Rabu, 18 Juli 2018 | 02.19 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Penggusuran PKL Pasar Inpres Kisaran Nyaris Bentrok

Penggusuran PKL Pasar Inpres Kisaran Nyaris Bentrok

Rabu, 16 Mei 2018 - 15:23 WIB

IMG-57497

Petugas Sat Pol PP saat melakukan penertiban di Pasar Inpres Kisaran. (Agus/metro24jam.com)

KISARAN, metro24jam.com – Penggusuran Pedagang Kaki Lima (PKL) Pasar Inpres oleh Sat Pol PP, TNI, Polri, Dinas Koperasi dan Perdagangan (Kopdag) Kabupaten Asahan, nyaris berujung bentrok. Namun, rencana tindak penggusuran tersebut akhirnya dibatalkan.

Pantauan di lapangan, Rabu (16/5/2018) sekitar jam 11.00 Wib, sempat terjadi ketegangan antara pedagang dengan petugas gabungan dari Pemkab Asahan. Pedagang kaki lima dilarang berjualan di atas badan jalan karena dinilai telah melanggar peraturan daerah (Perda).

Kabid Trantibum, Sat Pol PP Kabupaten Asahan, Siti Rosmita Hasibuan saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya mengatakan, pihaknya akan melakukan penggusuran terhadap PKL yang berjualan di seputaran Pasar Inpres Kisaran.

“Berdasarkan intruksi pimpinan, kami akan melakukan penggusuran sebab permohoman mereka untuk berjualan selama bulan puasa ditolak oleh Bupati Asahan, terlebih tahun lalu mereka juga mengatakan agar diberi waktu untuk berjualan selama bulan puasa,” tegas Siti Rosmita.

Di lokasi, Kabid Pasar Diskopdag Kabupaten Asahan, Hashar Lubis saat dikonfirmasi menjelaskan jika pedagang yang berjualan di badan jalan merupakan pedagang yang bersetatus pedagang yang berjualan di pelataran Pasar Inpres.

“Jumlahnya ada 32 pedagang, dan setiap hari mereka yang berjualan di pelataran dikutip Rp.2000 untuk restribusi,” jelas Hashar Lubis.

Bupati Akhirnya Izinkan PKL

Bupati Asahan Drs H Taufan Gama Simatupang MAP akhirnya memberikan kelonggaran setelah menerima rombongan PKL yang datang ke Kantor Bupati Asahan Jalan Sudirman Kisaran.

PKL diperbolehkan berjualan dengan tertib dan tidak boleh melewati batas yang telah ditentukan, pedagang diberi batas 2 meter dari pinggir parit Pasar Inpres Kisaran.

Terpisah, Junaidi salah seorang warga yang ikut memantau proses rencana penggusuran PKL di seputaran Pasar Inpres dengan tegas mengatakan, “mengapa setiap tahun harus dipertontonkan kejadian seperti ini, jika diperbolehkan mengapa harus ditakut – takuti,” ujarnya. (Gus)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Relokasi Mandiri Jalan Veteran Terbengkalai, Isu ‘Suap’ Mencuat
Metro 24 Jam - Rabu, 18 Juli 2018 - 02:11 WIB

Relokasi Mandiri Jalan Veteran Terbengkalai, Isu ‘Suap’ Mencuat

Relokasi Mandiri tahap II pembangunan 2016, di Jalan Veteran, Gang Garuda, Kabupaten Karo masih meninggalkan berbagai persoalan, termasuk isu dugaan ...
Upacara Kesadaran Nasional di Deliserdang, Bupati Ingatkan Hari Aksara Internasional
Metro 24 Jam - Rabu, 18 Juli 2018 - 02:01 WIB

Upacara Kesadaran Nasional di Deliserdang, Bupati Ingatkan Hari Aksara Internasional

Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan pimpin upacara Hari Kesadaran Nasional Pemerintah Kabupaten Deliserdang, Selasa (17/7), di Lapangan Kantor Bupati, bersamaan ...
DPC Partai Garuda Serahkan Berkas Bacaleg ke KPUD Siantar
Metro 24 Jam - Rabu, 18 Juli 2018 - 01:45 WIB

DPC Partai Garuda Serahkan Berkas Bacaleg ke KPUD Siantar

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Garuda Pematangsiantar hadir di Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Pematangsiantar, untuk menyerahkan berkas pengajuan ...
Sambut HBA-58 dan HUT IAD-18, Kejari Deliserdang Bagikan 1.000 Nasi Bungkus
Metro 24 Jam - Rabu, 18 Juli 2018 - 01:36 WIB

Sambut HBA-58 dan HUT IAD-18, Kejari Deliserdang Bagikan 1.000 Nasi Bungkus

Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mencari simpatik masyarakat dalam menyambut Hari Bakti Adhyaksa (HBA) ke-58 tahun dan HUT Ikatan ...
Pengedar Sabu Ditembak Mati: Jaringan Rizal Cs dan Kasus 14 Kg Sabu di Namorambe
Metro 24 Jam - Rabu, 18 Juli 2018 - 01:23 WIB

Pengedar Sabu Ditembak Mati: Jaringan Rizal Cs dan Kasus 14 Kg Sabu di Namorambe

Salah satu terduga jaringan pengedari sabu yang ditembak mati oleh polisi, Selasa (17/7/2018), merupakan bagian dari jaringan Rizal, yang sebelumnya ...
Maling Kreta Kualat! Sering Beraksi di Masjid, Ditembak Polisi
Metro 24 Jam - Rabu, 18 Juli 2018 - 00:57 WIB

Maling Kreta Kualat! Sering Beraksi di Masjid, Ditembak Polisi

Sekali maen berhasil, duo kawanan maling kreta jadi ketagihan. Kemarin, aksi keduanya berakhir setelah ditembak tim anti bandit Polres Binjai ...