Minggu, 22 Juli 2018 | 16.06 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Dendam Diejek, Septian Dihabisi di Kebun PTPN 2 Tandem

Dendam Diejek, Septian Dihabisi di Kebun PTPN 2 Tandem

Selasa, 13 Maret 2018 - 20:26 WIB

IMG-54095

Tersangka dirawat usai ditembak petugas. (ist/metro24jam.com)

BINJAI, metro24jam.com – Misteri kematian sosok yang diketahui bernama Septian (20), warga Dusun III Jalan Sayur Gang Perjuangan Desa Tandem Hilir akhirnya terungkap. Buruh bangunan ini dihabisi dua teman sekampungnya dengan motif dendam.

“Sudah kita tangkap dua tersangkanya,” kata Kapolres Binjai AKBP Donald Simanjuntak melalui Kasat Reskrim AKP Hendro S, lewat sambungan telepon seluler, Selasa (13/3/2018).

Terungkapnya kasus ini menurut AKP Hendro, setelah pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, kreta dan handphone korban yang ikut dijarah dari lokasi kejadian di Dusun IX Pasar II, areal Perkebunan tebu PTPN-2, Kebun Tandem Blok 87, Desa Tandem Hilir I, Kecamatan Hamparan Perak Deli Serdang.

Polisi menangkap dua pelaku, Rahma Gustiawan alias Dika alias Borjong dan Reza (21) dari dua lokasi berbeda.

Rahma ditangkap di kawasan Laut Tawar, Blangkejeren, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), Minggu (11/3/2018). Sedangkan Reza diringkus petugas di lokasi terminal bus Blangkejeren. “Motifnya dendam. ” kata AKP Hendro.

Dalam kasus ini, Borjong dan Reza, masih bekerja sebagai buruh bangunan di Blangkejeren. “Keduanya buruh bangunan di sana,” kata Hendro lagi.

Motif ini pun membuka latar belakang dibalik ini. Seperti pengakuan Borjong. Dia (Borjong) mengaku sakit hati dengan Septian (korban).

“Dia (Borjong) sakit hati, selalu diejek karena sering mencuri uang orangtua,” kata Hendro.

Sebulan sebelum melakukan aksinya, tersangka Borjong, dikatakan mengajak Reza untuk menghabisi Septian. “Ayok kita habisi dia,” kata Borjong mengajak Reza kala itu, seperti dituturkan AKP Hendro.

Namun saat itu, Reza menolak mentah-mentah ajakan Borjong. “Satu bulan sebelum kejadian Borjong mengajak Reza, ditolak,” sambungnya.

Tapi paginya, Reza kembali bertemu Borjong dan akhirnya setuju untuk menghabisi teman sekampung mereka itu.

Setelah sepakat, mereka pun mengajak korban ke kebun tebu. Di sana, Septian pun dihabisi. Selanjutnya mereka kemudian melarikan kreta dan HP milik korban.

Reza mengaku terpaksa melakukanya karena terlilit hutang. “Ayo kita ambil saja,” kata Reza kala itu. Kreta yang dilarikan selanjutnya dijual ke penadah.

Usai menghabisi Septian dan menjual barang rampasan mereka, Borjong dan Reza kembali merantau ke Blangkejeren sebagai buruh bangunan. “Keduanya memang bekerja di sana,” kata Hendro.

Penadah Kabur
Beberapa jam berselang dari penangkapan Reza, petugas kembali bergerak cepat mengejar pelaku penadah kereta Supra X 125 BK-4625 AGK di kawasan Gudang Atap Belawan. “Kereta dijual Rp2,2 juta,” kata Hendro.

Dan kemarin, pihaknya telah mengrebek lokasi yang disebutkan kedua tersangka sebagai penadah. “Sudah kita grebek, tapi kabur,” katanya lagi.

Dengan pengungkapan ini, Polres Binjai telah menetapkan keduanya sebagai tersangka dan barangbukti lainnya.

Sebelumnya diberitakan, temuan tulang-belulang sempat menghebohkan pekerja panen tebu dan warga di kawasan Dusun IX Pasar II, persisnya di areal perkebunan tebu PTPN-2, Kebun Tandem DP I, Kav B Blok 87, Desa Tandem Hilir I, Kecamatan Hamparan Perak, Deliserdang, Kamis (8/3/2018) pagi.

Tumpukan tulang belulang itu akhirnya diketahui sebagai jasad Septian (20), warga Dusun III, Jalan Sayur, Gang Perjuangan Desa Tandem Hilir I, Kecamatan Hamparan Perak Deliserdang.

Pemuda yang semasa hidup bekerja sebagai buruh bangunan itu diduga telah menjadi korban pembuhan dan dibiarkan di sana hingga mayatnya ditemukan tinggal tengkorak. (zal)

BACA JUGA:
Misteri Temuan Tengkorak di Kebun Tebu PTPN-II Terungkap, 2 Pembunuh Septian Ditembak


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Deklarasi Ganti & Dukung Presiden di Medan, Spanduk Eramas Dukung Jokowi Bertebaran
Metro 24 Jam - Minggu, 22 Juli 2018 - 15:26 WIB

Deklarasi Ganti & Dukung Presiden di Medan, Spanduk Eramas Dukung Jokowi Bertebaran

Polrestabes Medan mengambil langkah pengamanan khusus terkait deklarasi dua kelompok massa pendukung Jokowi Dua Periode dan massa pendukung Ganti Presiden ...
Bawa Sabu 3 Kg dari Malaysia Lewat Tanjungbalai, Warga Tanjungpinag Ditembak
Metro 24 Jam - Minggu, 22 Juli 2018 - 14:34 WIB

Bawa Sabu 3 Kg dari Malaysia Lewat Tanjungbalai, Warga Tanjungpinag Ditembak

Personel Satuan Reserse Narkoba Tanjungbalai berhasil meringkus seorang pria yang membawa sabu seberat 3 kilogram, Sabtu (21/7/2018) sekira jam 5.00 ...
3 Kelompok Massa Sampaikan Aspirasi Pilpres
Metro 24 Jam - Minggu, 22 Juli 2018 - 14:08 WIB

3 Kelompok Massa Sampaikan Aspirasi Pilpres

Tiga kelompok massa melakukan aksi untuk menyampaikan aspirasi mereka serta mendeklarasikan sikap politik, terkait Pilpres 2019, di Medan, Minggu (22/7/2018). ...
Pengadaan Ternak Sapi di Dinas Pertanian Deliserdang Diperiksa Kejari?
Metro 24 Jam - Minggu, 22 Juli 2018 - 09:34 WIB

Pengadaan Ternak Sapi di Dinas Pertanian Deliserdang Diperiksa Kejari?

Dinas Pertanian Deliserdang dikabarkan diperiksa Kejari Deliserdang. Hal itu disebutkan oleh seorang sumber metro24jam.com, Sabtu (21/7/2018), di Lubukpakam. Pemeriksaan dikatakan ...
Gol! Penghina Suku Batak Ditangkap Polisi
Metro 24 Jam - Minggu, 22 Juli 2018 - 00:43 WIB

Gol! Penghina Suku Batak Ditangkap Polisi

Faisal Abdi alias Bombay alias Memet, terduga pelaku ujaran kebencian terhadap suku Batak, ditangkap polisi, Jumat (20/7/2018) sekira jam 22.00 ...
Aziz Mirza Korban Kebakaran Meninggal Dunia, Pemilik Gina Cafe & Resto Berduka
Metro 24 Jam - Sabtu, 21 Juli 2018 - 21:00 WIB

Aziz Mirza Korban Kebakaran Meninggal Dunia, Pemilik Gina Cafe & Resto Berduka

Peristiwa kebakaran di Cafe Gina & Resto, Kamis (19/7/2018) lalu akhirnya mengambil korban jiwa. Aziz Mirza (17) salam seorang karyawan ...