Senin, 21 Mei 2018 | 00.35 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>14 Tender Gagal, KPK Diminta Pantau Lelang Proyek di Sergai

14 Tender Gagal, KPK Diminta Pantau Lelang Proyek di Sergai

Rabu, 16 Mei 2018 - 19:51 WIB

IMG-57518

Gedung KPK (ist)

RAMPAH, metro24jam.com – Pembatalan 14 proyek tender dengan anggaran puluhan miliar di Dinas PUPR Sergai melalui LPSE Sergai tahun 2018, mulai dipertanyakan. Pasalnya, alasan pembatalan proyek itu disebut tidak cukup logis, yaitu tidak ada perusahaan yang memenuhi persyaratan.

Hal itu disampaikan Kabag Pelayanan Pengadaan Barang/Jasa Sergai, Johan Sinaga SE, ketika dikonfirmasi, Rabu (16/5/2018) sekira jam 14.00 Wib. “Ada 14 proyek gagal tender disebabkan tidak ada memenuhi persyaratan,” katanya.

Ketika disinggung tentang puluhan perusahaan seluruhnya tidak memenuhi persyaratan sehingga proyek gagal tender. Johan Sinaga SE berkilah, dirinya tidak mengetahui jelas karena semua itu adalah wewenang Pokja.

“Kalau jumlah serta anggaran proyek dan masalah persyaratan tidak lengkap. Itu yang tau Pokja,” bilangnya.

Sementara itu, Jon Ferdi, selaku kordinator Pokja mengatakan, dalam tender pengadaan proyek melalui LPSE untuk puluhan proyek tersebut, hanya 14 proyek yang gagal.

“Yang lain sudah ditender, tinggal 14 sempat batal dan ditender ulang,” ucapnya di kantor Johan.

Meski begitu, Jon Ferdi mengaku dirinya tidak mengetahui jelas jumlah dana proyek yang hanya disebut berkisar puluhan sampai ratusan juta rupiah.

“Saya gak tau, kalau mau tahu [alasan tender batal], lihat aja di sistem,” sebutnya.

Sekedar informasi, 14 proyek di Serdang Bedagai gagal ditender dengan alasan persyaratan perusahaan yang mengikuti tender tidak lengkap, kini mulai menimbulkan pertanyaan.

“Sudah gak masuk akal lah, masak puluhan proyek berhasil ditender dari seratusan perusahaan mendaftar. Tapi 14 proyek bisa gagal dengan dalih gak pengkap,” bilang Irwansyah SH.

Menurutnya, alasan diberikan terkesan tidak masuk akal. Hal itu dilihat dari proyek gagal tender, sebagian besar pembangunan jalan, dengan pagu anggaran mencapai miliaran sampai puluhan miliar rupiah.

“Kita minta KPK selaku penegak hukum untuk dapat memantau tender proyek di Sergai agar tidak ada prasangka buruk dari masyarakat,” bilangnya. (mad)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Sihar Sitorus: Kesampingkan Kecewa Gunakan Hak Suara
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 23:56 WIB

Sihar Sitorus: Kesampingkan Kecewa Gunakan Hak Suara

Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sumatera Utara (Sumut) Sihar Sitorus mengharapkan masyarakat menggunakan hak suaranya dengan baik. Selain itu harus membuang ...
Buka Puasa Bersama Menjadi Momen Reuni Alumni SMK Swasta Padamu Negeri TA 2010
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 23:53 WIB

Buka Puasa Bersama Menjadi Momen Reuni Alumni SMK Swasta Padamu Negeri TA 2010

Buka puasa bersama alias Bukber memang dijadikan ajang kebersamaan, silaturahmi, sekaligus moment reuni bagi orang-orang yang sudah lama tidak berjumpa ...
Gara-Gara Copy Paste Status, Dosen USU Itu Akhirnya Menyesal
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 22:04 WIB

Gara-Gara Copy Paste Status, Dosen USU Itu Akhirnya Menyesal

Himma Dewiyana Lubis (46), warga Jalan Melinjo Komplek Johor Indah Kelurahan Gedung Johor Kecamatan Medan Johor, menyatakan penyesalannya setelah ditahan ...
Jamaah Mesjid Ar Ridho Demo dan Grebek Judi Berkedok Game di Titipapan
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 19:05 WIB

Jamaah Mesjid Ar Ridho Demo dan Grebek Judi Berkedok Game di Titipapan

Seratusan umat Islam spontan melakukan demo dan menggrebek lokasi perjudian game online Golden, di Jalan Platina Raya, Lingkungan II Kelurahan ...
Periode April-Mei, Polres Asahan Ungkap 48 Kasus Narkoba dan Sita Ribuan Botol Miras
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 18:23 WIB

Periode April-Mei, Polres Asahan Ungkap 48 Kasus Narkoba dan Sita Ribuan Botol Miras

Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan berhasil mengungkap 48 kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Hasil pengungkapan itu, polisi menyita 25 batang ...
Resmi Ditahan, Dosen USU Himma Lubis Sempat Pingsan
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 17:22 WIB

Resmi Ditahan, Dosen USU Himma Lubis Sempat Pingsan

Sehari pasca dijemput dari kediamannya, Himma Dewiyana Lubis (45), akhirnya resmi ditahan Subdit II/Cybercrime Ditreskrimsus Poldasu, Minggu (20/5/2018) sore.Himma, resmi ...