Sabtu, 21 April 2018 | 14.49 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Garangnya Sama Perempuan, Pacar Dianiaya! Mahasiswa Sari Mutiara Melongo Diborgol Polisi

Garangnya Sama Perempuan, Pacar Dianiaya! Mahasiswa Sari Mutiara Melongo Diborgol Polisi

Senin, 16 April 2018 - 16:40 WIB

IMG-56062

ERP Bulolo di Mapolsek Helvetia. (ist/metro24jam.com)

HELVETIA, metro24jam.com – ERP Bulolo (19), begitu nama pemuda yang masih berstatus mahasiswa di Universitas Sari Mutiara ini. Sifatnya memang sedikit ‘aneh’. Beraninya sama perempuan saja. Pacar yang katanya disayang, berulangkali dianiaya.

Akibatnya, YZ (19) sang gadis pun tak tahan dan mengadu ke polisi. Garang sang pemuda langsung hilang begitu melihat polisi dan hanya bisa melongo saat digiring ke sel Mapolsek Helvetia, Jumat (13/4/2018) kemarin.

Begitulah kisah pilu YZ. Harapannya untuk menjalin hubungan serius hingga ke jenjang rumah tangga pupus sudah. Bagaimana tidak, belum lagi menjadi suami, kekasihnya EPR Bulolo (19), seringkali ringan tangan memukulinya. Padahal, dalam setiap rayuannya, Bulolo selalu menyebut gadis putih semampai itu adalah calon pendamping hidupnya.

Hubungan kedua remaja itu akhirnya tak sampai di pelaminan, karena sang arjuna untuk sementara harus mendekam di sel Mapolsek Helvetia sebelum berlanjut ke penjara.

Cerita sedih gadis yang tinggal di Jalan Kapten Muslim, Amaluhur, Kelurahan Dwikora, Kecatan Medan Helvetia itu berawal dari cekcok mulut dengan sang arjuna, Senin (9/4/2018) lalu.

Saat itu YZ, yang juga berstatus mahasiswi di Universitas Sari Mutiara tersebut, tak menghiraukan kata-kata pemuda yang masih diakui sebagai pacarnya itu. Emosi dicueki, Bulolo langsung merampas dan membawa handphone merk Xiaomi milik YZ.

Keesokan harinya, Selasa (10/4/2018) EPR yang ngekos di Inamakost Jalan Kapten Muslim/Budi Luhur, mendatangi Yulia di kampusnya. Namun, karena masih mengikuti kuliah, YZ pun enggan menjumpai pacarnya tersebut.

Bulolo yang sudah emosi kemudian menunggu hingga proses kuliah selesai. Begitu dosen pengajar keluar dari ruangan, dia pun langsung masuk.

Tiba di depan YZ, Bulolo langsung memarahi gadis itu di hadapan teman-teman sekelasnya. Tak sampai di situ, dia kemudian membanting HP milik YZ hingga hancur berserakan.

Tak juga puas, pemuda itu kemudian menampar dan mengayunkan tinjunya ke arah YZ. Seperti kesurupan setan, pemuda itu kemudian menyeret YZ keluar ruangan kelas lalu menendang dan mencakar wajah gadis berparas cantik itu. 

Tindakan itu membuat YZ patah arang. Sang gadis bertekad untuk PHK (Putus Hubungan Kekasih) dan langsung mendatangi Mapolsek Helvetia guna melaporkan pacarnya itu yang tertuang dalam surat bukti lapor nomor: LP/272/ IV/2018/SU/Restabes Medan/ SPK Medan Helvetia, tertanggal 10 April 2018.

Tiga hari kemudian, Jumat (13/4/2018), Bulolo yang masih pede menjadi kekasih dan tak mengetahui bahwa dirinya telah dilaporkan ke polisi, kembali menemui YZ di depan gerbang kampus Sari Mutiara.

Namun, YZ yang merasa trauma dengan perilaku mantan pacarnya itu pun enggan menemui Bulolo ketika dipanggil.

Keengganan YZ itu kembali menyulut emosi Bulolo. Tanpa sungkan-sungkan, pemuda itu kembali memarahi dan dan menampar pipi mulus YZ.

Gadis bekulit putih yang tak mau terus-terusan menjadi sandsack hidup Bulolo kemudian langsung menghubungi personel Polsek Helvetia.

Petugas yang tiba di sana kemudian memborgol Bulolo tanpa perlawanan dan selanjutnya memboyong pemuda itu ke Mapolsek Helvetia untuk menjalani serangkaian pemeriksaan.

Kapolsek Helvetia, Kompol Trila Murni ketika dikonfirmasi melalui Panit Reskrim Sahri Sebayang, membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan pemuda itu.

“Benar, pelaku sudah kita amankan dan masih dalam pemeriksaan,” terang Sahri Sebayang, Senin (16/4/2018).

Menurut Sahri, dari hasil interogasi, Bulolo juga mengakui telah melakukan penganiayaan terhadap YZ.

“Pelaku telah melakukan penganiayaan dengan cara menampar pipi kiri 1 kali, meninju lengan kiri berulang kali, menarik kerah baju korban, meninju payudara kanan 1 kali, mencubit perut kanan 1 kali, menendang kaki kanan dan kiri korban berulang kali,” jelas Sahri.

Akibat perbuatannya, Bulolo kini dijerat dengan pasal 351 Ayat (1) KUHPidana. “Pelaku diancam dengan hukuman diatas 5 tahun penjara,” pungkas Sebayang. (put)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Hadiah Akhir Pekan Bertemu Sihar
Metro 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 05:05 WIB

Hadiah Akhir Pekan Bertemu Sihar

Waktu makan siang yang dimanfaatkan Sihar Sitorus untuk mengunjungi pusat perbelanjaan di Medan ternyata mengundang perhatian sejumlah pengunjung. Kedatangan Calon ...
Hukuman Mantan Bendahara Pemenangan Ramadhan Pohan Diperberat
Metro 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 04:59 WIB

Hukuman Mantan Bendahara Pemenangan Ramadhan Pohan Diperberat

Hukuman Savita Linda Hora Panjaitan selaku mantan bendahara pemenangan pasangan calon Walikota/Wakil Walikota Medan Periode 2015-2020 yakni Ramadhan Pohan-Eddie Kusuma, ...
Kreta Tak Kunjung Ditemukan, Aktivis Pemulung Lapor Kapolda Sumut
Metro 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 02:35 WIB

Kreta Tak Kunjung Ditemukan, Aktivis Pemulung Lapor Kapolda Sumut

Sudah lebih seminggu kreta milik Uba Pasaribu hilang digasak maling. Hingga kini, Polsek Medan Sunggal tak kunjung berhasil menemukan pelaku ...
Jaksa dan Hakim Kompak, Tompel Dipenjara 6 Tahun
Siantar 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 02:27 WIB

Jaksa dan Hakim Kompak, Tompel Dipenjara 6 Tahun

Wira Pranata alias Tompel, terdakwa pemilik 8 paket sabu, divonis selama 6 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) ...
Walikota Abaikan Rekomendasi KASN dan DPRD, Pelantikan Pejabat Pemko Siantar Diprotes
Siantar 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 02:18 WIB

Walikota Abaikan Rekomendasi KASN dan DPRD, Pelantikan Pejabat Pemko Siantar Diprotes

Pemerintahan Kota (Pemko) Siantar melantik pejabat Eselon III dan IV di ruang data Balai Kota, Jalan Merdeka. Komite Pemerhati Aparatur ...
Bahas Revitalisasi Pasar Horas ‘Panas’, Pedagang Menolak, PD PHJ Tetap Lanjut
Siantar 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 02:05 WIB

Bahas Revitalisasi Pasar Horas ‘Panas’, Pedagang Menolak, PD PHJ Tetap Lanjut

Pertemuan pembahasan rencana revitalisasi Pasar Horas antara Aliansi Pedagang Balerong, Kaki Lima dan Kios Tempel (Balimbel) dengan Perusahaan Daerah Pasar ...