Senin, 21 Mei 2018 | 00.28 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Penggusuran PKL Pasar Inpres Kisaran Nyaris Bentrok

Penggusuran PKL Pasar Inpres Kisaran Nyaris Bentrok

Rabu, 16 Mei 2018 - 15:23 WIB

IMG-57497

Petugas Sat Pol PP saat melakukan penertiban di Pasar Inpres Kisaran. (Agus/metro24jam.com)

KISARAN, metro24jam.com – Penggusuran Pedagang Kaki Lima (PKL) Pasar Inpres oleh Sat Pol PP, TNI, Polri, Dinas Koperasi dan Perdagangan (Kopdag) Kabupaten Asahan, nyaris berujung bentrok. Namun, rencana tindak penggusuran tersebut akhirnya dibatalkan.

Pantauan di lapangan, Rabu (16/5/2018) sekitar jam 11.00 Wib, sempat terjadi ketegangan antara pedagang dengan petugas gabungan dari Pemkab Asahan. Pedagang kaki lima dilarang berjualan di atas badan jalan karena dinilai telah melanggar peraturan daerah (Perda).

Kabid Trantibum, Sat Pol PP Kabupaten Asahan, Siti Rosmita Hasibuan saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya mengatakan, pihaknya akan melakukan penggusuran terhadap PKL yang berjualan di seputaran Pasar Inpres Kisaran.

“Berdasarkan intruksi pimpinan, kami akan melakukan penggusuran sebab permohoman mereka untuk berjualan selama bulan puasa ditolak oleh Bupati Asahan, terlebih tahun lalu mereka juga mengatakan agar diberi waktu untuk berjualan selama bulan puasa,” tegas Siti Rosmita.

Di lokasi, Kabid Pasar Diskopdag Kabupaten Asahan, Hashar Lubis saat dikonfirmasi menjelaskan jika pedagang yang berjualan di badan jalan merupakan pedagang yang bersetatus pedagang yang berjualan di pelataran Pasar Inpres.

“Jumlahnya ada 32 pedagang, dan setiap hari mereka yang berjualan di pelataran dikutip Rp.2000 untuk restribusi,” jelas Hashar Lubis.

Bupati Akhirnya Izinkan PKL

Bupati Asahan Drs H Taufan Gama Simatupang MAP akhirnya memberikan kelonggaran setelah menerima rombongan PKL yang datang ke Kantor Bupati Asahan Jalan Sudirman Kisaran.

PKL diperbolehkan berjualan dengan tertib dan tidak boleh melewati batas yang telah ditentukan, pedagang diberi batas 2 meter dari pinggir parit Pasar Inpres Kisaran.

Terpisah, Junaidi salah seorang warga yang ikut memantau proses rencana penggusuran PKL di seputaran Pasar Inpres dengan tegas mengatakan, “mengapa setiap tahun harus dipertontonkan kejadian seperti ini, jika diperbolehkan mengapa harus ditakut – takuti,” ujarnya. (Gus)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Sihar Sitorus: Kesampingkan Kecewa Gunakan Hak Suara
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 23:56 WIB

Sihar Sitorus: Kesampingkan Kecewa Gunakan Hak Suara

Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sumatera Utara (Sumut) Sihar Sitorus mengharapkan masyarakat menggunakan hak suaranya dengan baik. Selain itu harus membuang ...
Buka Puasa Bersama Menjadi Momen Reuni Alumni SMK Swasta Padamu Negeri TA 2010
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 23:53 WIB

Buka Puasa Bersama Menjadi Momen Reuni Alumni SMK Swasta Padamu Negeri TA 2010

Buka puasa bersama alias Bukber memang dijadikan ajang kebersamaan, silaturahmi, sekaligus moment reuni bagi orang-orang yang sudah lama tidak berjumpa ...
Gara-Gara Copy Paste Status, Dosen USU Itu Akhirnya Menyesal
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 22:04 WIB

Gara-Gara Copy Paste Status, Dosen USU Itu Akhirnya Menyesal

Himma Dewiyana Lubis (46), warga Jalan Melinjo Komplek Johor Indah Kelurahan Gedung Johor Kecamatan Medan Johor, menyatakan penyesalannya setelah ditahan ...
Jamaah Mesjid Ar Ridho Demo dan Grebek Judi Berkedok Game di Titipapan
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 19:05 WIB

Jamaah Mesjid Ar Ridho Demo dan Grebek Judi Berkedok Game di Titipapan

Seratusan umat Islam spontan melakukan demo dan menggrebek lokasi perjudian game online Golden, di Jalan Platina Raya, Lingkungan II Kelurahan ...
Periode April-Mei, Polres Asahan Ungkap 48 Kasus Narkoba dan Sita Ribuan Botol Miras
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 18:23 WIB

Periode April-Mei, Polres Asahan Ungkap 48 Kasus Narkoba dan Sita Ribuan Botol Miras

Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan berhasil mengungkap 48 kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Hasil pengungkapan itu, polisi menyita 25 batang ...
Resmi Ditahan, Dosen USU Himma Lubis Sempat Pingsan
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 17:22 WIB

Resmi Ditahan, Dosen USU Himma Lubis Sempat Pingsan

Sehari pasca dijemput dari kediamannya, Himma Dewiyana Lubis (45), akhirnya resmi ditahan Subdit II/Cybercrime Ditreskrimsus Poldasu, Minggu (20/5/2018) sore.Himma, resmi ...