Sabtu, 21 April 2018 | 14.50 WIB
Metro24Jam>News>Nasional>Heboh di Sulsel, 2 Remaja SMP ‘Kebelet’ Nikah

Heboh di Sulsel, 2 Remaja SMP ‘Kebelet’ Nikah

Sabtu, 14 April 2018 - 15:36 WIB

IMG-55945

Kedua remaja yang sudah direstui KUA setempat untuk menikah. (ist/detikcom)

BANTAENG, metro24jam.com – Kisah pernikahan dini kembali menghebohkan Indonesia. Dua remaja yang masih duduk di bangku kelas VIII SMP di Bantaeng, Sulawesi Selatan, menggebu-gebu ingin jalinan percintaan mereka segera dihalalkan di hadapan penghulu.

Dua remaja yang belum diketahui identitasnya itu masih berusia 15 dan 14 tahun. Saat mengajukan permohonan pernikahan di Kantor Urusan Agama Kecamatan Bantaeng, keduanya sempat ditolak karena alasan usia.

Cerita remaja yang ‘kebelet’ nikah ini jadi perbincangan di media sosial.

Tak putus asa, keduanya pun mencari cara supaya segera dinikahkan. Didukung pihak keluarga, kedua calon mempelai itu mengajukan permohonan dispensasi ke Pengadilan Agama dan dikabulkan.

Akhirnya, remaja pria dan wanita itu mendapat bimbingan perkawinan yang digelar oleh KUA Kecamatan Bantaeng pada Kamis (12/4/2018).

“Ya memang benar adanya. Saat digelar bimbingan, kedua calon pengantin ini juga ikut. Keluarga mereka mengajukan permohonan dispensasi ke Pengadilan Agama dan dikabulkan,” kata pejabat Humas Kantor Kementerian Agama Bantaeng, Mahdi Bakri, seperti dilansir Detikcom, Sabtu (14/4/2018).

Setelah menjalani bimbingan perkawinan, keduanya akan siap menempuh hidup baru dalam mahligai pernikahan.

Lantas, apa alasan mereka hingga ‘kebelet’ menikah?

Humas Kantor Kemenag Bantaeng, Mahdi Bakri, mengungkapkan, dari keterangan penghulu, remaja perempuan yang baru berusia 14 tahun selama ini tinggal sendiri di rumahnya.

Ibu dari remaja putri itu telah meninggal dunia, sementara sang ayah bekerja di luar kota.

Akibatnya, gadis remaja yang belum diketahui identitasnya itu merasa kesepian dan takut untuk tidur sendiri di rumah. Kepada penghulu, sang gadis juga mengaku bahwa dirinya bukan dijodohkan, apalagi hamil sebelum menikah.

“Alasannya sih begitu yah. Si wanita ini juga menurut keluarganya tidak ada tanda-tanda, berbadan dua atau pun dijodohkan. Mereka memang pacaran,” ujar Mahdi. (dtc/asp)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Hadiah Akhir Pekan Bertemu Sihar
Metro 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 05:05 WIB

Hadiah Akhir Pekan Bertemu Sihar

Waktu makan siang yang dimanfaatkan Sihar Sitorus untuk mengunjungi pusat perbelanjaan di Medan ternyata mengundang perhatian sejumlah pengunjung. Kedatangan Calon ...
Hukuman Mantan Bendahara Pemenangan Ramadhan Pohan Diperberat
Metro 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 04:59 WIB

Hukuman Mantan Bendahara Pemenangan Ramadhan Pohan Diperberat

Hukuman Savita Linda Hora Panjaitan selaku mantan bendahara pemenangan pasangan calon Walikota/Wakil Walikota Medan Periode 2015-2020 yakni Ramadhan Pohan-Eddie Kusuma, ...
Kreta Tak Kunjung Ditemukan, Aktivis Pemulung Lapor Kapolda Sumut
Metro 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 02:35 WIB

Kreta Tak Kunjung Ditemukan, Aktivis Pemulung Lapor Kapolda Sumut

Sudah lebih seminggu kreta milik Uba Pasaribu hilang digasak maling. Hingga kini, Polsek Medan Sunggal tak kunjung berhasil menemukan pelaku ...
Jaksa dan Hakim Kompak, Tompel Dipenjara 6 Tahun
Siantar 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 02:27 WIB

Jaksa dan Hakim Kompak, Tompel Dipenjara 6 Tahun

Wira Pranata alias Tompel, terdakwa pemilik 8 paket sabu, divonis selama 6 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) ...
Walikota Abaikan Rekomendasi KASN dan DPRD, Pelantikan Pejabat Pemko Siantar Diprotes
Siantar 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 02:18 WIB

Walikota Abaikan Rekomendasi KASN dan DPRD, Pelantikan Pejabat Pemko Siantar Diprotes

Pemerintahan Kota (Pemko) Siantar melantik pejabat Eselon III dan IV di ruang data Balai Kota, Jalan Merdeka. Komite Pemerhati Aparatur ...
Bahas Revitalisasi Pasar Horas ‘Panas’, Pedagang Menolak, PD PHJ Tetap Lanjut
Siantar 24 Jam - Sabtu, 21 April 2018 - 02:05 WIB

Bahas Revitalisasi Pasar Horas ‘Panas’, Pedagang Menolak, PD PHJ Tetap Lanjut

Pertemuan pembahasan rencana revitalisasi Pasar Horas antara Aliansi Pedagang Balerong, Kaki Lima dan Kios Tempel (Balimbel) dengan Perusahaan Daerah Pasar ...