Selasa, 19 Juni 2018 | 23.06 WIB
Metro24Jam>News>Siantar 24 Jam>Anak Kadis PU Siantar & Sopir Angkot Saling Lapor

Anak Kadis PU Siantar & Sopir Angkot Saling Lapor

Rabu, 14 Maret 2018 - 07:23 WIB

IMG-54125

Lokasi pertengkaran. (Agus Suhendra/metro24jam.com)

SIANTAR, metro24jam.com – Setelah CLS (22) melaporkan seorang sopir angkutan kota (angkot), NMT (28), karena dituduh melakukan penganiayaan, ibu CLS berinisial NS malah dilaporkan NMT dengan tuduhan melakukan penganiayaan terhadap dirinya.

Diketahui, CLS yang diketahui merupakan putri Kadis PU Siantar yang tinggal di Jalan Mahoni Raya, No 247, Nagori Sitalasari, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun itu lebih dulu melapor ke Polsek Bangun, Sabtu (10/3) lalu, sekira jam 17.00 wib. Kemudian, NMT yang rumahnya tak jauh dari rumah CLS, melapor sekira jam 18.30 wib.

Kepada kru koran ini, NMT membenarkan telah melaporkan NS yang menganiaya dirinya dengan cara memukul pipi sebelah kirinya sampai luka. “Iya benar lae, saya sudah melaporkannya ke Polsek Bangun, dia PNS sebagai guru di sekolah swasta,” ucap NMT, Selasa (12/3) siang.

Sebelum melakukan penganiayaan itu, NMT mengatakan mereka lebih dulu bertengkar gara-gara masalah mobil di Jalan Makadame Raya, Nagori Nusa Harapan, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Sabtu (10/3) lalu, sekira jam 13.30 wib. Saat itu, CLS ada di lokasi.

Bahkan, NMT mengaku bukan hanya dianiaya tapi juga dihina dengan kata-kata yang menyakitkan. Bahkan, setelah disebut sebagai orang miskin, NS menyuruh NMT supaya membuat laporan ke polisi.

“Orang miskinnya kau, sopirnya kau, visumlah kau biar kubayar, lapor kau ke polisi. Itu perkataannya kepada saya dan saya sebenarnya tidak terlalu mempermasalahkan penganiayaan itu. Tapi perkatan-perkataan penghinaan itu yang tidak saya terima. Katanya saya anak haram, uruslah keluargamu, kau kan supir,” tutur NTM melalui sambungan telepon seluler (ponsel) menirukan perkataan NS.

Sementara, CLS dalam laporannya di Polsek Bangun mengaku jadi korban penganiayaan NMT dengan bukti lapor LP/III/2018/SU/Simal Bangun tanggal 10 Maret 2018.

Dalam laporannya itu, CLS menyebut NMT (28) telah menyikut daun telinganya. Peristiwa itu terjadi tak jauh dari Pos Polisi Batu 6, Jalan Makadame Raya, Nagori Nusa Harapan, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Sabtu (10/3) sekira jam 13.30 wib.

Sebelumnya, pelapor dan terlapor terlibat pertengkaran karena masalah mobil di jalan Raya. Saat kedua bertengkar warga banyak yanga menyaksikan dan sempat melerai keduanya untuk bubar.

Kemudian setiba di rumah, CLS menceritakan keributan itu kepada adiknya, ST yang kemudian langsung mendatangi NMT di rumahnya tak jauh dari kediamannya juga di Jalan Mahoni Raya, Nagori Sitalasari, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun.

Takut terjadi keributan, CLS bersama seorang warga menemui ST dengan mengendarai kereta. Saat mendekati rumah NMT, NMT katanya melakukan ancaman. “Kau yang mau kumatikan itu yah,” ucapnya menirukan ancaman tersebut.

Tak hanya itu, NMT menyebut CLS menyikut daun telinga sebelah kanannya. Sehingga, sempat terjadi keributan dibarengi kontak fisik. Kemudian, adik NMT yang mendengar keributan keluar rumah membawa Samurai. Tak ingin ada korban, warga yang menjadi saksi langsung melerai dan membawa CLS ke rumahnya. Kemudian, mereka membuat laporan ke Polsek Bangun.

Kapolsek Bangun AKP Putra Jani Purba, ketika dikonfirmasi, membenarkan adanya laporan kedua belah pihak. Hanya saja, kedua belah pihak yang saling lapor itu masih sebatas dimintai keterangan.

Sementara, oknum Plt Kadis PU kota Siantar berinisial JT ketika dikonfirmasi melalui telepon seluler, membenarkan CLS adalah putrinya dan NS adalah istrinya. Tapi, dia tidak mengetahui NMT melaporkan istrinya.

Ketika ditanyakan lebih jauh lagi, oknum Kakdis itu sepertinya enggan bercerita, “Bapak kan sudah tau,” katanya menutup pembicaraan. (ag)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Daftar Terbaru,  147 Penumpang KM Sinar Bangun Belum Ditemukan
Metro 24 Jam - Selasa, 19 Juni 2018 - 18:18 WIB

Daftar Terbaru, 147 Penumpang KM Sinar Bangun Belum Ditemukan

Berdasarkan daftar terbaru yang dirilis Posko Bencana Danau Toba, hingga Selasa (19/6/2018), ada 147 penumpang yang dinyatakan hilang dalam musibah ...
KM Sinar Bangun Tenggelam, 94 Korban Belum Ditemukan, Ini Daftarnya
Metro 24 Jam - Selasa, 19 Juni 2018 - 16:41 WIB

KM Sinar Bangun Tenggelam, 94 Korban Belum Ditemukan, Ini Daftarnya

Tim penyelamat gabungan terus melakukan pencarian terhadap para korban yang dinyatakan hilang dalam peristiwa tenggelamnya KM Sinar Bangun, hingga Selasa ...
PDPM Protes Keras Logo Muhammadiyah Dicatut Relawan Ashari-Yusuf
Metro 24 Jam - Selasa, 19 Juni 2018 - 15:54 WIB

PDPM Protes Keras Logo Muhammadiyah Dicatut Relawan Ashari-Yusuf

Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Deliserdang menyayangkan logo Muhammadiyah dicatut untuk mendukung calon Bupati Deliserdang, Ashari Tambunan - Yusuf ...
Pihak Ini Paling Bertanggungjawab Atas Tragedi KM Sinar Bangun
Metro 24 Jam - Selasa, 19 Juni 2018 - 13:21 WIB

Pihak Ini Paling Bertanggungjawab Atas Tragedi KM Sinar Bangun

Tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Sinar Bangun di perairan Danau Toba sangat disesalkan Sekretaris Komisi D DPRD Sumatera Utara (Sumut), ...
Djoss Diyakini Unggul di Deliserdang
Metro 24 Jam - Selasa, 19 Juni 2018 - 11:53 WIB

Djoss Diyakini Unggul di Deliserdang

Pasangan Djarot Sihar Sitorus diyakini unggul di Deliserdang. Bahkan ditarget 75 persen suara di Deliserdang akan jatuh pada pasangan yang ...
Video: Detik-detik Tenggelamnya KM Sinar Bangun
Metro 24 Jam - Selasa, 19 Juni 2018 - 11:47 WIB

Video: Detik-detik Tenggelamnya KM Sinar Bangun

Awan gelap mengiringi jerit tangis penumpang Kapal Motor Sinar Bangun saat tenggelam di perairan Danau Toba, Senin (18/6/2018) sekira jam ...