Sabtu, 21 April 2018 | 14.46 WIB
Metro24Jam>News>Siantar 24 Jam>Soal Proses Hukum JR Saragih, Lobi Pengajuan Hak Angket Terus Berjalan

Soal Proses Hukum JR Saragih, Lobi Pengajuan Hak Angket Terus Berjalan

Senin, 16 April 2018 - 02:24 WIB

IMG-56042

Fotokopi formulir pengajuan hak angket untuk ditandatangani anggota DPRD Simalungun. (Raen/metro24jam.com)

SIMALUNGUN, metro24jam.com – Sejumlah anggota DPRD Simalungun mengaku bahwa proses pengajuan hak angket untuk mempercepat proses hukum terhadap JR Saragih yang sudah dijadikan tersangka terkait dugaan pemalsuan dokumen terus berjalan.

Tujuannya, supaya aparat penegak hukum seperti Kejaksaan dan Gakumdu Pilgubsu 2018 segera mempercepat proses penegakan hukum terhadap JR Saragih. Apalagi kasus tersebut sudah diketahui secara nasional, meski dalam beberapa minggu terakhir justru terlihat seperti terhenti.

“Benar, saya sebagai salah seorang yang punya insiatif sudah melakukan lobi atau pendekatan politik kepada sesama anggota dewan untuk pengajuan hak angket itu. Tujuan kita untuk memperjelas status hukum JR Saragih karena berkaitan dengan kepimpinannya sebagai Bupati Simalungun,” beber anggota DPRD Simalungun, Bernhard Damanik dari Fraksi Nasdem, Minggu (15/4/2018) sekira jam 16.30 wib.

Dijelaskan, semula Bernhard ingin mengajukan hak interplasi atau hak bertanya tentang status JR Saragih yang sudah dijadikan tersangka kasus dugaan pemalsuan dokumen dimaksud.

Namun, karena proses hukumnya terkesan lambat bahkan seperti terhenti, maka politisi Nasdem tersebut mengaku lebih baik langsung menggalang pengajuan hak angket.

“Saya sudah mengajukan formulir tentang pengajuan hak angket itu di luar lembaga dewan. Artinya, ini masih tahap lobi-lobi dan mayoritas anggota dewan sudah mengetahuinya. Meski ada bernada kontra tetapi tetap ada pro,” ujarnya.

Terkait dengan mekanisme pengajuan hak angket supaya bisa ditindaklanjuti melalui sidang paripurna, Bernhard mengatakan minimal tujuh orang anggota dewan dari tiga fraksi. Kemudian, dari hasil lobi yang dilakukannya itu sudah tercapai.

Kalau sudah memenuhi persyaratan, formulir yang sudah ditandatangani tersebut akan diajukan kepada unsur pimpinan dewan. Kemudian, kalau memang berlangsung sesuai rencana, JR Saragih diminta untuk bisa hadir memberi keterangan terkait dengan statusnya saat ini.

“Terlepas dari hak angket yang akan kita ajukan nanti, saya sangat berharap kepada JR Saragih supaya taat hukum. Karena, sepengetahuan kita dan itu sudah diekspos media secara terbuka, JR Saragih belum memenuhi panggilan dari pihak Kejaksaan dan bukti-bukti pendukung juga belum disampaikan pihak Poldasu kepada Kejaksaan Tinggi,” jelas Bernhard.

Terkait dengan itu, Bernhard berharap kepada aparat penegak hukum yang menangani kasus JR Saragih untuk bertindak tegas. “Jangan hukum itu tajam ke bawah tapi tumpul ke atas,” tegasnya.

Bernard juga menyebut bahwa bisa saja Fraksi Partai Nasdem menyurati Poldasu untuk mempertanyakan sudah sejauh mana penanganan yang dilakukan terhadap proses hukum terhadap JR Saragih tersebut.

Sementara, Hendra Sinaga anggota DPRD Simalungun yang dihubungi sekira Jam 16.40 wib membenarkan sudah ada beredar formulir untuk ditandatangani terkait dengan pengajuan hak angket. Bahkan, sudah mendapat respon positif dari sejumlah anggota dewan.

“Kalau pendapat saya pribadi sah saja pengajuan hak angket itu supaya jelas bagaimana proses hukum terhadap JR Saragih. Tapi, kalau saya tetap harus tunduk kepada Fraksi karena semua tidak lepas dari Fraksi,” kata Hendra Sinaga yang mengaku sudah mendapat respon positif terkait usulan hak angket tersebut.

Meski begitu, dia masih enggan memberitahu secara personal, karena itu menyangkut masalah pribadi.

Lebih lanjut, Hendra mengamati bahwa proses hukum terhadap JR Saragih memang memiliki sejumlah kejanggalan. Apalagi saat ini menurutnya malah sudah “sepi-sepi“ saja.

Agar masalahnya jelas, sebaiknya pihak terkait lanagsung menindaklanjuti proses hukum lanjutan demi penegakan hukum itu sendiri. (ran)

BACA JUGA:
Kejatisu Ancam Kembalikan Berkas JR Saragih, Ada Apa?


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Hadiah Akhir Pekan Bertemu Sihar
Metro 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 05:05 WIB

Hadiah Akhir Pekan Bertemu Sihar

Waktu makan siang yang dimanfaatkan Sihar Sitorus untuk mengunjungi pusat perbelanjaan di Medan ternyata mengundang perhatian sejumlah pengunjung. Kedatangan Calon ...
Hukuman Mantan Bendahara Pemenangan Ramadhan Pohan Diperberat
Metro 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 04:59 WIB

Hukuman Mantan Bendahara Pemenangan Ramadhan Pohan Diperberat

Hukuman Savita Linda Hora Panjaitan selaku mantan bendahara pemenangan pasangan calon Walikota/Wakil Walikota Medan Periode 2015-2020 yakni Ramadhan Pohan-Eddie Kusuma, ...
Kreta Tak Kunjung Ditemukan, Aktivis Pemulung Lapor Kapolda Sumut
Metro 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 02:35 WIB

Kreta Tak Kunjung Ditemukan, Aktivis Pemulung Lapor Kapolda Sumut

Sudah lebih seminggu kreta milik Uba Pasaribu hilang digasak maling. Hingga kini, Polsek Medan Sunggal tak kunjung berhasil menemukan pelaku ...
Jaksa dan Hakim Kompak, Tompel Dipenjara 6 Tahun
Siantar 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 02:27 WIB

Jaksa dan Hakim Kompak, Tompel Dipenjara 6 Tahun

Wira Pranata alias Tompel, terdakwa pemilik 8 paket sabu, divonis selama 6 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) ...
Walikota Abaikan Rekomendasi KASN dan DPRD, Pelantikan Pejabat Pemko Siantar Diprotes
Siantar 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 02:18 WIB

Walikota Abaikan Rekomendasi KASN dan DPRD, Pelantikan Pejabat Pemko Siantar Diprotes

Pemerintahan Kota (Pemko) Siantar melantik pejabat Eselon III dan IV di ruang data Balai Kota, Jalan Merdeka. Komite Pemerhati Aparatur ...
Bahas Revitalisasi Pasar Horas ‘Panas’, Pedagang Menolak, PD PHJ Tetap Lanjut
Siantar 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 02:05 WIB

Bahas Revitalisasi Pasar Horas ‘Panas’, Pedagang Menolak, PD PHJ Tetap Lanjut

Pertemuan pembahasan rencana revitalisasi Pasar Horas antara Aliansi Pedagang Balerong, Kaki Lima dan Kios Tempel (Balimbel) dengan Perusahaan Daerah Pasar ...