Sabtu, 21 April 2018 | 14.52 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Polisi Dibantai di Kampung Kubur, Lompat ke Sungai Babura, Senpi Didapat dari Ibu Tiri Pelaku

Polisi Dibantai di Kampung Kubur, Lompat ke Sungai Babura, Senpi Didapat dari Ibu Tiri Pelaku

Minggu, 15 April 2018 - 16:24 WIB

IMG-56004

Petugas menerima pistol revolver milik Bripka Eric. (ist/metro24jam.com)

MEDAN BARU, metro24jam.com – Personel Polda Sumatera Utara terus memburu Ayub dan kedua rekannya, yang diduga melakukan penganiayaan terhadap anggota Subdit III Ditreskrimum Polda Sumut, Bripka Eric Tambunan di Jalan Airlangga, Kampung Kubur, MedanSabtu (14/5/2018) sore.

Informasi yang dihimpun, Kepala Subdit III Direktorat Kriminal Umum Polda Sumut, AKBP Maringan Simanjuntak menyebutkan, pihaknya sudah menurunkan personel lengkap ke lokasi kejadian dan beberapa tempat yang diduga menjadi tempat persembunyian para pelaku.

Polisi juga sudah memeriksa sejumlah saksi-saksi yang melihat langsung penganiyaan secara membabi buta terhadap anggota Unit Jahtanras tersebut.

Lebih lanjut, Maringan mengatakan juga bahwa kondisi Eric sudah mulai berangsur membaik setelah mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Medan.

“Mohon doanya agar pelaku secepatnya ditangkap,” sebut Maringan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, penganiayaan Bripka Eric ditengarai buntut dari keributan yang terjadi di Diskotek New Zone, beberapa hari sebelumnya.

Peristiwa penganiayaan itu berawal ketika Bripka Eric Tambunan, datang ke Kampung Sejahtera atau Kampung Kubur, setelah seorang teman pacarnya menghubunginya untuk meminta tolong.

Tiba di sana, Ayub Cs yang masih menyimpan dendam rupanya mengetahui kedatangannya dan langsung melakukan pengeroyokan.

Bripka Eric sempat lompat ke Sungai Babura untuk menyelamatkan diri. “Dia (EPT) langsung lari ke sungai setelah oleh Ay dkk untuk menyelamatkan diri,” kata Kasubdit III Jahtanras Polda Sumut AKBP Maringan Simanjuntak , Minggu (15/4/2018).

Saat itu juga, senpi Eric sempat hilang dan personel dari DitKrimum dan Polsek Medan Baru langsung mencari keberadaan senpi milik Bripka Eric. Tak butuh waktu lama, pencarian petugas terhadap senjata api milik EPT membuahkan hasil.

Kondisi terakhir Bripka Eric di RS Bhayangkara. (ist/metro24jam.com)

Dari hasil negosiasi yang didampingi Kepala Lingkungan Kampung Sejahtera, Halim dan Anei Cili, petugas berhasil mengamankan senjata api itu dari tangan Kasna Boti, ibu tiri Ramki dan Karen dan diterima oleh AKP Ferry Kusnadi.

Saat diperiksa, senjata api tersebut masih utuh dan lengkap dengan berisikan 5 butir amunisi.

“Identitas para pelaku sudah kita ketahui. Seorang pelaku merupakan pelaku penembakan terhadap terhadap 3 orang wartawan pada Minggu 29 November 2015 silam,” tandas AKP Ferry. (put)

BACA JUGA:
Kampung Kubur Memanas! Buntut Ribut di New Zone, Oknum Polisi Dibantai Ayub Cs


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Hadiah Akhir Pekan Bertemu Sihar
Metro 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 05:05 WIB

Hadiah Akhir Pekan Bertemu Sihar

Waktu makan siang yang dimanfaatkan Sihar Sitorus untuk mengunjungi pusat perbelanjaan di Medan ternyata mengundang perhatian sejumlah pengunjung. Kedatangan Calon ...
Hukuman Mantan Bendahara Pemenangan Ramadhan Pohan Diperberat
Metro 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 04:59 WIB

Hukuman Mantan Bendahara Pemenangan Ramadhan Pohan Diperberat

Hukuman Savita Linda Hora Panjaitan selaku mantan bendahara pemenangan pasangan calon Walikota/Wakil Walikota Medan Periode 2015-2020 yakni Ramadhan Pohan-Eddie Kusuma, ...
Kreta Tak Kunjung Ditemukan, Aktivis Pemulung Lapor Kapolda Sumut
Metro 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 02:35 WIB

Kreta Tak Kunjung Ditemukan, Aktivis Pemulung Lapor Kapolda Sumut

Sudah lebih seminggu kreta milik Uba Pasaribu hilang digasak maling. Hingga kini, Polsek Medan Sunggal tak kunjung berhasil menemukan pelaku ...
Jaksa dan Hakim Kompak, Tompel Dipenjara 6 Tahun
Siantar 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 02:27 WIB

Jaksa dan Hakim Kompak, Tompel Dipenjara 6 Tahun

Wira Pranata alias Tompel, terdakwa pemilik 8 paket sabu, divonis selama 6 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) ...
Walikota Abaikan Rekomendasi KASN dan DPRD, Pelantikan Pejabat Pemko Siantar Diprotes
Siantar 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 02:18 WIB

Walikota Abaikan Rekomendasi KASN dan DPRD, Pelantikan Pejabat Pemko Siantar Diprotes

Pemerintahan Kota (Pemko) Siantar melantik pejabat Eselon III dan IV di ruang data Balai Kota, Jalan Merdeka. Komite Pemerhati Aparatur ...
Bahas Revitalisasi Pasar Horas ‘Panas’, Pedagang Menolak, PD PHJ Tetap Lanjut
Siantar 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 02:05 WIB

Bahas Revitalisasi Pasar Horas ‘Panas’, Pedagang Menolak, PD PHJ Tetap Lanjut

Pertemuan pembahasan rencana revitalisasi Pasar Horas antara Aliansi Pedagang Balerong, Kaki Lima dan Kios Tempel (Balimbel) dengan Perusahaan Daerah Pasar ...