Kamis, 21 Juni 2018 | 11.27 WIB
Metro24Jam>News>Siantar 24 Jam>Soal Proses Hukum JR Saragih, Lobi Pengajuan Hak Angket Terus Berjalan

Soal Proses Hukum JR Saragih, Lobi Pengajuan Hak Angket Terus Berjalan

Senin, 16 April 2018 - 02:24 WIB

IMG-56042

Fotokopi formulir pengajuan hak angket untuk ditandatangani anggota DPRD Simalungun. (Raen/metro24jam.com)

SIMALUNGUN, metro24jam.com – Sejumlah anggota DPRD Simalungun mengaku bahwa proses pengajuan hak angket untuk mempercepat proses hukum terhadap JR Saragih yang sudah dijadikan tersangka terkait dugaan pemalsuan dokumen terus berjalan.

Tujuannya, supaya aparat penegak hukum seperti Kejaksaan dan Gakumdu Pilgubsu 2018 segera mempercepat proses penegakan hukum terhadap JR Saragih. Apalagi kasus tersebut sudah diketahui secara nasional, meski dalam beberapa minggu terakhir justru terlihat seperti terhenti.

“Benar, saya sebagai salah seorang yang punya insiatif sudah melakukan lobi atau pendekatan politik kepada sesama anggota dewan untuk pengajuan hak angket itu. Tujuan kita untuk memperjelas status hukum JR Saragih karena berkaitan dengan kepimpinannya sebagai Bupati Simalungun,” beber anggota DPRD Simalungun, Bernhard Damanik dari Fraksi Nasdem, Minggu (15/4/2018) sekira jam 16.30 wib.

Dijelaskan, semula Bernhard ingin mengajukan hak interplasi atau hak bertanya tentang status JR Saragih yang sudah dijadikan tersangka kasus dugaan pemalsuan dokumen dimaksud.

Namun, karena proses hukumnya terkesan lambat bahkan seperti terhenti, maka politisi Nasdem tersebut mengaku lebih baik langsung menggalang pengajuan hak angket.

“Saya sudah mengajukan formulir tentang pengajuan hak angket itu di luar lembaga dewan. Artinya, ini masih tahap lobi-lobi dan mayoritas anggota dewan sudah mengetahuinya. Meski ada bernada kontra tetapi tetap ada pro,” ujarnya.

Terkait dengan mekanisme pengajuan hak angket supaya bisa ditindaklanjuti melalui sidang paripurna, Bernhard mengatakan minimal tujuh orang anggota dewan dari tiga fraksi. Kemudian, dari hasil lobi yang dilakukannya itu sudah tercapai.

Kalau sudah memenuhi persyaratan, formulir yang sudah ditandatangani tersebut akan diajukan kepada unsur pimpinan dewan. Kemudian, kalau memang berlangsung sesuai rencana, JR Saragih diminta untuk bisa hadir memberi keterangan terkait dengan statusnya saat ini.

“Terlepas dari hak angket yang akan kita ajukan nanti, saya sangat berharap kepada JR Saragih supaya taat hukum. Karena, sepengetahuan kita dan itu sudah diekspos media secara terbuka, JR Saragih belum memenuhi panggilan dari pihak Kejaksaan dan bukti-bukti pendukung juga belum disampaikan pihak Poldasu kepada Kejaksaan Tinggi,” jelas Bernhard.

Terkait dengan itu, Bernhard berharap kepada aparat penegak hukum yang menangani kasus JR Saragih untuk bertindak tegas. “Jangan hukum itu tajam ke bawah tapi tumpul ke atas,” tegasnya.

Bernard juga menyebut bahwa bisa saja Fraksi Partai Nasdem menyurati Poldasu untuk mempertanyakan sudah sejauh mana penanganan yang dilakukan terhadap proses hukum terhadap JR Saragih tersebut.

Sementara, Hendra Sinaga anggota DPRD Simalungun yang dihubungi sekira Jam 16.40 wib membenarkan sudah ada beredar formulir untuk ditandatangani terkait dengan pengajuan hak angket. Bahkan, sudah mendapat respon positif dari sejumlah anggota dewan.

“Kalau pendapat saya pribadi sah saja pengajuan hak angket itu supaya jelas bagaimana proses hukum terhadap JR Saragih. Tapi, kalau saya tetap harus tunduk kepada Fraksi karena semua tidak lepas dari Fraksi,” kata Hendra Sinaga yang mengaku sudah mendapat respon positif terkait usulan hak angket tersebut.

Meski begitu, dia masih enggan memberitahu secara personal, karena itu menyangkut masalah pribadi.

Lebih lanjut, Hendra mengamati bahwa proses hukum terhadap JR Saragih memang memiliki sejumlah kejanggalan. Apalagi saat ini menurutnya malah sudah “sepi-sepi“ saja.

Agar masalahnya jelas, sebaiknya pihak terkait lanagsung menindaklanjuti proses hukum lanjutan demi penegakan hukum itu sendiri. (ran)

BACA JUGA:
Kejatisu Ancam Kembalikan Berkas JR Saragih, Ada Apa?


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
KM Sinar Bangun Tenggelam, 3 Korban Lagi Ditemukan, BPBD Sumut: 178 Orang Hilang
Metro 24 Jam - Kamis, 21 Juni 2018 - 08:21 WIB

KM Sinar Bangun Tenggelam, 3 Korban Lagi Ditemukan, BPBD Sumut: 178 Orang Hilang

Hingga Rabu (20/6/2018) siang, tiga korban KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba akhirnya ditemukan. Dua di antaranya ...
Jalur Jalan Berastagi Kembali Normal
Metro 24 Jam - Kamis, 21 Juni 2018 - 07:33 WIB

Jalur Jalan Berastagi Kembali Normal

Jalan kota wisata Berastagi, Kabupaten Karo yang sejak hari pertama Idul Fitri sempat dipadati wisatawan, kini berangsur sepi. Pada H+5 ...
Tagih Uang Tip Sama Tamu, Pelayan Cafe KO Ditinju (Katanya yang Bogem Sipir Lapas)
Metro 24 Jam - Kamis, 21 Juni 2018 - 07:25 WIB

Tagih Uang Tip Sama Tamu, Pelayan Cafe KO Ditinju (Katanya yang Bogem Sipir Lapas)

Echa (24), seorang waitress di Sempurna Cafe, Jalan Ringroad, mendapat bogem mentah alias tinju dari tamunya, hanya gara-gara menagih uang ...
Patricia Berdoa untuk Para Korban KMP Sinar Bangun
Metro 24 Jam - Kamis, 21 Juni 2018 - 06:57 WIB

Patricia Berdoa untuk Para Korban KMP Sinar Bangun

Patricia Siahaan, istri dari Cawagub Sumut Sihar Sitorus ikut memberikan kekuatan pada keluarga korban Kapal Motor Penumpang (KMP) Sinar Bangun ...
Termasuk Ketua, 7 Anggota Komunitas Slankers Ikut Tenggelam Bersama KM Sinar Bangun
Metro 24 Jam - Kamis, 21 Juni 2018 - 06:52 WIB

Termasuk Ketua, 7 Anggota Komunitas Slankers Ikut Tenggelam Bersama KM Sinar Bangun

Tujuh di antara penumpang KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba, Senin (18/6/2018) kemarin, diketahui merupakan anggota komunitas ...
Tiga Hari KM Sinar Bangun Tenggelam, PNS Pemko Medan Itu Belum Ditemukan
Metro 24 Jam - Rabu, 20 Juni 2018 - 18:31 WIB

Tiga Hari KM Sinar Bangun Tenggelam, PNS Pemko Medan Itu Belum Ditemukan

Tim gabungan Basarnas dan TNI, Polri, terus menelusuri sejumlah titik mencari penumpang Kapal KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau ...