Minggu, 20 Mei 2018 | 21.00 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>KPU Sumut Tak Terpengaruh Putusan PTTUN Atau Gentar Ancaman JR Saragih

KPU Sumut Tak Terpengaruh Putusan PTTUN Atau Gentar Ancaman JR Saragih

Selasa, 13 Maret 2018 - 21:59 WIB

IMG-54106

Komisioner KPU saat memberikan keterangan kepada wartawan terkait leges SKPI JR Saragih di Kantor KPU Medan. (Arvin/metro24jam.com)

MEDAN, metro24jam.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut menegaskan siap melaksanakan amar putusan Bawaslu dan tidak akan terpengaruh dengan putusan di PT TUN (Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara) ataupun gentar terhadap ancaman pemidanaan yang dilontarkan JR Saragih.

“Kita tidak akan terpengaruh dengan hasil putusan PT TUN dan akan berpegang teguh terhadap amar putusan Bawaslu Sumut. Dan kami nyatakan tidak gentar dengan ancaman pidana yang dilontarkan JR Saragih,” tegas Komisioner KPU Sumut Iskandar Zulkarnain, didampingi Kasubbag Hukum Dan Teknis Maruli Siahaan, kepada wartawan dalam konferensi Pers di Kantor KPU Sumut Jalan Perintis Kemerdekaan Medan, Selasa (13/3/2018) petang.

Menurut Iskandar Zulkarnain, KPU Sumut akan melakukan rapat pleno penetapan hasil legalisir di Suku Dinas II DKI Jakarta, 7 hari setelah amar putusan Bawaslu dilaksanakan.

“Kami tidak mau dianggap ada skenario atau persekongkolan dalam proses leges di Suku Dinas DKI Jakarta, karena kami dari Komisioner KPU (termohon) bersama-sama berangkat ke Jakarta dengan pemohon (JR Saragih-Ance), serta Pihak Bawaslu. Namun kami dalam membuat keputusan nantinya tetap mengacu pada perundang-undangan yang berlaku serta PKPU,” ujar Iskandar.

Dikatakannya, dalam waktu 7 hari kerja ke depan, setelah legalisasi di Suku Dinas DKI, KPU Sumut akan menggelar rapat pleno dan hasilnya akan diputuskan dan diumumkan secara terbuka kepada masyarakat.

Lebih lanjut dijelaskan Iskandar, semua komisioner KPU Sumut, Tim JR Saragih  serta Bawaslu telah diterima secara resmi oleh Kepala Suku Dinas DKI Jakarta, Zubaidah di kantornya pada Senin (12/3/2018) kemarin untuk melakukan leges fotocopi ijazah Pemohon JR Saragih sesuai amar putusan Bawaslu Sumut.

Namun ketika acara legalisir dilaksanakan ternyata yang leges adalah Surat Keterangan Pengganti Ijazah (SKPI) JR Saragih karena ijazahnya telah dinyatakan hilang.

Dikatakan Iskandar, sesuai pengakuan Kepala Suku Dinas DKI Jakarta, Zubaidah bahwa JR Saragih beserta rombongan yang berjumlah delapan orang datang ke Suku Dinas pada 9 Maret 2018 meminta agar Suku Dinas mengeluarkan SKPI pengganti ijazah yang hilang.

“Jadi berdasarkan ketentuan JR Saragih telah menyerahkan Surat Keterangan Hilang Ijazah dari Polsek Kemayoran Jakarta Pusat, adanya saksi teman sekolah JR Saragih di SMA Ikhlas Prasasti, serta Surat Pertanggungjawaban mutlak dari JR Saragih sesuai Permendikbud RI menjadi dasar diterbitkannya SKPI JR Saragih,” papar Iskandar menirukan ucapan Kepala Suku Dinas DKI Zubaidah.

Menjawab pertanyaan Wartawan bagaimana menyikapi putusan PT TUN yang nantinya bila ternyata tidak sama dengan putusan Bawaslu Sumut, Iskandar mengaku akan tetap mengacu kepada putusan Bawaslu.

“Kita tetap mengacu kepada putusan Bawaslu dan ini yang akan kita jalankan sesuai undang-undang dan peraturan KPU,” ujar Iskandar. (vin)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Jamaah Mesjid Ar Ridho Demo dan Grebek Judi Berkedok Game di Titipapan
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 19:05 WIB

Jamaah Mesjid Ar Ridho Demo dan Grebek Judi Berkedok Game di Titipapan

Seratusan umat Islam spontan melakukan demo dan menggrebek lokasi perjudian game online Golden, di Jalan Platina Raya, Lingkungan II Kelurahan ...
Periode April-Mei, Polres Asahan Ungkap 48 Kasus Narkoba dan Sita Ribuan Botol Miras
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 18:23 WIB

Periode April-Mei, Polres Asahan Ungkap 48 Kasus Narkoba dan Sita Ribuan Botol Miras

Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan berhasil mengungkap 48 kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Hasil pengungkapan itu, polisi menyita 25 batang ...
Resmi Ditahan, Dosen USU Himma Lubis Sempat Pingsan
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 17:22 WIB

Resmi Ditahan, Dosen USU Himma Lubis Sempat Pingsan

Sehari pasca dijemput dari kediamannya, Himma Dewiyana Lubis (45), akhirnya resmi ditahan Subdit II/Cybercrime Ditreskrimsus Poldasu, Minggu (20/5/2018) sore.Himma, resmi ...
Dikejar dan Dipukuli Begal, Pemuda Ini Selamat Setelah Pak Polisi Lewat
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 17:01 WIB

Dikejar dan Dipukuli Begal, Pemuda Ini Selamat Setelah Pak Polisi Lewat

Dengan wajah tampak memar terkenal pukulan dan bagian mulut mengeluarkan darah, Safrizal (19) tiba di Mapolsek Percut Sei Tuan, dengan ...
Dugaan ’86′ Kasus Pemerasan 11 Kepsek, Oknum Jaksa Kejari Siantar Bakal Dilapor ke Komjak
Siantar 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 16:26 WIB

Dugaan ’86′ Kasus Pemerasan 11 Kepsek, Oknum Jaksa Kejari Siantar Bakal Dilapor ke Komjak

Jaksa di Kejaksaan Negeri Siantar, yang dibentuk dalam satu tim, di antaranya, Kasubbag Pembinaan, Kasi Pidsus, Kasi Intel dan Kasi ...
Kapoldasu Interogasi Oknum Polisi Terduga Perusak Al-Qur’an: Ancamannya Pecat!
Metro 24 Jam - Minggu, 20 Mei 2018 - 15:46 WIB

Kapoldasu Interogasi Oknum Polisi Terduga Perusak Al-Qur’an: Ancamannya Pecat!

Brigadir TH, oknum polisi yang bertugas di Dokkes Polrestabes Medan yang diduga melakukan pengrusakan Al-Quran di Masjid Nurul Iman RSUP ...