1.000 Nasi Bungkus

Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mencari simpatik masyarakat dalam menyambut Hari Bakti Adhyaksa (HBA) ke-58 tahun dan HUT Ikatan ...
Pengedar Sabu Ditembak Mati: Jaringan Rizal Cs dan Kasus 14 Kg Sabu di Namorambe
Metro 24 Jam - Rabu, 18 Juli 2018 - 01:23 WIB

Pengedar Sabu Ditembak Mati: Jaringan Rizal Cs dan Kasus 14 Kg Sabu di Namorambe

Salah satu terduga jaringan pengedari sabu yang ditembak mati oleh polisi, Selasa (17/7/2018), merupakan bagian dari jaringan Rizal, yang sebelumnya ...
Maling Kreta Kualat! Sering Beraksi di Masjid, Ditembak Polisi
Metro 24 Jam - Rabu, 18 Juli 2018 - 00:57 WIB

Maling Kreta Kualat! Sering Beraksi di Masjid, Ditembak Polisi

Sekali maen berhasil, duo kawanan maling kreta jadi ketagihan. Kemarin, aksi keduanya berakhir setelah ditembak tim anti bandit Polres Binjai ...