Selasa, 19 Juni 2018 | 23.07 WIB
Metro24Jam>News>Siantar 24 Jam>Lawan Sekda Simalungun, Rospita Ogah Minta Maaf

Lawan Sekda Simalungun, Rospita Ogah Minta Maaf

Rabu, 14 Maret 2018 - 07:24 WIB

IMG-54114

Rospita-Sitorus (Ga/metro24jam.com)

SIMALUNGUN, metro24jam.com – Perseteruan sengit antara Wakil Ketua DPRD Simalungun, Rospita Sitorus dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Simalungun, Gidion Purba, kian meruncing. Politisi PDI Perjuangan itu mendapatkan somasi (peringatan) dari Sekda Pemkab Simalungun, Gidion Purba.

“Iya, ada somasi dari Sekda Pemkab Simalungun,” ucap Rospita Sitorus ketika ditemui di Kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) partai berlambang banteng moncong putih tersebut di Komplek Griya Jalan Asahan KM 3, Nagori Siantar Estate, Kecamatan Siantar, Simalungun, Selasa (13/3/2018) sekira jam 10.42 wib.

Somasi dari Sekda yang berpotensi ke ranah hukum merupakan buntut dari pemberitaan di Siantar 24 Jam terbitan, Senin (5/3) mengenai, ‘Gidion Purba Langgar Aturan PNS Simalungun Kena Warning’.

“Saya sebagai wakil ketua DPRD Simalungun, berhak menjalankan tugas pengawasan. Meski di luar Pemkab Simalungun. Tak sepantasnya di KPU provinsi. Karena, tidak dibenarkan dan statusnya sebagai Sekda melekat,” papar Rospita.

Selain itu, katanya, dia selaku Wakil Ketua DPRD Simalungun, juga berhak melakukan pengawasan terhadap Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) karena sesuai dengan tugas pokok fungsi (tupoksi).

“Saya berhak bicara. Sedangkan, inang parengge-rengge punya untuk bicara. Apalagi saya mewarning sesuai dengan tupoksi dan sebagai koordinator pemerintahan. Saya diminta menanggapi. Masak tidak menanggapi. Jika diminta, saya harus menyuarakan,” jelasnya.

Tanggapan tersebut disampaikan bertujuan agar semua PNS netral. Namun, justru dianggap pencemaran nama baik. “Tujuannya hanya supaya semua PNS netral. Tapi, dianggap pencemaran nama baik,” ujarnya.

Diketahui, somasi dari Sekda No: 180/60/1.1.4/2018 tanggal 12 Maret 2018 itu, berisikan dua point. Pertama, menghentikan segala perbuatan yang merugikan nama baik Sekda Pemkab Simalungun.

Kedua, membuat permohonan maaf kepada Sekda Pemkab Simalungun atas pemberitaan di harian Siantar 24 Jam dalam jangka waktu selambat-lambatnya 7 hari kalender sejak somasi diterima.

Apabila tidak melaksanakan tuntutan sesuai dengan yang diuraikan, akan menempuh dan mempergunakan semua jalur hukum yang diperlukan sesuai peraturan dan perundang-undangan berlaku. Termasuk, dan tidak terbatas pada hukum pidana maupun hukum perdata menindaklanjuti permasalahan yang ada.

Selain itu, dalam somasi yang dikuasakan kepada Kabag Hukum Pemkab Simalungun, Franky Purba. Pernyataan yang menyebutkan tindakan Gidion Purba berada di KPU Sumut saat pendaftaran calon Gubernur dan wakil Gubernur Sumatera Utara sebagai sikap yang menular dari bosnya (Bupati) kerap menilai segala sesuatu hanya dari aspek uang.

“Saya tidak akan minta maaf. Tapi, akan balas surat Sekda melalui kuasa hukum saya. Karena, saya tidak ada menyampaikan pernyataan seperti yang dijelaskan pada somasi,” tandas Rospita.

Kabag Hukum Pemkab Simalungun, Franky Purba ketika dikonfirmasi via selular, membenarkan adanya somasi tersebut. “Somasi itu sesuai dengan yang ada di koran. Etikanya, kan somasi terlebih dahulu sebelum perkara diperkarakan,” ujarnya.

Franky menyarankan mengenai klarifikasi, agar konfirmasi kepada Kepala Dinas (Kadis) Komunikasi Informasi (Kominfo), Akmal Siregar. “Secara hukumnya kan kami. Tapi, klarifikasi melalui kominfo. Itu disomasi, kan bukan harus langsung dilapor. Melainkan, diberi kesempatan untuk klarifikasi. Tiga kali disomasi, barulah melapor,” paparnya.

Sementara, Kadis Kominfo Simalungun, Akmal Siregar dikonfirmasi via selular, tak ada jawaban. Pesan singkat dilayangkan tak ada balasan. (ga)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Daftar Terbaru,  147 Penumpang KM Sinar Bangun Belum Ditemukan
Metro 24 Jam - Selasa, 19 Juni 2018 - 18:18 WIB

Daftar Terbaru, 147 Penumpang KM Sinar Bangun Belum Ditemukan

Berdasarkan daftar terbaru yang dirilis Posko Bencana Danau Toba, hingga Selasa (19/6/2018), ada 147 penumpang yang dinyatakan hilang dalam musibah ...
KM Sinar Bangun Tenggelam, 94 Korban Belum Ditemukan, Ini Daftarnya
Metro 24 Jam - Selasa, 19 Juni 2018 - 16:41 WIB

KM Sinar Bangun Tenggelam, 94 Korban Belum Ditemukan, Ini Daftarnya

Tim penyelamat gabungan terus melakukan pencarian terhadap para korban yang dinyatakan hilang dalam peristiwa tenggelamnya KM Sinar Bangun, hingga Selasa ...
PDPM Protes Keras Logo Muhammadiyah Dicatut Relawan Ashari-Yusuf
Metro 24 Jam - Selasa, 19 Juni 2018 - 15:54 WIB

PDPM Protes Keras Logo Muhammadiyah Dicatut Relawan Ashari-Yusuf

Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Deliserdang menyayangkan logo Muhammadiyah dicatut untuk mendukung calon Bupati Deliserdang, Ashari Tambunan - Yusuf ...
Pihak Ini Paling Bertanggungjawab Atas Tragedi KM Sinar Bangun
Metro 24 Jam - Selasa, 19 Juni 2018 - 13:21 WIB

Pihak Ini Paling Bertanggungjawab Atas Tragedi KM Sinar Bangun

Tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Sinar Bangun di perairan Danau Toba sangat disesalkan Sekretaris Komisi D DPRD Sumatera Utara (Sumut), ...
Djoss Diyakini Unggul di Deliserdang
Metro 24 Jam - Selasa, 19 Juni 2018 - 11:53 WIB

Djoss Diyakini Unggul di Deliserdang

Pasangan Djarot Sihar Sitorus diyakini unggul di Deliserdang. Bahkan ditarget 75 persen suara di Deliserdang akan jatuh pada pasangan yang ...
Video: Detik-detik Tenggelamnya KM Sinar Bangun
Metro 24 Jam - Selasa, 19 Juni 2018 - 11:47 WIB

Video: Detik-detik Tenggelamnya KM Sinar Bangun

Awan gelap mengiringi jerit tangis penumpang Kapal Motor Sinar Bangun saat tenggelam di perairan Danau Toba, Senin (18/6/2018) sekira jam ...