Senin, 21 Mei 2018 | 00.36 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Irigasi Tak Berfungsi, Ratusan Hektar Sawah Warga di Percut Terlantar

Irigasi Tak Berfungsi, Ratusan Hektar Sawah Warga di Percut Terlantar

Rabu, 16 Mei 2018 - 19:19 WIB

IMG-57512

Muhamad Yusuf menunjuk lahan persawahan yang tak berfungsi akibat kekurangan air. (Fani Ardana/metro24jam.com)

PERCUT, metro24jam.com – Sedikitnya 150 hektare (ha) sawah di Desa Percut, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, kini telantar akibat irigasi teknis yang tidak befungsi. Akibatnya, warga kehilangan produksi padi 1200 ton gabah karena lokasi itu menjadi lahan tidur.

Selama ini, warga hanya berharap pada curah air hujan agar bisa menanam padi di lahan tersebut. Namun, bila tidak ada air, lahan akan terbengkalai dan dipenuhi semak belukar. Hanya sebagian kecil saja warga yang coba menanam sayuran untuk mendapatkan penghasilan.

Menurut Muhamad Yusuf (75), salah satu petani di sana, saluran irigasi di desa mereka sudah tidak berfungsi selama 7 tahun terakhir, karena di hulu aliran sudah tertutup oleh pemukiman warga. Akibatnya, air sungai tak lagi mengalir ke sawah.

“Kami hanya berharap agar ada solusi dari pihak Pemerintah Kabupaten Deliserdang agar petani ini dibantu. Kami hanya minta air bisa mengaliri persawahan, agar kami dapat menanam padi untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga kami,” kata Yusuf kepada metro24jam, Rabu (16/5/2018).

Hal senada juga di sampaikan warga lainnya, Bahnur (55). Dia mengatakan, saluran irigasi yang sebelumnya mengaliri sawah warga di Dusun 12, Desa Percut sudah tertimbun tanah dan semak belukar hingga air tak lagi mengalir.

“Kami sudah sampaikan pada pihak kecamatan maupun bagian penyuluhan pertanian setempat namun tak pernah digubris. Sampai saat ini kami hanya bisa berharap dari air hujan saja untuk dapat menanam padi. Sekarang, ratusan hektar sawah menjadi semak belukar, irigasi ada tapi tak bisa dimanfaatkan, kami terpaksa setahun sekali turun ke sawah menunggu lahan dibanjiri air hujan,” katanya.

Keberadaan irigasi sejatinya membawa manfaat besar bagi pertanian. Tapi yang terjadi di Desa Percut Kecamatan Percut Seituan justru sebaliknya.

Warga di sana meyakini, pembangunan di kawasan itu telah membuat sawah-sawah mereka tak teraliri air. Menurut mereka, konstruksi irigasi juga tak berfungsi seperti yang diharapkan. (fan)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Sihar Sitorus: Kesampingkan Kecewa Gunakan Hak Suara
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 23:56 WIB

Sihar Sitorus: Kesampingkan Kecewa Gunakan Hak Suara

Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sumatera Utara (Sumut) Sihar Sitorus mengharapkan masyarakat menggunakan hak suaranya dengan baik. Selain itu harus membuang ...
Buka Puasa Bersama Menjadi Momen Reuni Alumni SMK Swasta Padamu Negeri TA 2010
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 23:53 WIB

Buka Puasa Bersama Menjadi Momen Reuni Alumni SMK Swasta Padamu Negeri TA 2010

Buka puasa bersama alias Bukber memang dijadikan ajang kebersamaan, silaturahmi, sekaligus moment reuni bagi orang-orang yang sudah lama tidak berjumpa ...
Gara-Gara Copy Paste Status, Dosen USU Itu Akhirnya Menyesal
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 22:04 WIB

Gara-Gara Copy Paste Status, Dosen USU Itu Akhirnya Menyesal

Himma Dewiyana Lubis (46), warga Jalan Melinjo Komplek Johor Indah Kelurahan Gedung Johor Kecamatan Medan Johor, menyatakan penyesalannya setelah ditahan ...
Jamaah Mesjid Ar Ridho Demo dan Grebek Judi Berkedok Game di Titipapan
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 19:05 WIB

Jamaah Mesjid Ar Ridho Demo dan Grebek Judi Berkedok Game di Titipapan

Seratusan umat Islam spontan melakukan demo dan menggrebek lokasi perjudian game online Golden, di Jalan Platina Raya, Lingkungan II Kelurahan ...
Periode April-Mei, Polres Asahan Ungkap 48 Kasus Narkoba dan Sita Ribuan Botol Miras
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 18:23 WIB

Periode April-Mei, Polres Asahan Ungkap 48 Kasus Narkoba dan Sita Ribuan Botol Miras

Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan berhasil mengungkap 48 kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Hasil pengungkapan itu, polisi menyita 25 batang ...
Resmi Ditahan, Dosen USU Himma Lubis Sempat Pingsan
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 17:22 WIB

Resmi Ditahan, Dosen USU Himma Lubis Sempat Pingsan

Sehari pasca dijemput dari kediamannya, Himma Dewiyana Lubis (45), akhirnya resmi ditahan Subdit II/Cybercrime Ditreskrimsus Poldasu, Minggu (20/5/2018) sore.Himma, resmi ...