Jumat, 20 Juli 2018 | 05.44 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Modus Ditawari Pekerjaan, Kreta Scoopy Lewong

Modus Ditawari Pekerjaan, Kreta Scoopy Lewong

Selasa, 17 April 2018 - 06:48 WIB

IMG-56101

Yoyok usai melapor di Mapolsek Delitua. (Barus/metro24jam.com)

DELITUA, metro24jam.com – Yoyok (28), benar-benar apes. Bagaimana tidak, saat dia butuh pekerjaan, kreta miliknya yang dirasa bisa menjadi modal untuk mencari nafkah malah dilarikan orang. Alhasil, pria yang ngekos di Perumahan Putri Deli, Namorambe ini terpaksa mendatangi Mapolsek Delitua, untuk melaporkan kehilangan kretanya itu, Senin (16/4/2018) sore kemarin.

Ditemui wartawan seusai melapor ke polisi, Yoyok bercerita. Peristiwa itu terjadi dia ditawari pekerjaan oleh seorang pria bermata juling, di sebuah perusahaan alat berat yang beralamat di Jalan Tritura/A Haris Nasution, Kecamatan Medan Johor, Minggu (15/4/2018) kemarin.

Ceritanya berawal Minggu pagi. Ketika itu tetangganya Romiati (47), seorang pedagang sarapan, sedang berjualan pagi di Jalan Sejarah, Kecamatan Delitua. Saat itulah, Romiati kedatangan pelaku yang membeli sarapan pagi.

Seusai makan, pria itu pun bercerita panjang lebar dengan Romiati. Nah, saat itulah dia mengakatakan sedang mencari orang untuk dipekerjakan di sebuah perusahaan alat berat.

Mendengar itu, Romiati pun langsung teringat pada tetangganya Yoyok yang memang pernah bercerita kepadanya sedang butuh pekerjaan. Tanpa merasa curiga, Romiati pun memberitahukan hal itu kepada pelaku.

Anehnya, mendengar itu pelaku langsung mengajak Romiati untuk menemaninya ke kediaman Yoyok. Tapi, berhubung jualannya belum habis, Romiati pun menolaknya.

Lagi-lagi keanehan sebenarnya terjadi, karena pelaku langsung memborong semua jualan Romiati dengan memberikan uang sebesar 250 ribu. Menerima uang itu, Romiati pun langsung setuju untuk menemani pelaku.

Sesampainya di kos-kosan Yoyok di Perumahan Putri Deli, Desa Delitua, Kecamatan Namorambe, Romiati pun memanggil pemuda itu dan menceritakan apa yang baru didengarnya dari pelaku.

Yoyok yang memang butuh pekerjaan pun langsung setuju dan mengambil semua surat-surat keperluan untuk lamaran kerja di perusahaan yang ditawarkan.

Singkat cerita, keduanya pun akhirnya berangkat menggunakan kreta Honda Scoopy warna merah, BK 5169 MBA, milik Yoyok.

Tiba di persimpangan Jalan Brigjen Hamid, Kelurahan Titi Kuning, Kecamatan Medan Johor, tak jauh dari kantor perusahaan yang disebut pelaku, Yoyok tiba-tiba disuruh menghentikan kretanya.

Di situ, pria itu menanyakan apakah surat-surat lamaran yang dibawa Yoyok sudah difotokopi apa belum. Umpan itu ternyata berhasil, karena memang belum satu pun surat yang sudah difotokopi Yoyok.

Berlagak seakan malaikat penolong, pelaku pun meminta agar semua surat-surat Yoyok tersebut dan dia mengatakan bahwa akan memfotokopikannya lebih dulu, dengan alasan agar tidak ada yang salah dan kurang.

Yoyok pun percaya begitu saja dan memberikan surat-surat itu, berikut kretanya kepada pelaku. Namun, setelah sekian lama menunggu, pelaku ternyata tak kunjung kembali.

Yoyok pun akhirnya sadar bahwa pria yang ditaksir berusia 50-an itu adalah penipu. Yoyok pun pulang ke rumah dengan lunglai. “Sebenarnya aku sama Romiati nggak kenal dengan pelaku. Romiati itu karena kasihan sama aku maka dibawanya pelaku ke rumah ku,” aku Yoyok.

Kapolsek Delitua Kompol BL Malau, mengamini adanya laporan tersebut. “Kita sudah cek TKP dan menerima laporan korban,” jawabnya singkat. (bar)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
BRI Gelar Evaluasi dan Monitoring Penyaluran BPNT Bersama Agen Brilink
Metro 24 Jam - Jumat, 20 Juli 2018 - 03:21 WIB

BRI Gelar Evaluasi dan Monitoring Penyaluran BPNT Bersama Agen Brilink

BRI Cabang Kisaran mengajak agen Brilink-nya yang tersebar di tiga kabupaten, masing-masing Asahan, Tanjungbalai dan Batubara untuk duduk bersama dalam ...
Tanding Futsal, Tim Pemenang Katanya Dipukuli Belasan Orang, Nyaris Diamuk Orang Sekampung
Metro 24 Jam - Jumat, 20 Juli 2018 - 03:11 WIB

Tanding Futsal, Tim Pemenang Katanya Dipukuli Belasan Orang, Nyaris Diamuk Orang Sekampung

Suasana di Kenanga Futsal, Jalan Bunga Kenanga, Kelurahan Padang Bulan Selayang II, Kecamatan Medan Selayang, mendadak riuh. Dua tim yang ...
Banting Stir Jadi Pengecer Sabu, Nelayan Terciduk di Rumahnya
Metro 24 Jam - Jumat, 20 Juli 2018 - 02:25 WIB

Banting Stir Jadi Pengecer Sabu, Nelayan Terciduk di Rumahnya

Penghasilan sebagai nelayan mulai seret. Kadang melaut, terkadang tidak. Alhasil Sukma Pauji Hasibuan alias Pauji (21) jadi gelap mata. Tergiur ...
“Abang Sangat Menyayangi Kalian Berdua Sampai Mati”: Lelaki Itu Pun Gantung Diri
Metro 24 Jam - Jumat, 20 Juli 2018 - 02:04 WIB

“Abang Sangat Menyayangi Kalian Berdua Sampai Mati”: Lelaki Itu Pun Gantung Diri

Seorang pria bernama Dedi Siswanto (31) ditemukan tewas dalam kondisi tergantung dengan seutas tali nilon, di kediamannya, Komplek Jakarta, Dusun ...
Ditabrak KA di Lintasan Tanpa Palang, Istri Sekarat, Suami Tewas di Tempat
Metro 24 Jam - Kamis, 19 Juli 2018 - 21:23 WIB

Ditabrak KA di Lintasan Tanpa Palang, Istri Sekarat, Suami Tewas di Tempat

Malang tak dapat ditolak. Itulah yang terjadi pada pasangan suami istri yang sehari-harinya berjualan ikan asin ini. Keduanya tertabrak kereta ...
Air Tirtadeli Mati Lagi, Warga Meminta Bupati Copot Direkturnya
Metro 24 Jam - Kamis, 19 Juli 2018 - 20:28 WIB

Air Tirtadeli Mati Lagi, Warga Meminta Bupati Copot Direkturnya

Air PDAM Tirtadeli Deliserdang kembali 'mandek'. Sebelumnya pada bulan Juni 2018 lalu, yang bertepatan dengan Ramadhan, air dari pipa PDAM ...