Sabtu, 21 April 2018 | 14.51 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Berawal dari Pencuri Burung, Maling di Kawasan Sekip Ditangkapi, “Terima Kasih Pak Danramil!”

Berawal dari Pencuri Burung, Maling di Kawasan Sekip Ditangkapi, “Terima Kasih Pak Danramil!”

Minggu, 15 April 2018 - 16:57 WIB

IMG-56008

Danramil Galang, Kapten (Inf) Budiono (kanan), bersama anggota TNI lainnya saat mengintrogasi Emen (buka baju), terduga pencuri burung. (Fani Ardana/metro24jam.com)

LUBUKPAKAM, metro24jam.com – Berawal dari kasus pencurian burung peliharaan milik Danramil Galang, Kapten (Inf) Budiono yang diduga dicuri oleh Emen (26), warga Jalan Bakti I, Gudang Merah Desa Sekip Lubukpakam, lima temannya diringkus anggota TNI Koramil Lubukpakam dan Galang.

Mereka masing-masing berinisial B (33), H (37), Y (28) dan D (28). Hasil interogasi di Mapolsek Lubukpakam, terhadap keempat orang itu, akhirnya terkuak kasus-kasus pencurian lainnya.

B mengaku telah melakukan pencurian dua kreta milik H Sukri, warga Jalan Bakti II Gudang Merah, Desa Sekip Lubukpakam, yang diambil dari kediaman toke lembu tersebut, sekira sebulan lalu.

Dari pengembangan, B diketahui bekerjasama dengan seorang warga Pulau Gambar, Sergai, berinisial K. Sabtu (14/4/2018) malam sekitar pukul 24.00, personel unit Reskrim Polsek Lubukpakam menjemput K di kediamannya.

Kedua pelaku pencuri sepeda motor milik H Sukri tersebut mengaku menjual kreta curian mereka ke daerah Simalungun. Pihak Polsek Lubukpakam hingga kini masih berusaha mencari keberadaan barang bukti dua kreta tersebut ke Simalungun.

Sementara itu, Emen yang diduga mencuri burung milik Danramil mengaku mencuri mesin dompleng milik Zaldi, warga Gang Ukir Bakti I. Barang curian itu kemudian dijual ke Pantai Labu dengan ditumpangkan ke becak milik Y.

Sedangkan dalam kasus pencurian burung peliharaan milik Danramil Galang masih dalam penyelidikan pihak Polsek Lubukpakam, dan terus diikuti pihak TNI.

Emen yang merencanakan pencurian burung peliharaan Danramil Galang itu mengaku akan mencuri burung itu bersama H dan dijual ke D di gang XI Beringin. H dan E kemarin itu juga berhasil diamankan oleh personel Koramil Lubukpakam.

Kapten (Inf) Budiono saat dikonfirmasi Minggu (15/4/2018) menyebutkan, pihaknya akan terus mengejar pencuri burung peliharaannya.

“Kita juga masih menyelidiki si E, H dan D. Mereka semua sudah diserahkan ke Polsek Lubukpakam. Barang bukti burung peliharaan saya belum ketemu, namun ini akan kita cari terus. Saya meminta pihak Polsek Lubukpakam juga harus menindaklanjuti kasus ini,” tegas mantan Danramil Lubukpakam itu.

Terpisah, Kapolsek Lubukpakam, AKP Nasri Ginting, membenarkan pelaku B telah mengaku mencuri dua kreta milik H Sukri. B bersama temannya K bersama-sama membongkar rumah milik toke lembu tersebut.

“Iya, benar mereka di amankan di Polsek ini berawal dari kasus pencurian burung milik Danramil. Dari TNI telah diserahkan ke kita beberapa orang ini. Dalam pengembangan B merupakan pencuri kreta dan bersama K telah kita amankan. K kita tangkap di rumahnya di Pulau Gambar. Sementara pencurian burung milik Danramil masih dalam penyelidikan,” sebut Nasri via selular.

Beberapa warga Jalan Bakti I dan II berterima kasih kepada Danramil Galang. Warga merasa sudah lebih nyaman karena pelaku pencurian yang selama ini terus gentayangan sudah tertangkap.

“Kami berterima kasih banyak kepada Pak Budiono dan TNI Koramil Lubukpakam yang sudah menangkap para pelaku. Selama ini kami resah bang, marak kali maling di kampung ini. Kami juga mendoakan agar pencuri burung milik Pak Danramil segera ditangkap,” sebut beberapa warga. (fan)

BACA JUGA:
Nekat Kali! Pria Ini Katanya Curi Burung Peliharaan Danramil
Maling Lubukpakam Makin Ganas, 2 Kreta Disikat dari Dalam Rumah


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Hadiah Akhir Pekan Bertemu Sihar
Metro 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 05:05 WIB

Hadiah Akhir Pekan Bertemu Sihar

Waktu makan siang yang dimanfaatkan Sihar Sitorus untuk mengunjungi pusat perbelanjaan di Medan ternyata mengundang perhatian sejumlah pengunjung. Kedatangan Calon ...
Hukuman Mantan Bendahara Pemenangan Ramadhan Pohan Diperberat
Metro 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 04:59 WIB

Hukuman Mantan Bendahara Pemenangan Ramadhan Pohan Diperberat

Hukuman Savita Linda Hora Panjaitan selaku mantan bendahara pemenangan pasangan calon Walikota/Wakil Walikota Medan Periode 2015-2020 yakni Ramadhan Pohan-Eddie Kusuma, ...
Kreta Tak Kunjung Ditemukan, Aktivis Pemulung Lapor Kapolda Sumut
Metro 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 02:35 WIB

Kreta Tak Kunjung Ditemukan, Aktivis Pemulung Lapor Kapolda Sumut

Sudah lebih seminggu kreta milik Uba Pasaribu hilang digasak maling. Hingga kini, Polsek Medan Sunggal tak kunjung berhasil menemukan pelaku ...
Jaksa dan Hakim Kompak, Tompel Dipenjara 6 Tahun
Siantar 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 02:27 WIB

Jaksa dan Hakim Kompak, Tompel Dipenjara 6 Tahun

Wira Pranata alias Tompel, terdakwa pemilik 8 paket sabu, divonis selama 6 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) ...
Walikota Abaikan Rekomendasi KASN dan DPRD, Pelantikan Pejabat Pemko Siantar Diprotes
Siantar 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 02:18 WIB

Walikota Abaikan Rekomendasi KASN dan DPRD, Pelantikan Pejabat Pemko Siantar Diprotes

Pemerintahan Kota (Pemko) Siantar melantik pejabat Eselon III dan IV di ruang data Balai Kota, Jalan Merdeka. Komite Pemerhati Aparatur ...
Bahas Revitalisasi Pasar Horas ‘Panas’, Pedagang Menolak, PD PHJ Tetap Lanjut
Siantar 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 02:05 WIB

Bahas Revitalisasi Pasar Horas ‘Panas’, Pedagang Menolak, PD PHJ Tetap Lanjut

Pertemuan pembahasan rencana revitalisasi Pasar Horas antara Aliansi Pedagang Balerong, Kaki Lima dan Kios Tempel (Balimbel) dengan Perusahaan Daerah Pasar ...