Sabtu, 21 April 2018 | 14.47 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Senggolan dengan Anak Tembung, Anak Kapten Muslim Dikeroyok

Senggolan dengan Anak Tembung, Anak Kapten Muslim Dikeroyok

Senin, 16 April 2018 - 14:37 WIB

IMG-56050

Suasana keributan. (Arif/metro24jam.com)

PERCUT, metro24jam.com – Dua pemuda dengan tergopoh-gopoh mendatangi Mapolsek Percut Sei Tuan, guna melaporkan kepada petugas bahwa telah terjadi penganiayaan terhadap seorang pemuda di Jalan Letda Sujono, sekira 200 meter dari SPBU, persis di samping Kantor Notaris Drs Sondang Ana, Sabtu (14/4/2018), sekira jam 21.00 Wib.

“Pak ada yang dimassa itu, habis kali anak itu. Kalau nggak bisa mati itu, dilempari batu dia,” sebut kedua pemuda itu menginformasikan kepada petugas.

Mendapat laporan kedua pemuda tersebut, petugas langsung menuju lokasi yang dimaksud. Di lokasi, seorang pemuda berinisial IR, sedang dipukuli bertubi-tubi oleh beberapa orang dengan dipegangi FA (35), pemuda setempat.

Peristiwa berawal ketika IR, warga Jalan Kapten Muslim, dibonceng temannya hendak menuju Tembung. IR dan temannya kemudian menyalip kreta yang didahuluinya.

Namun, tindakan berulang-ulang saat lalulintas padat itu, membuat kendaraan mereka bersenggolan dengan kreta yang sedang dikendarai R.

Lantaran nyaris terjatuh dari atas kretanya, R, warga Kompleks Asrama Polisi, Jalan Kapten M Jamil Lubis, Bandar Selamat, Medan Tembung, memaki IR.

Tak senang dengan ucapan bahasa kotor R, keduanya kemudian terlibat adu mulut di badan jalan tersebut. Ujungnya, kedua remaja yang terpicu emosi saling baku hantam.

Perkelahian kemudian tak berlangsung imbang. Seorang remaja lain, TF (16), membela dan berusaha melerai keduanya dengan menarik R. Pembelaan TF membuat IR semakin emosi dan pertarungan beralih antara IR dan TF.

TF juga kalah kuat dengan IR, dan akhirnya mendapat pembelaan dari seorang ABG setempat yang melintas dan berusaha melerai.

Merasa di atas angin, IR terus mengumbar emosi. Namun, ketika IR memukuli TF, rupanya remaja setempat sudah berkumpul di sana.

Mengetahui bahwa IR bukan warga setempat, dia pun akhirnya dikeroyok beramai-rama dan dipukuli dari berbagai arah hingga dilempari batu.

Belakangan seorang pria yang usianya terpaut jauh di atas para remaja itu juga turut terlibat memukuli ABG tersebut. Salah satunya adalah FA.

Petugas yang tiba kemudian mengamankan IR, R, TF dan FA ke Polsek Percut Sei Tuan.

Di hadapan petugas, R dan IR masing-masing mengakui telah saling pukul dengan tangan kosong. Sementara itu, FA, memukuli IR itu tanpa perlawanan.

“Kau, kenapa kok ikut pula memukuli dia? Seharusnya kau abangan jadi penengah adek adek-an kau,” sergah petugas kepada FA.

Merasa tak memiliki jawaban yang tepat, FA menjawab lain di luar pokok pertanyaan petugas. “Saya keluarga polisi juga pak,” jawabnya.

FA (kiri) dan ketiga remaja yang sempat bertikai. (Arif/metro24jam.com)

“Seharusnya kau yang membela adek adek-an ini, bukan itu masalahnya kau jawab. Kau yang paling besar seharusnya jadi contoh sama adek adek-an kau,” sembur petugas lagi.

Akibat pengeroyokan itu, IR banyak mengalami luka memar di sekujur tubuhnya.

“Jadi mau diapain kalian? Ada yang nggak senang, buat laporan, kalau nggak buat surat pernyataan kalian,” kata seorang petugas.

Akhirnya tak satu pun yang merasa keberatan. Keempatnya kemudian diarahkan petugas untuk membuat surat pernyataan tidak saling menuntut dan berdamai. (rif)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Hadiah Akhir Pekan Bertemu Sihar
Metro 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 05:05 WIB

Hadiah Akhir Pekan Bertemu Sihar

Waktu makan siang yang dimanfaatkan Sihar Sitorus untuk mengunjungi pusat perbelanjaan di Medan ternyata mengundang perhatian sejumlah pengunjung. Kedatangan Calon ...
Hukuman Mantan Bendahara Pemenangan Ramadhan Pohan Diperberat
Metro 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 04:59 WIB

Hukuman Mantan Bendahara Pemenangan Ramadhan Pohan Diperberat

Hukuman Savita Linda Hora Panjaitan selaku mantan bendahara pemenangan pasangan calon Walikota/Wakil Walikota Medan Periode 2015-2020 yakni Ramadhan Pohan-Eddie Kusuma, ...
Kreta Tak Kunjung Ditemukan, Aktivis Pemulung Lapor Kapolda Sumut
Metro 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 02:35 WIB

Kreta Tak Kunjung Ditemukan, Aktivis Pemulung Lapor Kapolda Sumut

Sudah lebih seminggu kreta milik Uba Pasaribu hilang digasak maling. Hingga kini, Polsek Medan Sunggal tak kunjung berhasil menemukan pelaku ...
Jaksa dan Hakim Kompak, Tompel Dipenjara 6 Tahun
Siantar 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 02:27 WIB

Jaksa dan Hakim Kompak, Tompel Dipenjara 6 Tahun

Wira Pranata alias Tompel, terdakwa pemilik 8 paket sabu, divonis selama 6 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) ...
Walikota Abaikan Rekomendasi KASN dan DPRD, Pelantikan Pejabat Pemko Siantar Diprotes
Siantar 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 02:18 WIB

Walikota Abaikan Rekomendasi KASN dan DPRD, Pelantikan Pejabat Pemko Siantar Diprotes

Pemerintahan Kota (Pemko) Siantar melantik pejabat Eselon III dan IV di ruang data Balai Kota, Jalan Merdeka. Komite Pemerhati Aparatur ...
Bahas Revitalisasi Pasar Horas ‘Panas’, Pedagang Menolak, PD PHJ Tetap Lanjut
Siantar 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 02:05 WIB

Bahas Revitalisasi Pasar Horas ‘Panas’, Pedagang Menolak, PD PHJ Tetap Lanjut

Pertemuan pembahasan rencana revitalisasi Pasar Horas antara Aliansi Pedagang Balerong, Kaki Lima dan Kios Tempel (Balimbel) dengan Perusahaan Daerah Pasar ...