Sabtu, 21 April 2018 | 14.47 WIB
Metro24Jam>News>Siantar 24 Jam>Hefriansyah Lemah, Diminta Perbaiki Komunikasi Politik

Hefriansyah Lemah, Diminta Perbaiki Komunikasi Politik

Minggu, 15 April 2018 - 11:57 WIB

IMG-55989

Kristian Silitonga

SIANTAR, metro24jam.com – Karena berbagai kebijakannya yang dilakukan tak jelas dan cendrung bermasalah, kepemimpinan Walikota Siantar Hefriansyah dinilai kurang tegas bahkan lemah.

“Lemah dalam pengertian menata, memenej dan memimpin pelaksanaan program yang dipimpin walikota bersama SKPD-nya,” demikian Ketua Studi Otonomi Politik (SOPo), Kristian Silitonga, Kamis (12/4) siang.

Selain kelemahan gaya kepemimpinan walikota, fungsi pengawasan DPRD Siantar juga tak lepas dari kritikan Kristian. Dia menilai DPRD tak optimal menjalankan trilogi fungsi, yakni budgeting, legislasi dan pengawasan.

“Persoalan yang kita lihat sekarang, sebagai bukti bahwa kepemimpinan Siantar yang kurang efektif. Mau dibawa kemana arah kebijakan kota ini, belum jelas dibuat oleh walikota, wakil Walikota dan DPRD beserta sejumlah SKPD yang ada,” ucap Kristian.

Siantar saat ini, terangnya, dilihat dari segi mana pun cukup lemah. Mulai dari konsolidasi birokrasi hingga sinergisitas dengan DPRD. Semua dipicu buruknya koordinasi memadai antarlembaga yang ada.

Lebih jauh, Kristian menilai program yang dijalankan walikota dan jajarannya saat ini, ketika bersentuhan langsung dengan warga, masih bersifat parsial, sepihak dan kurang melibatkan stakeholder.

“Kita melihat secara objektif, ada sinergi yang tak jalan antara walikota dengan DPRD. Ada komunikasi yang terputus terlihat di berbagai persoalan,” ujarnya.

Diutarakannya, segala persoalan yang saat ini terjadi masih persoalan  hilir. Persoalan paling pokok sebenarnya persoalan hulu kebijakan. Misalnya tentang kegiatan, dirinya khawatir segala program dari Pemko Siantar belum didesain secara benar dan kurang tepat sasaran sehingga kurang terasa.

“Masalah paling mendasar sebenarnya di tingkat hulu kebijakan. Karena tak jelasnya arah kreatifitas dan kurangnya ketegasan walikota beserta jajarannya. Semua terlihat masih serba prosedural,” tutur Kristian.

Sarannya, ke depan walikota diminta memperbaiki pola komunikasi politiknya, untuk segala persoalan yang ada. “Ujung semua ketidakoptimalan ini dalam konteks otonomi sekarang, bergantung pada kreatifitas dan terobosan kepala daerahnya,” jelasnya.

Dijelaskannya lebih jauh, dalam desain kebijakan publik tak hanya rencana dan implementasi, namun juga pengawasan.

“Artinya kebijakan yang baik sekali pun, jika tak diawasi, tak akan terukur. Sehingga di sini peran DPRD melakukan perannya. Apalagi program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” tuturnya.

Dalam amatan Kristian, ada sesuatu yang tak beres komunikasi antara walikota dan DPRD, sehingga dua lembaga itu seperti tidak sejalan dalam menjalankan program pemerintahan.

“Saya tak tahu apa yang terjadi antara DPRD dengan walikota, mungkin mereka lah yang tahu,” sambungnya.

Begitu pun dia berharap, Walikota Hefriansyah bisa menangkap getaran yang ada pada warga. Semua program itu baik, namun bukan skala prioritas. (Harus) dimulai dari musyawarah rencana pembangunan dan ada desain untuk program Pemko Siantar. (Tig)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Hadiah Akhir Pekan Bertemu Sihar
Metro 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 05:05 WIB

Hadiah Akhir Pekan Bertemu Sihar

Waktu makan siang yang dimanfaatkan Sihar Sitorus untuk mengunjungi pusat perbelanjaan di Medan ternyata mengundang perhatian sejumlah pengunjung. Kedatangan Calon ...
Hukuman Mantan Bendahara Pemenangan Ramadhan Pohan Diperberat
Metro 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 04:59 WIB

Hukuman Mantan Bendahara Pemenangan Ramadhan Pohan Diperberat

Hukuman Savita Linda Hora Panjaitan selaku mantan bendahara pemenangan pasangan calon Walikota/Wakil Walikota Medan Periode 2015-2020 yakni Ramadhan Pohan-Eddie Kusuma, ...
Kreta Tak Kunjung Ditemukan, Aktivis Pemulung Lapor Kapolda Sumut
Metro 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 02:35 WIB

Kreta Tak Kunjung Ditemukan, Aktivis Pemulung Lapor Kapolda Sumut

Sudah lebih seminggu kreta milik Uba Pasaribu hilang digasak maling. Hingga kini, Polsek Medan Sunggal tak kunjung berhasil menemukan pelaku ...
Jaksa dan Hakim Kompak, Tompel Dipenjara 6 Tahun
Siantar 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 02:27 WIB

Jaksa dan Hakim Kompak, Tompel Dipenjara 6 Tahun

Wira Pranata alias Tompel, terdakwa pemilik 8 paket sabu, divonis selama 6 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) ...
Walikota Abaikan Rekomendasi KASN dan DPRD, Pelantikan Pejabat Pemko Siantar Diprotes
Siantar 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 02:18 WIB

Walikota Abaikan Rekomendasi KASN dan DPRD, Pelantikan Pejabat Pemko Siantar Diprotes

Pemerintahan Kota (Pemko) Siantar melantik pejabat Eselon III dan IV di ruang data Balai Kota, Jalan Merdeka. Komite Pemerhati Aparatur ...
Bahas Revitalisasi Pasar Horas ‘Panas’, Pedagang Menolak, PD PHJ Tetap Lanjut
Siantar 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 02:05 WIB

Bahas Revitalisasi Pasar Horas ‘Panas’, Pedagang Menolak, PD PHJ Tetap Lanjut

Pertemuan pembahasan rencana revitalisasi Pasar Horas antara Aliansi Pedagang Balerong, Kaki Lima dan Kios Tempel (Balimbel) dengan Perusahaan Daerah Pasar ...