Senin, 21 Mei 2018 | 00.39 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Video: Polisi Letuskan Senjata di Jalan Kasuari, Begini Penjelasan Waka Polrestabes Medan

Video: Polisi Letuskan Senjata di Jalan Kasuari, Begini Penjelasan Waka Polrestabes Medan

Jumat, 27 April 2018 - 15:33 WIB

MEDAN, metro24jam.com – Satu rekaman video memperlihatkan keributan antara seorang petugas sekuriti, dengan oknum yang ternyata adalah personel polisi undercover, viral di media sosial, Jumat (27/4/2018).

Tidak jelas awal mula peristiwa itu, namun dalam rekaman video berdurasi 2 menit 39 detik tersebut, tiba-tiba saja sudah terjadi perseteruan oknum yang memegang senjata api jenis pistol serta sebilah pedang. Di akhir rekaman, terdengar letusan senjata apinya ke udara.

Waka Polrestabes Medan, AKBP Tatan Dirsan Atmaja, membenarkan adanya insiden yang terekam video itu.

Menurut AKBP Tatan, selisih paham itu terjadi saat personel Polri dari Direktorat Narkoba Bareskrim Mabes Polri sedang menjalankan tugas pemetaan untuk menyasar bandar narkoba, Kamis (26/4/2018).

Saat itu, Ipda W, sekira pukul 15.30 Wib bersama timnya sedang melakukan pemindahan perlengkapan operasi dari satu mobil ke mobil yang lainnya. Alat tersebut yang akan digunakan untuk menjalankan operasi silent terhadap tindak kejahatan peredaran Narkoba.

Namun, ketika personel polisi itu sedang menjalankan tugas di Jalan Kasuari, persis depan Doorsmeer Sabena, mereka ditegur oleh petugas sekuriti berinisial FR, dengan mengatakan, “Hey, jangan parkir di sini!”.

Karena sedang menjalankan tugas negara dengan menggunakan alat DF (Direction Finder), petugas tersebut kemudian meminta waktu dan menjawab, “Sebentar bang, kami sedang memindahkan peralatan.”

“Mereka kan sedang mengejar TO bandar Narkoba dengan menggunakan alat tersebut, namanya tugas negara kan kerjanya harus rapi, target jangan sampai kabur,” jelas AKBP Tatan.

Namun ternyata, petugas sekuriti yang tidak mengetahui personel dari Mabes Polri sedang menjalankan tugas, kembali menegur tim Mabes dengan nada tinggi.

“Sudah jalan sana!” sergah petugas sekuriti itu.

Petugas kemudian menjawab, “Ya, sebentar lagi ya, bang”.

Namun, lanjut Tatan, petugas sekuriti secara tiba-tiba berlari masuk ke dalam posko penjagaan dengan mengambil kelewang dan mengarahkan kepada petugas Mabes.

Demi menjaga keselamatan, personel kepolisian pun coba menguasai situasi dengan mengeluarkan senjata api dan berusaha mengamankan sekuriti tersebut.

Situasi dapat dikendalikan dan petugas security menyerahkan kelewang yang dipegangnya. Tapi, tiba-tiba petugas sekuriti itu berteriak-teriak sehingga mengundang masyarakat datang ke lokasi tersebut. Akibatnya situasi menjadi ramai, di mana banyak masyarakat yang berkumpul menyaksikan kejadian tersebut.

“Pastinya, saat akan menenangkan Sdr FR dan mengamankan kelewang tersebut, petugas tidak meletuskan senjata api. Letusan senjata api dilakukan saat petugas akan pergi meninggalkan lokasi untuk menghindari kerumunan massa yang semakin banyak,” paparnya.

Dalam peristiwa tersebut, tim Mabes akhirnya mengamankan satu senjata tajam jenis kelewang, yang diduga milik FR dan diserahkan ke Sat Reskrim Polrestabes Medan.

Tatan meminta masyarakat dan semua pihak mendapatkan kejelasan dengan peristiwa yang viral di media sosial tersebut yang merupakan mis komunikasi antara petugas sekuriti dengan petugas dari mabes Polri yang sedang melaksanakan tugas di Kota Medan.

“Saya sebagai Waka minta maaf atas insiden tersebut, pastinya tim mabes sedang menjalan tugas mengejar TO Narkoba,” tutupnya. (*/asp)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Sihar Sitorus: Kesampingkan Kecewa Gunakan Hak Suara
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 23:56 WIB

Sihar Sitorus: Kesampingkan Kecewa Gunakan Hak Suara

Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sumatera Utara (Sumut) Sihar Sitorus mengharapkan masyarakat menggunakan hak suaranya dengan baik. Selain itu harus membuang ...
Buka Puasa Bersama Menjadi Momen Reuni Alumni SMK Swasta Padamu Negeri TA 2010
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 23:53 WIB

Buka Puasa Bersama Menjadi Momen Reuni Alumni SMK Swasta Padamu Negeri TA 2010

Buka puasa bersama alias Bukber memang dijadikan ajang kebersamaan, silaturahmi, sekaligus moment reuni bagi orang-orang yang sudah lama tidak berjumpa ...
Gara-Gara Copy Paste Status, Dosen USU Itu Akhirnya Menyesal
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 22:04 WIB

Gara-Gara Copy Paste Status, Dosen USU Itu Akhirnya Menyesal

Himma Dewiyana Lubis (46), warga Jalan Melinjo Komplek Johor Indah Kelurahan Gedung Johor Kecamatan Medan Johor, menyatakan penyesalannya setelah ditahan ...
Jamaah Mesjid Ar Ridho Demo dan Grebek Judi Berkedok Game di Titipapan
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 19:05 WIB

Jamaah Mesjid Ar Ridho Demo dan Grebek Judi Berkedok Game di Titipapan

Seratusan umat Islam spontan melakukan demo dan menggrebek lokasi perjudian game online Golden, di Jalan Platina Raya, Lingkungan II Kelurahan ...
Periode April-Mei, Polres Asahan Ungkap 48 Kasus Narkoba dan Sita Ribuan Botol Miras
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 18:23 WIB

Periode April-Mei, Polres Asahan Ungkap 48 Kasus Narkoba dan Sita Ribuan Botol Miras

Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan berhasil mengungkap 48 kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Hasil pengungkapan itu, polisi menyita 25 batang ...
Resmi Ditahan, Dosen USU Himma Lubis Sempat Pingsan
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 17:22 WIB

Resmi Ditahan, Dosen USU Himma Lubis Sempat Pingsan

Sehari pasca dijemput dari kediamannya, Himma Dewiyana Lubis (45), akhirnya resmi ditahan Subdit II/Cybercrime Ditreskrimsus Poldasu, Minggu (20/5/2018) sore.Himma, resmi ...